Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI VEKTOR DI KELAS X SMA NEGERI 1 SANGGAU LEDO Eka Trisianawati; Tomo Djudin; Rendi Setiawan
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 6 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v6n2.p51-60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran diskusi-ceramah pada materi vektor di kelas X SMA Negeri 1 Sanggau Ledo, serta mengetahui perbandingan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran diskusi-ceramah pada materi vektor di kelas X SMA Negeri 1 Sanggau Ledo. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada materi vektor di kelas X SMA Negeri 1 Sanggau Ledo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penelitian Quasi eksperimental design (eksperimen semu) dan rancangan penelitian Non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sanggau Ledo yang terdiri dari 6. Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik Cluster Random Sampling, kemudian terpilih kelas XA sebagai kelas eksperimen 1 dan XB sebagai kelas eksperimen 2. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diperoleh temuan: (1) Hasil belajar siswa pada kelas eksperimen 1 mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 1 yang mulanya 14,67 mengalami peningkatan sebesar 70,14 sehingga nilai rata-rata kelas eksperimen menjadi 84,81. (2) Hasil belajar siswa pada kelas eksperimen 2 setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran diskusi-ceramah juga mengalami peningkatan meskipun tidak sebesar peningkatan yang terjadi pada kelas eksperimen 1. Rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol yang mulanya 13,13 mengalami peningkatan sebesar 63,00 sehingga nilai rata-rata kelas eksperimen menjadi 76,13. (3). Dari hasil analisis data menggunakan uji Mann Whitney dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw dengan siswa yang diajarkan dengan pembelajaran diskusi-ceramah pada materi vektor. (4). Dari hasil analisis data menggunakan effect size diperoleh nilai effect size sebesar 0,44. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw cukup berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi vektor di kelas X SMA Negeri 1 Sanggau Ledo.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Eka Trisianawati; Tomo Djudin; Yayuk Dwi Stianingsih
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i3.5295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) hasil belajar siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran NHT, 2) perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran NHT, dan 3) besar efektivitas model pembelajaran NHT terhadap hasil belajar siswa dikelas X SMAN 1 Sungai Raya. Metode penelitian ialah metode eksperimen (Pre-Experimental Design) dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X IPA SMAN 1 Sungai Raya yang terdiri dari 5 kelas. Sampel penelitian ini ialah kelas X IPA5 sebagai kelas eksperimen, dengan menggunakan teknik purporsive sampling.  Instrumen untuk mengukur hasil belajar siswa menggunakan tes essay. Data dianalisis dengan menggunakan uji rata-rata, uji pair sample t-test, dan effect size.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa dari 45,0 menjadi 77,8, 2) Dari hasil analisis data menggunakan uji pair sample t-test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran NHT, dan 3) Nilai Effect Size sebesar 2,2 yang termasuk dalam kategori tinggi. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran NHT pada materi gerak lurus berubah beraturan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Sungai Raya. This study aims to analyze: 1) student learning outcomes before and after applying the NHT learning model, 2) differences in student learning outcomes before and after applying the NHT learning model, and 3) the effectiveness of NHT learning models on student learning outcomes in class X SMAN 1 Sungai Raya. The research method is the experimental method (Pre-Experimental Design) with One-Group Pretest-Posttest Design. The study population was all students of class X Science at Sungai Raya 1 State High School consisting of 5 classes. The sample of this study is class X IPA5 as an experimental class, using purposive sampling technique. Instrument to measure student learning outcomes using an essay test. Data were analyzed using an average test, pair sample t-test, and effect size. The results show that: 1) there is an increase in the average score of student learning outcomes from 45.0 to 77.8, 2) From the results of data analysis using pair sample t-test can be concluded that there are significant differences in student learning outcomes before and after applying the NHT learning model, 3) Effect Size values of 2.2 which is included in the high category. It was concluded that the application of NHT learning  model affecting the learning outcomes of class X students of  SMAN  1 Sungai Raya, of the subject matter rectilinear motion with constant acceleration.
Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses Pada Materi Getaran Dan Gelombang Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak Lia Angraeni; Eka Trisianawati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3828

