Claim Missing Document
Check
Articles

Formulasi dan Uji Stabilitas Sifat Fisik Sediaan Krim Ektsrak Daun Sirsak ( Annona muricata L) Fauziah Fauziah; Cut Haliza Aklima; Nurmalia Zakaria; Rinaldi Rinaldi; Azmalina Adriani
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i1.137

Abstract

Daun Sirsak merupakan tumbuhan sebagai salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan cepat didaerah tropis yang mengandung senyawa aktif sekunder seperti saponin, flavonoid, alkaloid, dan tannin. Bentuk sediaan farmasi yang banyak diminati adalah sediaan krim. Krim adalah cairan kental atau emulsi setengah padat baik bertipe minyak dalam air dan air dalam minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sediaan krim dari ekstrak metanol daun sirsak. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Farmasi Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh pada Bulan Januari sampai April 2022. Sampel yang digunakan adalah Formula krim dengan ekstrak metanol daun sirsak yaitu formula F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Evaluasi sediaan krim yang dilakukan adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, dan uji daya sebar. Hasil penelitian formulasi krim ini dari ekstrak metanol daun sirsak meliputi bentuk sediaan setengah padat dan berwarna hijau, sedikit kekuningan sampai coklat kehijauan, dengan aroma khas daun sirsak, homogen dan untuk pHnya berkisar antara 5-7 sediaan ini memiliki daya sebar 5.0- 7,0 cm. Dapat disimpulkan bahwa formulasi krim dari eksrtak metanol daun sirsak dengan formula krim yang baik selama penyimpanan 28 hari
Transformasi Siswa SMK Menjadi Ahli Kosmetik Alami melalui Pelatihan Pembuatan Serum Ekstrak Daun Teh Adriani, Azmalina; Safrina , Safrina; Rinaldi, Rinaldi; Safrina, Yuni Dewi; Suzanni, Mulia Aria; Zarwinda, Irma
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.16698

Abstract

Background: Pelatihan produksi serum ekstrak daun teh dilatarbelakangi oleh keamanan dan khasiat produk kosmetik alami yang akan mengalami peningkatan permintaan di pasar dan lebih jauh lagi fakta bahwa daum teh (Camellia sinensis) kaya akan polifenol dapat menjadi bahan fungsional yang dapat meningkatkan kesehatan kulit. Hal ini menjadi urgensi dalam rangka meningkatkan kesadaran dan ketrampilan masyarakat terutama gen Z dalam memanfaatkan herbal sebagai material dasar kosmetik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK Cut Meutia Banda Aceh menjadi ahli dalam kosmetik alami dalam pengembangan produk berbasis bahan herbal. Metode: Dilakukan melalui tiga tahapan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 24 peserta siswa SKM Cut Meutia Banda Aceh dengan pendekatan interaktif yang mencakup sosialisasi, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan kuesioner untuk menilai kepuasan serta pemahaman peserta. Pelatihan berlangsung di Laboratorium Farmasi Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh pada 6 Maret 2024, dengan dukungan dari 3 narasumber dan 3 instruktur. Hasil: 100% peserta merasa sangat puas dengan materi pelatihan, dan sebagian besar peserta menyatakan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mereka. Selain itu, pelatihan ini mendorong minat peserta untuk mengembangkan usaha kecil di bidang kosmetik alami, berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal melalui UMKM. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil memperkuat keterampilan praktis siswa serta mendorong inovasi berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Kulit Batang Madu (Mangifera indicaL) Terhadap Bakteri Escherichia coli Safrida, Yuni Dewi; Adriani, Azmalina; Trisnawati, Putri
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.149

