p-Index From 2021 - 2026
14.171
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Nonformal Education Pedagogia: Jurnal Pendidikan Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan JURNAL PENDIDIKAN GLASSER ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar PEDAGOGI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Inventa JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Lectura : Jurnal Pendidikan Journal on Education Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) SAP (Susunan Artikel Pendidikan) DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Jurnal PGSD Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Indonesian Journal of Cultural and Community Development Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Simki Pedagogia Indonesian Gender and Society Journal Jurnal PRIMED:Primary Education Journal atau Jurnal Ke-SD An Literasi Nusantara NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED JPLED Education Journal: Journal Educational Research and Development Journal of Basication (JOB) : Jurnal Pendidikan Dasar J-SES : Journal of Science, Education, and Studies Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Edumaspul: Jurnal Pendidikan Proceeding UMSurabaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Peserta Didik Tiba di Sekolah dalam Penerapan Karakter Disiplin Hambali, Hambali; Martati, Badruli; Setiawan, Fajar; Habibullah, Habibullah
Jurnal Simki Pedagogia Vol 9 No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v9i1.1465

Abstract

This study aims to describe the factors that cause the delay of students arriving at school in the application of discipline character. The research uses a descriptive qualitative approach with subjects consisting of principals, classroom teachers, and students in one of the elementary schools in Indonesia. Data collection techniques are carried out through direct observation of student arrival behavior, in-depth interviews with schools and students, and attendance documentation as supporting data. The results of the study show that students' tardiness is influenced by several main factors, namely low time management skills, lack of compliance with school rules, and lack of role and supervision from the family environment. Delays also occur repeatedly and show the weak internalization of disciplinary values in students. The implications of this study show the importance of a collaborative role between schools, parents, and students in shaping a culture of discipline, especially through positive habituation, setting examples, and strengthening rules that are educational and consistent. This research is expected to be the basis for schools to design strategies for fostering discipline character more effectively and sustainably.
ANALISIS KARAKTER GOTONG ROYONG DALAM IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT- BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Novanda Fanny Relisti; Fajar Setiawan; Badruli Martati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8258

Abstract

His research aims to analyze the mutual cooperation character of elementary school students in the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) learning model to realize the Pancasila Student Profile, this is one of the innovative approaches that is able to integrate material mastery with student character building through project completion activities. The approach used is descriptive qualitative, with data collection techniques in the form of observation, interviews, and questionnaires. The results showed that the implementation of the PjBL model achieved students' mutual cooperation character. Students are able to work together in groups. Shared responsibility is seen from students' initiatives in helping group members. Social care is reflected in the empathetic attitude of students who support group friends. In addition, students show the behavior of respecting each other's opinions. Solidarity also increased, as seen from students' efforts to support each other for the success of the group. This research indicates that PjBL can be a relevant learning strategy to instill mutual cooperation values that are in line with the Pancasila Student Profile.
ANALISIS PEMBELAJARAN IPAS DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU BERMORAL PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Febri Dwi Yanti; Badruli Martati; Fajar Setiawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10664

Abstract

This research aims to analyze the learning of IPAS (Integrated Science and Social Studies) in shaping the moral behavior of students at SD Muhammadiyah 2 Surabaya. The study employs a qualitative approach with descriptive qualitative methods. Data were collected through observations, interviews, and documentation. The results indicate that IPAS learning can be linked to moral education. Indicators of moral behavior include: (1) concern for others, (2) decision-making, (3) appreciation for diversity in the environment and society, (4) honesty and integrity, (5) empathy and social skills, and (6) responsibility and independence. IPAS learning on the topic of the struggles of national heroes through discussions about historical figures and important events provides students with the opportunity to understand the history of the nation's heroes while exploring the moral values contained within it to reflect on their actions. This article emphasizes the importance of integrating moral values into IPAS learning, which can shape students' moral behavior and be applied in everyday life.
ANALISIS PENERAPAN MEDIA KONKRIT DAN BERBASIS DIGITAL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA ERA KURIKULUM MERDEKA Nauratul Mufidah; Badruli Martati; Fajar Setiawan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11488

