p-Index From 2021 - 2026
6.491
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengawasan Tempat Pengelolahan Makanan Pada Pelabuhan Sungai Duku Di Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pekanbaru: Supervision of Food Processing Places at Duku Port River in the Work Area of Pekanbaru Class II Port Health Office Mailinda, Desi; Purnawati Rahayu, Endang; Abidin, Zainal
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.023 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.744

Abstract

Pelabuhan Sungai Duku Kota Pekanbaru merupakan tempat pelayanan penyerbangan kapal domestik serta tempat bongkar muat barang memungkinkan banyak orang saling berinteraksi, hal ini merupakan ancaman global terhadap kesehatan Masyarakat. Menurut Permenkes Nomor 36 Tahun 2009 mengenai kesehatan yang dibutuhkan pemantapan dan peningkatan dalam kegiatan kesehatan yang berhubungan dengan upaya tersebut dapat berhasil guna dan bermanfaat khusus bagi masyarakat. Hal ini juga suatu upaya agar masyarakat aman dari penyebaran makanan dan minuman yang tidak memenuhi persyaratan mutu salah satu program. Tujuan program ini untuk mewujudkan wilayah pelabuhan bersih, nyaman dan sehat untuk komunitas pekerja serta masyarakat pelabuhan. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana Upaya Strategi Program Pengembangan Tempat Pengelolaan Makanan Pada Pelabuhan Sungai Duku di Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pekanbaru Tahun 2020, Tujuan Umum penelitian ini yaitu Merumuskan program pengembangan tempat pengelolaan makanan pada pelabuhan sungai duku di wilayah kerja kantor kesehatan pelabuhan kelas II pekanbaru tahun 2020, dan tujuan khusus penelitian ini adalah identifikasi kekuatan dan kelemahan internal organisasi dan identifikasi peluang dan ancaman eksternal organisasi, perencanaan strategi-strategi alternatif dan pemilihan strategi untuk mencapai tujuan pengawasan tempat pengelolaan makanan di pelabuhan sungai duku. Penelitian ini menggunakan jenis rancangan penelitian kualitatif research melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Pendekataan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah eksploratif. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei – September 2020 di Pelabuhan Sungai Duku Kota Pekanbaru Provinsi Riau dan lingkungan sekitar, subjek penelitian ini berjumlah 6 informan. Hasil penelitian ini diperoleh setelah dilakukan proses observasi langsung dan melakukaan wawancara serta dilanjutkan dengan telaah dokumen dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.Disarankan untuk ke pada pihak pengelola pelabuhan, Koordinator wilker sungai duku ( KKP Kelas II Pekanbaru ) dan otoritas pelabuhan serta instansi terkait yang ada di pelabuhan segera melakukan pembenahan sehingaa kegiatan ini bisa terlaksana   Duku River Port in Pekanbaru City is a place of service for domestic ships as well as a place for unloading goods that allows many people to interact with each other, this is a global threat to public health. This is also an effort to keep the community safe from the distribution of food and beverages that do not meet the quality requirements of one of the programs carried out by the Pekanbaru Class II Port Health Office. The general objective of this research is the Program to formulate the development of food management places at the river duku port in the work area of ​​the Port Health Office. class II Pekanbaru in 2020. This study uses a qualitative research design through in-depth interviews, observation and document review. The approach used in this research is exploratory. This research was conducted in May–September 2020 at the Duku River Port, Pekanbaru City, Riau Province and the surrounding environment, the subject of this study found 6 informants. The results of this study were obtained after the process of direct observation and conducting interviews and continued with a document review by utilizing all strengths to seize and take advantage of opportunities as much as possible. It is recommended to the port management, the coordinator of the Sungai Duku wilker (Port Health Office Class II Pekanbaru) and the port authorities and related agencies at the port to immediately make improvements so that this activity can be carried out.
The Implementation of the Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Eradication Program Putri, Rossa Anugerah; Herniwanti, Herniwanti; Abidin, Aldiga Rienarti; Rahayu, Endang Purnawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2024.15.1.132-148

