p-Index From 2021 - 2026
6.749
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VISIKES HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Jurnal Sistem Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Ergonomi dan K3 Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Ensiklopedia of Journal Jurnal Kesehatan Global Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Science Midwifery Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdidas Health Care : Jurnal Kesehatan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Unri Conference Series: Community Engagement ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Sosial dan Teknologi Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Dinamika Lingkungan Indonesia Jurnal Media Kesmas (Public Health Media) Jurnal Dunia Pendidikan Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes) Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference International Journal of Health Science and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research JIF Jurnal Abdimas Multidisiplin Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PENYULUH LAPANGAN KELUARGA BERENCANA (PLKB) DALAM UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN KB DI KECAMATAN SIAK Anwar, Afridayani; Harnani, Yessi; Rany, Novita; Rahayu, Endang Purnawati; Hamid, Abdurrahman; Safrina, Dince
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47892

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) bertujuan mengatur kelahiran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Provinsi Riau sendiri belum mencapai target nasional 70%, dengan kepesertaan KB hanya 64,3% pada 2022. Di Kecamatan Siak, terjadi penurunan kepesertaan KB dari 9.101 peserta (2021) menjadi 3.900 peserta (2023). Rendahnya cakupan KB disebabkan oleh kurangnya pemahaman, mitos kontrasepsi, faktor ekonomi, serta akses terbatas ke layanan KB. Peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sangat penting dalam edukasi, pendampingan, dan peningkatan partisipasi KB. Penelitian ini bertujuan agar diperolehnya informasi tentang peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam upaya peningkatan Cakupan KB di Kecamatan Siak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus di Kecamatan Siak Kabupaten Siak pada bulan Januari-Februari 2025. Penelitian ini melibatkan informan utama, yaitu Penyuluh KB (IU1) dan Penyuluh Lapangan KB (IU2), serta informan pendukung, termasuk Kepala Bidang KB (IP1), Akseptor KB (IP2), Kepala Puskesmas (IP3), dan Kader KB (IP4). Analisa data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDM PLKB cukup mendukung melalui edukasi dan koordinasi lintas sektor, meskipun masih menghadapi tantangan budaya dan agama. Reward bagi PLKB belum terstruktur akibat keterbatasan anggaran, meskipun apresiasi seperti refreshing tahunan diberikan. Aksesibilitas alat kontrasepsi sangat baik, namun pemahaman masyarakat masih menjadi kendala yang diatasi melalui penyuluhan. Media digital dan cetak digunakan untuk sosialisasi, dengan pendekatan visual yang lebih interaktif.
Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Remaja Tingkat SMA Di Wilayah Kerja Puskesmas Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Mhd. Rizki Triwijaya; Syafrani; Endang Purnawati Rahayu; Kiswanto; Herniwanti
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i2.4841

Abstract

Diwilayah kerja Puskesmas Inuman terdapat 162 orang terdeteksi penyakit diabetes melitus dan 143 orang terjadi pada usia produktif, 18 orang terjadi pada usia lansia, serta 1 orang terjadi pada remaja. Pada bulan Januari-Februari 2023, terdapat 5 kasus baru penderita diabetes melitus dan 1 orang diantaranya terjadi pada usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko diabetes melitus pada remaja tingkat SMA di wilayah kerja Puskesmas Inuman Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2023. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja tingkat SMA yang ada diwilayah kerja Puskesmas Inuman dan sampel sebanyak 216 orang dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil penelitian terdapat satu variabel yang berhubungan jenis kelamin (p=0,022 OR:3,919), dan enam variabel tidak berhubungan yaitu genetik (p=0,235 OR:1,115), obesitas (p=0,270, OR:2,309), aktivitas fisik (p=0,547 OR:1,421), merokok (p=0,059, OR:2,750), konsumsi gula (p=0,146, OR:0,348), umur (p=0,394, OR:0,782), terhadap faktor risiko diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Inuman Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2023. Kesimpulan pada penelitian ini variabel jenis kelamin merupakan variabel paling dominan diantara 9 variabel lainnya. Diharapakan pihak Puskesmas Inuman untuk melakukan kegiatan penyuluhan secara berkala kepada para remaja tingkat SMA melalui program PTM mengenai diabetes melitus.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN METODE 3R DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBUSAI Arti, Eliyah Dwi Setyo; Herniwanti, Herniwanti; Rahayu, Endang Purnawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26479

