Claim Missing Document
Check
Articles

ANIBAZA MEDIA AS AN EFFORT TO IMPROVE KNOWLEDGE OF DRUG PREVENTION IN STREET ADOLESCENTS: Media Anibaza Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Napza Pada Remaja Jalanan Setyawan, Aris; Aryani, Atik; Prakatika, Bastiani; Suryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/vyvg8c13

Abstract

Remaja jalanan sangat rentan menjadi korban penyalahgunaan NAPZA. kegiatan sehari-hari dihabiskan dengan menongkrong. Sebagian besar remaja jalanan menyatakan telah mennyalahgunakan NAPZA dikarenakan adanya dorongan dari lingkungan pertemanan atau tongkrongan. Penyalahgunan NAPZA merupakan pelanggaran hukum dan dapat memberi dampak buruk pada kesehatan remaja yaitu berupa dampak fisik, dampak sosial, dampak psikologis serta dampak terhadap pendidikan. Bila NAPZA masuk kedalam tubuh seseorang, zat ini mampu mempengaruhi otak dan susunan syaraf pusat. Metode pengabdian berupa pendidikan kesehatan menggunakan media video dipilih agar memudahkan remaja dalam menerima materi tentang pencegahan NAPZA. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja jalanan tentang pencegahan NAPZA. Sasarannya adalah remaja jalanan binaan Yayasan Rumah Impian Yogyakarta sejumlah 20 remaja. Hasil dari pengabdian diantaranya adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan yaitu sebesar 2 responden dari yang sebelumnya mempunyai pengetahuan buruk menjadi baik Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan edukasi pencegahan NAPZA ini mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang pencegahan penggunaan NAPZA. Rencana tahapan berikutnya adalah dengan selalu meningkatkan motivasi kepada remaja untuk mencegah penggunaan NAPZA sehingga dapat menurunkan angka kejadian penggunaan NAPZA pada kalangan remaja.
PENGARUH BABY MASSAGE DENGAN MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) TERHADAP KUALITAS TIDUR ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU BALITA DESA MALANGJIWAN KABUPATEN KARANGANYAR agustina, niken; Aryani, Atik; suwarni, anik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang optimal bagi seorang anak. Pola tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal pada diri toddler dan faktor lingkungan fisik. Gangguan tidur pada toddler dapat menghambat pengeluaran hormon pertumbuhan dan regenerasi sel-sel pada tubuh, sehingga anti body pada anak akan melemah. Pijat bayi menggunakan minyak zaitun dapat meningkatkan kualitas tidur toddler, karena minyak zaitun mengandung lemak baik yang melembabkan dan mengenyalkan kulit toddler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun (olive oil) terhadap kualitas tidur anak usia toddler. Rancangan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian bersifat pre eksperimental dengan desain One group pretest-posttest. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling bayi yang usianya 3 tahun dengan jumlah sempel 21 responden. Instrumen penelitian menggunakan SOP baby massage dan kuesioner BISQ (Brief Infant Slaap Questionnaire). Hasil nilai pre-test kualitas tidur baik 5 responden (23%), kualitas tidur buruk 16 responden (76,2%) dan nilai post-test kualitas tidur baik 21 responden (100,0%). Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai pre-test dan post-test memiliki perbedaan yang signifikansi. Diperoleh nilai p value < 0,05. Ada pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun terhadap kualitas tidur bayi pada Posyandu Balita di Desa Malangjiwan Kabupaten Karanganyar.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BURNOUT PERAWAT DI RSUP SURAKARTA Kartika, Putriani; Sutrisno, Sutrisno; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang perawat memiliki beban kerja yang berlebihan, konflik peran, serta konflik kerja dengan tenaga kesehatan lain, rekan sejawat maupun atasan merupakan permasalahan tersendiri. Banyaknya permasalahan, tantangan dan kesulitan di tempat kerja dapat menyebabkan stress dan kejenuhan. Burnout syndrome yang dialami perawat adalah keadaan ketika perawat menunjukkan perilaku seperti memberikan respon yang tidak menyenangkan kepada pasien, menunda pekerjaan, mudah marah disaat rekan kerja ataupun pasien bertanya hal yang sederhana, mengeluh cepat lelah dan pusing serta lebih parahnya tidak mempedulikan pekerjaan dan keadaan sekitarnya. Untuk menciptakan suasana kerja yang baik perawat memerlukan adanya dukungan sosial di lingkungan tempat kerja. Dukungan sosial merujuk pada kenyamanan, kepedulian, harga diri atau segala bentuk bantuan lainnya yang diterima dari orang lain atau kelompok. wawancara pada 12 perawat RSUP Surakarta didapatkan hasil yaitu 12 perawat merasakan lelah secara emosional, merasa jam kerjanya yang terlalu banyak. Untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dan burnout pada perawat di RSUP Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif  dengan desain  cross sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling, dengan jumlah responden 108 perawat, analisa data uji statistik menggunakan kendall tau_b. Analisa data sebagian besar variabel dukungan sosial kategori sedang yaitu 94,4 %, variabel burnout kategori ringan yaitu 98,1 %. Hasil analisa di dapatkan nilai koefisien korelasi = -0,570  yang artinya korelasi  sedang dan bernilai negatif.  Untuk nilai A.Sig.( P-Value) didapatkan nilai 0,001 < 0,05 artinya terdapat hubungan secara signifikan antara dukungan sosial dengan burnout perawat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan burnout.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INTALASI GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT TK III 04.06.04 SLAMET RIYADI SURAKARTA Aldi Setia Fanus_2020, Aldi Setia Fanus_2020; Aryani, Atik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Intalasi Gawat Darurat merupakan salah satu pintu utama jalan masuknya pasien, untuk kemudian dilakukan triage dan diberi tindakan pertama. Kualitas pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang memuaskan pelanggan diberikan sesuai dengan standar dan etika profesi. Kepuasan pelanggan merupakan aspek yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan saranan kesehatan yang dinilai dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien digunakan untuk mengevaluasi mutu palayanan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepuasan dengan kualitas pelayanan pada keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan menggunkan desain cross sectional study Pengambilan sampel dilakukan di IGD RS TK III Slamet Riyadi Surakarta dengan jumlah responden 50 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji kendall tau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Sebagian besar kualitas pelayanan keperawatan dalam kategori sangat baik memperoleh 30 responden (60%), kepuasan keluarga pasien di dalam kategori sangat puas memperoleh 40 responden (80%). Hasil anlisis bivariat diperoleh nilai P value 0,001<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Simpulan: Terdapat hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di ruang IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 SURAKARTA Linda Annisa Sholehah; Suwarni, Anik; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah keadaan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Salah satu faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah pengetahuan. Jika remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia, maka remaja putri dapat melakukan upaya pencegahan anemia dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei yang berjenis deskriptif. Rancangan penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 responden, yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan dengan kategori cukup yaitu sebanyak 20 remaja putri (63%). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang anemia untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia sehingga dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan sehingga mampu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari anemia.
OPTIMALISASI PERAN KADER DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK MELALUI EDUKASI DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG DAN GIZI SEIMBANG Aryani, Atik; Eriyanti, Etty; Widiyono, Widiyono; Mufidah, Ni’mah; Indriyati, Indriyati
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2389

