Articles
ANALISIS ASAP DAN EMISI GAS BUANG BUS BAGI KESEHATAN PETUGAS TICKETING HALTE
Yunita Primasanti;
Atik Aryani
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1071
Motor vehicles emit a wide variety of gases and particles including a variety of high molecular weight organic and inorganic compounds that can be inhaled directly through the nose. Several components of air pollutants as primary pollutants include most of the other air pollutants that can affect air quality and can be grouped into CO, NO2, SO2, HC, and others. Initial observations made at the ticketing bus stop officers found that the officers did not wear perfect personal protective equipment when doing their work. The terminal is a transit point for public transportation modes such as buses. Stop ticketing officers are workers who work in an environment that is prone to smoke pollution and motor vehicle gas emissions. The purpose of this study is to create a work environment, especially ticketing station attendants that are safe, comfortable and able to improve the health and productivity of ticketing bus stop officers and analyze CO and SO2 exposure to ticketing bus stop workers' diseases. The study took data from 20 respondents, all of whom were ticketing bus stop officers at the Sumberlawang terminal, Sragen. The method used in this study is multiple linear regression which functions to measure the relationship between variables and test the research hypothesis. Then the results showed that the effect of SO2 exposure on pain had no significant effect on the disease of ticketing bus stop officers, because the condition of the bus had no significant effect. Buses that stop briefly at the bus stop are the average new bus. has zero emissions and emits less SO2.
KONDISI LANJUT USIA YANG MENGALAMI HIPERKOLESTEROLEMIA DI POS PELAYANAN TERPADU ( POSYANDU ) LANJUT USIA DESA BETENGSARI, KARTASURA : PILOT STUDY
Widiyono, Widiyono;
Aryani, Atik;
Dyah Herawati, Vitry
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.305 KB)
|
DOI: 10.32584/jpi.v5i1.759
Latar belakang: Hiperkolesterolemia berhubungan dengan bertambahnya usia dan merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Kejadian hiperkolesterolemia pada lansia berhubungan dengan asupan makanan berlemak dan faktor lainnya. Dampak hiperkolesterolemia adalah 80% pasien meninggal mendadak akibat serangan jantung. Tujuan: Mengetahui gambaran kondisi lansia yang mengalami hiperkolesterolemia di Posyandu lansia Desa Betengsari, Kartasura. Metode: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dan merupakan pilot study. Total jumlah sampel adalah 29 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen untuk mengukur kadar kolesterol adalah GCU (Glukosa Colesterol Urid acid) merk EasyTouch. Hasil: semua responden memiliki riwayat kolesterol tinggi,, sebanyak 23 respponden (79,3%) berjenis kelamin perempuan, sebanyak 26 responden (89,7%) memiliki pola makan diet lemak jenuh, sebanyak 29 responden (100%) melakukan aktivitas fisik olah raga dan sebanyak 3 responden (10,3%) memiliki kebiasaan merokok. Kesimpulan penelitian ini 100 % lansia memiliki riwayat kolesterol tinggi. Saran diperlukan intervensi yang tepat untuk mengatasi hiperkolesterolemia. Selain pemberian terapi farmakologi (obat normolipidemia), perawat dapat memberikan terapi komplementer herbal yaitu rebusan daun salam yang terbukti efektiv untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
OPTIMIZATION OF ZOTERO AND MENDELEY SOFTWARE TO REFERENCE MANAGEMENT FOR NURSING STUDENTS
Erlina Hermawati;
Atik Aryani;
Lut Fika Daru Azmi
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 4 No 1 (2023): Teknologi Tepat Guna
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jpttg.v4i1.1328
Papers or scientific work reports are a form of assignment that is usually given by a lecturer to students. A good paper must of course be in accordance with the rules of good and correct writing, one of which must meet the rules in writing citations or reference sources. Writing references can be done manually or by using certain software to assist the citation process. Some software that is often used is Zotero and Mendeley. This PKM activity aims to provide information and practice how to use Zotero or Mendeley software in managing references, including writing citations in a paper or scientific report. This PKM activity was held for two days, November 21-22 2022 and was attended by 29 participants from the Sahid University Surakarta Bachelor of Nursing Study Program. The results of this PKM activity show that students' knowledge increases after being given training on using Zotero and Mendeley in managing references, and students are able to practice using one of the software to write down references or citations in a paper report.
