p-Index From 2021 - 2026
7.246
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Jurnal Al-Amwal Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah El-Barka: Journal of Islamic Economics and Business Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking SERAMBI: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Islam AT-TASYRI' Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah Jurnal Darma Agung Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan El-Ecosy : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Iqtisaduna Istismar : Jurnal Kajian dan Penelitian Ekonomi dan Bisnis Islam Journal of Management and Islamic Finance Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Jurnal Riset Ekonomi Syariah Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Bandung Conference Series : Sharia Economic Law Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Al'Adalah Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Tijarah Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies IPSSJ Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI BERDASARKAN UU TPKS Saripudin, Udin; Nurlaeli, Suci; Fatriany, Fenny
VARIA HUKUM Vol. 4 No. 2 (2022): VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan
Publisher : Ilmu Hukum, Sharia and Law Faculty, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/vh.v4i2.26980

Abstract

Abstract This research was conducted to identify various factors that cause a lecturer to commit sexual violence and to find out the criminal responsibility of perpetrators of sexual violence who are lecturers based on statutory regulations. For this reason, this research was conducted using a normative juridical method that refers to Law Number 12 of 2022 (TPKS Law) which is the new legal basis for criminal responsibility for sexual violence and is supported by various relevant literature studies. The results and discussion obtained are the main factors causing lecturers to commit sexual violence, namely the existence of power relations and gender relations between themselves and the victims, the majority of whom are students. Apart from that, the absence of a university policy to deal with sexual violence is another factor. In the TPKS Law, lecturers who become perpetrators of sexual violence are subject to criminal sanctions plus 1/3 of the principal sentence and are required to make restitution against victims for certain forms of sexual violence. However, in order to be able to impose criminal sanctions against him, the panel of judges must first consider the reasons for forgiveness, justification reasons and whether his actions were intentional or negligent, which in turn will affect his ability to be criminally responsible or not and also affect the severity of the sentence that will be imposed on him. In conclusion, the TPKS Law is progress for the development of sexual violence criminal law, so it is hoped that its implementation will be truly effective in providing justice, especially for victims.AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai faktor penyebab seorang dosen melakukan kekerasan seksual serta untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana pelaku kekerasan seksual yang merupakan seorang dosen berdasarkan peraturan perundang-undangan. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode yuridis normatif yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 (UU TPKS) yang menjadi dasar hukum baru bagi pertanggungjawaban pidana kekerasan seksual serta didukung dari berbagai studi literatur yang relevan. Hasil dan pembahasan yang didapat yakni faktor penyebab utama dosen melakukan kekerasan seksual yakni adanya relasi kuasa dan relasi gender antara dirinya dengan sang korban yang mayoritas merupakan mahasiswa. Selain daripada itu, tiadanya kebijakan perguruan tinggi untuk menangani kekerasan seksual menjadi faktor lainnya. Dalam UU TPKS, dosen yang menjadi pelaku kekerasan seksual dikenakan sanksi pidana dengan ditambah 1/3 dari pidana pokok serta diwajibkan untuk melakukan restitusi terhadap korban untuk bentuk kekerasan seksual tertentu. Namun untuk dapat menjatuhkan sanksi pidana terhadapnya, majelis hakim harus terlebih dahulu mempertimbangkan alasan pemaaf, alasan pembenar serta perbuatannya itu merupakan kesengajaan atau kelalaian, yang nantinya akan mempengaruhi kemampuan dirinya untuk bertanggungjawab secara pidana atau tidak serta berpengaruh juga pada berat ringannya pidana yang akan dijatuhkan kepadanya. Kesimpulannya, UU TPKS menjadi suatu kemajuan bagi perkembangan hukum pidana kekerasan seksual, sehingga diharapkan implementasinya dapat benar-benar efektif memberikan keadilan khususnya bagi korban.
The Rulings on Capital Return Guarantees in Mudhârabah (Profit Sharing) Contracts: A Comparative Study Between The AAOIFI Sharia Standards and The DSN-MUI Fatwas Agus Putra, Panji Adam; Saripudin, Udin; Nurrachmi, Intan
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Sharia and Law, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v1i1.30494