Abstract

Billions of people living in wet tropical climates are at risk of suffering from Dengue Hemorrhagic Fever. In 2019, until mid-December throughout Indonesia, there were 71,668 people with dengue fever, and 641 of them died. Indragiri Hulu Regency is an area with a wet tropical climate and it becomes an endemic area Rengat District. This study aims to analyze of the implementation of the Dengue Hemorrhagic Fever eradication program. The type of research is analytical qualitative with case study design. The research informant technique used purposive sampling with 11 people. From the results of research and observations, it is shown that human resources are limited in facilities, not enough infrastructure is available, funds are still limited, from fogging carried out when cases occur, Eradication of Mosquito Nests. Dengue Hemorrhagic Fever is still not actively carried out by the community, abate powder is not evenly distributed to the community, Counseling that is still interested in carrying out Eradication of Mosquito Nests for Dengue Hemorrhagic Fever. Minimally carried out and public awareness about the condition of the environment around the community which is still not clean, causing the development of dengue mosquito larvae. It can be concluded that the Dengue Hemorrhagic Fever eradication program at the Sipayung Health Center still needs to be improved. It is expected to make program innovations to increase public interest in carrying out Eradication of Mosquito Nests for Dengue Hemorrhagic Fever.
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN MELALUI MEDIA DIGITAL WEBSITE TERHADAP PERILAKU KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS LABOY JAYA BANGKINANG TAHUN 2024 Suraya, Huda Nuri; Harnani, Yaessi; Rani, Novita; Rahayu, Endang Purnawati; Jepisah, Doni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.34098

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang masih menjadi penyebab tingginya angka kematian di dunia. Kondisi dimana pembuluh darah terjadi peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Berdasarkan Data Profil Puskesmas Gajah Mada Kabupaten Indragiri Hilir (2022) menunjukkan bahwa proporsi penderita hipertensi tertinggi berada di UPT Puskesmas Laboy Jaya sebanyak 46 kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik responden pasien hipertensi, dan efektivitas sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan melalui media digital website terhadap pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dalam kepatuhan minum obat di UPT Puskesmas Laboy Jaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment dengan menggunakan rancangan one group desaign tipe pretest-postest. Lokasi penelitian di UPT Puskesmas Laboy Jaya. Waktu penelitian bulan Juni-Juli 2024. Sampel penelitian sebanyak 89 pasien tidak patuh konsumsi obat hipertensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian karakteristik besar responden dengan jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 61 (68,5%) responden. Pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga terbukti efektif terhadap promosi kesehatan melalui media digital website terhadap kepatuhan minum obat, dengan hasil sebelum dan sesudah dilakukan intervensi melalui media digital website dengan p value 0,000 (p value <0,05). Diharapkan Kepada Pihak Puskesmas bisa menjalin advokasi dengan dinas kesehatan untuk dapat menggunakan media website sebagai salah satu metode edukasi untuk memberikan informasi mengenai hipertensi dan kepatuhan minum obat kepada pasien serta social support kepada pasien hipertensi.
PENGARUH KONDISI FISIK RUMAH DAN PERILAKU KELUARGA DENGAN PENYAKIT NASOFARANGITIS AKUT(COMMOND COLD) PADA BALITA DI DESA SIABU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SALO KABUPATEN KAMPAR MAHFHIROH, INTAN; Leonita, Emy; Herniwanti, Herniwanti; Rahayu, Endang Purnawati; Alamsyah, Agus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35169

Abstract

Kepuasan pasien salah satu masalah utama di rumah sakit. Salah satunya sering tertuju pada pelayanan gizi. Angka kunjungan pasien di RS Awal Bros Panam meningkat dalam tiga tahun terakhir. Hal ini mungkin karena dampak positif kepuasan pasien terhadap pelayanan gizi. Namun disisi lain tiga indikator kualitas layanan gizi yaitu ketepatan waktu, jumlah komplen pasien, kekurangan porsi dan jumlah makanan pasien masih belum mencapai target capaian 100%. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan kepuasan pasien dengan mutu pelayanan gizi rumah sakit. Metode penelitian kuantitatif menggunakan desain studi cross-sectional dimulai pada Maret 2024, sampel dari 212 pasien rawat inap menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa data menggunakan uji univariat, bivariat (Chi-square) dan multivariat (regresi logistik ganda). Menurut hasil uji multivariat regresi logistik ganda, proporsi kepuasan pasien di RS Awal Bros Panam Pekanbaru adalah 59,4%. Variabel ketepatan waktu menunjukkan hubungan yang signifikan OR 2,314 (CI = 1,128-4,748) artinya ketepatan waktu mempunyai peluang 2 kali lebih besar terhadap kepuasan pasien dan dikendalikan oleh variabel cita rasa makanan. Kesimpulannya adalah variabel yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien adalah ketepatan waktu yang berasosiasi dengan variabel cita rasa makanan. Untuk lima variabel lainnya tidak ada hubungan yang signifikan. Upaya untuk meningkatkan kepuasan pasien terhadap layanan gizi meliputi pemantauan dan evaluasi beban kerja tenaga ahli gizi, pengkajian multidisipliner perjanjian kerja sama pihak ketiga sebagai penyedia makanan untuk meningkatkan kualitas penyajian makanan, terutama dengan memperbaiki waktu pengantaran dan penjemputan makanan, perubahan cita rasa yang dapat meningkatkan selera makan sehingga pasien makan dengan baik.
Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Sialang Rindang, Puskesmas Tambusai, Rokan Hulu Arti, Eliyah Dwi Setyo; Rahayu, Endang Purnawati; Hanim, Tentri Rapida
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v4i3.2763

