Claim Missing Document
Check
Articles

Kompetensi Sosial Guru dalam Membangun Kesadaran Literasi Budaya dan Kewargaan Siswa di Sekolah Dasar B Burhanuddin; Habibuddin Habibuddin; Dina Apriana
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v8i2.7520

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan bentuk kompetensi sosial guru dalam implementasi literasi budaya dan kewargaan di SD, dan (2) merefleksikan upaya guru membangun kesadaran literasi budaya dan kewargaan siswa SD. Metode penelitian yang digunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bentuk kompetensi sosial guru dalam implementasi literasi budaya dan kewargaan, yaitu terampil berkomunikasi, memiliki empati dan simpati, mampu bekerja sama, memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosial masyarakat, dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan budaya sekolah dan masyarakat, dan (2) upaya guru membangun kesadaran literasi budaya dan kewargaan siswa SD melalui pembiasaan, keteladanan, pengarahan, dan motivasi. Selain itu, dalam proses pembelajaran menerapkan metode pembelajaran diskusi, penugasan, kerja mandiri, dan problem solving untuk menanamkan nilai-nilai budaya kehidupan berbangsa dan bernegara.
Peran Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Minat Baca Siswa Kelas Iv Sdn 2 Suryawangi Aswasulasikin Aswasulasikin; Dina Apriana; Abdul Aziz; Rozia Apria Husna
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i1.18795

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya minat baca siswa dalam dunia pendidikan khususnya pada tingkat dasar. Minat baca yang rendah ini memicu pemerintah melalui kemendikbud mengadakan Gerakan Literasi Sekolah yang diintegrasikan ke dalam kurikulum. Dengan harapan dapat meningkatkan minat baca siswa dan menjadi pusat motivasi untuk belajar sepanjang hayat. Tujuan peneltian ini adalah untuk mendeskripsikan peran gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas IV SDN 2 Suryawangi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan kepala sekolah, pustakawan, guru wali kelas IV, siswa kelas IV, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkkan bahwa pelaksanaan gerakan literasi sekolah di SDN 2 Suryawangi menerapkan strategi berupa kegiatan membaca 15 menit di pojok baca kelas dan kunjungan wajib setiap kelas ke perpustakaan. Kegiatan membaca 15 menit ini dilakukan setiap hari di kelas sebagai upaya melakukan pembiasaan membaca dan kunjungan ke perpustakaan sebagai bentuk motivasi siswa untuk mau membaca. Dalam mempengaruhi minat baca siswa dilakukan tiga tahapan pelaksanaan gerakan literasi sekolah diantaranya yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. Faktor pendukungnya yakni peran aktif seluruh warga sekolah dan sarana-prasrana yang memadai, sedangkan yang menjadi hambatannya yakni minat anak yang berbeda-beda sehingga menjadi tugas guru untuk memotivasi siswa memiliki kebiasaan membaca.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM) DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN LOMBOK TIMUR Yuniartining Tiyas; Habibuddin; Muchammad Triyanto; Dina Apriana; Muhammad Nazri
Renjana Pendidikan Dasar Vol 3 No 4 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) mendeskripsikan bentuk pengetahuan dan pemahaman guru tentang kurikulum merdeka; (2) menganalisis implementasi kurikulum merdeka; (3) menjelaskan faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka di SD Neheri 1 Selong dan SD Negeri 2 Lepak Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian (1) guru belum terlalu memahami tentang Kurikulum Merdeka. (2) Implementasi Kuikulum Merdeka di SD Negeri 1 Selong berdeda dengan implementasi Kurikulum Merdeka di di SD Negeri 2 Lepak Timur. Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 1 Selong sudah dilaksanakan karena sekolah tersebut terpilih sebagai sekolah pengggerak, sedangkan implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 2 Lepak Timur sudah mulai dilaksanakan pada kelas 1 dan kelas 4 dengan jalur mandiri belajar. (3) Faktor pendukung dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah Kemauan guru untuk belajar. faktor penghambat dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah kurangnya pemahaman guru terkait dengan implementasi Kurikulum Merdeka dan kurangnya media pembelajaran yang ada di sekolah.
Meta Analisis Implementasi Computational Thinking untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipas di Sekolah Dasar Dina Apriana; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa; Muhammad Hudri
Journal of Elementary School (JOES) Vol 7 No 1 (2024): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v7i1.8709