Abstract

Pengelolaan sampah dapat dikatakan terpadu apabila dilakukan pengelolaan mulai pada sumber sampah, pewadahan sampah yang tepat, serta pengumpulan, pemindahan, dan pengangkutan yang baik hingga sampah dibuang di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Pengelolaan sampah terpadu, dapat dimulai dengan menangani sampah disumber melalui sistem 3R atau Reduce, Reuse, Recycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode 3R di Wilayah Kerja Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional yang dilakukan pada bulan Januari-Februari 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga di wilayah kerja Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu berjumlah 11.966 orang. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling yaitu sebanyak 96 responden. Analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini yaitu secara bivariat ada hubungan sikap (p=0,018), sarana prasarana (p=0,000) dan perangkat desa (p=0,000) dengan pengelolaan sampah metode 3R. Secara multivariat, sikap berhubungan terhadap pengelolaan sampah rumah tangga dengan Metode 3R (OR: 12,885; CI 95%: 1,244-133,463). Perangkat desa berhubungan negatif terhadap pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode 3R (OR: 0,005; CI 95%: 0,000-0,046). Variabel confonding dalam penelitian ini yaitu sarana prasarana. Kesimpulan terdapat hubungan antara sikap, sarana prasarana dan perangkat desa terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dengan Metode 3R di Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Terdapat faktor dominan hubungan antara sikap dan perangkat desa terhadap Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dengan Metode 3R di Puskesmas Tambusai Kabupaten Rokan Hulu.
Hubungan Penerapan Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan Pada Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) PT X Di Kabupaten Indragiri Hilir Riau Romadiah, Ulil; Purnawati Rahayu, Endang; Herniwanti
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i4.32058

Abstract

K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dalam dunia industri merupakan faktor yang sangat penting dalam dunia industri saat ini. Bukan hanya monopoli dari industri manufaktur, tapi juga dalam industri kelapa sawit. Penerapan K3 di perusahaan di industri kelapa sawit masih rendah karena itu perlu diteliti mengenai hubungan penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas karyawan pada PT X”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di PT X. Desain yang digunakan adalah penelitian cross-sectional. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Agustus 2024. Penelitian dilakukan di PT X Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Di Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Jumlah responden penelitian sebanyak 177 orang. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Untuk penelitian ini akan menggunakan analisis chi square Keselamatan Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,000. Kesehatan Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,002. Motivasi Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,002. Kompensasi Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,001. Kemampuan Kerja memiliki hubungan dengan Produktivitas Kerja dengan p value 0,001. Saran penelitian ini adalah penelitian ini dapat sebagai bahan masukan yang dapat berguna untuk mempertahankan dan meningkatkan perhatian perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja karyawan di PT X dan saran memberi reward kepada pekerja yang senantiasa patuh terhadap K3 di tempat kerja.
Determinants of Health Workers' Performance in Tackling Rubella KLB in Kuantan Singingi District Citra Iskandar; Hetty Ismainar; Kiswanto; Endang Purnawati Rahayu; Yesica Devis; Musfardi Rustam
Viva Medika Vol 17 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i3.1614

Abstract

Health workers play a key role in handling outbreaks, with performance influenced by factors such as ability, discipline, experience, perception, motivation, leadership support, and appreciation. Despite efforts, basic immunization coverage in recent years has not met the national target of 95%, underscoring the need for optimal health worker performance to achieve coverage goals, control rubella outbreaks, and protect vulnerable groups. This study, conducted at Sentajo and Perhentian Luas Health Centers from January to May 2024, analyzed factors affecting health worker performance in managing rubella outbreaks using a sample of 85 respondents and multivariate regression analysis. The findings indicated that awards (r = 0.377, P = 0.000), motivation (r = 0.336, P = 0.002), ability (r = 0.345, P = 0.000), and work experience (r = 0.302, P = 0.005) significantly influenced performance, with awards having the strongest impact. Conversely, leadership support, discipline, and perception had no significant effect on performance. Based on these results, the Kuantan Singingi District Health Office is advised to implement effective reward policies, such as performance bonuses and certificates of achievement, to boost health worker motivation and performance in handling rubella outbreaks. Enhancing health worker skills and rewarding good performance at the health centers can also help improve immunization rates and community protection against rubella. This approach could serve as a model for other health institutions aiming to increase immunization coverage and disease prevention efforts.
Kajian Kesiapan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Bagan Punak Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau Sari, Rina Gustina; Gustina, Tin; Rahayu, Endang Purnawati; Herniwanti, Herniwanti; Hamid, Abdurrahman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 14 No 4 (2022): JIKM Vol. 14, Edisi 4, November 2022
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v14i4.347