Abstract

Tanaman mangga merupakan tanaman yang berpotensi sebagai obat herbal karena mengandung senyawa metabolit sekunder. Kulit batang mangga memiliki kandungan alkaloid dan flavonoid tinggi yang bersifat sebagai antibakteri. Penelitian uji daya hambat ekstrak etanol kulit batang mangga madu (Mangifera indica L) terhadap bakteri Escherichia coli bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya hambat ekstrak etanol kulit batang mangga madu terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode difusi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulit batang mangga madu yang diperoleh dari desa Lhok Sari diambil secara purposive sampling dengan kriteria bagian batang dan cabang pohon mangga. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium AKAFARMA pada tanggal 22 juni s/d 30 juni 2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol kulit batang mangga madu pada konsentrasi terkecil yaitu 25%, 50%, dan 75% tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 0 mm dan pada konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 10 mm. Kesimpulan yang dapat diambil dari percobaan ini adalah bahwa ekstrak kulit batang mangga madu pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 0 mm sedangkan pada konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 10 mm dengan kategori sedang.
Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Hardiana, Hardiana; Safrida, Yuni Dewi; Adriani, Azmalina; Azkia, Hanin
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.152

Abstract

ABSTRAK Tapak dara (Catharanthus roseus) merupakan tanaman yang berpotensi sebagai obat tradisional.Tanaman ini tumbuh liar maupun dibudidayakan sebagai tanaman hias. Tanaman tapak dara mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, dan flavonoid yang berfungsi sebagai antimikroba, dan antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diameter zona hambat dari ekstrak etanol daun Tapak dara (Catharanthus roseus) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan konsentrasi ekstrak 60%, 70%, 80%, 90%. Metode yag digunakan yaitu eksperimental secara difusi disk. Hasil penelitian yang didapatkan terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli pada konsentarsi berturut-turut yaitu 60%, 70%, 80%,90% diperoleh zona hambat rata-rata 13,3 mm, 18,6 mm, 20,6 mm, dan 22,6. Berdasarkan hasil, maka dapat disimpulkan bahwa ekstark etanol daun tapak dara mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang ditandai dengan adanya zona bening di sekitar Paper disk. Kata Kunci :Daun tapak dara, difusi disk, daya hambat, Escherichia coli, ABSTRACT Tapak dara (Catharanthus roseus) is a plant that has the potential as a traditional medicine. This plant grows wild or is cultivated as an ornamental plant. Tapak dara plants contain secondary metabolite compounds such as alkaloids, saponins, tannins, triterpenoids, and flavonoids that function as antimicrobials and antiviruses. This study aims to determine the diameter of the inhibition zone of ethanol extract of Tapak dara leaves (Catharanthus roseus) on the growth of Escherichia coli bacteria with extract concentrations of 60%, 70%, 80%, 90%. The method used is experimental by disk diffusion. The results of the study obtained on the Growth of Escherichia coli Bacteria at consecutive concentrations of 60%, 70%, 80%, 90% obtained an average inhibition zone of 13.3 mm, 18.6 mm, 20.6 mm, and 22.6. Based on the results, it can be concluded that the ethanol extract of tapak dara leaves is able to inhibit the growth of Escherichia coli bacteria which is indicated by the presence of a clear zone around the Paper disk. Keywords: Tapak dara leaves, disk diffusion, inhibition, Escherichia coli
Formulasi Sabun Mandi Padat Transparan Dari Ekstrak Bunga Kamboja Putih (Plumeria alba L.) Adriani, Azmalina; Mardiana, Rosa; Mukhlisa, Ida; Wahyuna, Nadira Dina; Khairunnisa
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.153

Abstract

Sabun mandi dengan zat aktif ekstrak bunga kamboja putih (Plumeria alba L) dapat digunakan sebagai zat aktif dalam pembuatan sabun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menformulasikan sabun mandi padat transparan dari ekstrak bunga kamboja putih yang berfungsi untuk membersihkan tubuh dari kontaminasi bakteri, debu dan kotoran lainnya dan dapat melembabkan kulit. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksperimental dengan membuat 4 tipe sediaan sabun padat. Yang membedakan yaitu dasar sabun (Kontrol Negatif), sabun padat yang diformulasikan dengan ekstrak bunga kamboja putih pada konsentrasi 1,%, 3% dan 4,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga kamboja putih dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan sabun mandi padat transparan. Konsentrasi ekstrak bunga kamboja yang paling bagus dalam formulasi sediaan sabun mandi padat transparant adalah konsentrasi 4,5%, hal ini dibuktikan pada konsentrasi 4,5% sediaan sabun mandi padat transparant tetap stabil dan tidak tejadi perubahan warna, bau, bentuk dan pH dan tinggi busa yang stabil. Kata kunci: Bunga Kamboja Putih, Sabun Mandi Padat Transparant
Formulasi dan Karakterisasi Sabun Padat Transparan Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L) Rinaldi; Adriani, Azmalina; Aria Suzanni, Mulia; Elfariyanti
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.155