Abstract

This study aims to analyze relevant research in implementing the computational thinking approach to improve learning outcomes in Integrated Science (IPAS) at the Elementary School level. The study adopts a meta-analysis approach with data collection conducted through searching Google Scholar or Google Scholar and Mendeley using the keywords computational thinking, learning outcomes, and science education in elementary schools. The search yielded a total of 7 articles that utilized the computational thinking approach in teaching science at the elementary school level, employing qualitative research methods. The findings of the study indicate that the implementation of computational thinking in IPAS instruction at the Elementary School level can provide significant benefits in developing critical thinking skills, problem-solving abilities, teamwork, learning interest, and students' digital readiness. Therefore, it can be concluded that the positive implementation of computational thinking contributes to improved learning outcomes and skill development in students. The results of this research are expected to serve as recommendations and a foundation for enhancing students' learning outcomes through the application of computational thinking in the teaching and learning process. Keywords: Computational Thinking, Learning Outcomes, Science, Elementary School
Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Berbasis Adobe Flash Pada Materi Operasi Hitung Campuran Sekolah Dasar Apriana, Dina; Kudsiah, Musabihatul; alwi, Mijahamuddin; Hakim, Arif rahman; Firdaus, Anugerah
Publikasi Pendidikan Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v13i2.33988

Abstract

         This development research aims to describe the steps to develop learning media for educational games based on Adobe Flash in the mixed arithmetic operation material for grade IV elementary schools that meet the criteria of validity, practicality and effectiveness. This research is a type of research and development (Research and Development), the steps are guided by the ADDEI model, namely: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, (5)Evaluation. The subjects of this study were 12 fourth grade students of SDN 5 Bungtiang. The instrument used to measure the validity of the Learning Media that was developed was an assessment questionnaire by material experts and media experts, to measure the practical aspects of the Adobe Flash-based Educational Game Learning Media. The validity of the Learning Media is assessed from the expert's assessment with a maximum score of 4 for each statement of the material expert getting a 90% ideal percentage and the media expert gets an ideal percentage of 87.5% which means valid, while the student response questionnaire to the Adobe Flash-Based Educational Game Learning Media gets a percentage ideal of 61% which means that it is interesting and the learning media for the Adobe Flash-based Educational Game developed are suitable for use in the learning process.
Pola Komunikasi Sekolah dengan Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Yasin, Muhamad; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Apriana, Dina; Sururuddin, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.1945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi sekolah dengan komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Alasan peneliti hanya ingin mendeskripsikan suatu kejadian sesuai dengan keadaan yang dialami langsung oleh subjek peneliti serta menyajikan sumber data tersebut kedalam sebuah bentuk uaraian kata-kata tentang upaya pola komunikasi sekolah dengan komite sekolah terhadap mutu pendidikan. Dalam teknik pengumpulan data, penelitian ini memfokuskan menggunakan wawancara mendalam (in-depth interview) yakni proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dan informan, dimana keduanya terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa pola komunikasi yang dilakukan adalah pola komunikasi interpersonal. Hal ini dapat dilihat dari komunikasi intens yang dilakukan kepala sekolah dengan ketua komite saja atau wakil komite sekolah saja. Sehingga peran dan fungsi serta tugas pokok komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan masih lah kurang.
Pengaruh Model Heuristik Vee Berorientasi Etnografi Tehadap Berpikir Kritis Dan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Apriana, Dina; Suastra, I Wayan; Arnyana, Ida Bagus Putu
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 7, No 2 (2023): MEI (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v7i2.42538

