Claim Missing Document
Check
Articles

STASIUN KERETA API DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MODERN Gisca Bunga Kasih; Lalu Mulyadi; Suryo Tri Harjanto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 01 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Malang sangat pesat sehingga berpengaruh pada penggunaan transportasi umum yang ada di Kota Malang. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Kota Malang, maka kebutuhan transportasi umum juga semakin dibutuhkan untuk mewadahi kegiatan dan kebutuhan masyarakat luas yaitu dengan adanya moda transportasi darat seperti kereta api. Yang tidak hanya mudah di gunakan namun juga merupakan transportasi yang mudah dijangkau semua kalangan, dapat meminimalisir kemacetan, dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah wadah kegiatan untuk transportasi kereta api berupa stasiun.
AKADEMI DESAIN MODE DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Fransiska Vara Maruti; Lalu Mulyadi; Breeze Maringka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 01 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kreatif muncul untuk merealisasikan pembangunan ekonomi yang berbasis kreativitas, mode merupakan salah satu sub sektor dari industri kreatif di Indonesia, Perkembangan di Dunia mode juga berkembang cukup pesat, di Indonesia dunia mode memiliki peran yang cukup penting bagi perkembangan ekonomi dan industri kreatif. Peran pendidikan ditujukan untuk mendorong lahirnya generasi kreatif Indonesia , pada perkembangannya potensi mode di kota Malang cukup besar peminatnya dan belum tersedianya wadah pendidikan tinggi yang berfokus di bidang mode ini, Akademi Desain Mode di Kota malang ini akan mendukung ekonomi kreatif Indonesia dalam bidang pendidikan formal mode yang akan menciptakan desainer-desainer muda yang kreatif. Akademi Desain mode akan dirancang menggunakan tema Arsitektur Hijau yang akan mendukung pelestarian alam dan lingkungan.
PUSAT PERAWATAN DAN REKREASI LANSIA DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Henny Puspita Sari; Lalu Mulyadi; Debby Budi Susanti
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 01 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu keinginan manusia adalah hidup bahagia hingga tutup usia. Tidak dapat dihindari bahwasanya semakin bertambah usia semakin menurun produktivitas manusia. Manusia dibagi menjadi beberapa golongan, yaitu anak-anak, remaja, dewasa, lansia. Di suatu wilayah kota tentunya ada kelompok masyarakat yang memerlukan alternative khusus serta perhatian lebih dan dukungan dari lingkungan sekitar, yaitu kelompok lanjut usia. Banyak lansia yang ingin menikmati masa tuanya dengan hidup bahagia. Kenyataan yang sering kita jumpa yaitu kurang berdayanya lansia untuk memenuhi kebutuhan hidup nya karena keterbatasan fisik produktifitas yang ada. Kota Malang merupakan salah satu kota dengan populasi lansia yang cukup tinggi setiap tahunnya, namun masih jarang ditemukan wadah dengan fasilitas khusus untuk kebutuhan lansia yang bertujuan menampung kebutuhan beraktifitas, berefleksi, serta berekreasi para usia lanjut dalam satu tempat agar tetap produktif di usianya. Dengan ditemukannya permasalah ini digagaslah suatu ide untuk menciptakan wadah yang kompleks dengan berbagai macam fasilitas perawatan dan rekreasi untuk lansia berupa kesehatan, terapi, perawatan, olahraga, hiburan, hobby, taman lansia, hingga hunian lansia yang dikemas dalam satu wadah untuk menaungi kebutuhan lansia untuk beraktifitas, berefleksi, serta berekreasi dengan keterbatasan fisik produktifitas yang ada. Tidak hanya menerapkan elemen fisik atau bentuk yang modern tetapi juga mempertimbangkan unsur penyesuaian perilaku pelaku dalam merancang desain. Dengan menerapkan tema “Arsitektur Perilaku” berdasar psikologi arsitektur seperti susunan ruang, eksesbilitas dan sirkulasi ruang, bentuk, material, dan warna yang dapat diterapkan dalam perancangan bertujuan memahami karakter serta perilaku pelaku, terutama perilaku lansia sebagai pelaku utama. Sehingga dalam penataan ruang akan memudahkan lansia dalam beraktifitas.
TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DI TARAKAN TEMA: NEO VERNAKULAR Arien Purina Virgiantara Riyanto; Lalu Mulyadi; Ghoustanjiwani Adi Putra
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 01 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal penumpang pelabuhan adalah terminal transportasi laut umum yang menyediakan layanan dan mengakomodasi berbagai kegiatan penumpang. Terminal penumpang pelabuhan ini adalah fasilitas yang diperlukan di Kota Tarakan, mengingat dari kondisi lapangan sudah memiliki pelabuhan tetapi tidak memiliki fasilitas yang memadai. Karena cukup padat, jalur sirkulasi antara penumpang dan pengunjung masih tidak dapat dibedakkan, dan penumpukan penumpang di ruang tunggu. Dalam hal ini, penumpang selalu menghadapi ketidaknyamanan saat menunggu kapal untuk merapat. Tujuan dari desain ini adalah untuk meningkatkan kenyamanan dalam fasilitas berkendara. Pendekatan konsep yang diterapkan dalam perencanaan ini pada aspek fungsional terminal tersebut. Dari konsep ini, dapat diambil kesimpulan desain yang mengikuti bentuk dengan pola linear, dan desain yang mampu menyediakan fasilitas pendukung untuk pelayanan kepada penumpang.
TERMINAL TIPE B KOTA TARAKAN TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Andri Putra Naftali; Lalu Mulyadi; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Tipe B Kota Tarakan,kalimantan Utara merupakan Terminal pemberhentian terakhir yang terletak di jalan arteri kota Tarakan dengan desain Arsitektur-Neo Vernakular bermasa banyak, Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Arsitektur-Neo Vernakular pada Terminal Tipe B kota Tarakan,khususnya pada penataan ruang,karakter ruang,dan bentuk bangunan serta sistem sirkulasi yang tepat dan sesuai digunakan sebagai dasar dalam proses merancang untuk menjawab permasalahan desain yang berfokus terhadap sirkulasi antar bus dan penumpang hingga tercipta ruang yang efisien dan dinamis. dasar dalam merancang sehingga muncul karakteristik tertentu baik pada ruang maupun pada bangunan. Untuk menghadirkan dan membawa karakter Terminal Tipe B kota Tarakan bukan hanya penataan pada sirkulasi dan ruang dalam namun juga penataan ruang luar yang baik ,Metode yang di gunakan dalam merancang yaitu dengan teori donna yang dimana dalam proses analisisnya menggunakan fakta hingga ke proses konsep dan desainnya.
PERANCANGAN PASAR KEBON ROEK AMPENAN DI KOTA MATARAM TEMA: ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI Fariz Hidayat; Debby Budi Susanti; Lalu Mulyadi
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat kota Mataram saat ini terkadang sering mengalami ketidaknyamanan dalam hal bertransaksi di pasar, hal itu disebabkan banyaknya pasar di Kota Mataram yang mengalami masalah terkait dengan fasilitasnya yang kurang sesuai dengan standar sehingga pedagang maupun pembeli mengalami beberapa kendala. Berdasarkan kondisi tersebut, pemerintah kota Mataram berencana untuk membangun pasar baru, salah satunya yaitu Pasar Kebon Roek. Diharapkan perancangan Pasar Kebon Roek Ampenan, dapat menciptakan sebuah pasar yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas standar dan lengkap dimana dapat menunjang aktifitas para pembeli dan penjual dengan baik. Karena kita tau, pada pasar Kebon Roek yang sebelumnya memiliki berbagai masalah menyangkut kondisi fisik bangunan yang membuat aktifitas masyarakat dalam bertransaksi dirasakan kurang nyaman dan kurang terfasilitasi. Disamping itu juga, perancangan pasar Kebon Roek Ampenan ini yang mengadopsi tema Dekonstruksi, diharapkan dapat menjadi bangunan yang ikonik dan dapat menarik perhatian masyarakat di Kota Mataram.
