Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP BURNOUT PERAWAT DI RUANG IGD RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO KABUPATEN WONOGIRI Setyawan, Faridha Aris; Aryani, Atik; Sutrisno
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1305

Abstract

Burnout menjadi persoalan serius di rumah sakit karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik bagi perawat, pasien maupun tempat kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi burnout pada perawat melalui terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk menekan gejala burnout. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap burnout perawat di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Rancangan penelitian menggunakan pre eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 28 perawat IGD. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 28 sampel. Penelitian ini telah dilakukan di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Data penelitian di analisis menggunakan uji paired samples test. Hasil penelitian menunjukkan burnout sebelum dilakukan SEFT rata-rata 47,71 dan setelah dilakukan SEFT rata-rata 40,14. Hasil uji paired samples test diketahui p value 0,001 (p < 0,05).  Kesimpulan: ada pengaruh spiritual emotional freedom technique (SEFT) terhadap burnout perawat di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO Heni Nur Hayati; Suwarni, Anik; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1309

Abstract

Pelayanan keperawatan gawat darurat meliputi pelayanan keperawatan yang ditujukan kepada pasien gawat darurat yaitu pasien dalam keadaan gawat dan mengancam nyawa. Perawat yang bertugas di IGD dalam memberikan pelayanan kesehatan harus dapat melakukan komunikasi terapeutik dengan baik agar keluarga pasien dapat merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diterima pasien. Perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik diperlukan rasa empati sehingga meningkatkan kepuasan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif korelasional dan menggunakan desain cross-sectional.  Sampel sebanyak 92 keluarga pasien yang mengantar pasien di IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik dan kepuasan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ini Sebanyak 47 responden (51,1%) menyatakan perawat sudah melakukan komunikasi terapeutik dengan baik sementara 45 responden (48,9%) menyatakan kurang baik. Sebanyak 53 responden (57,6%) merasa puas dalam pelayanan IGD dan 39 responden (42,4%) merasa tidak puas. Hasil uji Rank Spearman diperoleh nilai rho = 0,603 dan p value = 0,001. Kesimpulannya ada hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.
DAMPAK INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) GOZZO INDONESIA TERHADAP MASYARAKAT SUMBER LOR BERBAH SLEMAN Primasanti, Yunita; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu IKM yang berada di wilayah Sumber Lor, Berbah, Sleman, Yogyakarta, yang bergerak pada industri barang kulit dengan nama GOZZO INDONESIA pada awal tahun 2012 terlahir untuk berjuang di industri perkulitan. Termasuk sebagai industri kecil yang memiliki 10 pegawai yang berasal dari warga sekitar, yang merupakan salah satu dampak positif dari hadirnya IKM di satu wilayah pada sector perekonomian suatu wilayah. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui industry kecil mennegah Gozzo Indonesia, terhadap masyarakat di daerah Sumber Lor, Berbah, Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara secara terbuka dengan responden untuk mengetahui dampak berdirinya industri kulit terutama pada bidang kesehatan dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dampak pada bidang kesehatan terutama munculnya kebisingan pada malam hari ketika industry beroperasi malam hari pada warga sekitar tapi masih dalam taraf terkendali karena frekuensi nya tidak sering. Sedangkan dampak ekonomi yaitu dengan terserapnya tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi warga sekitar misal dengan pembukaan toko, warung makan dan sebagainya
PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MENGGUNAKAN METODE KP-STIPASI (KELOMPOK PENDAMPING STIMULASI PRODUKSI ASI) SEBAGAI INTERVENSI KEPERAWATAN BERBASIS KOMUNITAS Aryani, Atik; Suwarni, Anik; Widiyono, Widiyono
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i2.1433

