Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh kombinasi terapi musik dan story telling terhadap kecemasan pemasangan infus pada anak pra sekolah Khasanah, Arum Uswatun; Indriyati, Indriyati; Aryani, Atik
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 7 (2025): October Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i7.1278

Abstract

Background: Preschool-aged children are highly active, which can lead to fatigue, making them more susceptible to illness. Based on the Orchid Room medical record data from Dr. Soehadi Prijonegoro Hospital, Sragen, the number of preschool patients in the Orchid Room in 2024 was 154. Anxiety among preschool children at Dr. Soehadi Prijonegoro Hospital, Sragen, in 2024 was 70%. Anxiety can be addressed through pharmacological and non-pharmacological approaches. Non-pharmacological therapies include music therapy and storytelling. Purpose: To determine the effect of a combination of music therapy and storytelling on anxiety related to IV insertion in preschool children. Method: This study used a quantitative pre-experimental approach, with a one-group pre-test-post-test design. Anxiety in preschool children was measured using the Preschool Anxiety Scale questionnaire. A purposive sampling method was used for 20 respondents. Data were analyzed using a paired t-test. Results: Univariate analysis revealed that the anxiety level of IV insertion in preschool children before the combination of music therapy and storytelling was moderate (90%) and decreased after the combination of music therapy and storytelling to mild anxiety (90%). The paired t-test yielded a p-value of 0.000 (<0.05). Conclusion: The combination of music therapy and storytelling significantly impacts anxiety related to IV insertion in preschool children
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA DI SMP NEGERI 1 SURAKARTA Linda Annisa Sholehah; Anik Suwarni; Atik Aryani
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 20 No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v20i2.1577

Abstract

Anemia adalah keadaan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi. Pengetahuan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Jika remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia, maka remaja putri dapat melakukan perilaku pencegahan anemia dengan baik sehingga kejadian anemia pada remaja putri dapat dihindari dan anemia tidak akan berdampak lebih serius, mengingat remaja putri merupakan calon ibu hamil dan akan melahirkan bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada remaja putri di SMP Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi dan menggunakan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah 119 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Teknik Analisa data menggunakan uji gamma. Hasil analisis didapatkan sebagian besar pengetahuan tentang anemia pada remaja putri dalam kategori cukup sebanyak 66 responden (55%) dan sebagian besar perilaku pencegahan anemia dalam kategori cukup sebanyak 94 responden (79%). Hasil analisis data menggunakan uji gamma diperoleh nilai p-value = 0,001 (p-value < 0,05). Kesimpulannya terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri dengan perilaku pencegahan anemia di SMP Negeri 1 Surakarta.
PENGARUH PEMBERIAN PIJAT BAYI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BAYI BBLR DI RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO KABUPATEN WONOGIRI: - Adhi Putrama, Christina Dhian; Aryani, Atik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kenaikan berat badan pada bayi BBLR sangat penting dalam mencegah peningkatan mortalitas, morbiditas, disabilitas serta dampak jangka panjang bagi bayi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan pada bayi BBLR adalah memberikan pijat bayi.Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi BBLR di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten WonogiriMetode : Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre eksperimen dan desain penelitian one group pre test - post test. Sampel penelitian adalah 18 bayi BBLR yang dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, SOP pijat bayi dan SOP penimbangan berat badan bayi. Pijat bayi dilakukan 2 kali sehari selama 3 hari dengan durasi 15 menit. Pengukuran berat badan bayi BBLR menggunakan timbangan digital Baby Scale. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian: Rata-rata berat badan bayi BBLR sebelum diberikan pijat bayi sebesar 2.159,72 gram. Rata-rata berat badan bayi BBLR sesudah diberikan pijat bayi 2.186,67 gram. Berdasarkan hasil Wilcoxon diperoleh nilai p-value= 0,001 (p<0,05) Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi BBLR di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri Kata kunci : pijat bayi, berat badan, bayi BBLR
PENGARUH SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP BURNOUT PERAWAT DI RUANG IGD RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO KABUPATEN WONOGIRI Setyawan, Faridha Aris; Aryani, Atik; Sutrisno
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1305

