Claim Missing Document
Check
Articles

Culturally Responsive Teaching as a Strategy for Strengthening the Pancasila Student Profile in Indonesian Elementary Education Teaching Ratnasari Diah Utami; Minsih Minsih; Honest Ummi Kaltsum; Taqiya Dipsatara; Aisyara Zalzabila; Intan Putri Rahmania; Maskur Huda
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 18, No 1 (2026): MARCH 2026
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v18i1.9113

Abstract

This study addresses the challenges of character building within the Pancasila Student Profile (P3), particularly issues of moral degradation and cultural exclusion arising from conventional, academically oriented education systems. It aims to explore how the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach can strengthen the six dimensions of P3 in elementary education.A qualitative case study design was employed at SD Muhammadiyah 1 Surakarta, involving six teachers and 90 students from grades IV to VI. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and Focus Group Discussions (FGDs), and analyzed using the Miles and Huberman interactive model to identify patterns and themes related to CRT implementation.The findings reveal that the CRT approach significantly enhances student character development. Notable outcomes include increased collaborative engagement in ecobricks projects (Gotong Royong), improved ability to analyze phenomena grounded in local wisdom (Critical Thinking), and strengthened capacity to transform waste into functional products (Creativity). These results demonstrate that integrating sociocultural contexts into teaching fosters active, meaningful learning experiences. Furthermore, the study identifies key factors influencing implementation, including cultural relevance, teacher facilitation, and flexible instructional design.This study contributes theoretically by proposing a pedagogical model that connects the Merdeka Curriculum with local cultural realities, offering a more inclusive and context-sensitive approach to character education. Despite challenges such as limited instructional time, the flexibility of CRT integration sustains its effectiveness. Overall, the findings position CRT as a transformative framework for advancing sustainable character education in the context of globalization.
Tantangan Literasi Dasar Studi Tentang Kesulitan Membaca Dan Menulis Siswa Sekolah Dasar Arum Listyawati; Honest Ummi Kaltsum
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.80783

Abstract

Kemampuan literasi dasar merupakan fondasi krusial dalam pembelajaran di sekolah dasar, namun pada kenyataannya banyak siswa kelas rendah yang masih mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesulitan membaca dan menulis yang dialami siswa kelas II SDN Bayan Surakarta serta mengidentifikasi faktor penyebab dan peran guru dalam penanganannya. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh temuan awal bahwa sebagian siswa pada kelas rendah menunjukkan hambatan dalam mengenali huruf, mengeja suku kata, melafalkan bunyi, serta menulis huruf dan kata secara benar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil kerja siswa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca yang paling umum meliputi ketidakmampuan membedakan huruf yang mirip, kesalahan mengeja, keliru melafalkan bunyi huruf, serta kelambatan membaca teks sederhana. Pada aspek menulis, siswa mengalami kesulitan dalam membentuk huruf, ketidaktepatan penggunaan huruf kapital dan tanda baca, tulisan yang tidak terbaca, serta jarak spasi yang tidak konsisten. Faktor penyebab di antaranya adalah lemahnya kemampuan fonetik, kurangnya latihan di rumah, rendahnya minat belajar, serta keterbatasan stimulasi lingkungan. Guru berupaya mengatasi hambatan tersebut melalui bimbingan tambahan, penggunaan metode bertahap, dan pemanfaatan media visual-auditori. Temuan ini menegaskan pentingnya pendampingan intensif dan strategi pembelajaran yang adaptif dalam mengembangkan literasi dasar siswa.
Co-Authors Adimas Khoirul Amala Afrin Puspasari Aisyara Zalzabila Alfia Nailis Sa’adah Amala, Adimas Khoirul Amalia, Ulya Putri Anatri Desstya Andina Widhayanti Anggun Bintang Cantina Putri Pitono Angraini, Galuh Karmilia Arum Listyawati Aulia Kharismawati Ayu Krisma Nursuci Ayu Putri Ivana Ayu, Dinda Puspita Azani, Azzahra Putri Azmil, Isna Amalia CHOIRUN NISA Dewi, Agustina Putri Candra Diaz, Alfina Mutiara Dika Adi Krisnawan Dika Adi Krisnawan, Dika Adi Dina Mutlifah Doni Ferdiansyah Endang Triwahyuni Ericha Oktaviani Fadillah, Retno Faiza Alvi Millati Farida Kurnia Utami Faridatun Nashiroh Fauzy, Ibrahim Fidyastuti, Nita Fillia, Ayu Firyal Naufali Muttaqin Fitri Puji Rahmawati Fristayana, Lollita Galuh Karmilia Angraini Gita Ulfi Noorachman Hartanto, Nizar Haryanti, Yanti Hasti Arum Nastiti Heru Setyawan Heru Setyawan Ika Candra Sayekti Ika Irmawati Imam Mujahid Intan Putri Rahmania Irma Arifah Irmawati, Ika Kamila, Shafa Joyce Putri Kharismawati, Aulia Khotimah, Nur Ahlul Luthfi Dhiyaul Auliyah Mahya, Yogi Muthohir Zuhad Maskur Huda Meyda Rohaniah Minsih Muh Jauhar Navis Muhamad Taufik Hidayat Mutlifah, Dina Nilung Arum Kinanti Ningrum, Zahra Puspita Novia Kusumaningrum Novia Kusumaningrum Noviana Wijayanti Noviana Wijayanti, Noviana Nursuci, Ayu Krisma Pinasthika, Rentah Puguh Puspasari, Afrin Qaulan Syadida Qonita, Farra Risti Rahayu, Resta Indah Raisia, Alifah Ratnasari Diah Utami Rentah Puguh Pinasthika Rusnilawati Sahditarani, Kireyna Chivi Saputri, Ayunda Nadea Sholehah, Balqis Putri Nuryanti Siti Nur Rohmah Syadida, Qaulan Tadzkiroh, Ummi Tansa Giri Asmaniah Taqiya Dipsatara Titisari, Alifah Dian Uslan Utami, Farida Kurnia Vina Vindya Sari Affandi Widhayanti, Andina Wili Astuti Wulandari, Alfiah Sri Murni Yanti Haryanti Yanuar Presti Wahyu Puspitaningtyas Yulia Maftuhah Hidayati