Abstract

Purpose: This community service is conducted with the aim of increasing community understanding, which will build perceptions and take positive action in managing household waste. Methodology/approach: Community service activities were conducted in Sialang Rindang Village, the working area of the Tambusai Health Center, Rokan Hulu Regency, from November 27 to December 14, 2023. The stages of implementing community service activities began with a pre-test to measure participants' abilities and understanding of household waste management. Subsequently, several interventions were conducted, including outreach, aimed at increasing public understanding and awareness. At the end of the program, a post-test was conducted to determine the level of success in implementing community services. Results/findings: Community service activities begin by deepening the information/evidence base on waste management problems and coordinating community service plans. The results of the field study showed that household waste management only involves the accumulation and burning of waste. Based on the initial information, verification efforts were carried out for further service in the form of counseling/socialization on household waste management for housewives whose activities were focused on the Integrated Healthcare Center. Another service effort is community empowerment through (STBM) cadres to realize community independence in managing household waste. To foster public interest and awareness, a trigger is needed for the community so that waste management efforts can produce products, and waste management assistance is carried out using the 3R method. The waste produced can be managed well and produces products of economic value. Contribution: This research contributes to the literature in the form of attitude change based on an in-depth understanding. This effort allows for attitudes and actions based on continuous understanding. Limitations: The limitations of this service in ongoing monitoring and evaluation are not carried out directly by researchers but by health services.
Sosialisasi Tentang Alat Pelindung Diri kepada Pekerja Proses Pengolahan Minyak Kelapa Sawit PT. PAA Asrawi, Asrawi; Rahayu, Endang Purnawati; Tampubolon, Harlen
Jurnal Abdimas Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jamu.v3i1.2981

Abstract

Purpose: This community service is carried out with the aim of increasing workers' knowledge about personal protective equipment and increasing awareness about the use of personal protective equipment so that it can protect workers from work accidents. Community service activities are carried out at PT. PAA Bengkalis Regency from 27 November to 14 December 2023. Methodology: The stages of implementing community service activities begin with a pretest, to measure the participants' abilities and understanding. about knowledge of personal protective equipment (APD). Furthermore, several interventions were carried out, including outreach aimed at increasing workers' understanding and awareness about PPE. At the end of the program, a post test is carried out to determine the level of success in implementing service to workers. Results: The results of the evaluation of the implementation of community service activities through pre-test and post-test show an increase in workers' understanding and concern for personal protective equipment (PPE). Limitation: The limitations of this service are ongoing monitoring and evaluation which is not carried out directly by researchers, but by HSE officers. Contribution: in this research is in the form of attitude change based on in-depth understanding. so that this effort allows attitudes and actions based on understanding to continuously. The limitations of this service are ongoing monitoring and evaluation which is not carried out directly by researchers, but by HSE officers.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Pekerja Las Proyek Pembangunan Gudang Limbah B3 Cabang Dumai Silfiani, Adawiyah; Santoso, Santoso; Herniwanti, Herniwanti; Rahayu, Endang Purnawati; Zaman, Kamali
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18249