Abstract

Sabun padat transparan memiliki bentuknya yang menarik dengan aneka warna dan aroma. Sabun padat transparan memiliki busa lebih lembut, penampakan yang berkilau dan memiliki daya tahan yang lama. Sabun padat transparan dapat ditambahkan senyawa antioksidan, untuk memberi perlindungan terhadap kulit dari paparan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karaketerisasi sabun padat transparan ekstrak etanol daun Jambu biji (Psidium guajava L) pada konsentrasi ekstrak yang berbeda dan mengetahui sabun padat transparan memenuhi persyaratan uji. Penelitian ini bersifat eksperimental untuk memformulasikan ekstrak etanol daun jambu biji pada konsentrasi eksterak yang berbeda formula F1 (0,5%), F2 (1%), F3 (2%), F4 (4%), dan F5 (8%). Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 di Laboratorium AKAFARMA Banda Aceh. Daun jambu biji yang digunakan adalah daun jambu biji yang segar tidak layu, berwarna hijau; posisi daun nodus 3-5 dari pucuk. Daun diuji determinasi tanaman di BRIN. Sediaan sabun dari masing-masing formula diujikan secara organoleptis, pH, stabilitas busa, uji iritasi, Uji kelembaban dan uji hedonic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara organoleptis ke-lima formula berbentuk padat transparan berbau khas ekstrak daun jambu biji dengan warna coklat – hitam. Nilai pH berkisar pH 9,8 – 10,2. Stabilitas busa F1 (81,3%), F2 (77,8%) F3 (86,7%), F4 (86,3%) dan F5 (90,0%). Semua sabun (formula F1-F5) tidak mengiritasi, tingkat kelembaban berkisar antara 2,5% - 6%. Dari semua formula sabun, formula F1 (0,5%) lebih disukai responden karena sediaan yang dihasilkan berbentuk padat yang lebih transparan dan warna yang terang (coklat muda). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) dapat diformulasikan kedalam sediaan sabun padat trasparan. Kata kunci : Sabun Padat Transparan, daun jambu biji, Formulasi sabun
PENDIDIKAN UNTUK MASYARAKAT TENTANG BAHAYA PEWARNA MELALUI PUBLIKASI HASIL ANALISIS KUALITATIF PEWARNA SINTETIS DALAM SAUS Azmalina Adriani
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 20 No. 2 (2019): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v20i2.1085

Abstract

Keberhasilan dari konsep analisis kualitatif pewarna ini sangat ditentukan oleh proses penerapan ilmu dalam bidang analisis farmasi dan makanan, untuk diaplikasikan kepada masyarakat, dalam hal pewarna sintetis, yang merupakan pewarna yang diizinkan yang ditambahakan dalam produk pangan, Pewarna sintetis yang diizinkan seperti Tartrazine, Sunset yellow FCF, Ponceau 4R, Eritromisin, Brillint Blue FCF, Fast green FCF, Brown HT, dan pewarna sintetis yang tidak diizinkan seperti Rhodamin B dan Methanil Yellow. Pewarna sintetis pada makanan dapat mengakibatkan iritasi pada saluran pencernaan dan mengakibatkan gejala keracunan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kualitatif pewarna sintetis serta dapat membantu dalam pengawasan saus yang beredar di Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dan sampel dianalisis menggunakan metode kromatografi lapis tipis dengan menggunakan dua eluen yang berbeda yang dideteksi dengan lampu UV pada 254nm. Adapun yang menjadi hasil penelitian ini adalah satu sampel positif mengandung Rhodamin B sedangkan ketiga sampel mengandung Ponceau 4R
Karakterisasi Fisiologis Bakteri Asam Laktat Pada Tempe (Rhizopus oligosporus) Safrida, Yuni Dewi; Adriani, Azmalina; Hardiana; Safira, Rifa Risti
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v5i1.156