Abstract

The purpose of this study was to determine: 1) the average student results given experimental class learning approach process skills; 2) the average student results given control class learning to use the conventional approach 3) whether there is a difference in student learning outcomes after a given learning approach and process skills using conventional approaches. This study design is quasi-experimental design. Data collection techniques used is a measurement technique .. Based on data analysis that uses the learning process skills approach to the learning outcomes of students on the material vibrations and waves both categories. Thus the detailed conclusions are as follows; 1) average student results given experimental class learning with good process skills approach; 2) Average grade student results are given learning control using conventional approaches is sufficient; 3) There are significant differences anatara student results after a given learning approach and process skills given student learning using the conventional approach. 
Pelatihan Eco Printing bagi Masyarakat Desa Sungai Pandan Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya Eka Trisianawati; Ivan Eldes Dafrita; Mustika Sari; Henny Sulistyani; Herditya Herditya; Nawawi Nawawi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i2.5016

Abstract

Potensi alam desa Sungai Pandan, Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya yang melimpah, belum optimal dimanfaatkan oleh warga masyarakat. Kelompok ibu-ibu PKK Desa Sungai Pandan masih membutuhkan keterampilan dalam mengelola potensi desa. Dalam rangka menciptakan masyarakat mandiri dengan memanfaatkan potensi dan keunggulan wilayah masing-masing secara bertahap dan berkelanjutan, maka program studi pendidikan biologi IKIP PGRI Pontianak mengadakan pelatihan Eco Printing yang diikuti 11 orang ibu-ibu PKK Desa Sungai Pandan. Metode pelaksanaan program PKM ini adalah sebagai berikut; 1) Persiapan, 2) Analisa kebutuhan mitra, 3) Perancangan Eco-printing, 4) Pelatihan Eco-Printing, 5) Evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2021, Teknik Eco Printing digunakan dalam pelatihan adalah teknik pukul (pounding) yang diaplikasikan pada Toot Bag Kanvas. Peserta merasakan bahwa kegiatan pelatihan sangat bermakna dalam meningkatkan pengetahuan, dan dapat dikembangkan lagi untuk dapat dijual atau dipasarkan baik manual maupun secara online, sehingga kegiatan yang telah dilakukan dapat meningkatkan kesejahteraan warga di Desa Sungai Kupah melalui penjulan Toot Bag Kanvas. The community has not optimally utilized the abundant natural potential of Sungai Pandan Village, Batu Ampar District, Kubu Raya Regency. The group of PKK women in Sungai Pandan Village still needs skills in managing village potential. In order to create an independent community by utilizing the potential and advantages of each region gradually and sustainably, the Biology Education Study Program of IKIP PGRI Pontianak held an Eco Printing training attended by 11 PKK women from Sungai Pandan Village. The method of implementing this PKM program is as follows; 1) Preparation, 2) Analysis of partner needs, 3) Eco-printing design, 4) Eco-Printing Training, 5) Evaluation. In the activity carried out on August 10, 2021, the Eco Printing technique used in training was the pounding technique applied to the Canvas Toot Bag. Participants felt that the training activities were significant in increasing knowledge. They could be further developed to be sold or marketed both manually and online so that the activities carried out can improve the welfare of residents in Sungai Kupah Village through the sale of Canvas Toot Bags.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM MERANCANG PERCOBAAN IPA BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI DI KABUPATEN BENGKAYANG Wahyudi Wahyudi; Eka Trisianawati; Handy Darmawan
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v1i1.616

