This Author published in this journals
All Journal Prosiding Pendidikan Sains AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) AKSIOMA Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Jurnal Tadris Matematika Journal on Education Jurnal Pendidikan Edutama Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah Jurnal Educatio FKIP UNMA GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Berdaya Mandiri Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Eksponen TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesian Gender and Society Journal International Journal of Research in Education (IJRE) Indo-MathEdu Intellectuals Journal J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Innovative: Journal Of Social Science Research JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Pelita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kualita Pendidikan Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Mathematical Pedagogy (JOMP) Jurnal Lentera Edukasi Jurnal Tadris Matematika Gammath : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AKSIOMA

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI POKOK SEGIEMPAT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK SMP NEGERI KABUPATEN BLORA Utami, Rizky Esti Utami
AKSIOMA Vol 4, No 2/September (2013): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) manakah pembelajaran yang memberikan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, STAD, atau Konvensional. 2) manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik. 3) pada masing-masing kategori gaya belajar, manakah yang memberikan prestasi belajar yang lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, STAD atau konvensional. 4) pada masing-masing jenis model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, auditorial atau kinestetik. Penelitian ini termasuk eksperimental semu dengan desain faktorial 3×3 yang dilakukan di Kelas VII SMP di Kabupaten Blora semester II Tahun Pelajaran 2011/2012. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP di Kabupaten Blora tahun Pelajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified cluster random sampling. Pengumpulan datanya dilakukan melalui tes pilihan ganda dan angket gaya belajar siswa. Teknik analisis datanya menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, 1) pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw dan STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional 2) prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar visual lebih baik daripada prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial maupun kinestetik dan prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. 3) pada gaya belajar  visual, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw maupun STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional. 4) pada gaya belajar  auditorial, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw maupun STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional 5) pada gaya belajar  kinestetik, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw maupun STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional 6) pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial maupun kinestetik, dan prestasi belajar  peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar  peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. 7) ) pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD, prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial maupun kinestetik, dan prestasi belajar  peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar  peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. 8)  pada model pembelajaran konvensional, prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial maupun kinestetik, dan prestasi belajar  peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar  peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik Kata Kunci : Gaya Belajar, Prestasi Belajar, Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, STAD, Konvensional.
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI POKOK SEGIEMPAT DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK SMP NEGERI KABUPATEN BLORA Rizky Esti Utami Utami
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2/Septembe (2013): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v4i2/Septembe.550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) manakah pembelajaran yang memberikan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, STAD, atau Konvensional. 2) manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik. 3) pada masing-masing kategori gaya belajar, manakah yang memberikan prestasi belajar yang lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, STAD atau konvensional. 4) pada masing-masing jenis model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, auditorial atau kinestetik. Penelitian ini termasuk eksperimental semu dengan desain faktorial 3?âÔÇö3 yang dilakukan di Kelas VII SMP di Kabupaten Blora semester II Tahun Pelajaran 2011/2012. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP di Kabupaten Blora tahun Pelajaran 2011/2012. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified cluster random sampling. Pengumpulan datanya dilakukan melalui tes pilihan ganda dan angket gaya belajar siswa. Teknik analisis datanya menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, 1) pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw dan STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional 2) prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar visual lebih baik daripada prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial maupun kinestetik dan prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. 3) pada gaya belajar?é?á visual, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw maupun STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional. 4) pada gaya belajar?é?á auditorial, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw maupun STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional 5) pada gaya belajar?é?á kinestetik, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw memberikan prestasi belajar yang sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw maupun STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional 6) pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial maupun kinestetik, dan prestasi belajar?é?á peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar?é?á peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. 7) ) pada model pembelajaran kooperatif tipe STAD, prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial maupun kinestetik, dan prestasi belajar?é?á peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar?é?á peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. 8)?é?á pada model pembelajaran konvensional, prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik dibandingkan dengan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial maupun kinestetik, dan prestasi belajar?é?á peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar?é?á peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik Kata Kunci : Gaya Belajar, Prestasi Belajar, Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, STAD, Konvensional.
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI POKOK SEGIEMPATDITINJAU DARI GAYA BELAJAR PESERA DIDIK SMP NEGERI KABUPATEN BLORA Rizky Esti Utami
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2012): AKSIOMA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v3i2.2089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) manakah pembelajaran yang menberikan prestasi belajar lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, STAD, atau Konvensional. 2) manakah yang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, atau kinestetik. 3) pada masing-masing katagori gaya belajar, manakah yang memberikan prestasi belajar yang lebih baik antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, STAD atau konvensional. 4) pada masing-masing jenis model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya belajar visual, auditorial atau kinestatik.Kesimpulan dari penelitian ini adalah, 1) pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw  memberikan prestasi belajar sama baik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan STAD memberikan prestasi belajar yang lebih baik daripada pembelajaran konvensional. 2) prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar visual lebih baik daripada prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar auditorial maupun kinestetik, dan prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya  belajar auditorial sama baik dengan prestasi belajar peserta didik yang mempunyai gaya belajar kinestetik. Kata kunci : Gaya Belajar, Prestasi Belajar, Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, STAD, Konvensional.
Pengembangan Hypothetical Learning Trajectory kerucut menggunakan Realistic Mathematics Education berbantuan geogebra Amahsyah, Inaroh Ghoisani; Utami, Rizky Esti; Nursyahidah, Farida
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 16, No 1 (2025): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v16i1.22750

