Claim Missing Document
Check
Articles

ISTIKHDAMU LU'BAH ASYA UDDHA IAH FI TA'LIM LUGHAH ‘ARABIYAH BI MTs S TERPADU LANGSA Asrumiati, Zara; Astuti, Fuji
Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 5 No. 2 (2020): VOLUME 5 No 2 TAHUN 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan bahasa Arab IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca adalah salah satu keterampilan bahasa yang sangat penting untuk dikembangkan, dan aktifitas membaca pada hakikatnya bukan sekedar mengucapkan lambang-lambang bunyi (huruf) dalam sebuah teks, tetapi merupakan aktifitas memahami bacaan dengan baik. Untuk itu, pembelajaran bahasa arab disekolah MTs S Terpadu Langsa membutuhkan adanya peningkatan untuk memberikan ketertarikan pada siswa dalam pembelajaran qiraah. Maka dipilihlah permainan “ Kata yang Hilang” untuk meningkatkan kemampuan siswa terhadap pemahaman qiraah disekolah ini. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Dan populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas delapan di MTs s Terpadu langsa pada tahun ajaran 2019-2020 yang terdiri dari 407 orang siswa, dan siswa mengambil 66 orang siswa sebagai sampel dengan menggunakan teknik purpose sampling. Dan peneliti menggunakan observasi, wawancara dan tes (awal dan akhir) sebagai instrument dalam mengumpulkan data, dan sesudah melakukan penelitian, hasil penelitian menunjukkan bahwa : Permainan Kata yang Hilang pada Kemahiran Membaca di MTs S Terpadu Langsa Efektif, hal ini dibuktikan dengan tes akhir yang dilakukan di dua kelas karena hasil dari uji (t) hitung 4,189 lebih besar daripada 2,000 pada uji (t) tabel, maka hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima.
Review Literatur Digital Pembelajaran Seni Tari : Ditinjau dari Perspektif Pendidikan Seni Holistik Safhira, Elsa; Astuti, Fuji; Indrayuda; Ardipal
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1759

Abstract

Dalam bidang Pendidikan, seni tari memiliki posisi yang penting dalam mengembangkan potensi siswa secara komprehensif, meliputi aspek kognitif, emosional, dan fisik. Akan tetapi, dalam praktik pembelajaran seni tari di sekolah, sering kali terdapat kesalahpahaman terkait pencapaian kognitif dan keahlian teknis, sehingga prinsip pendidikan seni yang menyeluruh belum sepenuhnya terwujud. Melalui tulisan ini, penulis ingin meneliti dan menggabungkan berbagai penelitian yang berkaitan dengan pendidikan seni tari dari sudut pandang pendidikan seni yang holistik. Metode yang diterapkan adalah tinjauan pustaka terhadap berbagai sumber yang relevan, seperti artikel jurnal, buku akademis, dan penelitian sebelumnya yang berfokus pada pendidikan seni, seni tari, serta pendekatan holistik dalam proses belajar. Analisis dilakukan dengan memeriksa fokus penelitian, metode yang digunakan, konteks pembelajaran, dan konsep holistik yang mencakup integrasi antara fisik, pikiran, dan jiwa. Temuan kajian menunjukkan bahwa pendidikan seni tari memiliki potensi besar sebagai sarana pembelajaran yang menyeluruh karena melibatkan ekspresi fisik, pengalaman emosional, kreativitas, dan pemahaman nilai budaya. Berbagai penelitian mengindikasikan bahwa pembelajaran seni tari yang disusun secara holistik dapat meningkatkan kemampuan dalam menghargai seni tari dari sudut estetika, kesadaran diri, kemampuan bersosialisasi, dan pembentukan karakter siswa. Namun, masih ada kesenjangan antara teori dan pelaksanaan, khususnya dalam konteks pendidikan di tingkat sekolah menengah atas. Oleh karena itu, perlu ada penguatan pandangan tentang pendidikan seni holistik dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran seni tari agar dapat membentuk siswa menjadi individu yang utuh.
Utilization of The Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area, Gampong Baro Sayeung Village, Setia Bakti District, Aceh Jaya Regency. Aceh Province as an Environmental Literacy-Based Learning Resource in Elementary Schools Kurniadi, Muhammad Dwi; Astuti, Fuji; Fajri, Ahmad
Honoli of Journal Primary Teacher Education Vol 7 No 1 (2026): Honoli of Journal Primary Teacher Education
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/honoli.7.1.52-68

Abstract

This study aims to examine environmental literacy-based learning practices at the Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area, Gampong Baro Sayeung Village, Setia Bakti District, Aceh Jaya Regency, Aceh Province, which are integrated into the Merdeka Curriculum learning outcomes as a learning resource to develop environmentally literate students at the elementary school level. Descriptive qualitative research with a case study method was chosen as the approach for this study. Observation, interviews, and documentation were employed as data collection techniques. Data reduction, data presentation, and verification served as data analysis techniques. The Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area can be utilized by implementing the principles of experiential learning, expedition, and project-based learning. These principles align with one of the key characteristics of the Merdeka Curriculum, namely project-based learning for developing soft skills and character in accordance with the Pancasila Student Profile, differentiated according to students’ abilities and adapted to local context and content. Environmental literacy practices at the Sayeung Mangrove Edu-Tourism Area are integrated with the Merdeka Curriculum Learning Outcomes for lower and upper elementary grades, which can be implemented through lesson plans that promote environmental literacy.
Improving Student Learning Outcomes Through the Inquiry Method on Visual Journal Material in Arts and Culture Subjects in Class X E.9 of SMA Negeri 1 Padang Azizah, Fitriah; Astuti, Fuji; Andrizal, Andrizal; Ardipal, Ardipal
Journal of English Language and Education Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i2.2009