Abstract

Abstrak Latar Belakang :. Dalam penerapan Keselamatan Kesehatan dan Kerja (K3), dibutuhkan beberapa faktor yang perlu dipenuhi seperti unsur internal dan eksternal penerapan K3. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis kesiapan penerapan K3 di Puskesmas Bagan Punak Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Informan utama dalam penelitian ini sebanyak tiga orang yang terdiri dari Kepala Puskesmas, Dokter penanggung jawab terhadap K3 dan Pegawai Puskesmas, sedangkan informan pendukung sebanyak dua orang yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan dan Penanggung Jawab Program K3. Analisis kesiapan penerapan K3 di Puskesmas Bagan Punak ditinjau dari aspek internal dan eksternal. Hasil: Kendala internal berupa belum adanya sumber daya kesehatan yang berlatar belakang pendidikan K3, tidak adanya rancangan dana untuk penerapan K3, kurangnya ketersediaan peralatan yang sesuai dengan peraturan pemerintah, serta kurangnya tenaga kesehatan dalam memahami buku pedoman yang telah dirancang. Kendala di eksternalnya adalah belum diterapkannya kebijakan yang harus diikuti dan kurangnya monitoring dari pihak dinas kesehatan ke puskesmas setelah dilaksanakan pelatihan untuk tenaga Kesehatan di puskesmas khususnya kepada petugas penanggung jawab K3. Kesimpulan: Disarankan kepada Puskesmas Bagan Punak adalah mengusulkan tenaga yang akan menjadi penanggung jawab K3 dan dibentuknya Tim K3 di Fasyankes, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, menambah ketersediaan alat K3, dan menetapkan kebijakan penerapan K3 di puskesmas. Study of The Readiness Assessment For Occupational Health and Safety Implementation at Bagan Punak Health Center Rohil District Riau Province Abstract Background: In the implementation of Occupational Safety and Health (K3), several factors are needed that need to be fulfilled, such as the internal and external elements of the application of K3. The purpose of this study was to analyze the readiness for the application of K3 at the Bagan Punak Health Center, Bangko District, Rokan Hilir Regency, Riau Province. Methods: This study uses qualitative methods through in-depth interviews, observation and document review. The main informants in this study were three people consisting of the Head of the Health Center, the Doctor in charge of K3 and Health Center employees, while the supporting informants were two people consisting of the Head of the Health Service and the Person in Charge of the K3 Program. Analysis of readiness for the application of K3 at the Bagan Punak Health Center in terms of internal and external aspects. Result: Internal constraints in the form of the absence of health resources with an OHS educational background, the absence of a design fund for the implementation of K3, the lack of availability of equipment in accordance with government regulations, and the lack of health workers in understanding the designed guidebook. Meanwhile, the external constraints are that the policies that must be followed have not been implemented and the lack of monitoring from the health office to the puskesmas after training for health workers at the puskesmas, especially the officers in charge of K3. Conclusion: Suggested to the Bagan Punak Health Center are proposing personnel who will be in charge of K3 and the formation of an K3 Team at the Health Facilities, coordinating with the Health Office, increasing the availability of K3 equipment, and establishing policies for implementing K3 at the puskesmas.
NURSES PRACTICES IN SEGREGATING SOLID HAZARDOUS MEDICAL WASTE Furqon, Al; Dewi, Oktavia; Herniwanti, Herniwanti; Devis, Yesica; Rahayu, Endang Purnawati; Trismon, Ignatius
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.2445

Abstract

Limbah B3 medis padat dari rumah sakit berpotensi membahayakan kesehatan dan lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku perawat dalam pemilahan limbah B3 medis padat. Sampel berjumlah 136 diambil dengan teknik proportional sampling, dan data dianalisis menggunakan multiple logistic regression model prediksi dengan tujuan untuk mendapatkan model yang paling baik (fit) yang dapat menggambarkan hubungan variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara sarana dan fasilitas (p=0,003), peran kepala ruangan (p=0,015), ketersediaan informasi (p=0,032), sikap (p=0,045) dan supervisi (p=0,046) dengan perilaku perawat dalam pemilahan limbah B3 medis padat. Variabel paling dominan adalah sarana dan fasilitas (POR=3,463). Manajemen rumah sakit disarankan untuk melengkapi setiap ruang rawat inap dengan fasilitas pemilahan limbah yang sesuai standar (kantong plastik berwarna, safety box), Menarik wadah limbah non-standar dan menggantinya dengan yang sesuai regulasi limbah B3 medis, menyediakan buku saku dan pelatihan rutin tentang limbah B3 medis, serta meningkatkan sosialisasi dan monitoring SOP pemilahan limbah kepada perawat secara berkala. Manajemen limbah B3 padat yang baik di rumah sakit mencegah penularan penyakit, melindungi tenaga kesehatan, menjaga lingkungan, memastikan kepatuhan regulasi, meningkatkan efisiensi, dan membangun kepercayaan masyarakat.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sebagai Strategi Peningkatan Sanitasi Lingkungan di Wilayah Pesisir Rahayu, Endang Purnawati; Budijono, Budijono; Suandy, Indra
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.587-594

