Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan dan Peningkatan  Kapasitas Tutor PKBM Bina Bahari dalam Optimalisasi Pembelajaran Nonformal di Era Digital Asri, Muhammad; Kartini Marzuki; Rahma, Rahmawati; Yolandika Arsyad; Sudirman Sahidin
PARTISIPATORY Vol 5 No 01 (2026): PARTICIPATORY: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM IAI TABAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/participatory.v5i01.4764

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tutor dalam mengoptimalkan pembelajaran pada satuan pendidikan nonformal di PKBM Bina Bahari di era digital. Tutor memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penerapan pembelajaran berbasis andragogi dan pemanfaatan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis Community Based Research (CBR), yang melibatkan tutor dalam seluruh tahapan kegiatan, meliputi identifikasi kebutuhan melalui FGD dan wawancara, perencanaan bersama, pelaksanaan workshop, serta monitoring dan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek sikap dan kompetensi tutor. Tutor menjadi lebih percaya diri dalam mengelola pembelajaran, mampu menerapkan prinsip andragogi, serta mengintegrasikan media digital seperti video pembelajaran dan platform daring dalam proses belajar. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada integrasi pendekatan partisipatif, penguatan andragogi, dan literasi digital yang disesuaikan dengan konteks lokal PKBM. Kontribusi kegiatan ini adalah memberikan model pendampingan yang aplikatif dan kontekstual dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional tutor pendidikan nonformal secara berkelanjutan.
PENGARUH KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP KINERJA BLUD PUSKESMAS DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (BSC) Asri, Muhammad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10227

Abstract

This study aims to analyze the effect of knowledge management on the performance of BLUD community health centers (Puskesmas) using the Balanced Scorecard (BSC) approach, covering financial, customer, internal business process, and learning and growth perspectives. This research employed a quantitative approach using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS). The sample consisted of 40 respondents, including healthcare personnel and managerial staff at BLUD Puskesmas in Ternate City, selected through purposive sampling. The results indicate that knowledge management has a positive and significant effect on organizational performance, with a path coefficient of 0.987 and a significance level of p < 0.05, demonstrating a strong contribution to performance improvement. Effective implementation of knowledge management enhances operational efficiency, service quality, and organizational adaptability. Furthermore, the BSC approach provides a comprehensive and integrated framework for evaluating both financial and non-financial performance. The findings imply that strengthening knowledge management practices, particularly in fostering knowledge-sharing culture and optimizing information technology, is essential for improving healthcare service performance. Theoretically, this study contributes to the development of knowledge management literature in the public health sector. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh knowledge management terhadap kinerja BLUD Puskesmas menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC) yang mencakup perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang merupakan tenaga kesehatan dan staf manajerial di BLUD Puskesmas Kota Ternate, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa knowledge management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi dengan nilai koefisien sebesar 0,987 dan nilai signifikansi p < 0,05, yang mengindikasikan bahwa peningkatan pengelolaan pengetahuan berkontribusi secara kuat terhadap peningkatan kinerja Puskesmas. Implementasi knowledge management terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional, kualitas layanan, serta kapasitas adaptasi organisasi terhadap perubahan lingkungan. Selain itu, pendekatan BSC memberikan gambaran kinerja yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan aspek finansial dan nonfinansial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan sistem knowledge management, terutama dalam pengembangan budaya berbagi pengetahuan dan pemanfaatan teknologi informasi, menjadi strategi penting dalam meningkatkan kinerja layanan kesehatan. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian manajemen pengetahuan di sektor publik, khususnya layanan kesehatan berbasis BLUD.
Social Transformation Through Non-Formal Education: Implementing Paulo Freire’s Critical Values Arsyad, Yolandika; Asri, Muhammad; Febriansa, Febriansa
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 8 No 3 (2025): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v8i4.983

Abstract

This study aims to evaluate Paulo Freire's theory of education for liberation within the context of non-formal education in Indonesia. Freire's theory, emphasizing the importance of critical consciousness, dialogue, and the active role of learners in the educational process, serves as a conceptual foundation for designing emancipatory educational practices, particularly for marginalized groups. Employing a literature review method, this research examines studies relevant to Freire's ideas and their implementation in non-formal education, especially community-based approaches oriented towards community empowerment. The analysis reveals that applying Freire's critical education principles can strengthen learners' positions as subjects in the learning process and promote social transformation through contextual and participatory education. These findings recommend the development of non-formal education models that are more reflective, dialogical, and rooted in the learners' social realities, as efforts toward transformative and inclusive education.