Abstract

Kerucut merupakan salah satu materi bangun ruang sisi lengkung yang penting untuk dikuasai siswa. Namun, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep geometri khususnya bangun ruang sisi lengkung kerucut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lintasan belajar yang dapat membantu siswa memahami konsep kerucut dengan menggunakan tradisi Popokan sebagai konteks dan GeoGebra sebagai media dalam proses pembelajaran di kelas VII SMP Negeri 38 Semarang. Pendekatan pembelajaran yang digunakan yaitu PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia). Penelitian ini menggunakan metode penelitian Design Research yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu preliminary design, design experiment, dan retrospective analysis. Hasil penelitian ini berupa desain lintasan belajar yang terdiri dari 4 aktivitas, yaitu: (1) mengamati video animasi konteks tradisi Popokan untuk mengenal bangun ruang kerucut, (2) menentukan rumus luas permukaan dengan jaring-jaring kerucut berbantuan GeoGebra, (3) menentukan rumus volume bangun ruang sisi lengkung dengan eksperimen menggunakan tabung, dan (4) menyelesaikan masalah kontekstual tentang luas permukaan dan volume kerucut. Melalui beberapa aktivitas yang telah didesain, diharapkan dapat membantu siswa memahami materi kerucut.Kata kunci: GeoGebra, Hypothetical Learning Trajectory, Kerucut, Popokan, RME
Co-Authors Achmad Buchori Afinda Azimatul Khusna Afrokhi Hasan Agnita Siska Pramasdyahsari, Agnita Siska Agung Handayanto Agung Handayanto Agustini, Ferina Ahsani, Farah Aulia Ali Shodiqin Amahsyah, Inaroh Ghoisani Amelia Okta Viyani Ami Ariyani Ami aryani ANGGRAENI, NURLAELA Anita Chandra Dewi Anton Sukarno, Anton Anton Sukarno,, Anton Arfilia Wijayanti Aries Tika Damayani Aries Tika Damayani Aries Tika Damayani, Aries Tika Arisul Ulumuddin Arum Diyastanti Aryo Andri Nugroho Aulia Putri Faradisa Aurora Nur Aini Aurora Nur Aini Ayuningsih, Ranti Azizah, Annis Nur Azkiyah, Aulia Bambang Agus Herlambang, Bambang Budiarti, Risma Christina Purwaningsih Christina Yulia Susilo Cici Ekawati Cindarwati, Ruri Deviansyah, Putri Dhian Endahwuri, Dhian Diana Rachmawati Dina Prasetyowati Dinar Ibrahima Djoko Purnomo Dwijyanti, Ida Ellyana, Rohmah Endang Wuryandini Eny Hartadiyati W.H, Eny Ervina Eka Subekti F.X. Didik Purwosetiyono Farida Nursyahidah Fine Reffiane Fitri Novitasari Frida Laksmita Dewi Ganis Suprihatini Gunarti Krisnaningsih Harjati, Yohanes Maria Vianey Trisunu HARYANTI, ENY Hellen Dita Natassya Heni Purwati Heni Purwati Ida Dwijayanti Ida Nurjannah Intan Indiati Irkham Ulil Albab Ismatul Khasanah Isna Sa'adati Isworo, Diantri Nurjati JOKO SUSANTO Kanti Kartika Sari Khasanah, Maratus Khoirun Nisak, Elifatul Asif Kresni Winanti Krisnaningsih, Gunarti Kristi Indriana Lestari, Titis Anggraeni Lilik Ariyanto Lukman Harun Maria Goretty Maya Rini Rubowo Meisy Rahma Putri Budiyanti Muhammad Rico Aulya Muhtarom Mulyaningsih, Dwi Munna, Nailul Nagari, Nindhita Puspa Nizaruddin Nizaruddin Noor Miyono Nurfitriana Rachman Nurina Happy NURUL HIDAYAH Nurusyifa, Annisa Itsnain Oktaviani, Ika Ayu Padmi Susilawati Pran Yudi Setiawan Prasetyawati, Dina Putri, Fara Prissilia Putri, Ganenia Tristina Ulia Putriana, Difa Rachmawati, Diajeng Fitria Rasiman Rasiman Rasiman Riannisa Arumasharroh Rina Dwi S Rinowati, Awaliyah Risma Alfiyanti Khusna Rohman, Muhammad Abdul Safitri, Sekar Ayuning Saiful Hidayat Saiful Hidayat Saputro, Muhammad Boy Sari, Eva Martia Sari, Indah Atika Setyowati, Khoirunisak Setyowati, Rina Dwi Sholekhah, Zakiyatus Siti Badriyah Sri Mariyatun Sugiyanti Sugiyanti Sunandar Sunandar Supandi Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suwarti Suwarti Suyoto Tyas, Baiti Ni’mah Widaning Ulfi, Ulfiatul Inka Aprilia Ulul Hidayah Uswatun Khasanah Wibowo, Yohanes Maria Vianey Trisunu Harjati Wicaksono, Febri Eko Widiyatmoko, Fajar Ari Widya Kusumaningsih Widyastuti , Nora Widyastuti, Nora Wijayanti , Arfilia Wiyaka Wulandari, Rakasiwi Ayu Wulansari, Monica Dewi Yenny Rachmawati Yenny Rachmawati Yunita, Defri Yana