Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengatasi Tantangan Pendidikan di SDN 8 Buwun Mas: Studi Kasus di Daerah Kabupaten Lombok Barat Dewi, Mega Purnami; Riani S, Ni Wayan Lila; Mustari, Mohamad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan dan inovasi yang dihadapi oleh SDN 8 Buwun Mas, sebuah sekolah di daerah pesisir pantai bagian selatan Kabupaten Lombok Barat, serta peran kepala sekolah dalam mengatasi keterbatasan yang ada. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta observasi lapangan terhadap kondisi sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 8 Buwun Mas menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas, serta jumlah siswa yang sedikit, sehingga berdampak pada mutu pendidikan. Kepala sekolah memainkan peran strategis dengan menerapkan kebijakan inovatif dan mencari dukungan eksternal untuk meningkatkan kondisi sekolah. Temuan ini menekankan pentingnya kepemimpinan adaptif dalam konteks pendidikan di daerah yang sangat jauh dari perkotaan, serta perlunya dukungan lebih lanjut dari pemerintah untuk memastikan pemerataan akses dan kualitas pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pemangku kebijakan dan praktisi pendidikan dalam mengatasi masalah serupa di wilayah lain.
Pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam Perencanaan Berbasis Data untuk Meningkatkan Mutu Sekolah di SDN 44 Ampenan Handayani, Rosdiana; Apriani, Baiq Karni; Mustari, Mohamad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai alat perencanaan berbasis data dalam meningkatkan mutu sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan mini riset untuk menggambarkan bagaimana data dari Rapor Pendidikan digunakan oleh kepala sekolah dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi masalah, menetapkan prioritas, dan merancang strategi perbaikan di SDN 44 Ampenan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rapor Pendidikan membantu sekolah mengidentifikasi rekomendasi perbaikan, merancang program strategis, dan mengelola sumber daya secara efektif. Program berbasis data, seperti pelatihan guru dan workshop, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi guru, yang berpengaruh pada motivasi siswa serta peningkatan capaian akademik dan non-akademik. Kendala dalam memahami rekomendasi dari Rapor Pendidikan diatasi melalui kolaborasi dengan guru, staf, dan komite sekolah. Evaluasi rutin yang dilakukan sebulan sekali memastikan keberlanjutan program perbaikan. Penelitian ini menegaskan peran Rapor Pendidikan sebagai alat strategis untuk mewujudkan perencanaan berbasis data yang mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Implementation of Student Responsibility Character in Strengthening National Assessment of Education Report Cards at SMAN 1 Pringgabaya Aulia, Widyatul; Mustari, Mohamad; Basariah, Basariah; Alqadri, Bagdawansyah
Jambura Journal Civic Education Vol 5, No 1 (2025): Vol.5 No.1 Mei 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v5i1.29983

Abstract

This study aims to determine the nature of student responsibility in improving the Education Report Card at SMAN 1 Pringgabaya through national assessment. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. This research uses purposive sampling technique, which involves interview, observation, and documentation to collect data. In addition, the data analysis technique used in this research is the interactive model, which consists of several parts, such as data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The observation guideline sheet, interview guideline sheet, and documentation sheet explain the data collection process. The interview and observation guideline sheets are used as a reference to find out the various activities of implementing the character of responsibility of students in strengthening the results of the national assessment on the education report card. The results of data acquisition will then be reduced according to the information needed, then data display will be carried out and the last is to draw conclusions from the results of the data that has been analysed. The research results obtained after conducting several appropriate research procedures, namely the strengthening of national assessments based on the character of responsibility at SMAN 1 Pringgabaya showed a significant increase with an average achievement of 8.02%. This can be seen from the results of the school report card and various ordinary activities carried out every day, both during learning and extracurricular activities.
Implementasi Kebijakan Program Guru Penggerak (Studi di Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Barat) Aulia, Annisa; Sumardi, Lalu; Kurniawansyah, Edy; Mustari, Mohamad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3376