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan anak secara keseluruhan. Salah satu upaya penting untuk mendukung tumbuh kembang anak adalah melalui pemantauan di posyandu. Peran aktif kader posyandu menjadi bagian penting dalam memberikan layanan dasar. Proses pemantauan status gizi anak ini juga didukung oleh partisipasi masyarakat yang berkunjung ke posyandu dan berkolaborasi dengan kader. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang stunting, deteksi tumbuh kembang dan pemberian menu seimbang pada balita dalam mencegah stunting. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Mandong, Trucuk ,Klaten meliputi 1) Kegiatan penyuluhan kesehatan kepada kader posyandu kesehatan, 2) Peningkatan keterampilan deteksi tumbang, 3) peningkatan keterampilan E-nutrisi 5000 Makanan Seimbang Berbasis Bahan Pangan Lokal Untuk Kelompok Balita. Hasil pengabdian adalah 1) terdapat peningkatan pengetahuan pada kader tentang stunting dan tumbuh kembang pada anak, 2) terdapat peningkatan nilai pengetahuan dan keterampilan kader setelah diberikan pelatihan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak, 3) Kader aktif dan antusias selama mengikuti kegiatan pelatihan. Kader dapat berperan sebagai edukator, dimana kader memberikan informasi pengetahuan yang sudah didapat baik dari kegiatan penyuluhan kesehatan atau pelatihan kepada masyarakat khususnya ibu balita. Edukasi kesehatan tentang stunting meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, terbukti dari kenaikan skor pretest 76,75 menjadi 88,64. Kader memperoleh pemahaman lebih baik terkait deteksi tumbuh kembang dan penyusunan menu gizi seimbang. Peningkatan ini mendukung kader dalam melakukan deteksi dini secara efektif untuk mengidentifikasi stunting pada anak.
The impact of final exams on student stress levels and sleep quality Andika, Ari; Aryani, Atik; Sutrisno
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 3 (2025): October Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i3.1295