THE RELATIONSHIP BETWEEN INTENSITY OF SOCIAL MEDIA USE AND QUALITY OF SLEEP IN ADOLESCENTS AT SMP N 1 JUWIRING
Alya Dyah Permatasari Permatasari;
Anik Suwarni;
Sutrisno Sutrisno;
Atik Aryani
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Keperawata Vol 16 No 1 April 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v16i1.1402
Teenagers spend a lot of time on social media. Social media is a digital medium for interaction. Social media is an online media with many users around the world. Social media is used to share information and participate. Indonesia's social media users reach 130 million, or 56% of the total population. The use of social media can interfere with sleep quality so that sleep patterns become worse. It is due to sleep must be without the burden of thought. However, social media users still ignore notifications from smartphones and interact with social media for a long time so that it can affect sleep quality. Objectives: To determine the correlation between the intensity of social media use and the quality of sleep in adolescents in government junior high school (SMPN) 1 Juwiring. The research is descriptive correlational. The research design is crosssectional. The population were 255 grade 8 teenagers at SMPN I Juwiring. The sampling technique used purposive sampling. The social media instrument uses a questionnaire and sleep quality uses the PSQI. Data analysis used the Kendall tau test. Results: The age characteristics of the 72 respondents show that the majority were 13 years old with 53 people (73.3%) and the most gender was female with 36 people (50%). The most intense use of social media is high with 39 people (53.3%). The value of the influence of the intensity of social media on sleep quality shows a correlation value of Kendall tau 0,283. Conclusion: There is a correlation between social media intensity and sleep quality at SMPN 1 Juwiring with a p value = 0,022. Keywords: Intensity, Social Media, Sleep Quality
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS GAJAHAN KOTA SURAKARTA
Vitri Dyah Herawati;
Atik Aryani
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61902/triage.v9i2.600
Ibu hamil dengan kehamilan terutama pada trimester III memerlukan upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan serta perhatian ekstra sehingga kondisi kesehatan tetap terjaga. Latihan berjalan kaki secara teratur dapat meningkatkan kebugaran, kondisi kekuatan otot-otot dan persendian yang berperan dalam mekanisme persalinan, sehingga dapat mempercepat persalinan kala II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gajahan Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 69 ibu hamil trimester III. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen pengukuran kebugaran jasmani dengan mengukur nadi menggunakan test Havard. Data penelitian diuji menggunakan Kendall tau. Hasi Penelitian menunjukkan Sebanyak 12 responden (17,4%) mempunyai kebugaran jasmani yang baik, 29 responden (42%) dengan kebugaran jasmani cukup, 28 responden (40,6%) dengan kebugaran jasmani kurang sebanyak 42 responden (60,9%). Hasil uji Kendall tau diperoleh nilai r = 0,281 dengan p-value = 0,0001. Tingkat kebugaran jasmani pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Gajahan Kota Surakarta sebagian dalam kategori cukup (42%).
Identifikasi Kepuasan Keluarga Pasien Berdasarkan Respon Time Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta
Atik Aryani;
Vitri Dyah Herawati;
Ngadimin
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61902/triage.v9i2.601
Pelayanan keperawatan gawat darurat meliputi pelayanan yang ditujukan kepada pasien jiwa dengan tingkat keparahan masalah kesehatan mental. Respon time triage perawat dalam menangani keparahan pasien jiwa akan berpengaruh terhadap kepuasan keluarga pasien. Semakin cepat respon time triage perawat dalam menangani keparahan pasien jiwa maka kepuasan keluarga pasien dalam menerima layanan semakin tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kepuasan keluarga pasien berdasarkan respon time di ruang instalasi gawat darurat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah keluarga pasien gangguan jiwa di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Adapun jumlah responden dalam penelitian sebanyak 79 orang. Teknik pengambilan sampling menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian kepuasan keluarga pasien menunjukkan distribusi tertinggi dalam kategori puas sebanyak 57 responden (72,1%). Dan hanya 3 responden (3,8%) yang menyatakan ketidakpuasan terhadap respon time di ruang Instalasi Gawat Darurat. Simpulan penelitian adalah keluarga pasien menyatakan pelayanan petugas kesehatan dalam bentuk respon time sebagian besar dalam kategori memuaskan yang dilihat dari aspek Responsiveness, Assurance, Tangible, Empaty, dan Reliability
Pemberian senam kaki diabetik terhadap sensitivitas kaki pasien dm tipe ii di desa mulyorejo, kalijirak, tasikmadu, karanganyar
Widiyono;
Suwarni , Anik;
Aryani, Atik
Infomasi dan Promosi Kesehatan Vol 1 No 1 (2022): Informasi dan Promosi Kesehatan
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.133 KB)
|
DOI: 10.58439/ipk.v1i1.6
Senam kaki merupakan latihan yang dilakukan bagi penderita Diabetes Melittus (DM) atau bukan penderita untuk mencegah terjadinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki. Perawat sebagai salah satu tim kesehatan, selain berperan dalam memberikan edukasi kesehatan juga dapat berperan dalam membimbing penderita DM untuk melakukan senam kaki sampai dengan penderita dapat melakukan senam kaki secara mandiri. Salah satu tujuan dari tindakan ini adalah untuk meningkatkan sensitivitas pada pada pasien DM karena menurunnya sirkulasi darah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian senam kaki DM terhadap sensitivitas kaki pasien DM tipe II. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan metode Quasy-Eksperimen pre post test with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang didiagnosa DM tipe II dan sampling yang digunakan dengan purposive sampling. Pengukuran sensitivitas kaki adalah dengan pemberian rangsangan pada telapak kaki pasien DM tipe II. Analisa data untuk membuktikan hipotesis dilakukan dengan Uji Mann Whitney. Hasil dari uji statistik menggunakan uji Mann Whitney diperoleh nilai ρ= 0,000 pada kelompok kontrol dan intervensi (p>0,05), artinya ada perbedaan hasil uji sensitivitas kaki pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Kombinasi Senam Mata Dan Pemberian Terapi Komplementer Herbal Kencur Terhadap Astenopia Pada Mahasiswa Keperawatan