Abstract

The implementation of clean and healthy living behaviors is still relatively low in coastal areas due to a lack of understanding and knowledge among the community about the importance of clean and healthy living behaviors and environmental sanitation conditions. The lack of adequate sanitation facilities will have a direct impact on the risk of environment-based diseases and reduce the quality of life of coastal communities. Therefore, this community service activity aims to provide education and guidance on clean and healthy living behaviors as an initial and strategic step in improving environmental sanitation in coastal areas. The community service method involves counseling and discussions with village officials and the community of Pasiran Village, Bantan District, Bengkalis Regency, and analysis using pre-test and post-test methods to measure the success of this community service activity. The results of the community service activity showed an increase in the understanding and knowledge of coastal communities regarding clean and healthy living behaviors. The pre-test and post-test results indicated an increase in knowledge from 65% to 90%, representing a 25% improvement. Additionally, this activity provided an overview of the environmental sanitation conditions in coastal areas, thereby benefiting the enhancement of coastal communities' knowledge about clean and healthy living behaviors. Furthermore, support from health centers through community health workers is needed to consistently provide information.
Co-Authors . Zulfan Abidin, Aldiga Rienarti Ade Idra Suhara Agus Alamsyah Ahmad Satria Efendi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Rienarti Abidin Alhidayati, Alhidayati Alhidayati, Alhidayati Alni Diniati Alni Diniati, Alni Anwar, Afridayani Arti, Eliyah Dwi Setyo Asrawi, Asrawi Asril Asril Asril Asril Asril Budi Hartono Budijono, Budijono Citra Iskandar Danil Sahputra Dedi Afandi Devi Purnama Sari Devis, Yesica Diah Tantri Kusumaningtiyas Dimas Pangestu Edigan, Firman Estri Kartika Fitriani Fitriani Fluorina Oryza Muslim Furqon, Al Gustina, Tin Hamid, Abdurrahman Hanim, Tentri Rapida Harnani, Yaessi Harnani, Yessy Herlina Susmaneli Herniwanti Herniwanti Hetty Ismainar Huda Nuri Suraya, Huda Nuri Jehan Al Habib Murvi Jepisah, Doni Kamali Zaman Kamali Zaman Kiki Fitriza Milda Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Leonita, Emy Lita, Lita Maharani, Riri MAHFHIROH, INTAN Mailinda, Desi Makomulamin Makomulamin, Makomulamin Marzuki, Nurhidayati Masribut Masribut Mega Ratu Meidia Wahyuni Mhd. Rizki Triwijaya Mitra Mitra Mitra Mitra Muhamadiah Muhamadiah Ningsi Aprianti Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Novita Rani Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Pradani, Syakila Putri, Rossa Anugerah Putri, Sentya Rahayu Aishakina Ramadho, Ari Rizky Rani, Novita Rany, Novita Rasyid, Zulmelia Raviola Raviola renaldi, reno Riri Maharani Riri Maharani Rizki Putri Utami ROBY KURNIAWAN Romadiah, Ulil Rustam, Musfardi Safrina, Dince Santoso Santoso Santoso Santoso Santoso Santoso SANTOSO SANTOSO Santoso, Santoso Sari, Rina Gustina Septi Sholehawati Silfia, Meta Silfiani, Adawiyah Sitohang, Nelson Sri Wahyuni Suandy, Indra Sukendi Sukendi Susmeneli, Herlina Sutomo, Sumengan Syafrani Syukaisih Syukaisih, Syukaisih Tampubolon, Harlen Tjipto Suwandi Trismon, Ignatius Welly Sando Widagdo, Fatoni Widodo Widodo Winda Kristanti, Winda winda septiani Yaldy, Defri Yen Purwawinata Mohan Yenni Ekawati Yessi Harnani Yose Rizal Yuli Devila Yunita, Jasrida Yusmaini, Yusmaini Zainal Abidin Zaman, Kamali Zaman, M. Kamali Zulfan Saam Zulfatmawati, Sri Zulmeliza Rasyid