Claim Missing Document
Check
Articles

LEG EXERCISE CAN REDUCE PAIN AND IMPROVE FUNCTIONAL ACTIVITY ABILITY OF OSTEOARTHRITIS PATIENTS Widiyono, Widiyono; Aryani, Atik; Prastikasari, Dita Ayu
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol. 8 No. 1 (2024): VOLUME 8 ISSUE 1 APRIL 2024
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2024/Vol8/Iss1/568

Abstract

Osteoarthritis (OA) is a non-inflammatory degenerative joint disease that can affect health and tends to cause joint pain, decreased ability to function and has an impact on reducing the quality of life of sufferers. This disease most often occurs in the knee. Generally, the cause of osteoarthritis is unknown, and is called primary osteoarthritis. Efforts to reduce pain in osteoarthritis patients and improve functional activity ability are by giving leg exercise. This study aims to determine the effect of leg exercise on joint pain and functional ability of elderly people with ostheoarthritis. The research design used is a pre-experiment design using the type one group pretest-posttest design without control group. The sampling technique used purposive sampling with a total of 39 respondents. Pain assessment using Verbal Descriptor Scale (VDS) and functional ability in knee osteoarthritis (OA) patients assessed using WOMAC parameters. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test for joint pain data and the Paired Samples T-Test for functional ability data. The results of the Wilcoxon Signed Rank Test test obtained a p value = 0.001 (p <0.05) which means that there is an effect of leg exercise on reducing pain in osteoarthritis patients at the Mulia Hati Wonogiri General Hospital. The results of the Paired Samples T-Test Test showed a value of p = 0.001 (p <0.05), so there is an effect of leg exerrcise on improving the functional abilities of osteoarthritis patients at the Mulia Hati Wonogiri General Hospital. It is hoped that parties related to this condition can provide and provide education on leg exercise methods to reduce pain and improve the functional abilities of osteoarthritis sufferers.
Hubungan Kualitas Pelayanan Home Care dengan Tingkat Kepuasan pada Pasien di RSUP Surakarta Mashitoh, Ayunita; Atik Aryani; Widiyono
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.477

Abstract

Perawatan di rumah (home care) adalah layanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga profesional di tempat tinggal pasien. Tujuannya adalah untuk mendukung pasien dalam memenuhi kebutuhan dan mengatasi masalah kesehatannya secara berkelanjutan dan menyeluruh. Kepuasan merupakan salah satu hasil dari kualitas pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien menjadi indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan. Mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan perawatan di rumah (home care) dengan tingkat kepuasan pasien di RSUP Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kualitas pelayanan SERVQUAL dan Kuesioner Kepuasan Pasien (Patient Satisfaction Questionnaire Short Form/PSQ-18). Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, dengan jumlah responden sebanyak 63 pasien. Data bivariat dianalisis menggunakan uji korelasi Kendall-Tau. Sebagian besar responden melaporkan bahwa kualitas pelayanan baik dan tingkat kepuasan mereka cukup puas. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan perawatan di rumah (home care) dengan tingkat kepuasan pasien di RSUP Surakarta. Hal ini didukung dengan nilai p sebesar 0,001 dan koefisien korelasi sebesar 0,796, yang keduanya menunjukkan korelasi positif. Terdapat hubungan antara kualitas pelayanan perawatan di rumah (home care) dengan tingkat kepuasan pasien di RSUP Surakarta.
PENGARUH PROGRAM FAMILY EMPOWERMENT TERHADAP PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PERAWATAN ANAK THALASEMIA DI RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI Listya ningsih; Atik aryani; Vitri Dyah Herawati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tatalaksana pada pasien thalasemia adalah dengan transfusi darah. Program family empowerment dilakukan dengan tujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan orang tua dalam perawatan anak thalasemia terutama dalam asupan gizi. Pasien thalasemia membutuhkan diet thalasemia berupa pengaturan makronutrien dan mikronutrien. Diet tinggi protein, energi, vitamin B kompleks berkualitas tinggi (terutama asam folat dan vitamin B12), dan seng bermanfaat. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan orang tua dalam perawatan anak thalasemia yaitu program family empowerment. Tujuan: Mengetahui pengaruh program family empowerment terhadap pengetahuan orang tua tentang perawatan anak thalasemia di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Metode: Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment. Pendekatan penelitian menggunakan one group design with pretest- posttest. Sampel penelitian sebanyak 20 orang tua yang mempunyai anak penderita thalasemia yang dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SAP program family empowerment dan kuesioner pengetahuan. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan Paired sample test. Hasil: Pengetahuan responden sebelum mengikuti program family empowerment adalah 3 responden (15%) dengan pengetahuan baik, 12 responden (60%) dengan pengetahuan cukup, dan 5 responden (25%) dengan pengetahuan kurang. Pengetahuan responden sesudah mengikuti program family empowerment adalah 10 responden (50%) dengan pengetahuan baik dan 10 responden lain dengan pengetahuan yang cukup (50%). Hasil Paired sample test diperoleh nilai p- value= 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh program family empowerment terhadap pengetahuan orang tua tentang perawatan anak thalasemia di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.