Abstract

Student learning outcomes in the visual journal material of the Arts and Culture subject in class X E.9 SMA Negeri 1 Padang are still low due to the teacher-centered approach that limits active student involvement. This study aims to examine the effectiveness of the inquiry method to improve student learning outcomes. This type of research uses Classroom Action Research (CAR) with the Kemmis and McTaggart model in two cycles. The population and sample consisted of 36 students of class X E.9. Instruments include learning outcome tests, observation sheets, questionnaires, and documentation, analyzed descriptively quantitatively using SPSS and qualitatively through triangulation. The results show an increase in the average value from 74.28 (pretest) to 80.81 (cycle I) and 89.44 (cycle II), with a standard deviation decreasing from 3.62 to 2.47. Observations recorded a significant increase in student activity. The study concluded that the inquiry method is effective in improving learning outcomes and student involvement in visual journal learning.
Music Arts Teachers' Strategies in Developing Students' Creativity: A Descriptive Study at the UPT of SMP Negeri 3 Lintau Buo Utara Amalyah, Nesya; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal
Journal of English Language and Education Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i2.2008

Abstract

Music arts education plays a strategic role in developing the creativity of junior high school students, but is often hampered by monotonous approaches and limited facilities. This study aims to describe the strategies of music arts teachers in developing student creativity at the UPT SMP Negeri 3 Lintau Buo Utara. Using a descriptive qualitative approach, the study population consisted of music arts teachers and students in grades VII-VIII, with a purposive sample of one teacher and 6-8 students. Instruments included observation, semi-structured interviews, and documentation, analyzed through data reduction, narrative presentation, and triangulation. The results show that teachers implemented direct practice strategies (learning by doing), creative exploration, group work, and simple media such as recorders and pianicas, increasing active involvement and student confidence. It was concluded that these strategies were effective in creating conducive learning, although limited to generalizations in the local context.
Peningkatan Hasil Belajar Tari melalui Metode Tutor Sebaya di Kelas VIII.1 SMP Muhammadiyah 1 Padang Efendi, Friska Putri; Astuti, Fuji
TSAQOFAH Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i3.6024

Abstract

The instruction of the tari piring (plate dance) in Class VIII.1 at SMP Muhammadiyah 1 Padang continues to face challenges in optimizing students’ understanding and movement skills, particularly among those who are reluctant to ask questions directly to the teacher. This study aims to improve learning outcomes in tari piring through the implementation of the peer tutoring method as a learning strategy. The research employed a Classroom Action Research (Penelitian Tindakan Kelas) method conducted over two instructional cycles involving multiple meetings, with all students in Class VIII.1 as subjects. Data were collected through observation of student activities and documentation of the learning process, then analyzed quantitatively using percentage formulas to assess improvements in learning outcomes. The findings indicate that the peer tutoring method effectively enhances students’ positive engagement, such as attentiveness, willingness to ask questions, and collaboration in group activities. This approach also helped previously struggling students become more actively involved in the learning process. However, the success of this method strongly depends on the teacher’s active role as a guide and facilitator of understanding. Therefore, the combination of peer tutoring and direct teacher guidance has proven to significantly improve the quality of tari piring instruction in Class VIII.1 at SMP Muhammadiyah 1 Padang.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe STAD dalam Pembelajaran Seni Tari pada Kelas X E2 di SMA Pembangunan Laboratorium UNP Putri, Anglya; Astuti, Fuji
TSAQOFAH Vol 5 No 4 (2025): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i4.6723

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes of students in Dance Art subject in class X E2 at SMA Pembangunan Laboratorium UNP. One contributing factor is the lack of active student participation during the learning process. The objective of this study is to improve student learning outcomes through the implementation of the cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD). The study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, involving 33 students. Data collection techniques included written tests, performance tests, observation, and documentation. Results from Cycle I indicated low student engagement, with only 42% paying attention and 31% actively responding to questions. However, Cycle II showed a significant improvement, with all students (100%) attentive during lessons and 85% actively participating. Learning outcomes also increased from 18% in Cycle I to 87% in Cycle II, categorized as very good. These findings indicate that the STAD model is effective in enhancing both student learning outcomes and engagement in Dance Art instruction. The implication is that the STAD cooperative approach is a viable strategy for promoting active learning in the arts.
Perkembangan Tari Piring sebagai Warisan Budaya Minangkabau: Studi Literatur Fauziyyah, Ulfiyah; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35831