Abstract

Abstract. This study aims to identify and analyze the legal constructions of capital guarantees in the AAOIFI Sharia Standards and the DSN-MUI Fatwas. This is normative legal research with a specific comparative approach. This research shows that the rulings of the AAOIFI Sharia Standards are more reassuring and prioritize the principle of ihtiyāth (precaution). Meanwhile, the legal provision of the DSN-MUI fatwas, allowing the capital manager to guarantee a return on business capital, is a commitment in the form of tabarru from the fund manager. T he commitment should be fulfilled since it is a wa’ad mulzim (binding promise). T his legal provision of the DSN-MUI Fatwas is a form of innovative ijtihad that seems different from the opinions of most scholars used as the legal basis of the AAOIFI. However, the DSN-MUI’s fatwa is supported by various arguments and is more applicative. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konstruksi hukum jaminan modal dalam Standar Syariah AAOIFI dan Fatwa DSN MUI. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan komparatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa ketentuan Standar Syariah AAOIFI lebih tepat dan mengedepankan prinsip ihtiyāth (kehati-hatian). Sedangkan ketentuan hukum fatwa DSN-MUI yang memperbolehkan pengelola modal dengan jaminan pengembalian modal adalah komitmen dalam bentuk tabarru dalam pengelolaan dana. Komitmen tersebut harus dipenuhi karena merupakan wa’ad mulzim (janji mengikat). Ketentuan hukum Fatwa DSN MUI ini merupakan bentuk ijtihad inovatif yang nampaknya berbeda dengan pendapat kebanyakan ulama yang dijadikan landasan hukum AAOIFI. Namun, fatwa DSN-MUI didukung oleh berbagai argumentasi dan lebih aplikatif.
Penerapan Etika Ekonomi Islam dalam Pembiayaan Mudharabah: Studi Kualitatif pada BSI KCP Samarinda Seberang Widuri, Andi Fika; Saripudin, Udin
Tijarah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3, No 2 (2024): Tijarah: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : CV Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/tijarah.v3i2.1551

Abstract

This study intends to understand the awareness of sharia ethics in Islamic bank bankers based on an Islamic phenomenological approach. The object to be observed is mudharabah financing considering that this financing has a more complex scheme compared to other types of financing. This complexity can have implications for the unique behavior of Islamic bank bankers in applying Islamic economic ethics, so that mudharabah financing is very appropriate to be used as a unit of analysis. The research uses a qualitative method with a descriptive approach. The data sources used are primary data obtained through interviews with three banking actors at Bank BSI KCP Samarinda Seberang and one jurisprudence expert, as well as secondary through literature studies. The results showed that the mudarabah financing bankers at Bank BSI KCP Samarinda Seberang had an awareness of the importance of applying Islamic economic ethics in the mudarabah financing process. The assessment is based on the principles of honesty in syirkah, trustworthiness and professionalism, openness, and intelligence in managing.ABSTRAKPenelitian ini bermaksud untuk memahami kesadaran etika syariah pada banker bank syariah berdasarkan pendekatan fenomenologi Islam. Objek yang akan diamati ialah pembiayaan mudharabah mengingat pembiayaan ini memiliki skema yang lebih kompleks dibandingkan dengan jenis pembiayaan lainnya. Kompleksitas tersebut dapat berimplikasi pada keunikan perilaku bankir bank syariah dalam menerapkan etika ekonomi Islam, sehingga pembiayaan mudharabah sangat tepat dijadikan sebagai unit analisis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara terhadap tiga orang pelaku perbankan Bank BSI KCP Samarinda Seberang dan satu orang ahli fikih, serta sekunder dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bankir pembiayaan mudarabah di Bank BSI KCP Samarinda Seberang telah memiliki kesadaran akan pentingnya penerapan etika ekonomi Islam dalam proses pembiayaan mudarabah. Penilaian didasarkan pada prinsip kejujuran dalam syirkah, amanah dan profesionalisme, keterbukaan, dan kecerdasaan dalam mengelola.
Rekayasa dan Penguatan Lembaga Menghadapi Persaingan Global Berbasis Wirausaha dan Etika Islam Madjakusumah, Deden Gandana; Saripudin, Udin; Suryani, Suryani
El-Barka Journal of Islamic Economics and Business Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : El-Barka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/elbarka.v3i1.2014

