Claim Missing Document
Check
Articles

Client’s Communication Privacy Boundaries in Ruang Refleksi Online Service of Halo Jiwa Indonesia Safirah, Andi Bulqis; Bahfiarti, Tuti; Fatimah, Jeanny Maria
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2025): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v13.i2.11372

Abstract

Ruang Refleksi Online (RRO), or Online Reflection Room, is one of Halo Jiwa Indonesia’s online-based counseling services, providing emotional support to people since the COVID-19 pandemic. This online-based counseling is a free and non-professional service provided by peer counselors from Halo Jiwa Indonesia members, which was held in 2020. This study aims to know how the client manages their privacy rules in peer counseling, according to five criteria of Communication Privacy Management in boundary rules, which are culture, motivation, context, gender, and risk-benefit ratio. This research type is a qualitative method with a case study approach. Four clients were chosen from purposive sampling with a specific category. From this study, it can be concluded that clients of Ruang Refleksi Online created their privacy rule according to their motivation, contextual, and risk-benefit ratio factors. This determines how much self-disclosure they can share with the peer counselor during interpersonal communication in the counseling session. The clients could also feel the positive impact, such as feeling calmer and relieved from Ruang Refleksi Online
Analisis Motif Penggunaan Second Account Instagram pada Generasi Z di Kota Makassar Anggraeny, Nurwinda; Bahfiarti, Tuti; Farid, Muhammad
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i2.302

Abstract

Salah satu medium yang digunakan untuk bertukar atau mencari informasi adalah media sosial yang menjadi dunia baru bagi setiap orang untuk berinteraksi secara virtual. Media sosial dapat diakses dan digunakan oleh siapa saja dari berbagai latar belakang. Generasi Z di Indonesia saat ini banyak yang menggunakan dua akun media sosial khususnya Instagram untuk mengekspresikan kehidupannya apa adanya. Hal inilah yang menjadi daya tarik penelitian ini mengenai motif para pengguna instagram generasi Z menggunakan second account. Penelitian ini bertujuan menganalisis motif para pengguna instagram second account pada generasi Z. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan second account Instagram pada generasi Z di Kota Makassar memiliki beberapa motif, diantaranya kebebasan berekspresi, tidak adanya ketakutan atau batasan dalam mengunggah kegiatan sehari-hari, membangun kedekatan lebih intim dengan followers serta keberanian dalam menunjukkan jati diri. Kesimpulan penelitian ini, motif informan sangat beragam dalam menggunakan second account Instagram, namun ada beberapa motif yang sama dengan informan lainnya.
Pemahaman Dampak Game Online pada Anak-Anak Nelayan di Kota Makassar Arianto, Arianto; Bahfiarti, Tuti
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 4 No. 2. December (2020): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v4i2.7999

Abstract

This study aims to categorize the understanding of fishermen's children on the use of online games and the barriers to understanding the impact of online games on fisher children in Makassar City. This research uses a qualitative approach referring to case studies. Data were collected through non-participant observation and in-depth interviews with children aged 7-12 years selected by purposive sampling. The results showed that the understanding of fishermen's children's impact on online games has three categories: high understanding categories, characteristics of low duration and frequency, and increased interactivity playing with peers. In moderate understanding, children tend to share their time playing online games and learning with minimal time duration and frequency. In the low comprehension category, the characteristics of very intensive children have a very high duration and frequency of playing online games. The level of interactivity with peers is low. Second, the obstacles are the inadequate understanding of online games' impact on fishing communities due to parents' lack of supervision and assistance when using smartphones. Online games have the potential to lead to online game addiction and less focus on school learning, and potentially cost money in internet cafesPenelitian ini bertujuan untuk mengkategorisasi pemahaman anak-anak nelayan pada penggunaan game online dan hambatan-hambatan pemahaman dampak game online pada anak-anak Nelayan di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif mengacu pada studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pemahaman anak-anak nelayan terhadap dampak game online memiliki tiga kategori, kategori pemahaman tinggi, karakteristiknya durasi dan frekuensi rendah, interaktifitas tinggi bermain dengan teman sebaya. Kategori pemahaman sedang, anak cenderung membagi waktu bermain game online dan belajar dengan durasi dan frekuensi waktu minim, dan kategori pemahaman rendah, karakteristiknya anak sangat intensif memiliki durasi dan frekuensi bermain game online sangat tinggi, tingkat interaktifitas dengan teman sebaya rendah. Kedua, Hambatan-hambatan rendahnya pemahaman dampak game online di lingkungan masyarakat nelayan, akibat kurangnya pengawasan dan pendampingan orang tua saat menggunakan Smartphone. Game online berpotensi menimbulkan kecanduan game online dan kurang fokus pada pembelajaran sekolah, dan berpotensi menghabiskan biaya di warung internet.
Intragroup Communication Between Parents and Children in Educating Cocoa Generation in South Sulawesi Bahfiarti, Tuti; Arianto, Arianto; Unde, Andi Alimuddin
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 6 No. 1. June (2022): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v6i1.14149

Abstract

The purpose of the study was to analyze the role of parents through intragroup communication in educating the next generation of children to love cocoa. A qualitative approach, namely a case study of a cocoa farmer family in educating and motivating children. Data collection techniques were non-participant observation, in-depth interviews, and The Focus Group Discussion on nine cocoa farming families with children 7-19 years old by purposive sampling. The findings of the research on the role of parents in intragroup communication first, the dominant activity of parents and their proactively taking part in children directly teaches, involves, and instils motivation. Second, the category of activity and high participation from parents. Third, the dominant child is proactive and participative, playing an independent learning role, and is motivated as a cocoa farmer. This research impacts the urgency of family communication in the regeneration's sustainability of cocoa farmers' children in supporting government programs to increase the productivity of cocoa plants.Â