Abstract

Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan kelompok bakteri yang mampu melakukan proses fermentasi karbohidrat menjadi asam laktat dan telah digunakan sebagai kultur starter dalam fermentasi makanan karena mampu meningkatkan kualitas, lama masa simpan, keamanan, kandungan nutrisi serta rasa secara keseluruhan dari produk makanan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis bakteri asam laktat (BAL) pada tempe berdasarkan karakteristik fisiologisnya. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Akafarma Banda Aceh menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan uji biokimia yaitu uji katalase, uji motilitas, uji TSIA, dan uji pewarnaa gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga isolat bakteri asam laktat pada tempe yang berpotensi sebagai probiotik yang terdiri dari tiga genus bakteri yaitu Enterococcus, Micrococcus, dan Lactobacillus.
Studi Formulasi Sediaan Masker Gel Peel Off Dari Sari Wortel (Daucus carota L) dan Madu (Mel depuratum) Sebagai Antioksidan Rinaldi; Adriani, Azmalina; Andalia, Rizki; Afna, Zawatul
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v5i1.157

Abstract

Wortel (Daucus carota L.) diketahui memiliki senyawa aktif antioksidan, vitamin C, vitamin A, yang berpotensi dijadikan masker gel peel-off untuk melembabkan kulit. Madu memiliki kandungan vitamin B kompleks, vitamin C, asam amino dan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sediaan Masker gel peel of dari sari wortel (Daucus carota L.) dan madu (Mel depuratum) serta mengukur aktivitas antioksidannya. Maker gel peel off dalam penelitian ini dibuat sebanyak 3 (Tiga) formula dengan perbandingan persentase sari wortel dan madu masing-masingnya F1 (1:0,5); F2 (3:1,5); dan F3 (5:2,5) serta F0 sebagai pembanding. Parameter yang dievaluasi adalah uji orgnoleptis, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji waktu kering dan uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji organoleptis menunjukkan masker gel peel-off pada formula F1 bentuk semi padat (gel) berwarna pink pudar, dan berbau khas wortel, formula F2 dan F3 bentuk semipadat (gel), warna Pink, dan berbau khas wortel. Nilai pH semua formula adalah 7. Semua formula homogen. Hasil daya sebar masker gel peel-off berkisar antara 7,7 - 9,0 cm, memiliki waktu mengering 10-13 menit. Hasil uji antioksidan didapatkan berturut-turut sebesar 148,6
Penetapan Kadar Mineral Kalsium Air Nira Aren Kabupaten Aceh Besar Secara Kompleksometri Adriani, Azmalina; Andalia, Rizki; Hardiana; Mustafa, Irfan
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v5i1.160

Abstract

Air nira aren diketahui memiliki kandungan protein, mineral, dan vitamin. Berbagai mineral penting ditemukan dalam air nira aren seperti Kalium, Kalsium, Fosfor, Besi dan Natrium. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik dan kadar mineral Kalsium dalam air nira aren (Arenga piñata) daerah Seulimum Aceh Besar. Metode analisis kadar kalsium yang digunakan adalah secara titrasi kompleksometri dengan menggunakan larutan standar Etilen Diamin Tetra Asetat (EDTA). Parameter uji pada penelitian ini adalah uji organoleptik, uji pH, uji berat jenis, uji viskositas dan penetapan kadar kalsium. Hasil yang diperoleh dari penelitian uji organoleptik berbau khas alkohol, berasa manis keasaman dan berwarna putih susu. pH air nira aren yaitu 6,5, berat jenis (Bj) yaitu 1,0868 g/mL, viskositas atau kekentalan 5,799