Abstract

Abstract: The economic trends of countries in the world tend to lead to globalization and several countries that have a common interest in forming a global place in a narrower or regional scope such as AFTA, APEC, NAFTA, and so on are the efforts of countries that are members of these organizations. to be able to compete in the global economy. This paper aims to elaborate the concept of engineering and strengthening of entrepreneurial institutions and Islamic ethics in order to face the era of the global market. This study uses the literature study method, namely by studying various sources and literature related to institutional strengthening, entrepreneurship, and Islamic ethics. The results of the study concluded that organizational development as an engineering and strengthening of institutions to improve global competitiveness based on entrepreneurship and Islamic ethics can be an alternative solution for government, private and community institutions in facing competition between institutions that demand that each institution can have a competitive advantage and make values entrepreneurship and Islamic ethics as a basis in Engineering and Strengthening Institutions to enhance global competitiveness.Abstrak: Tren perekonomian negara-negara di dunia cenderung  mengarah kepada globalisasi dan beberapa negara yang memiliki kesamaan kepentingan membentuk satu tempat global pada ruang lingkup yang lebih sempit atau regional seperti AFTA, APEC, NAFTA, dan sebagainya merupakan upaya dari negara-negara yang tergabung dalam organisasi tersebut untuk tetap dapat bersaing dalam kancah perekonomian global. Tulisan ini bertujuan untuk mengelaborasi konsep rekayasa dan penguatan lembaga berbasis kewirausahaan dan etika Islam dalam rangka menghadapi era pasar global. Kajian ini menggunakan metode kajian pustaka, yakni dengan mempelajari berbagai sumber dan literature yang terkait dengan penguatan lembaga, kewirausahaan, dan etika Islam. Hasil kajian menyimpulkan bahwa pengembangan organisasi sebagai rekayasa dan penguatan lembaga untuk meningkatkan daya saing global berbasis wirausaha dan etika Islam dapat menjadi alternatif solusi bagi lembaga-lembaga pemerintahan, swasta dan masyarakat dalam menghadapi persaingan antar lembaga yang menuntut setiap lembaga dapat memiliki keunggulan kompetitif dan menjadikan nilai-nilai wirausaha serta etika Islam sebagai basis dalam rekayasa dan penguatan lembaga untuk meningkatkan daya saing global. 
Tinjauan Hukum Islam terhadap Distribusi Zakat untuk Pembangunan Huntara Korban Bencana Gempa Cianjur Mauladi, Mochammad Syukria; Saripudin, Udin; Nuzula, Zia Firdaus
Jurnal Riset Ekonomi Syariah Volume 5, No. 1, Juli 2025 Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jres.v5i1.6499

Abstract

Abstrak. Insiatif Zakat Indonesia Jawa Barat (IZI Jabar) memberikan bantuan untuk korban bencana gempa cianjur berupa membangun hunian sementara (huntara). Namun sebagai lembaga pengelola zakat perlu adanya kejelasan terkait praktik dari program tersebut, terlebih terkait dana zakat yang digunakan tersebut apakah telah disalurkan sesuai ketentuan, karena berdasarkan At-Taubah ayat 60 zakat hanya boleh diberikan kepada mereka yang termasuk kepada 8 asnaf zakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban gempa Cianjur, serta meninjaunya berdasarkan Teori Distribusi Zakat menurut Yusuf Qardhawi. Penelitian ini merupakan Penelitian Lapangan (Field Research), dengan metode Kualitatif, dan pendekatan Yuridis Empiris. Hasil penelitian ditemukan bahwa dana yang digunakan pada program pembangunan huntara adalah dana zakat dan memprioritaskan warga golongan Fakir Miskin. Perlu adanya konsultasi denga Biro Kepatuhan Syari’ah sebelum IZI Jabar menjalan programnya untuk memastikan tidak menyalahi ketentuan hukum. Selain itu program pembangunan huntara oleh IZI Jabar ini telah sesuai dengan teori distribusi zakat menurut Yusuf Qardhawi. Abstract. Insiatif Zakat Indonesia (IZI) West Java provides assistance to victims of the Cianjur earthquake disaster in the form of building temporary shelters. However, as a zakat management institution, there needs to be clarity regarding the practice of the program, especially regarding whether the zakat funds used have been distributed according to the provisions, because based on At-Taubah verse 60 zakat can only be given to those who are included in the 8 asnaf zakat. The purpose of this research is to find out the practice of building temporary shelters for Cianjur earthquake victims, and review it based on the Theory of Zakat Distribution according to Yusuf Qardhawi. This research is a Field Research, with Qualitative method, and Empirical Juridical approach. The results found that the funds used in the shelter construction program are zakat funds and prioritize the poor. It is necessary to consult with the Shari'ah Compliance Bureau before IZI runs its program to ensure that it does not violate legal provisions. In addition, the shelter construction program by IZI is in accordance with the theory of zakat distribution according to Yusuf Qardhawi.
PENERAPAN ETIKA EKONOMI ISLAM DI BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) KCP SAMARINDA SEBERANG Saripudin, Udin; Widuri, Andi Fika
ISTISMAR Vol. 8 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/istismar.v8i1.4504