HOTEL RESORT DI KAWASAN KUTA MANDALIKA LOMBOK TENGAH TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Muhammad Alimuddin; Lalu Mulyadi; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Resort di Kawasan Kuta Mandalika merupakan tempat peristirahatan para wisata. Kuta Mandalika sebagai destinasi pariwisata bekelanjutan karena memiliki keindahan alam yang menjadi salah satu potensi dan daya tarik para wisata. Kuta Mandalika saat ini memang di gencar dengan pembangunan Hotel untuk persiapan MotoGP Mandalika 2021. Dengan melihat realita tersebut, maka di butuhkan sebuah tempat penginapan seperti hotel yang bisa memfasilitas dan mewadahi keinginan pengunjung untuk melihat lebih lama keindahan alam. Pendekatan desain arsitektur yang digunakan dalam Perancangan Hotel Resort ini adalah dengan pendekatan Arsitektur Neo Vernakular untuk menfaatkan serta menerapkan elemen-elemen fisik pada bangunan tradisional Lombok yang ada di NTB. Serta memanfatkan lingkungan sekitar dan untuk mengangkat nilai kebudayaan dari Pulau Lombok sehingga menghadirkan suasana yang nyaman bagi pengguna. Metode perancangan yang akan di terapkan dalam perancangan Hotel Resort ini dengan Studi Literatur, Studi Lapangan, dan Studi Banding. Supaya bentuk konsep bangunan bisa mempertahankan dan memperkenalkan kearifan lokal kepasa wisatawan.
CITY HOTEL DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR MINIMALIS Ahna Dhia Athari; Lalu Mulyadi; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu peradaban dan kepadatan penduduk semakin meningkat dikarenakan peningkatan populasi manusia yang terjadi setiap tahunnya. Saat melakukan perjalanan keluar daerah orang-orang terutama para pembisnis tentunya membutuhkan tempat persinggahan sementara seperti Hotel sebagai tempat peristirahatannya setelah melakukan berbagai macam kegiatan dan survey selama berada di luar kota. Dengan begitu dalam pembuatan bangunan perhotelan dimana City Hotel yang dibangun diperuntukkan untuk para pembisnis yang melakukan survey ke luar kota dimana kegunaan, fasilitas dan kebutuhan untuk para pembisnis yang menginap di City Hotel lebih diperhatikan dalam pembangunan City Hotel ini. Selain itu dengan menerapkan tema Minimalis yang digunakan pada bangunan agar bangunan City Hotel ini dapat difungsikan sesuai dengan fungsinya itu sendiri tapi tidak menghilangkan keminimalisan dari bangunan itu sendiri. Dengan begitu City Hotel ini dapat dibangun dan digunakan bagi para pembisnis yang akan melacong ke kota Malang.
ASRAMA HAJI KABUPATEN JEMBER TEMA: ARSITEKTUR MODERN Ferdinal Hidayatulloh; Lalu Mulyadi; Redi Sigit Febrianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 02 (2021): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asrama Haji menyediakan jamaah sebagai akomodasi atau tempat istirahat dan digunakan sebagai tempat untuk melatih atau mempersiapkan prosesi haji. Tetapi faktanya masih banyak bentuk bangunan dan tata ruang asrama haji yang saat ini sangat kurang dan belum di definisikan dengan baik. Padahal setiap tahunnya jamaah haji selalu didominasi dengan jamaah yang berusia lanjut, sehingga pendekatan desain arsitektur yang akan diterapkan pada pembangunan asrama haji di Jember ini melalui sistem utilitas dengan pendalaman kenyamanan pada setiap ruang. Sistem utilitas yang tepat dan sesuai digunakan sebagai acuan dasar untuk proses perancangan asrama haji ini. maka dari itu dengan menerapkan prinsip-prinsip arsitektur modern diharapkan dapat mewujudkan bentuk bangunan dan tata ruang asrama haji yang representatif di kabupaten Jember.