Aryani, Atik;
Widiyono, Widiyono;
Ariastuti, Reni
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52822/jwk.v9i1.647
Using a computer for a long duration of time can cause symptoms of Computer Eyes Syndrome or often called asthenopia. Eye fatigue is bad for health, decreasing the quality of visual acuity, decreasing one's quality of life and decreasing productivity levels. One of the efforts to overcome asthenopia with eye exercises is the Bates method and combined with the administration of kencur. This study aims to analyze the effect of Bates method eye exercises combined with kencur administration in reducing asthenopia symptoms in college students. This study used a one group pre-test post-test design. This study provides an intervention of Bates method eye exercises combined with the administration of kencur by looking at differences in asthenopia symptoms. Sampling using purposive sampling technique with a total sample size of 37 students. Asthenopia was measured using an asthenopia (eye fatigue) checklist questionnaire. The results showed that before being given the intervention all respondents experienced asthenopia, then after being given the intervention for 6 days there was a decrease in asthenopia symptoms, namely 31 respondents (83.8%) did not experience asthenopia and 6 respondents (16.2%) still experienced asthenopia. The results of the difference test obtained a p value of 0.0001 (p value <0.05) which means that there is an effect of a combination of eye exercises and complementary therapy of kencur herbs on asthenopia in students of Sahid University Surakarta.
Intervensi Keperawatan Fisioterapi Sinar Infrared Dapat Menurunkan Skala Disabilitas Aktifitas Sehari-Hari Pada Pasien Low Back Pain Myogenik
Widiyono, Widiyono;
Suwarni, Anik;
Aryani, Atik;
Wulansari, Agix
JURNAL WACANA KESEHATAN Vol 9, No 1 (2024): Juli
Publisher : AKPER Dharma Wacana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52822/jwk.v9i1.556
Low Back Pain Myogenic mengakibatkan penderita mengalami kesulitan beraktifitas dan kesusahan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Jika Activity day livings (ADLs) terganggu, hal ini akan berdampak pada menurunya kualitas hidup penderitanya. Adapun upaya untuk mengurangi disabilitas pada pasien low back pain myogenic adalah dengan pemberian terapi sinar infra red (IR). Terapi sinar infra red (IR) dapat menghilangkan rasa sakit, meningkatkan suplai darah dan relaksasi otot.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap disabilitas pada pasien low back pain myogenic. Rancangan penelitian menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pre and post test design without control. Sampel penelitian berjumlah 20 penderita Low Back Pain Myogenic. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi penelitian yang digunakan yaitu terapi infra red (IR) yang diberikan sebanyak 6 kali selama 2 minggu, pengukuran tingkat disabilitas Low Back Pain Myogenic menggunakan alat ukur berupa kuesinoer Oswestry Disabilirty Index. Analisis data menggunakan uji Paired sample test. Uji statistik dengan uji paired sample test diperoleh nilai rerata tingkat disabilitas pasien low back pain myogenic sebelum intervensi sebesar 32,1 dan sesudah intervensi sebesar 15,4 dengan selisih 16,7. Hasil nilai p= 0,001 (p<0,05) yang artinya ada pengaruh signifikan tindakan fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap disabilitas pada pasien low back pain myogenic secara statistik. Kesimpulan penelitian ada pengaruh tindakan fisioterapi sinar infra red (IR) terhadap terhadap tingkat disabilitas pada pasien low back pain myogenic di RSU Fitri Candra Wonogiri.
PENGARUH PEMBERIAN PIJAT BAYI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BAYI BBLR DI RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO KABUPATEN WONOGIRI: -
Adhi Putrama, Christina Dhian;
Aryani, Atik;
Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang: Kenaikan berat badan pada bayi BBLR sangat penting dalam mencegah peningkatan mortalitas, morbiditas, disabilitas serta dampak jangka panjang bagi bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan pada bayi BBLR adalah memberikan pijat bayi.Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi BBLR di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten WonogiriMetode : Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre eksperimen dan desain penelitian one group pre test - post test. Sampel penelitian adalah 18 bayi BBLR yang dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, SOP pijat bayi dan SOP penimbangan berat badan bayi. Pijat bayi dilakukan 2 kali sehari selama 3 hari dengan durasi 15 menit. Pengukuran berat badan bayi BBLR menggunakan timbangan digital Baby Scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian: Rata-rata berat badan bayi BBLR sebelum diberikan pijat bayi sebesar 2.159,72 gram. Rata-rata berat badan bayi BBLR sesudah diberikan pijat bayi 2.186,67 gram. Berdasarkan hasil Wilcoxon diperoleh nilai p-value= 0,001 (p<0,05) Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi BBLR di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri Kata kunci : pijat bayi, berat badan, bayi BBLR