Abstract

Pengelasan adalah suatu pekerjaan yang sering digunakan dalam kontruksi dan industri. Pengelasan merupakan salah satu proses yang berpotensi besar atau berisiko tinggi terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Berdasarkan survei pendahuluan, peneliti mengamati langsung pekerja las tidak menggunakan alat pelindung diri seperti masker, dan sarung tangan sebagai upaya pencegahannya dengan alasan pekerja merasa gerah dan kurang nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja las proyek pembangunan gudang limbah B3 cabang Dumai.. Metode penelitian ini bersifat analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel adalah 47 orang dengan teknik total sampling. Analisis data dengan menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara umur pvalue = 0,008 dan OR= 6,500, pendidikan pvalue = 0,034 dan OR= 4,411, lama kerja pvalue = 0,028 dan OR= 4.667, pengetahuan pvalue = 0,045 dan OR= 4,278, sikap pvalue = 0,003 dan OR= 8,171, dan pengawasan pvalue = 0,002 dan OR= 8,571. Dari analisis multivariat, variabel yang mempunyai hubungan bermakna dengan kepatuhan penggunaan APD adalah pengawasan. Sedangkan variabel lama kerja, pengetahuan, umur, pendidikan, ketersediaan APD, sikap, sebagai variabel counfounding. Penelti menyarankan agar perusahaan meningkatkan pengawasan dan kedisiplinan dengan kebijakan yang lebih tegas dengan memberikan sanksi tanpa toeransi kepada pekerja, lebih sering mengadakan pelatihan tentang fungsi dan kegunaan APD, menjelaskan bahwa prinsip utama dari APD ialah memberi perlindungan bagi para pekerja.
ANALISIS KETERLAMBATAN PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TELUK KUANTAN TAHUN 2023 Zulfatmawati, Sri; Rasyid, Zulmelia; Lita, Lita; Rahayu, Endang Purnawati; Ismainar, Hetty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38916

Abstract

Rata-rata waktu keterlambatan penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Kuantan adalah 10,7 menit dari waktu Standar Pelayanan Minimal. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit bahwa waktu yang tepat untuk penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan adalah ≤ 10 menit. Ketepatan waktu dalam penyediaan rekam medis merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menunjang pelayanan yang baik untuk pasien, namun beberapa hal membuat penyediaan rekam medis menjadi terlambat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlambatan penyediaan rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Teluk Kuantan Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi kasus untuk menganalisis keterlambatan dalam penyediaan rekam medis dari faktor Sumber Daya Manusia (SDM), faktor Sarana dan Prasarana, faktor Standar Operasional Prosedur dan Faktor Sistem Pengelolaan Rekam Medis.Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, telaah dokumen dan wawancara kepada 6 orang Informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan petugas rekam medis RSUD Teluk Kuantan sudah sesuai dengan kebutuhan Rumah Sakit Tipe C, tetapi jumlah tenaga kerja rekam medis masih kurang sehingga menyebabkan beban kerja petugas menjadi tinggi, Sarana dan Prasarana pendukung dalam kegiatan pelayanan rekam medis yang masih kurang, penggunaan SIMRS yang belum optimal sehingga menyebabkan terhambatnya kegiatan pelayanan, Pelaksanaan kegiatan penyediaan dokumen rekam medis yang belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Sistem Pengelolaan Rekam Medis yang belum ada.
IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO KARDIOVASKULAR BERDASARKAN SKOR KARDIOVASKULAR JAKARTA (JAKVAS) PADA PEKERJA PERUSAHAAN X TAHUN 2024 Silfia, Meta; Rahayu, Endang Purnawati; Dewi, Oktavia; Rany, Novita; Lita, Lita; Widodo, Widodo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43699

Abstract

Selain faktor tradisional seperti jenis kelamin, usia, merokok dan olahraga,  bekerja dalam shif dan penempatan kerja  juga diketahui meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular termasuk di industri migas. Terjadinya 5 kematian pekerja akibat sakit dengan dugaan penyakit jantung pada tahun 2021 membuat Perusahaan ini perlu mendapatkan gambaran risiko kardiovaskular pekerja mereka guna membuat kebijakan operational demi mencapai zero fatality kedepannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran estimasi risiko kardiovaskular pekerja perusahaan X dengan menggunakan Skor Kardiovaskular Jakarta pada tahun 2024. Penelitian ini bersifat kuantitatif analisis observasional dengan desain kuantitative deskriptive, dilakukan di Perusahaan X yang bergerak di industri migas di daerah Riau dengan menggunakan data sekunder dari hasil MCU pekerja tahun 2024 sebagai sumber data. Dengan pekerja yang tersebar pada 7 area, sample sejumlah 333 orang diambil secara proporsional dan random. Data dianalisis secara univariat and bivariat menggunakan Uji Chi Square. Karakteristik sampel menunjukkan hampir sebagian besar pekerja (49.2%) memiliki Skor Kardiovaskular Jakarta kategori rendah dikarenakan mayoritas pekerja tidak merokok (73,6%), memiliki tekanan darah normal (93,7%) dan tidak diabetes (92,8%) walaupun aktifitas olahraga masih ringan (56,2%) dan mayoritas sampel mengidap obesitas (62,5%). Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara shif (p value = 0,959) dan penempatan kerja (p value = 0,949) dengan Skor Kardiovaskular Jakarta.
The Effect of 5R Implementation on Prevention of Occupational Accidents at the Nutrition Installation of Arifin Achmad Hospital, Riau Province: The Effect of 5R Implementation on Prevention of Occupational Accidents at the Nutrition Installation of Arifin Achmad Hospital, Riau Province Pradani, Syakila; Endang Purnawati Rahayu; Ahmad Satria Efendi
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkg.v7i2.2394