Abstract

Background: Scientific papers (STPs) are written presentations of case studies that discuss a problem in a specific scientific field using the principles applicable to the field. Obstacles in the process of writing scientific papers make students susceptible to stress, which impacts their sleep quality. Poor sleep quality can lead to students being unable to focus, becoming distracted, and increasing negative thoughts. Purpose: To determine the relationship between stress levels and sleep quality among final-year nursing students preparing STPs at Poltekkes Karya Husada Yogyakarta in 2025. Method: This study used a descriptive correlational design with a cross-sectional study design. A sample of 96 students was drawn using simple random sampling. The research instruments used a stress level questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. The results were analyzed using a gamma test. Results: 43 students (44.8%) experienced moderate stress and 30 students (31.3%) experienced mild stress. Sleep quality: 78 respondents (81.3%) reported poor sleep quality, while 18 respondents (18.8%) reported good sleep quality. The Gamma test yielded a p-value of 0.001 < 0.005, with a correlation coefficient of 0.441. Conclusion: There is a significant relationship between stress levels and sleep quality in final-year nursing students. Keywords: Stress; Sleep Quality; Students.
PENGARUH SENAM KAKI DIABETES DENGAN BOLA KASTI TERHADAP NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH DESA MALANGJIWAN Margareta Olivia Rahmawati, Adelia; Widiyono; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Diabetes melitus adalah kondisi yang ditandai oleh gangguan metabolism, menyebabkan kenaikan kadar gula dalam darah. Kondisi ini bersumber dari masalah dalam produksi insulin dan ketidak mampuan insulin untuk bekerja secara efektif. Penyakit arteri perifer (PAP) adalah komplikasi vaskular kronis sangat berbahaya bagi penderita diabetes melitus. Ulkus kaki diabetik adalah salah satu akibat dari PAP terjadi penurunan sirkulasi darah ke perifer. Tujuan : Mengetahui pengaruh senam kaki diabetes dengan bola kasti terhadap nilai ABI pada pasien diabetes mellitus tipe 2 diwilayah Desa Malangjiwan. Metode : Jenis penelitian ini pre eksperimental dengan desain one grup pre test-post tes. Jumlah sampel adalah penderita Diabetes Melitus tipe 2 sebanyak 25 orang, pengambilan sampel dilakukan menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Rank Test. Hasil Penelitian : Dapat dikatakan ada pengaruh yang bermakna antara senam kaki diabetes dengan bola kasti terhadap nilai Ankle Brachial Index (ABI). Hasil analisis data didapatkan nilai p-value <0,001 (p value < 0,05) yang artinya bahwa ada pengaruh pre test dan post test. Rerata nilai ABI sebelum diberikan senam kaki diabetes melitus dengan bola kasti 0,83 (ringan) dan sesudah diberikan senam kaki diabetes melitus dengan bola kasti didapatkan nilai rerata ABI sebesar 1 (tidak terkompresi). Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam kaki Diabetes Melitus dengan bola kasti terhadap nilai Ankle Brachial Index, untuk menurunkan resiko terjadinya Pelnyakit Artelri Pelrifelr Di Wilayah Desa Malangjiwan.
Hubungan gaya hidup dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat akhir Putri, Revania Aprilia; Aryani, Atik; Widiyono, Widiyono
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1158