Abstract

Program Guru Penggerak adalah program pengembangan profesionalisme guru yang berkesinambungan melalui kegiatan pelatihan serta kegiatan kolektif guru. Program Guru Penggerak dilaksanakan di Balai Guru Penggerak Nusa Tenggara Barat pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan program guru penggerak dan faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara dan dokumentasi.  Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori Edward III yang terdapat aspek komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pada aspek komunikasi menggunakan media tatap muka, media digital dan dokumen & panduang tertulis. Aspek sumber saya manusia untuk jumlahnya sudah memadai begitupun dengan sumber daya anggaran dan fasilitas. Pada aspek disposisi, para pelaksana maupun pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh terhadap implementasi PGP. Pada aspek struktur birokrasi Balai Guru Penggerak memiliki struktur khusus untuk mengimplementasikan PGP. Adapun faktor pendukung implementasi program yaitu pengalaman dan kompetensi para pelaksana kebijakan serta adanya komitmen Pemerintah Daerah. Adapun faktor penghambatnya yaitu kurangnya pemahaman pemangku kebijakan terkait pentingnya program guru penggerak.
Analisis Pelaksanaan Program Asessmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD Negeri Senurus, Lombok Tengah Ningsih, Rahayu Praya; Hidayati, Nurlaila; Mustari, Mohamad; Syarifuddin, Syarifuddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD Negeri Senurus, Lombok Tengah Tahun Ajaran 2024/2025, yang merupakan sekolah dasar di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses teknologi dan jaringan internet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, proktor, dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ANBK dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan komputer, dan cek sarana prasarana. Tahap pelaksanaan berjalan secara daring menggunakan ChromeBook dan aplikasi ExamBrowser, didukung peran teknisi dan proktor. Tahap evaluasi dilakukan untuk meninjau hambatan teknis yang terjadi, seperti gangguan server dan perangkat tidak stabil. Meskipun terdapat kendala, ANBK dapat dilaksanakan dengan cukup lancar berkat dukungan manajemen sekolah dan kesiapan semua pihak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan infrastruktur dan pelatihan teknis sebagai solusi untuk pelaksanaan ANBK di sekolah terpencil.
Optimalisasi Manajemen Pembelajaran Berbasis TIK Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMAN 2 Narmada Sulistyorini, Sulistyorini; Ferdiana Safitri, Nuris; Mustari, Mohamad
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 2 (2025): JULY
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.978

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pentingnya optimalisasi manajemen pembelajaran berbasis TIK sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di era digital seperti saat ini. Dalam pendidikan modern, TIK berperan sebagai alat bantu strategis dalam pengelolaan pembelajaran sehingga proses pembelajaran dapat berjalan secara optimal, menarik dan bervariatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam tentanng optimalisasi manajemen pembelajaran berbasis TIK dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMAN 2 Narmada. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan oleh peneliti untuk memperdalam hasil penelitian, dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas, dan siswa kelas XI SMAN 2 Narmada. Data penelitian dikumpulkan melalui hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan tehnik analisis data yang digunakan adalah tehnik analisis dari Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis TIK di SMAN 2 Narmada diimplementasikan melalui penggunaan Learning Management System (LMS), media pembelajaran digital, gamifikasi dengan aplikasi Quizizz, serta video konferensi untuk pembelajaran jarak jauh. Implementasi tersebut berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa baik secara intrinsik, ekstrinsik, sosial, maupun dalam hal pembelajaran mandiri. Faktor pendukung keberhasilan meliputi dukungan kepala sekolah, kompetensi guru, infrastruktur yang memadai, serta model pembelajaran yang menarik. Adapun hambatan yang dihadapi antara lain adalah kompetensi digital yang belum merata, minimnya evaluasi, dan kurangnya pelatihan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis TIK dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, dengan catatan pelaksanaannya dilakukan secara terencana, didukung oleh semua pihak, dan disertai penguatan kapasitas guru serta evaluasi berkelanjutan.
Manajemen Sekolah Berbasis Digital di SMA Negeri 1 Mataram Putri, Novitasari; Makki, Muhammad; Mustari, Mohamad; Hadi Saputra, Heri; Fahruddin
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 9 No. 2 (2025): JULY
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen implementasi layanan pendidikan berbasis digital di SMA Negeri 1 Mataram sebagai salah satu sekolah unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Fokus utama penelitian ini mencakup jenis layanan pendidikan berbasis digital yang diterapkan serta proses manajerial yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan, termasuk faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yang dilaksanakan dari Oktober 2024 hingga Juni 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, operator, bendahara BOS, kepala perpustakaan, serta tim pengelola layanan digital lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan akademik yang telah terdigitalisasi mencakup rapor pendidikan, UASBK, ANBK, ASBK, e-learning, perpustakaan digital, dan absensi digital. Sedangkan layanan non-akademik meliputi e-Rapor, ARKAS, SIPLah, PPDB online, serta website dan media sosial sekolah. Manajemen layanan tersebut dilakukan secara terstruktur berdasarkan analisis rapor pendidikan, kebutuhan sekolah, dan kalender akademik. Faktor pendukung keberhasilan implementasi digitalisasi pendidikan meliputi adanya pelatihan berkala, pembagian tugas yang jelas, dan keterlibatan aktif seluruh elemen sekolah. Adapun faktor penghambat mencakup kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi awal terhadap perubahan teknologi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen layanan pendidikan digital di SMA Negeri 1 Mataram sangat dipengaruhi oleh kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan sekolah serta kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan digitalisasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi transformasi digital di lingkungan pendidikan menengah.
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH Nisa, Siti Haerun; Musyawwir, Abal Wahid; Ashari, Nabila Fatya; Mustari, Mohamad
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i2.5754