Abstract

Burnout menjadi persoalan serius di rumah sakit karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif baik bagi perawat, pasien maupun tempat kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi burnout pada perawat melalui terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk menekan gejala burnout. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap burnout perawat di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Rancangan penelitian menggunakan pre eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 28 perawat IGD. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 28 sampel. Penelitian ini telah dilakukan di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Data penelitian di analisis menggunakan uji paired samples test. Hasil penelitian menunjukkan burnout sebelum dilakukan SEFT rata-rata 47,71 dan setelah dilakukan SEFT rata-rata 40,14. Hasil uji paired samples test diketahui p value 0,001 (p < 0,05).  Kesimpulan: ada pengaruh spiritual emotional freedom technique (SEFT) terhadap burnout perawat di ruang IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO Heni Nur Hayati; Suwarni, Anik; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1309

Abstract

Pelayanan keperawatan gawat darurat meliputi pelayanan keperawatan yang ditujukan kepada pasien gawat darurat yaitu pasien dalam keadaan gawat dan mengancam nyawa. Perawat yang bertugas di IGD dalam memberikan pelayanan kesehatan harus dapat melakukan komunikasi terapeutik dengan baik agar keluarga pasien dapat merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diterima pasien. Perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik diperlukan rasa empati sehingga meningkatkan kepuasan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif korelasional dan menggunakan desain cross-sectional.  Sampel sebanyak 92 keluarga pasien yang mengantar pasien di IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik dan kepuasan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ini Sebanyak 47 responden (51,1%) menyatakan perawat sudah melakukan komunikasi terapeutik dengan baik sementara 45 responden (48,9%) menyatakan kurang baik. Sebanyak 53 responden (57,6%) merasa puas dalam pelayanan IGD dan 39 responden (42,4%) merasa tidak puas. Hasil uji Rank Spearman diperoleh nilai rho = 0,603 dan p value = 0,001. Kesimpulannya ada hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.
DAMPAK INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) GOZZO INDONESIA TERHADAP MASYARAKAT SUMBER LOR BERBAH SLEMAN Primasanti, Yunita; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu IKM yang berada di wilayah Sumber Lor, Berbah, Sleman, Yogyakarta, yang bergerak pada industri barang kulit dengan nama GOZZO INDONESIA pada awal tahun 2012 terlahir untuk berjuang di industri perkulitan. Termasuk sebagai industri kecil yang memiliki 10 pegawai yang berasal dari warga sekitar, yang merupakan salah satu dampak positif dari hadirnya IKM di satu wilayah pada sector perekonomian suatu wilayah. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui industry kecil mennegah Gozzo Indonesia, terhadap masyarakat di daerah Sumber Lor, Berbah, Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara secara terbuka dengan responden untuk mengetahui dampak berdirinya industri kulit terutama pada bidang kesehatan dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dampak pada bidang kesehatan terutama munculnya kebisingan pada malam hari ketika industry beroperasi malam hari pada warga sekitar tapi masih dalam taraf terkendali karena frekuensi nya tidak sering. Sedangkan dampak ekonomi yaitu dengan terserapnya tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi warga sekitar misal dengan pembukaan toko, warung makan dan sebagainya
PENGARUH BABY MASSAGE DENGAN MENGGUNAKAN MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) TERHADAP KUALITAS TIDUR ANAK USIA TODDLER DI POSYANDU BALITA DESA MALANGJIWAN KABUPATEN KARANGANYAR agustina, niken; Aryani, Atik; suwarni, anik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang optimal bagi seorang anak. Pola tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal pada diri toddler dan faktor lingkungan fisik. Gangguan tidur pada toddler dapat menghambat pengeluaran hormon pertumbuhan dan regenerasi sel-sel pada tubuh, sehingga anti body pada anak akan melemah. Pijat bayi menggunakan minyak zaitun dapat meningkatkan kualitas tidur toddler, karena minyak zaitun mengandung lemak baik yang melembabkan dan mengenyalkan kulit toddler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun (olive oil) terhadap kualitas tidur anak usia toddler. Rancangan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian bersifat pre eksperimental dengan desain One group pretest-posttest. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling bayi yang usianya 3 tahun dengan jumlah sempel 21 responden. Instrumen penelitian menggunakan SOP baby massage dan kuesioner BISQ (Brief Infant Slaap Questionnaire). Hasil nilai pre-test kualitas tidur baik 5 responden (23%), kualitas tidur buruk 16 responden (76,2%) dan nilai post-test kualitas tidur baik 21 responden (100,0%). Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai pre-test dan post-test memiliki perbedaan yang signifikansi. Diperoleh nilai p value < 0,05. Ada pengaruh baby massage dengan menggunakan minyak zaitun terhadap kualitas tidur bayi pada Posyandu Balita di Desa Malangjiwan Kabupaten Karanganyar.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BURNOUT PERAWAT DI RSUP SURAKARTA Kartika, Putriani; Sutrisno, Sutrisno; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang perawat memiliki beban kerja yang berlebihan, konflik peran, serta konflik kerja dengan tenaga kesehatan lain, rekan sejawat maupun atasan merupakan permasalahan tersendiri. Banyaknya permasalahan, tantangan dan kesulitan di tempat kerja dapat menyebabkan stress dan kejenuhan. Burnout syndrome yang dialami perawat adalah keadaan ketika perawat menunjukkan perilaku seperti memberikan respon yang tidak menyenangkan kepada pasien, menunda pekerjaan, mudah marah disaat rekan kerja ataupun pasien bertanya hal yang sederhana, mengeluh cepat lelah dan pusing serta lebih parahnya tidak mempedulikan pekerjaan dan keadaan sekitarnya. Untuk menciptakan suasana kerja yang baik perawat memerlukan adanya dukungan sosial di lingkungan tempat kerja. Dukungan sosial merujuk pada kenyamanan, kepedulian, harga diri atau segala bentuk bantuan lainnya yang diterima dari orang lain atau kelompok. wawancara pada 12 perawat RSUP Surakarta didapatkan hasil yaitu 12 perawat merasakan lelah secara emosional, merasa jam kerjanya yang terlalu banyak. Untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dan burnout pada perawat di RSUP Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif  dengan desain  cross sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah total sampling, dengan jumlah responden 108 perawat, analisa data uji statistik menggunakan kendall tau_b. Analisa data sebagian besar variabel dukungan sosial kategori sedang yaitu 94,4 %, variabel burnout kategori ringan yaitu 98,1 %. Hasil analisa di dapatkan nilai koefisien korelasi = -0,570  yang artinya korelasi  sedang dan bernilai negatif.  Untuk nilai A.Sig.( P-Value) didapatkan nilai 0,001 < 0,05 artinya terdapat hubungan secara signifikan antara dukungan sosial dengan burnout perawat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan burnout.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INTALASI GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT TK III 04.06.04 SLAMET RIYADI SURAKARTA Aldi Setia Fanus_2020, Aldi Setia Fanus_2020; Aryani, Atik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Intalasi Gawat Darurat merupakan salah satu pintu utama jalan masuknya pasien, untuk kemudian dilakukan triage dan diberi tindakan pertama. Kualitas pelayanan merupakan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan yang memuaskan pelanggan diberikan sesuai dengan standar dan etika profesi. Kepuasan pelanggan merupakan aspek yang dipengaruhi oleh kualitas pelayanan saranan kesehatan yang dinilai dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien digunakan untuk mengevaluasi mutu palayanan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kepuasan dengan kualitas pelayanan pada keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kolerasi dengan menggunkan desain cross sectional study Pengambilan sampel dilakukan di IGD RS TK III Slamet Riyadi Surakarta dengan jumlah responden 50 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji kendall tau alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Sebagian besar kualitas pelayanan keperawatan dalam kategori sangat baik memperoleh 30 responden (60%), kepuasan keluarga pasien di dalam kategori sangat puas memperoleh 40 responden (80%). Hasil anlisis bivariat diperoleh nilai P value 0,001<0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan terhadap kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Simpulan: Terdapat hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan keluarga pasien di ruang IGD RS TK III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta.
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 2 SURAKARTA Linda Annisa Sholehah; Suwarni, Anik; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 18 No. 1 (2025): Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 18 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah keadaan jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari nilai normal. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Salah satu faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian anemia adalah pengetahuan. Jika remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia, maka remaja putri dapat melakukan upaya pencegahan anemia dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei yang berjenis deskriptif. Rancangan penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 responden, yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri memiliki pengetahuan dengan kategori cukup yaitu sebanyak 20 remaja putri (63%). Diharapkan kepada petugas kesehatan agar meningkatkan penyuluhan kesehatan tentang anemia untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia sehingga dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan sehingga mampu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari anemia.