Abstract

Background: Gastritis, or stomach ulcers, is an inflammation of the gastric mucosa caused by irritation and infection caused by continuous compression, resulting in abrasions and wounds. Students in the productive age group (15-25) are known to be more susceptible to gastritis due to their busy schedules, stress levels, poor diet, poor meal frequency, and poor food intake. Purpose: To determine the relationship between lifestyle and gastritis symptoms in final year students. Method: This descriptive correlative study used a cross-sectional design. The sampling technique used was proportional random sampling with a sample size of 142. Data analysis used a gamma statistical test with a questionnaire as the research instrument. Results: Most respondents' lifestyles were in the fairly good category, and their gastritis symptoms were in the moderate category. The gamma statistical test yielded a p-value of 0.001 < 0.05. Conclusion: There is a relationship between lifestyle and symptoms of gastritis in final year students.   Keywords: Gastritis Symptoms; Lifestyle; Students.   Pendahuluan: Gastritis atau penyakit maag merupakan peradangan dari mukosa lambung yang terjadi akibat iritasi dan infeksi karena proses peremasan yang terjadi secara terus- menerus sehingga lecet dan luka. Mahasiswa yang termasuk dalam kategori usia produktif dengan rentang 15-25 tahun diketahui lebih mudah untuk terkena penyakit gastritis karena memiliki aktivitas fisik yang padat dengan tingkat kesibukan, tingkat stress, pola makan yang kurang baiki, frekuensi makan, serta asupan makanan yang tidak baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat akhir. Metode: Penelitian deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu proportional random sampling dengan jumlah sampel 142. Analisis data menggunakan uji statistic gamma dengan Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil: Sebagian besar gaya hidup responden dalam kategori cukup baik dan gejala gastritis dalam kategori sedang. Hasil uji statistic gamma didapatkan nilai p value sebesar 0.001< 0.05. Simpulan: Terdapat hubungan gaya hidup dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat akhir.   Kata Kunci: Gastritis; Gaya Hidup; Gejala; Mahasiswa.
LEVELS OF PAIN AND INDEPENDENCE OF DAILY ACTIVITIES (ADL) ON OSTEOARTHRITIS PATIENTS Putra, Fajar Alam; widiyono, Widiyono; Aryani, Atik; Setyawan, Agung
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol. 8 No. 2 (2024): VOLUME 8 ISSUE 2 AUGUST 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss2/585

Abstract

Patients with osteoarthritis will experience pain and limitation of motion which has an impact on difficulty in performing activities of daily living (ADL). Patients with these conditions also require recovery after total knee replacement surgery to restore normal physical, psychological, social, habitual and daily life activities. This study aims to determine the description of pain levels and independence of activity daily living (ADL). This study uses a descriptive design. The population of this study were all total knee replacement patients, 37 samples were selected using purposive sampling. The results showed that a total of 49.7% experienced severe pain and 84.6% of respondents had activity daily living (ADL) activities that were not independent. Nurses are needed to help improve the health status of ostheoarthritis patients so that the patient's quality of life can be maintained optimally. Avoid diseases that can aggravate and can fulfill daily needs independently. Health agencies need to further improve health promotion regarding the maintenance of independence and efforts to overcome pain levels in ostheoarthritis patients