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan terkait pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia balita yang dapat menimbulkan dampak buruk dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik untuk kesehatan bayi. Air Susu Ibu berperan signifikan dalam pencegahan stunting. Kelancaran ASI oleh ibu pasca melahirkan, selain dipengaruhi oleh asupan nutrisi juga dipengaruhi oleh faktor psikologi dan lingkungan ibu. Pijat oksitosin merupakan bagian dari jalan keluar untuk meningkatkan produksi ASI, sehingga perlu adanya kelompok pendamping yang dapat membantu stimulasi produksi ASI. Metode: Pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat meliputi 1) kegiatan penyuluhan kesehatan tentang stunting untuk masyarakat seperti ibu hamil, ibu menyusui dan kader balita, 2) pelatihan bagi kader dalam meningkatkan keterampilan stimulasi produksi asi, 3) pembentukan kelompok pendamping stimulasi produksi asi dan 4) monitoring dan evaluasi pada kelompok pendamping. Hasil : 1) terdapat peningkatan pengetahuan pada masyarakat tentang stunting pada anak, 2) terdapat peningkatan nilai pengetahuan dan keterampilan kader setelah diberikan pelatihan tentang stimulasi produksi asi dan deteksi dini tumbuh kembang anak, 3) Kader aktif dan antusias selama mengikuti kegiatan pelatihan stimulasi produksi asi berupa keterampilan pijat oksitosin dan breastcare, 4) terbentuk Kelompok Pendamping Stimulasi Produksi ASI yang berperan dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak baduta. Kesimpulan:kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar, masyarakat antusias dan berdampak positif bagi kader sebagai kelompok pendamping dalam meningkatkan keterampilan stimulasi produksi ASI.
Deteksi Pertumbuhan: Pengukuran Tinggi Badan, Berat Badan Dan Indeks Massa Tubuh Pada Anak Prasekolah Aryani, Atik; Azmi, Lut Dika Daru; Widiyono, Widiyono; Herawati, Vitri Dyah; Indriyati, Indriyati; Nurhayadi, Nurhayadi; Wardaningtyas, Aprilia Fifi; Pratama, Louris Sam
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v2i2.148

Abstract

Pemantauan tumbuh kembang anak usia prasekolah menjadi fase yang penting karena menentukan kualitas kesehatan, kesejahteraan, pembelajaran dan perilaku di masa mendatang. Pertumbuhan merupakan salah satu indikator kesehatan yang dapat ditemukan pada anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini mengalami perubahan seiring dengan asupan gizi dan simulasi perkembangan yang diberikan. Oleh karena itu, pengukuran pertumbuhan dan deteksi perkembangan pada anak usia dini perlu dilakukan. Pengukuran berat badan dan tinggi badan akan memberikan penilaian atau gambaran masalah status gizi pada anak. Hasil pengukuran tinggi badan dan berat badan diperoleh hasil penilaian status gizi menurut IMT/U. Hasil penilaian menunjukkan sebanyak 24 anak (63,16%) memiliki status gizi baik, namun terdapat 11 anak (28,95%) memiliki gizi kurang dan 3 anak (7,89%) memiliki gizi lebih. Pengukuran tinggi badan dan berat badan berjalan lancar dan semua peserta kooperatif dalam mengikuti kegiatan
LEVELS OF PAIN AND INDEPENDENCE OF DAILY ACTIVITIES (ADL) ON OSTEOARTHRITIS PATIENTS Fajar Alam Putra; Widiyono widiyono; Atik Aryani; Agung Setyawan
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol 8 No 2 (2024): VOLUME 8 ISSUE 2 AUGUST 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss2/585

Abstract

Patients with osteoarthritis will experience pain and limitation of motion which has an impact on difficulty in performing activities of daily living (ADL). Patients with these conditions also require recovery after total knee replacement surgery to restore normal physical, psychological, social, habitual and daily life activities. This study aims to determine the description of pain levels and independence of activity daily living (ADL). This study uses a descriptive design. The population of this study were all total knee replacement patients, 37 samples were selected using purposive sampling. The results showed that a total of 49.7% experienced severe pain and 84.6% of respondents had activity daily living (ADL) activities that were not independent. Nurses are needed to help improve the health status of ostheoarthritis patients so that the patient's quality of life can be maintained optimally. Avoid diseases that can aggravate and can fulfill daily needs independently. Health agencies need to further improve health promotion regarding the maintenance of independence and efforts to overcome pain levels in ostheoarthritis patients
SKRINING KESEHATAN DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA KEGIATAN LAUNCHING POSYANDU LANSIA AISYIYAH NUSUKAN KOTA SURAKARTA Mufidah, Ni'mah; Herawati, Fitri Dyah; Aryani, Atik; Sari, Laras Adi Rantika
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i3.1639

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun keatas yang mengalami berbagai perubahan baik secara fisik, mental maupun sosial. Usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular adalah dengan pengaturan makan dan gaya hidup sehat pada lansia. Deteksi dini melalui pemeriksaan tanda-tanda vital merupakan upaya penjaringan yang dilaksanakan secara komprehensif untuk menemukan adanya masalah pada lansia, sehingga upaya pencegahan penyakit, stimulasi, penyembuhan serta pemulihan dapat diberikan dengan indikasi yang jelas pada masa-masa kritis. Metode pengabdian masyarat dimulai dengan pemeriksaan tanda-tanda vital lansia, dilanjutkan dengan eduksi mengenai pola makan dan gaya hidup sehat bagi lansia ‘Aisyiyah Nusukan Surakarta sebanyak 83 peserta. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan hasil sebagian besar peserta merupakan kelompok usia lansia muda yaitu (60-69 tahun) 33 lansia. Peserta memiliki hasil pemeriksaan tanda-tanda vital rata-rata berupa; suhu dengan status normal, nadi dengan status normal, dan tekanan darah terdapat 21 peserta memiliki tekanan darah diatas nilai normal (90-120/ 60-80 mmHg). Terdapat perbedaan nilai pre-test dan post-test edukasi mengenai pola makan dan gaya hidup sehat pada lansia dengan nilai p-value = <0,001. Pengabdian kepada masyarakat ini memberikan bukti bahwa edukasi pola makan dan gaya hidup sehat meningkatkan pengetahuan lansia
Pengaruh Teknik Distraksi Menggunakan Video Animasi Kartun Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Anak Pre Sirkumsisi Gunawan, Hafid; Indriyati, Indriyati; Aryani, Atik
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 16 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v16i1.2565