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini untuk memberikan pelatihan kepada guru sehingga keterampilan guru dalam merancang percobaan IPA berbasis inkuiri dapat ditingkatkan. Rancangan PPM yang digunakan adalah pendekatan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Mitra pengabdian adalah guru-guru MGMP IPA Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang yang berjumlah 19 orang utusan dari 10 SMP/MTs Negeri maupun Swasta. Prosedur pelaksanaan melupiti tahap persiapan, tahap pelaksanaan serta tahap evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa para guru dapat merancangan alat percobaan IPA dan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis pembelajaran inkuiri. Evaluasi pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang dilaksanakan mendapatkan penilaian yang baik dari peserta atau mitra pengabdian. Kata Kunci: pelatihan, percobaan IPA, inkuiri.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT DAN BAHAN PRAKTIKUM IPA UNTUK GURU IPA SE-KABUPATEN KUBU RAYA Lukman Hakim Alsagaf; Boisandi Boisandi; Ira Nofita Sari; Matsun Matsun; Eka Trisianawati; Eti Sukadi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.971

Abstract

Minimnya pengalaman guru-guru terhadap pelaksanaan praktikum disebabkan karena pembelajaran yang biasa digunakan guru memerlukan waktu yang lama jika pembelajarannya dikemas dalam praktikum (eksperimen di laboratorium), sehingga diperlukan adanya suatu kegiatan pemberdayaan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan praktikum. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pelatihan penggunaan alat dan bahan praktik IPA untuk Guru IPA, khususnya guru IPA yang tergabung dalam MGMP Kubu Raya. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru-guru IPA di Kubu Raya terkait dengan pelaksanaan praktikum, khususnya pada pembelajaran IPA. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan. Pelatihan yang dilaksanakan adalah   pelatihan menggunakan aplikasi manajemen laboratorium, inventaris alat dan bahan laboratorium, tata ruang laboratorium, pembuatan buku penuntun paraktikum IPA SMP/MTs, dan Pelatihan penggunaan Alat dan bahan laboratorium IPA. Pendampingan juga dilakukan terkait dengan meningkatkan kemampuan guru dalam mengeksplorasi, mengelaborasi dan merefleksi materi ajar IPA terpadu (mencakup aspek fisika, biologi, dan kimia), serta meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan rancangan pembelajaran yang dibuat sekaligus  penyempurnaan rancangan pembelajaran. Kata Kunci: praktikum, alat dan bahan, IPA
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH GURU BERBASIS PENELITIAN BAGI GURU MGMP IPA KABUPATEN MEMPAWAH Mustika Sari; Ivan Eldes Dafrita; Handi Darmawan; Eka Trisianawati; Henny Sulistiany; Nawawi Nawawi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1320

Abstract

AbstrakPeningkatan profesional guru harus terus dilakukan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan salah satu dari unsur utama yang kegiatannya dapat diberikan angka kredit. Masih terdapat kendala yang dialami guru dalam membuat proposal maupun laporan penelitian seperti halnya yang dialami oleh guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Mempawah. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru IPA dalam merencanakan, melaksanakan, melaporkan, serta mempublikasikan hasil penelitian. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Mempawah. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan melalui tahap analisis masalah, paparan materi, diskusi dan pada akhir sesi dilakukan pendampingan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan. Pada akhir kegiatan pengabdian diharapkan guru sasaran telah menghasilkan proposal penelitian dan telah memiliki wawasan pengetahuan cara mempublikasikan pada jurnal ilmiah yang akan dituju. 
Implementation method experiments on student results on substances being material and its amendment in class VII SMP Negeri 22 Eka Trisianawati; Nurhayati Nurhayati; Lusi Beniwati
Journal of Physics: Theories and Applications Vol 1, No 1 (2017): Journal of Physics: Theories and Applications
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.505 KB) | DOI: 10.20961/jphystheor-appl.v1i1.4714

