Articles
THE CORRELATION OF MONEY SUPPLY AND ECONOMIC GROWTH IN AN ISLAMIC ECONOMICS PERSPECTIVE
Binti Nur Asiyah;
Mohammad Fadhilah Hamzah;
Sheilla Ayu Amandasari;
Shenia Erika Maharani;
Dyah Wulandari
Al-Muhasib: Journal of Islamic Accounting and Finance Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Islamic Accounting, The Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic Institute of Kediri [IAIN Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30762/almuhasib.v4i1.1563
Abstract: This article aims to examine the correlation between the amount of money in circulation and economic growth using the perspective of Islamic economics. The amount of money in circulation is the total value of money in the hands of the community. So, the volume of money circulation in society correlates with the economic growth of a country. This research uses qualitative methods and is included in the category of literature research. The results of the study show that the correlation between money growth and economic growth has a positive influence. The amount of money in circulation and economic growth has a one-way relationship. The relationship between money growth and economic growth is associative. If money growth increases, economic growth will also increase. Likewise, when money growth decreases, economic growth also decreases. Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk meninjau dari korelasi antara jumlah uang yang beredar dengan pertumbuhan ekonomi menggunakan sudut pandang ekonomi Islam. Jumlah uang beredar adalah nilai total uang di tangan masyarakat. Jadi, volume peredaran uang di masyarakat memiliki korelasi dengan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan masuk dalam kategori penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara pertumbuhan uang dan pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh positif. Jumlah uang yang beredar dengan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang searah. Hubungan antara pertumbuhan uang dengan pertumbuhan ekonomi bersifat asosiatif. Jika pertumbuhan uang meningkat, pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat. Begitu juga ketika pertumbuhan uang menurun, pertumbuhan ekonomi juga menurun.
Determination of Murabahah Fines at Wates Jaya Phone According to Fatwa DSN MUI No. 17 of 2000
Cahyaning Puteri, Suci;
Asiyah, Binti Nur
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 4 No. 1 (2024): Islamic Finance and Management
Publisher : Department of Sharia Economics Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31538/mjifm.v4i1.50
Wates Jaya Phone is one of the Wates Mulyo BUM Desa business units which is engaged in buying and selling smartphones and other electronic equipment, their buying and selling practices are based on sharia. This financing is murabahah which is used as a principle in buying and selling smartphones that are ordered on a firm basis without a down payment with competitive margins. Unfortunately, even though murabahah installment payments are made very easily, there are still customers who deliberately delay payments and cause significant problems for Wates Jaya Phone. This research aims to analyze the implementation of Murabahah transactions and the determination of Murabahah fines on Wates Jaya cell phones according to the MUI DSN Fatwa Number 17 of 2000. The research method used is descriptive with a qualitative approach using literature studies and case studies on Wates Jaya cellphones. The results of this research show that the murabahah contract carried out on Wates Jaya Phone is carried out with a single contract only (according to Islamic rules and legal rules), in contrast to other sharia institutions mentioned in previous research which camouflage murabahah and wakalah contracts, then determine Murabahah Fines on Wates Jaya Phone is also in accordance with the MUI DSN Fatwa Number 17 of 2000, namely the application of fines following the principle of ta'zir/fines in the form of money amounting to 1.5% of the transaction price plus a margin for each month, outside of transaction financing so that customers are more disciplined, in the future fines.
Sustainability Islamic Business: Risk Management Review
Amriyah, Yassirly;
Ismawati, Fadila Nur;
Pranata, Dedy;
Bhakti, Rezsa Lingga;
Asiyah, Binti Nur;
Hidayat, Muhammad Syahrul
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 4 No. 1 (2024): Islamic Finance and Management
Publisher : Department of Sharia Economics Institut Pesantren KH. Abdul Chalim Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31538/mjifm.v4i1.56
Islamic business has the phenomenon of being easy to grow and easy to leave. This study aims to analyze the sustainability of Sharia business from the perspective of risk management. This research uses a qualitative approach with a type of literature study employing the PRISMA Method (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Data was collected from various literature, both from books and related journals. This study introduces the Islamic view on risk management, the urgency of risk management for Sharia businesses, and the implementation of Islamic principles that emphasize the blessings and pleasure of Allah SWT in its operations. The main findings of this study indicate that the application of risk management following Sharia principles can enhance the sustainability of Sharia businesses. The practical implications of this study guide for Sharia business practitioners to consistently manage risks, thereby achieving business sustainability. As a result, businesses can endure and provide benefits for economic circulation in the community.