Abstract

This study was motivated by the limited scientific research that discusses learning strategies in depth in the context of strengthening character education in schools. The focus of the study was on identifying and analyzing applicable and relevant learning strategies for shaping students' character, as well as revealing the factors that support and hinder their success. The research uses a qualitative method with a literature review approach to explore the concepts and practices of character education from various scientific sources, including books, journal articles, research reports, and educational policies over the past fifteen years. The analysis was conducted using content analysis and thematic mapping based on issues such as value-based learning approaches, the role of teachers, and the integration of character in the curriculum. The results of the study indicate that effective strategies include teacher modeling, the cultivation of moral values, the integration of character values into subjects, a dialogic approach, and project-based learning. Additionally, the success of these strategies is significantly influenced by the active involvement of all school elements, policy support, and collaboration with the community. The conclusion of this study emphasizes that strengthening character education through learning strategies requires a contextual, systematic, and collaborative approach capable of addressing the moral challenges faced by the younger generation in the era of globalization. Such strategies must become an integral part of learning design at every level of education. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kajian ilmiah yang membahas strategi pembelajaran secara mendalam dalam konteks penguatan pendidikan karakter di sekolah. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi dan analisis strategi pembelajaran yang aplikatif serta relevan untuk membentuk karakter peserta didik, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat keberhasilannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk menggali konsep dan praktik pendidikan karakter dari berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, artikel jurnal, laporan penelitian, hingga kebijakan pendidikan selama lima belas tahun terakhir. Analisis dilakukan melalui teknik telaah isi (content analysis) dan pemetaan tematik berdasarkan isu seperti pendekatan pembelajaran berbasis nilai, peran guru, dan integrasi karakter dalam kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif mencakup keteladanan guru, pembiasaan nilai moral, integrasi nilai karakter dalam mata pelajaran, pendekatan dialogis, serta pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, keberhasilan strategi sangat dipengaruhi oleh keterlibatan aktif seluruh elemen sekolah, dukungan kebijakan, dan sinergi dengan masyarakat. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui strategi pembelajaran memerlukan pendekatan kontekstual, sistematis, dan kolaboratif yang mampu menjawab tantangan moral generasi muda dalam era globalisasi. Strategi tersebut harus menjadi bagian integral dari desain pembelajaran di setiap jenjang pendidikan.
THE ROLE OF INSTRUCTIONAL LEADERSHIP IN THE IMPLEMENTATION OF INDEPENDENT CURRICULUM AT SMAN GERUNG Mustari, Mohamad; Fauzan, Ahmad; Kurniawansyah, Edy
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 2, No 1 (2024): Second International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is a deliberate and planned effort to create a teaching and learning environment where students can actively develop their potential to have personality, character, a sense of self-control, religious spiritual soul, and knowledge to live a life in society. Education is changing in the home, community, and educational institutions. The instructional leadership role of school principals as educators, managers, administrators, leaders, innovators and motivators cannot be separated from educational change in schools. One of the three implementers of the Driving School Program (PSP) is SMA Negeri 1 Gerung. Where PSP is a government program that collaborates with regional governments (PEMDA) in various interventions to improve the level of education. PSP concentrates on the process of developing holistic student learning outcomes which include basic literacy and numeracy competencies as well as character. The research approach used is empirical research, namely research with data in the field as the main data source, such as the results of interviews and observations. In this research, the researcher focuses on SMAN 1 Gerung which is the implementer of the Driving School Program (PSP) in Lombok Regency West.
The Role of Driving Teachers in Implementing the Independent Curriculum at SMA Negeri 1 Sakra Majdi, Muhamad; Mustari, Mohamad; Kurniawansyah, Edy; Alqadri, Bagdawansyah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.418

Abstract

Education is the main pillar in determining the quality of human resources and the progress of a nation, and independent learning is a response to the needs of the education system in an effort to improve human resources in the era of the industrial revolution 4.0. Freedom of learning also frees educators and students to choose their learning system. The qualitative approach is the collection of data in a natural setting with the intention of interpreting the phenomena that occur, where the researcher is the key instrument, the data collection technique is carried out in a triangulation (combined) manner, the analysis is inductive/qualitative, and the results of qualitative research emphasize meaning and generalization. The researcher found that some of the supporting factors for driving teachers in implementing the independent curriculum that already have the status of driving schools and independent independent are the ones that are the driving schools. The supporting factors experienced by the driving teachers in implementing the independent curriculum at SMA Negeri 1 Sakra which develop competence, full support, and inhibiting factors. The impact given as a driving teacher who provides learning that is in accordance with interests, talents, and student-centered. In addition, driving teachers must prioritize caring for the character of students who are increasingly visible, and can also open their minds to students who have different characteristics.