Abstract

This study to analyze This study aims to analyze the use of concrete and digital-based media in learning Pancasila Education for grade 1 students. Qualitative approach method with research subjects grade 1 students, grade 1 teachers, and principals at SD Muhammadiyah 13 Surabaya. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of this study state, concrete and digital- based media have been applied. The application of concrete and digital-based media can foster understanding of the values of Pancasila Education, that students' understanding of the values of Pancasila Education is efficient when using concrete and digital media. With the existence of concrete and digital-based media in this independent curriculum era, it aims to analyze the critical thinking of students, and train their independence. So the two media cannot be separated from the learning activities at school.
RELEVANSI METODE PEMBELAJARAN DENGAN KONSEP DIRI SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Badruli Martati; Maruf Akbar; M. Syarif Sumantri
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Proceedings Conference of Elementary Studies 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh interaksi Metode pembelajaran dan Konsep Diri terhadap Sikap Tanggung Jawab siswa. Untuk membantu perkembangan jiwa, manusia perlu didukung dengan pendidikan yang esensinya berupa arahan dan tuntunan kepada siswa sesuai pertumbuhan dan perkembangan masyarakat sekitar. Adanya bullying atau kekerasan adalah problema dari sikap tanggung jawab siswa yang kurang dalam melaksanakan hak dan kewajiban. Penelitian eksperimen menggunakan desain faktorial 2x2. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh interaksi sebesar 70,8% yang dapat diartikan bahwa siswa yang memiliki Konsep Diri tinggi (B1=79,45) relevan jika siswa dalam proses belajar mengajar dengan Metode pembelajaran Teknik Klarifikasi Nilai (A1=93,55) yang akan berdampak pada Sikap Tanggung Jawab yang baik atau positif. Misalnya, konsep diri-psikologis individu: “Saya senang bisa membantu teman lain” dan internalisasi nilai dari hasil dalam proses belajar mengajar dengan TKN memberikan pengaruh pada afektif verbal-sikap tanggung jawab siswa dengan “Mengajak teman untuk kerja kelompok dengan gembira”. Proses pembelajaran dapat dipergunakan oleh guru untuk mengendalikan interaksi sosial di sekolah. Peran guru sebagai fasilitator untuk menumbuh- kembangkan sikap tanggung jawab siswa yang dituangkan melalui “Rencana pelaksanaan pembelajaran”. Dengan demikian sosialiasi kepada guru PPKn sangat diperlukan, dalam upaya implementasi “Penguatan Pendidikan Karakter” di sekolah. Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Konsep Diri, Teknik Klarifikasi Nilai, Ekspositori, Bullying
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Badruli Martati
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2022): PROSIDING “CES” (CONFERENCE OF ELEMENTARY STUDIES) TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Independent Curriculum gives teachers freedom to choose various teaching tools so that learning can be adapted to the needs of learning and the interests of learners. One of the recommended learning models is Project Based Learning (PjBL) which is a learning activity in the form of making goods or services that are used as a vehicle for mastering competencies. The purpose of research how did a description of elementary school/mi Muhammadiyah teacher's knowledge in Surabaya about Project Based Learning? Approaches to the phenomenon, data processing is implemented with a descriptive data analysis strategy. Studies show that there are many teachers who do not understand correctly. Thus it is necessary to have a workshop in order for understanding and will to implement project based learning (PJBL), which is different from the model learning Problem Based Learning that has been adopted by Muhammadiyah elementary school/mi teachers. Keywords: Learning Model, Project Based Learning, Elementary School
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SEKOLAH DASAR Badruli Martati; Lilik Binti Mirnawati; Ade Firmannandya
PROCEEDING UMSURABAYA 2023: Prosiding Conference of Elementary Studies (CES) 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang guru perlu menyiapkan perangkat pembelajaran dengan memperhatikan model pembelajaran inovatif, media konkrit dan media berbasis IT. Demikian juga pada mapel Pendidikan Pancasila agar menjadi mata pelajaran yang menarik dan diterapkan dalam kehidupan oleh peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan modul ajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang telah disusun oleh guru SD/MI Muhammadiyah Surabaya. Penelitian kualitatif, dengan metode dokumentasi, wawancara dan kuesioner. Analisis data dengan reduksi, penyajian dan simpulan. Hasil penelitian Guru telah mampu menyusun Modul Ajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dengan memilih model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Tujuannya agar pembelajaran jadi menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik. Namun, masih diperlukan penyesuaian pengunaan istilah, perlu evaluasi dan refleksi perbedaan pertanyaan pemantik dan apersepsi. Pemilihan media berbasis IT hendaknya lebih pada fakta, dapat juga dipilih media konkrit dari kehidupan kehidupan nyata. Asesmen yang dibuat mencakup kecerdasan akademik dan emosional, yang di wujudkan dalam bentuk tes dan non tes untuk memenuhi Profil Pelajar Pancasila. Kata Kunci: fakta; kecerdasan emosional; media pembelajaran; PBL; Pendidikan Pancasila