Abstract

The results of research at the nutrition installation at Arifin Ahmad Regional Hospital, Riau Province in 2021, the implementation of 5R (concise, neat, clean, well cared for and diligent) has not run optimally, especially in the implementation of Neat, because dangers are still found such as slippery floors and items not being placed in the right place. resulting in the risk of work accidents. This research aims to see the effect of implementing 5R on preventing work-related accidents in the Nutrition Installation of Arifin Ahmad Hospital, Riau Province. This type of research is quantitative analytical observational, with a cross sectional design. The sampling technique was total sampling with a sample of 58 people. The results of the univariate analysis showed that the dominant 5R implementation had not been implemented, namely Neat implementation (69%). Implementation factors that have a relationship to work-related accidents based on bivariate analysis are 5R implementation, level of education and 5R knowledge. The results of the multivariate factors that have a dominant influence on work-related accidents in nutritional installations are that the level of education has a 5-fold risk of experiencing work-related accidents and the implementation of 5R has a 4-fold risk of experiencing work-related accidents. For this reason, efforts are needed to ensure that 5R implementation can be better, by creating SOPs, outreach, supervision during program implementation, and regular evaluations. The hope is that it can increase productivity and prevent work-related accidents at the Arifin Achmad Hospital Nutrition Installation, Riau Province, slippery floors and inappropriate placement of items. This creates a risk of work accidents.
Co-Authors . Zulfan Abidin, Aldiga Rienarti Ade Idra Suhara Agus Alamsyah Ahmad Satria Efendi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Rienarti Abidin Alhidayati, Alhidayati Alhidayati, Alhidayati Alni Diniati Alni Diniati, Alni Anwar, Afridayani Arti, Eliyah Dwi Setyo Asrawi, Asrawi Asril Asril Asril Asril Asril Budi Hartono Citra Iskandar Danil Sahputra Dedi Afandi Devi Purnama Sari Devis, Yesica Diah Tantri Kusumaningtiyas Dimas Pangestu Edigan, Firman Estri Kartika Fitriani Fitriani Fluorina Oryza Muslim Gustina, Tin Hamid, Abdurrahman Hanim, Tentri Rapida Harnani, Yaessi Harnani, Yessy Herlina Susmaneli Herniwanti Herniwanti Hetty Ismainar Huda Nuri Suraya, Huda Nuri Jehan Al Habib Murvi Jepisah, Doni Kamali Zaman Kamali Zaman Kiki Fitriza Milda Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Kiswanto Leonita, Emy Lita, Lita Maharani, Riri MAHFHIROH, INTAN Mailinda, Desi Makomulamin Makomulamin, Makomulamin Marzuki, Nurhidayati Masribut Masribut Mega Ratu Meidia Wahyuni Mhd. Rizki Triwijaya Mitra Mitra Mitra Mitra Muhamadiah Muhamadiah Ningsi Aprianti Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nopriadi Novita Rani Oktavia Dewi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Pradani, Syakila Putri, Rossa Anugerah Putri, Sentya Rahayu Aishakina Ramadho, Ari Rizky Rani, Novita Rany, Novita Rasyid, Zulmelia Raviola Raviola renaldi, reno Riri Maharani Riri Maharani Rizki Putri Utami ROBY KURNIAWAN Romadiah, Ulil Rustam, Musfardi Safrina, Dince Santoso Santoso Santoso Santoso SANTOSO SANTOSO Santoso Santoso Santoso, Santoso Sari, Rina Gustina Septi Sholehawati Silfia, Meta Silfiani, Adawiyah Sitohang, Nelson Sri Wahyuni Sukendi Sukendi Susmeneli, Herlina Sutomo, Sumengan Syafrani Syukaisih Syukaisih, Syukaisih Tampubolon, Harlen Tjipto Suwandi Welly Sando Widagdo, Fatoni Widodo Widodo Winda Kristanti, Winda winda septiani Yaldy, Defri Yen Purwawinata Mohan Yenni Ekawati Yessi Harnani Yose Rizal Yuli Devila Yunita, Jasrida Yusmaini, Yusmaini Zainal Abidin Zaman, Kamali Zaman, M. Kamali Zulfan Saam Zulfatmawati, Sri Zulmeliza Rasyid