Abstract

The objective of this study was to determine the effect of using the Ethnographically oriented Vee Heuristic learning model to improve students' critical thinking skills and scientific literacy in elementary schools. The research used a quasi-experimental method with a post-test only control group design. The sample consisted of 36 students of class V of SDN 1 Labuhan Haji determined by group random sampling. To test the research hypothesis, using one-way Manova statistical data. Based on the results of the simultaneous hypothesis analysis, it shows that there are significant differences in critical thinking skills and scientific literacy between students who follow the Vee Heuristic learning model and students who follow conventional learning models. The use of the ethnographic-oriented Vee Heuristic learning model can manage students' understanding in a structured way to solve problems associated with culture and science in their environment.
PEMANFAATAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DALAM MEMPERBAIKI PROSES PEMBELAJARAN Hamirul, Hamirul; Apriana, Dina
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol. 4 No. 1 (2019): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.49 KB) | DOI: 10.31851/jmksp.v4i1.2475

Abstract

In general, the BOS funds program aims to ease the burden on the community on the financing of education in the context of quality 9-year compulsory education, and this paper aims to find out the beneficiaries of BOS funds at SD Negeri No. 24/II Dusun Koto Jayo Pelepat Ilir Kabupaten Bungo. This paper using descriptive methods with a qualitative approach and using 17 informants. From the results of the interview, it was found that Dusun Koto Jayo Pelepat Ilir Kabupaten Bungo had gone well. Where the utilization BOS funds to finance new student admission administration, purchase of teacher learning reference books and purchase the books for libraries; financing remedial and extracurricular activities; financing tests/examination and learning outcomes; power and service subscriptions; school maintenance fees; honorarium paying honor teachers and honorary education personnel; allocation of BOS funds for poor students and transport fee assistance for poor students; teacher development and profession; financing BOS fund management; and purchasing computer.
“Bimbingan Belajar” Peningkatan Literasi Siswa sebagai program kerja mahasiswa Universitas Hamzanwadi di SDN 2 Masbagik Timur Uswatun Hasanah; Ulpatul Laeli; Shelly Alviani Utami; Ilma Karmila; Moh Yudi Nursyaid; Muhammad Husnan; Dina Apriana
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i1.2203

Abstract

Education serves as a fondation for societal welfare, serving to foster knowledge and skills for meaningful contributions to community life. Through the Bina Desa Community Service Program (KKN) based on SDGs, Goal 4—quality education—students from the education faculty at Universitas Hamzanwadi aim to contribute by implementing literacy and numeracy tutoring programs. Students in grades 3, 4, and 5 who struggled with learning, especially in reading and writing, were identified through observations and teacher interviews. The tutoring program aimed to improve reading skills and motivate continuous learning, employing a personal approach through private sessions to tailor learning strategies. According to the findings, students' excitement for studying significantly increased. Additionally, instructive videos and thematic lectures were used to enhance students' literacy during the Sabtu Budaya lesson. The program's success in producing favorable results for kids was largely due to cooperation with teachers and the use of adaptive techniques.
Pengaruh Metode Bermain Peran Berbasis Budaya Lokal Samawa Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa SDN 2 Lalar Liang Hakim, Arif Rahman; Apriana, Dina; Kudsiah, Musabihatul; Hamdi, Zulfadli; Meilani, Hilda
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v11i1.30149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode bermain peran berbasis budaya lokal samawa terhadap keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 2 Lalar Liang. Jenis Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan desain penelitian menggunakan one grup pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa berjumlah 173 siswa. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling, penentuan sample ditentukan di kelas V dengan jumlah siswa sebanyak 28. Teknik pengumpulan data untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran dan keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan lembar observasi dan angket. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas menggunakan rumus chi-kuadrat. Adapun uji hipotesis penelitian menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan untuk uji hipotesis diperoleh> (7,11 > 1,701) sehingga dapat diambil keputusan bahwa diterima danditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengaruh metode bermain peran berbasis budaya lokal samawa terhadap keterampilan berbicara pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SDN 2 Lalar Liang tahun pelajaran 2022/2023.