Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN EDUCAPLAY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS IV DALAM PEMBELAJARAN IPAS Nurizzati, Dinda; Apriana, Dina; Subandi; Rostika, Reni; Thoibah, Zurriatun
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63690

Abstract

Student activeness is a fundamental prerequisite in elementary science learning, yet classroom realities reveal that many students remain passive and insufficiently engaged in the learning process. This study aimed to enhance the learning activeness of fourth-grade students at SDN 2 Sandubaya through the implementation of the Problem Based Learning model assisted by Educaplay. This classroom action research employed the Kemmis and McTaggart model conducted over three cycles, each consisting of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 26 students from class IV B at SDN 2 Sandubaya in science learning focusing on human needs and their fulfillment tools. Data were collected through direct observation using student activeness observation sheets and learning implementation sheets, then analyzed using descriptive quantitative techniques. The findings revealed a gradual improvement in student activeness from the initial condition of 28% (low category), increasing to 42% in cycle I (moderate category), 64% in cycle II (high category), and reaching 88% in cycle III (very high category). This improvement exceeded the established success indicator of 80%. The success of this research demonstrates that the integration between the problem-solving structure of Problem Based Learning and the interactive appeal of Educaplay effectively promotes optimal student engagement. In conclusion, the implementation of the Problem Based Learning model assisted by Educaplay effectively enhances student learning activeness in elementary science instruction.
Pengembangan English Corner Estetik untuk Mendukung Literasi Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar: Developing Aesthetic English Corner to Support English Literacy among Elementary School Students Moh. Fauzi Bafadal; Irwandi Irwandi; Muhammad Hudri; Sofia Dwi Sanzain; Putri Hindun Anifayakun Shahab; Egas Guarta; Muhammad Amirullah; Dina Apriana; Rima Rahmaniah
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.10548

Abstract

Rendahnya paparan bahasa Inggris di lingkungan sekolah menjadi salah satu faktor yang membatasi kesempatan siswa sekolah dasar untuk berinteraksi dengan kosakata bahasa Inggris di luar pembelajaran formal. Kondisi tersebut ditemukan di SDIT Al-Fajar Academy Mataram yang belum memiliki lingkungan belajar berbasis visual yang mendukung pembelajaran bahasa Inggris secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan English Corner estetik sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan untuk menciptakan atmosfer English-friendly dan meningkatkan literasi bahasa Inggris siswa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Mei 2026 dengan melibatkan 22 siswa kelas IV SDIT Al-Fajar Academy Mataram. Metode yang digunakan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan tampilan media (media display), instalasi English Corner, sosialisasi, pendampingan penggunaan media, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa English Corner berhasil dibangun dan dimanfaatkan sebagai sumber belajar tambahan yang menarik bagi siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa 95% siswa memperhatikan penjelasan fasilitator, 91% menunjukkan rasa ingin tahu terhadap media yang tersedia, dan 86% berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Keberadaan English Corner memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat belajar bahasa Inggris serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan kondusif. Program ini juga menghasilkan media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh guru dan siswa sebagai bagian dari upaya penguatan literasi bahasa Inggris di sekolah dasar. Pengembangan English Corner perlu dilanjutkan dan dioptimalkan secara berkelanjutan melalui pembaruan konten, pelibatan aktif guru dan siswa, serta evaluasi berkala untuk memperkuat efektivitasnya dalam meningkatkan literasi bahasa Inggris.
Penerapan Pendekatan Deep Learning Berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas 3 Zurriatun Thoibah; Dina Apriana; Subandi; Reni Rostika; Dinda Nurizzati
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.2925

Abstract

This study aims to increase the learning engagement of third-grade students at SDN 2 Sandubaya through the application of a deep learning approach aided by Wordwall. This study used the Classroom Action Research method, conducted in three cycles. Each cycle consisted of the planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects comprised 20 third-grade students. Data were collected through observation sheets, field notes, and documentation. The data were analyzed using quantitative descriptive methods by calculating the percentage of student learning engagement. The results showed that the percentage of student learning engagement increased gradually: 30% at the initial stage, 58% in Cycle I, 74% in Cycle II, and 86% in Cycle 3. These results indicate that the study’s success indicator—a minimum of 80%—was achieved. The implementation of the Wordwall-assisted deep learning approach was able to create active, interactive, and meaningful learning through discussions, problem-solving, collaboration, and educational games. Thus, the Wordwall-assisted deep learning approach can be used as an alternative learning strategy to enhance student engagement in elementary school.