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk memahami kesadaran etika syariah pada banker bank syariah berdasarkan pendekatan fenomenologi Islam. Objek yang akan diamati ialah pembiayaan mudharabah mengingat pembiayaan ini memiliki skema yang lebih kompleks dibandingkan dengan jenis pembiayaan lainnya. Kompleksitas tersebut dapat berimplikasi pada keunikan perilaku bankir bank syariah dalam menerapkan etika ekonomi Islam, sehingga pembiayaan mudharabah sangat tepat dijadikan sebagai unit analisis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara terhadap tiga orang pelaku perbankan Bank BSI KCP Samarinda Seberang dan satu orang ahli fikih, serta sekunder dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bankir pembiayaan mudarabah di Bank BSI KCP Samarinda Seberang telah memiliki kesadaran akan pentingnya penerapan etika ekonomi Islam dalam proses pembiayaan mudarabah. Penilaian didasarkan pada prinsip kejujuran dalam syirkah, amanah dan profesionalisme, keterbukaan, dan kecerdasaan dalam mengelola.
Pengaruh Religiusitas dan Literasi Zakat Terhadap Tingkat Kesadaran Pembayaran Zakat Tijarah Para Produsen Tahu dan Tempe Mohammad Wildan Alghifari Zain; Nunung Nurhayati; Udin Saripudin
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 11 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i11.9754

Abstract

The obligation to pay zakat tijarah (zakat on trade assets) is an important part of Islamic economic practices, especially for Muslim business owners. However, in various regions, including Indramayu Regency, the level of awareness and compliance of business owners, such as tofu and tempeh entrepreneurs, is still relatively low. This study aims to analyze the influence of religiosity and zakat literacy partially and simultaneously on the level of awareness of zakat tijarah payments among tofu/tempeh entrepreneurs in Indramayu Regency. This study uses a quantitative approach with a survey method and distributing questionnaires to entrepreneurs as respondents. Data were analyzed using multiple linear regression. The results show that partially the influence of religiosity on awareness of zakat payments is 68.1% and the influence of zakat literacy on awareness of zakat payments among tofu/tempeh entrepreneurs in Indramayu Regency is 63.5%. Meanwhile, simultaneously, the variables of religiosity and zakat literacy have a significant effect on the level of awareness in paying zakat tijarah by 72.4%. These findings show the importance of increasing religious understanding and knowledge about zakat as a strategic effort to increase compliance with the obligation of zakat tijarah
Pendampingan dan Pemberdayaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mekarmukti melalui Metode Asset Based Community Development Saripudin, Udin; Madjakusumah, Deden Gandana; Handri, Handri; Ihwanudin, Nandang; Nurrachmi, Intan; Efendi, Nur; Yuristama, Agus Prakarsa; Hoerurohman, Aditya
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v2i2.248

Abstract

The Mekarmukti Forest Village Community Institute (LMDH) is a farmer organization established to implement the Community Forest Management (PHBM) partnership program with Perhutani in Mekarwangi Village, Ibun District, Bandung Regency. LMDH Mekarmukti comprises five Forest Farmers Groups (KTH) with approximately 280 members, cultivating 100 hectares of Perhutani land, primarily focused on Arabica coffee plants. Like many rural communities, LMDH Mekarmukti faces various challenges. One major obstacle for its members is limited market access and the inability to add value to their coffee products, resulting in selling coffee logs to middlemen. This significantly reduces their income and impacts their welfare. Hence, it is crucial to provide assistance and empower the community by raising awareness about their assets and improving their welfare. The empowerment approach used is the ABCD (Asset-Based Community Development) method, which involves identifying assets, planning and evaluating programs to enhance farmers' progress and welfare. By employing the ABCD method, the aim is to increase awareness and optimize asset utilization. The successful implementation of the ABCD method requires collaboration among farmers, the community, and the government to jointly support farmer empowerment programs and improve their welfare.
Optimalisasi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Melalui Peningkatan Literasi Wakaf (Studi Pada Wakaf Salman ITB) Khairani, Isti; Karamy, Nabiel; Didjaya Prawinata, Raden Bhatara; Saripudin, Udin; Handri, Handri
Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Economics and Islamic Business, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/aij.v9i2.2460