Abstract

Anxiety is something that children often experience before performing circumcision. One of the efforts to help reduce anxiety levels in pre-circumcision children is the provision of distraction techniques using cartoon animation videos. Cartoon movies will provide distraction stimuli in the form of visual, auditory and tactile.Objective to determine the effect of distraction techniques using cartoon animation videos on anxiety levels in pre-circumcision pediatric patients.This type of research is a quasi-experimental study with a one group pre-test post-test design. The sample was 28 children who performed circumcision at Modern Circumcision Sukoharjo with a sampling technique using purposive sampling. The research instrument used cartoon animation video distraction and Visual Analog Scale for Anxiety. Data analysis using Wilcoxon test. Results a total of 26 respondents (92.9%) experienced moderate anxiety, 2 respondents (7.1%) experienced severe anxiety before receiving cartoon animation video distraction. A total of 19 respondents (67.9%) experienced mild anxiety and 9 respondents (2.1%) experienced moderate anxiety after receiving cartoon animation video distraction. The Wilcoxon results showed a significance value of p-value = 0.001. Conclusion there is an effect of distraction techniques using cartoon animation videos on anxiety levels in pre-circumcision pediatric patients at Modern Circumcision Sukoharjo.
Pemeriksaan tekanan darah, timbang berat badan dan pengukuran tinggi badan pada anak di rumah yatim 'Aisyiyah Pedan, Klaten Aryani, Atik; Widiyono; Herawati, Vitri Dyah
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v1i1.10

Abstract

Masa anak-anak dan remaja mengalami perubahan cepat. Demi memastikan mereka tumbuh sehat, maka dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain untuk memeriksa kondisi dan mendeteksi jika ada gangguan kesehatan pada tubuh anak, pemeriksaan dini juga berfungsi sebagai langkah preventif dalam menangani penyakit dengan segera. Kecukupan gizi pada anak manifestasinya dapat dilihat dari pertumbuhan anak. Penilaian terhadap pertumbuhan anak dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah pengukuran antropometrik. Berat badan dan tinggi badan merupakan parameter yang paling sering digunakan dalam pengukuran antropometri gizi untuk menilai pertumbuhan fisik atau keadaan gizi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan meliputi penimbangan berat badan, tinggi badan pada anak menunjukkan tidak ada yang mengalami masalah pertumbuhan, sedangkan hasil pengukuran tekanan darah dalam batas normal. Kegiatan pemeriksaan berlangsung dengan baik dan lancar dan semua anak kooperatif dalam mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan
Peningkatan kualitas hidup lansia dengan pemeriksaan asam urat dan edukasi terapi komplementer herbal di Panti Lanjut Usia Ais’yah Surakarta Widiyono; Aryani, Atik; Herawati, Vitri Dyah
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 1 No. 2 (2022): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v1i2.36

Abstract

Hampir semua kelopok lanjut usia mengalami masalah yang sama tidak terkecuali di Panti Lanjut Usia Aisyah Surakarta. Lansia mengeluhkan sakit pada sendi dan kakinya. Angka kesakitan pada lansia cenderung meningkat jika tidak dilakukan deteksi dini mengenai kondisi kesehatan lansia utamnya asam urat, karena kelebihan asam urat berdampak pada rendahnya kualitas hidup lansia. Perlu upaya yang baik yaitu deteksi dini mengenai kondisi asam urat pada dan juga edukasi terapi komlementer herbal yaitu pemberian rebusan daun salam dalam menurunkan kadar asam urat. Upaya ini untuk mengurangi dampak negatif pengobatan konvensional dari obat-obatan zat kimia. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta dapat memahami penkes terkait asam urat dan terapi herbal. Hal ini menunjukkan bahwa peserta lansia yang sudah tahu, mau, dan mampu melaksanakan peerawatan dan pencegahan hipertensi. Menurut lansia kegiatan ini sangat bermanfaat dan untuk kedepannya perlu diadakan kembali..