Abstract

Tari Piring merupakan salah satu warisan budaya Minangkabau yang memiliki nilai estetika tinggi dan fungsi sosial yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan bentuk gerak dan fungsi Tari Piring dalam masyarakat Minangkabau melalui pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan dari artikel jurnal dan dokumen ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tari Piring mengalami transformasi dari tari ritual ke tari hiburan dalam pertunjukan seni. Bentuk gerak, pola lantai, dan penggunaan properti mengalami penyesuaian sesuai konteks sosial dan estetika pertunjukan. Fungsi Tari Piring pun berkembang, mulai dari fungsi religius dan ritual adat hingga fungsi edukatif dan promosi budaya. Kajian ini menunjukkan bahwa Tari Piring tetap relevan dan dinamis sebagai simbol identitas budaya Minangkabau.
Peran Pendidikan Seni dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik: Studi Literatur Khairannisa, Halda; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35832

Abstract

Pendidikan seni berperan penting dalam pengembangan karakter peserta didik karena melibatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan seni, khususnya seni tari, dalam pembentukan karakter peserta didik melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur terhadap lima artikel ilmiah yang relevan, dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan seni tari berkontribusi dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kreativitas, empati, dan toleransi. Proses pembelajaran seni tari memberikan pengalaman estetik yang mendukung internalisasi nilai moral dan sosial secara kontekstual. Oleh karena itu, pendidikan seni tari memiliki peran strategis sebagai media penguatan pendidikan karakter di sekolah.
Gandai Tari Suku Pekal Bengkulu Utara: Kajian Fungsi Tari Maryani, Rita; Astuti, Fuji; Ardipal, Ardipal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis semua aspek yang berkaitan dengan fungsi tari Gandai di Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan teknik deskriptif. Peneliti berperan sebagai alat utama, dilengkapi dengan alat tulis, kamera, dan flashdisk. Data yang digunakan meliputi sumber primer dan sekunder. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data meliputi langkah-langkah pengumpulan data, deskripsi, dan perumusan kesimpulan yang dapat diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Gandai mengalami pergeseran fungsi. Awalnya berfungsi sebagai bagian dari tradisi adat dan sarana sosial masyarakat, kini Gandai berfungsi sebagai sarana hiburan, sarana pertunjukan atau tontonan, serta sarana pendidikan. Fungsi pendidikan diwujudkan melalui pembelajaran Gandai sebagai muatan lokal di sekolah. Dengan demikian, tari Gandai tidak hanya berperan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pelestarian nilai budaya dan identitas masyarakat Pekal di Bengkulu Utara.
Co-Authors - Sapriya abd, RAHMATUN N Abdullah, Arohiyah Ahmad Fajri Aisyah Nasution, Siti Alfi, Khuzaimah Alfisyahrina, Khuzaimah Algiani, Hawa Madya Amalyah, Nesya Andesta, Gena Andi Tenriawaru Andrizal Andrizal Anggeresia Ginting, Wenny Anggono, Anggono Ardipal Ardipal Arviani, Yohana Asrumiati, Zara Azizah, Fitriah Bunda Halang Damayanti, Delvi Desfiarni Desfiarni Deskariani, Uci Dewi, Siska Dini, Siti Doloksaribu, William Tiodo Efendi, Friska Putri Fahri, Ardian Fauziyyah, Ulfiyah Fitra Mulia Jaya Fitria Nopita Sari Fitria, Laily Handayani, Fifi Hanisa, Eiza Nur Herlinda Mansyur Hidayat, Hengki Armez Husnul Khatimah Hwee Teng, Sauh Indah, Mayang Indrayuda Indrayuda Irham Taufiq, Irham Islamia, Raudhatan Julia Purnama Sari Jupri Jupri Jupriani, Jupriani Kartika, Winny Khairannisa, Halda Kurniadi, Muhammad Dwi Lestari, Ranti Mahfud Tohari Mairita Malay, Aliyah Salsabila Mansor, Kamarul Ariffin Marsiano, Evindo Maryani, Rita Masya, Necya Khairyah Miranda Jamil, Alhani Mudinillah, Adam Muhammad Afif Muhibi, Muhibi Muslimah, Hidayatil Nakiah, Salsa Bila Nana Sumarna Nazmi, Hendra Nerosti Nisak, Rahmatun Noorhidayati Noorhidayati Nurhamidah Nurhamidah Pratiwi, Soraya Ayu Putri, Anglya Putri, Resha Gustina Rahmadani, Sherina Pasma Ranti Arfira Nofeni Rifdan . Risma Niswaty Safhira, Elsa Safwan, Lola Rizki Santoso, Ahmad Yassar Mahdy saptiani, Saptiani Sari, Ayuthia Mayang Sari, Julia Puspita Sari, Lia Perwita Sari, Rahma Novita Simanjutak, Saud Martua Siregar, Melinda Sonia, Uthi Sri Adi Widodo Sri Okta Dinata, Vanesa Susmiarti Syafriandi Syafriandi Tama, Syella Deniecha Ade Ulfa, Intan Umrintha, Dinna Valentineri, Nabila Azzahra Vinna Aulya Widowati Pusporini, Widowati Yorian, Anisa Suyana Yuliasma Yuliasma Zora Iriani