Abstract

This research aims to analyze the optimization of Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) which is already underway. Until the end of 2022 in Retail CWLS series SWR 001 in 2020, CWLS Retail series SWR 002 in 2021, and CWLS Retail series SWR 003 in 2022. The research was conducted using descriptive methods with the research object at Wakaf Salman ITB as nazhir or manager waqf. The research results show that Waqf Salman has taken strategic steps in collaboration with various stakeholders. In increasing cash waqf through CWLS, it is necessary to increase education regarding sharia financial literacy and waqf literacy as well as knowledge about CWLS products. Education can be carried out through social media or webinars which further educate the advantages of CWLS products which have many benefits, not only for wakif, mauquf alaih, but also for the development of the sharia economy and national development.
Keseimbangan dalam Produksi, Distribusi dan Konsumsi sebagai Upaya Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Ihwanudin , Nandang; Saripudin , Udin; Suryani , Suryani
Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2020): September 2020
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/alinsyiroh.v6i2.175

Abstract

This research is motivated by human behavior in meeting their needs. They meet consumption needs by making production efforts at their own capacity while they have the ability to do so. If unable to do so, then the fulfillment of these needs is met through distribution from the production of other parties. In an effort to meet their needs or even desires, humans often do it beyond their proper limits. They do this by violating the integrity and harmony between producers, consumers, and distributors. Even often in the efforts of economic activities, disrupting the stability and sustainability of ecosystems. This study aims to formulate the concept of balance in production, distribution and consumption as an effort to sustainable economic development. The method used is descriptive analysis method with documentation study. The results of the study found that sustainable economic development can be achieved through a balance of economic actors in the production, distribution and consumption sectors.
Co-Authors Agus Prakarsa Yuristama Agus Prakarsa Yuristama Alamsyah, Indra Fajar Allika Rafaldini Andi Fika Widuri Andri Purnawan Anshori, Arif Rijal Aprianti, Lita Dewi Arky Nafisa Beladiena Azzahra, Aliya Nabila Bayu Agnia Np Beladiena, Arky Nafisa Billah, Muwwahid Cecep Kusmana Dadang Komara Deden Gandana Madjakusumah Dhanisa Leryan Dhea Andini Nathania Diajeng Ayunda Candra Kirana Didjaya Prawinata, Raden Bhatara Dudung Ali Nurdin Elan Jaelani, Elan Faisal, Farid Fatriany, Fenny Fenny Fatriany Firmansyah, Andre Fitri Kurnia Dewi, Fitri Kurnia Hafid Hudzaefi Handri Handri Handri, Handri Hery Widijanto Hoerurohman, Aditya Ihwanudin , Nandang iil waludi Ilham, Muhammad Satriana Ilham, Satria Intan Nurrachmi Intan Puspita Isti Khairani Iwan Permana Iwan Permana Juliana Juliana Karamy, Nabiel Khairani, Isti Lina Nugrawati Hatlessy Liza Dzulhijjah M Munir Asrori Mahyar - Mahyar Mastuhi Mauladi, Mochammad Syukria Maulana, Ruly Maulida, Ira Siti Rohmah Meiki Muttaqien Milleni Sumalati Mita Qurrota Ayunin Mochamad Afif Zacharias Masyhur Mohammad Wildan Alghifari Zain Muhamad Ikhsan Gunawan Mubarok Muhammad Daffa Naufaldi Muhammad Rafif Mustapa, Hasan Muttaqien, Meiki Nabiel Karamy Nabiel karamy Nandang Ihwanudin Nanik Eprianti Neneng Hasanah Neng Dewi Himayasari Neng Dewi Himayasari Nunung Nurhayati NUR EFENDI Nurhasanah Nurhasanah Nurlaeli, Suci Nuzula, Zia Firdaus Panji Adam Agus Putra Purwoko, Agus Raden Bhatara Didjaya Prawirawinata Rahmi Khaerani Agustinah Redi Hadiyanto Ridwan Ibnu Asikin Ridwan, Ridwan Rosida, Rida Rozalina, Rozalina Rozalina Sari, Delvita Sina Lailatus Shafa Siti Asiyah Nur Arifah Siti Nurul Huda Suci Nurlaeli Suryani , Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani Syifa nurfadhilah Syifa Syifa Nurulia Syifa Rahmalia Ridwani Titin Karlina Widuri, Andi Fika Yayan Yayan Yayat Rahmat Hidayat Yuristama, Agus Prakarsa Yusup, Akhmad Zia Firdaus Nuzula Zilan Fauzi Rahman