Peningkatan berpikir kritis dalam pembelajaran IPAS berbantuan game what a question untuk siswa 5B SDN Pagesangan Surabaya Rahmad Joko Saputro; Badruli Martati; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan cara berpikir kritis siswa kelas 5B SDN Pagesangan Surabaya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penggunaan media game edukatif "What a Question". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya cara berpikir kritis terhadap materi IPAS yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif dan kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada 2 Siklus. Di Siklus pertama dilakukan tindakan perencanaan projek yang akan dilakukan di pertemuan berikutnya dan di siklus kedua dilakukan pengerjaan projek dalam sebuah produk Diorama. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5B SDN Pagesangan Surabaya yang berjumlah 31 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes formatif, dan tes sumatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan cara berpikir kritis terhadap materi IPAS setelah penggunaan game "What a Question". Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata nilai tes formatif siswa dari siklus I ke siklus II. Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan game "What a Question" dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan cara berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI KELAS 5A SDN PAGESANGAN SURABAYA Muhammad Ghoni Abdillah Fatah; Badruli Martati; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik kelas 5A SDN Pagesangan dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Project Base Learning. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi angket untuk mengukur motivasi belajar, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta tes hasil belajar untuk mengetahui tingkat ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan, baik dari sisi motivasi maupun hasil belajar siswa. Respon positif terhadap pembelajaran meningkat dari 59,62% pada siklus I menjadi 70,41% pada siklus II. Selain itu, jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 64,51% menjadi 77,42%. Hal ini membuktikan bahwa model Project Based Learning mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan mendorong pencapaian akademik yang lebih baik.
MPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD-QR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV SDN PAGESANGAN SURABAYA Miftahul Jannah; Badruli Martati; Hayyu Suzan Rahmawatie
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SDN Pagesangan Surabaya dengan menggunakan pendekatan Problem Based Learning yang didukung LKPD-QR. Model pembelajaran ini diprediksi dapat meningkatkan keterlibatan dan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran, sehingga pemahaman materi Pendidikan Pancasila menjadi lebih mendalam. Penelitian tindakan kelas yang melibatkan 29 peserta didik ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, dokumentasi, dan observasi perilaku peserta didik dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar peserta didik meningkat drastis dari 51,85% sebelum intervensi menjadi 74,07% pada siklus I dan kemudian menjadi 92,59% pada siklus II. Peserta didik lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, metode pembelajaran berbasis masalah yang didukung LKPD-QR terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila. Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk menggunakan pemikiran kritis dan mengambil inisiatif dalam memecahkan masalah.
Co-Authors Abdullah Najib Ade Firmannandya Ade Firmannandya Adi Putra, Deni Ahmad Fitroni Ajeng Retno Kustianingrum Ananda, Rizky Mauliddah Ardianzah, Dedy Ardiyani Sekarningrum Arif, Achmad Zainuri Aris Setiawan Aristiana P.R. Aristiana Prihatining Rahayu, Aristiana Prihatining Aulia Rakhmawati Aurel Bella Febriani Aziz, Moh Amin Al Bianca Putri Meilanda Desvian, Algananda Reza Desyandri Desyandri Devi Hardianti Devi Hardianti Dewi Setianingsih Dian Ayu, Kunti Diana Hanafiah Dias Frendy Arangga Diyana, Fadiyah Nur Dona Fitria Eka Novita Sari Endah Hendarwati Endah Hendarwati, Endah Fadhilah Dwi Amalia FAJAR SETIAWAN Fajar Setiawan Fajar Setiawan Farda Iyyan Sari Saleh Farida Agil Arianti Fatin, Idhoofiyatul Febri Dwi Yanti Fidiyawati Ilmiyah Firdah Annisa Firmannandya, Ade Fitriana, Indah Habibullah Habibullah Hambali Hambali Hambali Hambali Haq, Ghazwu Fikril Hariyadi, Misrin Haryanti, Tining Hasanah, Putri Maulida hasna quin afdhila Hayyu Suzan Rahmawatie Hayyu Suzan Rahmawatie HAZIMI, FARIZA Hilmiyyah Silmi Fashihah Holy Ichda Wahyuni Irvan Abid Syaputra Islam, Galu Regita Ivonny Melati Prihandini Kartika, Pheni Cahya Khoirur Roziqin Kunti Dian Afiani Kunti Dian Ayu Afiani Kunti Diana Ayu Afiani Lilik Binti Minawarti Lilik Binti Mirnawati Linda Mayasari M Syarif Sumantri M. Ridlwan Makruf Akbar Mardiana Mardiana Martiani, Rita Maruf Akbar Maulidiya Maulidiya Meirza Nanda Faradita Miftahul Jannah Miko Fitri Ana Mira Fajriati Misrin Hariyadi Moch. In’am Ansori Mohamad Syarif Sumantri Muhammad Al Haddar Muhammad Faiz Al Majid Muhammad Ghoni Abdillah Fatah Mukarrohmah, Nur Naila, Ishmatun Naila, Ismatun Natasya Zam Zam Firdaus Nauratul Mufidah nia rahmawati Ninis Ayu Suryani Nisaul Husna, Fara Nisa’ Aqidatul Fithri Novanda Fanny Relisti Nur Indah Febrianti, Nur Indah Nur Mukarrohmah Nurdianah, Lutfiyan Nurma Yuliyanasari, Nurma Oktaviani, Siti Nur Pribowo, Fitroh Setya Putra Pribowo, Fitroh Setyo Putro Puspitasari, Vivi Putri Endang Pata Sari Rahmad Joko Saputro Rahmani Zahroh Ratno A. Rifdatul Mardhiyah Riskianti Riskianti Rosalina Wahyu Prastika Rossabela Rindiyanto Roziqin, Khoirur Safira Malinda Salbiyah, Siti Setyorini, Ari Shalsabilla, Yumifta Sherli Pentianasari Siti Nur Oktaviani Sukma, Isrotul Sylvia Hapsari Ulfa Al Wafiah Umar Haiq vardaning tyas kusumaningrum Vitriani Vitriani Vivi Puspitasari Wahono . Wahyuni Suryaningtiyas Wardani, Evita Wilianarti, Pipit Festi Wuri Ainia Yuni Gayatri, Yuni Zhafira Ainun Nathifa