Mengkaji Sistem Keuangan Berbasis Teknologi Blockchain dalam Ekonomi Moneter Islam
Muhammad Syahrul Hidayat;
Agus Eko Sujianto;
Binti Nur Asiyah
MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59246/muqaddimah.v1i3.381
Abstract. This research examines the Blockchain-based financial system in Islamic monetary economics. Through a literature review, this study finds that blockchain technology can support Shariah principles by regulating transactions in accordance with Islamic rules and enhancing financial transparency. Furthermore, blockchain technology can enhance financial security through encryption and strict access controls. The implementation of this technology also has the potential to improve financial inclusion by providing secure and efficient financial services to previously unbanked individuals. The findings of this research provide valuable insights for policymakers and practitioners in developing innovative solutions that strengthen the fair, transparent, and inclusive Islamic financial sector in the digital era.
PENGARUH RETURN ON ASSETS, RETURN ON EQUITY DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO TERHADAP NON PERFORMING FINANCING PADA BANK BCA SYARIAH
Cahyaningtyas, Ajeng Rizqina;
Asiyah, Binti Nur
KEADABAN: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Sosial dan Humaniora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33650/adab.v4i1.4162
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Return On Assets, Return On Equity dan Financing to Deposit Ratio terhadap Non performing Financing pada Bank Bca Syariah . Data yang digunakan penelitian ini adalah data triwulan dari Bank Bca Syariah pada periode 2014-2021 dan data laporan keuangan Bank BCA Syariah diperoleh dari laporan keuangan yang telah di publikasikan di www.bcasyariah.co.id. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif, analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return On Assets , Return On Equity dan Financing to Deposit Ratio, secara bersama-sama memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Non performing Financing dan mampu menjelaskan Pengaruh variabel independen sebesar 0,28 atau sebesar 28% dimana sisanya 72% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak digunakan seperti TATO,PER,DER,Kata kunci : Return On Assets, Return On Equity, Financing to Deposit Ratio
STRATEGI MANAJEMEN PERMODALAN BANK SYARIAH DALAM MENINGKATKAN KEUNTUNGAN BAGI PEMILIK MODAL
Nelly Himmatus Sa’diyah;
Nadila Desviana Mahardini;
Rida Zahrotul Mufidah;
Binti Nur Asiyah
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8734/musytari.v10i5.7104
Permodalan yang kuat sangat penting bagi bank syariah. Untuk memperkuat permodalan diperlukan strategi yang tepat. Permodalan yang kuat akan memberikan keuntungan bagi pemilik modal. Dengan demikian, dalam penelitian ini akan dibahas lebih lanjut mengenai strategi permodalan dalam meningkatkan keuntungan bagi pemilik modal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi literatur, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan manajemen permodalan dan keuntungan bagi pemilik modal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa strategi efektif yang dapat diterapkan oleh bank syariah untuk memperkuat permodalannya, termasuk konsolidasi melalui merger, penambahan modal dari induk perusahaan, dan pengembangan anak usaha. Strategi-strategi ini memberikan dampak positif terhadap keuntungan yang diperoleh pemilik modal. Keuntungan yang didapat pemilik modal yaitu keuntungan pada aspek finansial, dampak sosial dan reputasi.
PERAN PENGELOLAAN PEMULIHAN LAYANAN (MANAGING SERVICE RECOVERY) TERHADAP TINGKAT KEPUASAN NASABAH BANK SYRAIAH DI INDONESIA
Balqis Shofa Nabilah;
Lella Juniva Sari;
Pricilia Putri Salsabila;
Sherly Ulvia Saputri;
Binti Nur Asiyah
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8734/musytari.v10i6.7179
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengelolaan pemulihan layanan (managing service recovery) terhadap tingkat kepuasan nasabah bank syariah di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka atau library research. Penelitian ini menemukan bahwa strategi pemulihan yang efektif, termasuk keadilan dalam penanganan keluhan dan respons yang cepat, memiliki dampak signifikan terhadap persepsi nasabah terhadap kualitas layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemulihan layanan yang baik tidak hanya memperbaiki pengalaman negatif nasabah, tetapi juga meningkatkan loyalitas dan kepercayaan nasabah terhadap bank syariah. Penelitian ini juga menekankan pentingnya inovasi dalam layanan digital sebagai bagian dari strategi pemulihan untuk memenuhi harapan nasabah di era modern.
PERAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA BANK SYARIAH INDONESIA
Mohamad Ilham Dede Wijaya;
Nadia Lailatul Hanifah;
Wiji Astutik;
Binti Nur Asiyah
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8734/musytari.v10i6.7225
Kinerja Bank Syariah Indonesia dalam kondisi yang berubah-ubah sangat dipengaruhi oleh peran aktif Otoritas Jasa Keuangan dengan upaya mendukung sektor perbankan syariah yang ada di Indonesia. Kebijakan dan regulasi yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan respons positif Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan kinerja Bank Syariah Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode penelitian kepustakaan dengan pengumpulan data sekunder dari beberapa penelitian terdahulu serta sumber resmi terkait dengan Bank Syariah Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Kajian ini dibuat dengan tujuan mengkaji peran Otoritas Jasa Keuangan dalam upaya mendukung kinerja Bank Syariah Indonesia untuk meningkatkan stabilitas keuangan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan berkontribusi pada stabilitas keuangan pada Bank Syariah Indonesia.
PENTINGNYA MANAJEMEN PEMASARAN SYARIAH PADA PERBANKAN SYARIAH UNTUK MENINGKATKAN TARGETING
Amanda Putri Dwi Utami;
Mohammad Ilham Maulana;
Alif Ageng Utami;
Muhammad Vaiz Inda Fajar;
Binti Nur Asiyah
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8734/musytari.v10i7.7245
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya manajemen pemasaran untuk meningkatkan target pemasaran. Metode ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalahstudi pustaka atau library research. Manajemen pemasaran merupakan hal yang sangat krusial dalam peningkatan pemasaran pada perbankan syariah. Artikel ini bertujuan untuk memberika deskriptif umum tentang manajemen pemasaran pada bank syariah. Artikel ini membahas definisi dan pentingnya pemasaran bank syariah, etika islami dalam pemasaran, karakteristik marketing syariah, serta marketing mix konvensional vs marketing mix syariah. Perbankan syariah perlu memperhatikan manajemen pemasarannya supaya mampu bersaing dari banyaknya lembaga keuangan konvensional yang menewarkan produknya serta meningkatkan targeting. Dengan adanya manajemen pemasaran yang efektif menjadikan perbankan syariah dapat memperluas basis nasabah serta membangun hubungan yang lebih kuat dengan nasabah. Selain itu, manajemen pemasaran yang baik dapat membantu dalam membangun citra positif lembaga, menciptakan loyalitas serta mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
LAYANAN DIGITAL DAN MITIGASI RISIKO SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA
Riska Imsa’ul Febiantoro;
Yunita Dwi Nur Aini;
Angel Adilla Ani’fa Dewanti Putri;
Muhammad Raffi Wahidin;
Binti Nur Asiyah
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8734/musytari.v10i7.7247
Perkembangan teknologi digital mendorong bank syariah untuk mengadopsi layanan digital guna meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan keuangan. Layanan digital ini mencakup berbagai platform seperti mobile banking dan internet banking. Namun, adopsi teknologi ini juga menghadirkan berbagai risiko, seperti kebocoran data dan serangan siber, yang mengancam keamanan dan stabilitas bank. Dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk dapat diketahui hal-hal yang dapat berdampak dari layanan digital serta mitigasi risiko yang dilakukan oleh BSI. Sehingga kemudian peneliti memutuskan untuk menggunakan pendekatan kualitatis yang didukung oleh pengamalan studi literatur dengan sumber jurnal dan artikel online maupun cetak. Hasilnya menunjukkan bahwa layanan digital dan mitigasi risiko mempunyai dampak yang signifikan terhadap meningkatnya kualitas layanan di BSI yang selanjutnya memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas dan kepuasan nasabah dalam Perbankan islam.