KARAKTER FISIK KOTA CAKRANEGARA Lalu Mulyadi
Mintakat: Jurnal Arsitektur Vol 18, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Architecture Department University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.528 KB) | DOI: 10.26905/mintakat.v18i2.1471

Abstract

Tujuan utama konservasi kota lama di Indonesia adalah pemenuhan kebutuhan saat ini tanpa membuang karakter khusus yang perlu dipertahankan untuk warisan dan identitas kota. Kawasan Cakranegara di Lombok yang dahulu merupakan kota lama dengan pola gridnya merupakan kota yang perlu diketahui karakter khusus secara fisik serta konsep tata ruangnya. Makalah ini mencoba mengkaji konsep tata ruang kota Cakranegara terutama pada karakter fisiknya Metode yang digunakan untuk mengidentifikasikan karakter fisik dengan pengamatan visual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola grid dan kedudukan pura adalah karakter yang menonjol. Kajian ini menyimpulkan bahwa prinsip tata ruang fisik dibentuk oleh konsep tata ruang rumah dan pemukiman. DOI: https://doi.org/10.26905/mintakat.v18i2.1471
Co-Authors A. Agus Santoso Abraham Santoso Abu Hoir Adhi Widyarthara Adilson Ximenes Belo Aditya Yuda S. P Ahmad Syahrul Amin Ahna Dhia Athari Aladin Eko Purkuncoro Allan Hermawan Amar Rizqi Afdholy Amorena Ruth Eolia Saragih Anang Subardi Andri Putra Naftali Andry Rusdiyanto Ardha Rahadian Ari Wibowo Arie Restu Aulia Arien Purina Virgiantara Riyanto Aris Doyan Asyani Kabalmay, Nirza Aulia Husnul Khatimah Ayu Ratna Winanda, Lila Bagus Septian Wibisono Bayu Teguh Ujianto Berlian Aulia Pratiwi Breeze Maringka Budi Fathony Camilo Laura Anunciação Da Silva Chairunnisa Clarita Ebigail Lepir Namuronja Daim Triwahyono Debby Budi Susanti Dian Khusnul Khatima Didik Haryoto Edi Hargono Edi Hargono D Putranto Edi Hargono D. Putranto Edi Hargono DP Edi Hargono DP Erni Fachrudin Saputra Fakhri Shafiyuddin Fanny Tri Mauludfy Fariz Hidayat Fathan Kamil Ferdinal Hidayatulloh Fidelis Jamlean Fransiska Vara Maruti Gabriel Duarte Da Silva Gaguk Sukowiyono Gatot Adi Susilo George Winaktu George Winaktu Ghoustanjiwani Adi Putra Ghousthanjiwani Adi Putra Gisca Bunga Kasih Hamka Jamal Januar Sasongko Jessica Jeane Putri Purnama Joice Ratu Taga Karolus Heru Tandur Pratama Lalu Achmad Juniarta Dias Eka Wahyudi Lalu M Dava Savero Lies K Wulandari Lies K. Wulandari Lies K. Wulandari Lies Kurniawati Wulandari Ludovino Da Costa Luthfia Renaldi M. Arina Qomarul Arif M. Yekti Pracoyo Manda Kesia Bith Maranatha Wijayaningtyas Maulia Ayu Saptaria Michael Gading Ganesya Kwani Mochammad Imron Awalludin Mochammad Iqbal Harsono Mochammad Rafli Firmansyah Moh. Nurul Huda Muh Galuh Samputra Dinata Muhamad Rifki Febriansyah Muhammad Alimuddin Muhammad Mansur Muhammad Nazilul Badri Muhammad Sulton Mujiburahim Nadhira Putri Eka Rahmania Nadya Marissa Prameswari Nor Afni Aristyawati Nusa Sebayang Philip Rudolf Prabawati, Niken Putri Herlia Pramitasari R. Oemar Sjarief Raden Risang Haryo C. D. Rahmat Febriansyah Randika Junivan Putra Randika Rafsa Chairul Akbar Prasetyo Rangga Panji Kurniawan Redi Sigit Febrianto Rifika ‘Ulya Risma Kondo Ruli Saefudin Sabarudin Budiharto Santoso Shafira Rahma Istighfarin Sitti Awalia Dewi Permatasari Sovina Azzaria Putri Sri Winarni Sri Winarni Sudirman Indra Suryo Tri Harjanto Susilawati, Susilawati Syamsul Arifin Syarful Annam Tanuwir Azis Taufik Hidayat Tiong Iskandar Tri Satriawansyah Valentino Umbu Taralandu Vega Aditama Veithzal Rivai Zainal Wahyu Aris Setyawan Yoel Saba Yohanes Natali Routa Stela Yoyok Arie Susanto Yuli Maria Lyanawati