Abstract

The aims of this research were to know: (1) the average student learning outcomes in states of matter and changes the material that is taught by an experimental method in class VII SMP Negeri 22 Pontianak; (2) the average student laerning outcomes in states of matter and changes the material that is taught by  conventional method in class VII SMP Negeri 22 Pontianak; (3) the average difference in student learning outcomes given the experimental method to the average student learning outcomes given conventional methods in states of matter and changes the material in class VII SMP Negeri 22 Pontianak . This research was a quasi-experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The study population was all students of class VII SMP Negeri 22 Pontianak which consists of five classes, namely class VII A, VII B, VII C, VII D and E VII academic year 2015/2016, with a sampling technique that cluster random sampling. Based on the results of class VII A lottery was chosen as an experimental class and class VII D as the control class. The data collection technique used is the technique of measurement. Data collection tool used is a form of essay test. The hypothesis was tested using the t-test. Based on the results of data analysis can be concluded that: (1) the average student learning outcomes in states of matter and changes the material that is taught by an experimental method in class VII SMP Negeri 22 Pontianak is 64.96, (2) the average student learning outcomes in material states of matter and the changes that are taught by conventional methods in class VII SMP Negeri 22 Pontianak is 49.85, and (3) there are differences in the average student learning outcomes given the experimental method to the average student learning outcomes given in the conventional method material phase transition and changes in class VII SMP Negeri 22 Pontianak.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN GUIDED INQUIRY MODEL MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAP DITINJAU DARI KEMAMPUAN MOTIVASI BELAJAR Eka Trisianawati
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/nse.v1i2.286

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model Guided Inquiry (GI) menggunakan  Mind Map (MM) perbedaan prestasi belajar antara motivasi tinggi dan rendah, dan  interaksinya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling karena hanya terdiri dari satu kelas yaitu kelas A Pagi yang terdiri dari 30 mahasiswa. Teknik tes digunakan untuk mengumpulkan data prestasi belajar aspek kognitif. Teknik non tes, berupa angket untuk data motivasi dan  aspek afektif dan lembar observasi untuk aspek afektif dan aspek psikomotor. Uji hipotesis penelitian menggunakan bantuan software SPSS 18. Hasil penelitian didapatkan bahwa;(1) ada perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model GI menggunakan  MM  pada aspek kognitif dan tidak ada perbedaan pada aspek psikomotor  dan afektif; (2) ada perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah pada aspek kognitif dan afektif dan tidak ada  perbedaan pada aspek psikomotorik; (3)  ada interaksi antara pembelajaran model GI menggunakan MM dengan motivasi terhadap prestasi belajar kognitif dan tidak ada interaksi pada prestasi belajar afektif dan psikomotor.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN GUIDED INQUIRY MODEL MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAP DAN CONCEPT MAP DITINJAU DARI KEMAMPUAN MEMORI DAN MOTIVASI Eka - Trisianawati; Suparmi - -; Suciati - -
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v3i01.9710

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model Guided Inquiry (GI) menggunakan  Mind Map (MM) dan Concept Map (CM), perbedaan prestasi belajar antara kemampuan memori tinggi dan rendah, perbedaan prestasi belajar antara motivasi tinggi dan rendah, dan  interaksinya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester I Program Studi Pendidikan Fisika STKIP PGRI Pontianak. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas B diberi perlakuan menggunakan MM terdiri dari 30 mahasiswa dan kelas A diberi perlakuan menggunakan CM terdiri dari 30 mahasiswa. Teknik tes digunakan untuk mengumpulkan data prestasi belajar aspek kognitif, aspek psikomotor, dan kemampuan memori.Teknik non tes, berupa angket untuk data motivasi dan  aspek afektif dan lembar observasi untuk aspek afektif dan aspek psikomotor. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan sel tak sama dengan bantuan software SPSS 18. Hasil penelitian didapatkan bahwa;(1) ada perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model GI menggunakan  MM dan CM pada aspek kognitif dan tidak ada perbedaan pada aspek psikomotor  dan afektif; (2) ada perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang memiliki kemampuan memori tinggi dan rendah pada aspek kognitif dan psikomotorik dan tidak ada perbedaan pada aspek afektif; (3) ada perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah pada aspek kognitif dan afektif dan tidak ada  perbedaan pada aspek psikomotorik; (4)  ada interaksi antara pembelajaran model GI menggunakan MM dan CM dengan kemampuan memori terhadap prestasi belajar aspek afektif dan psikomotorik dan tidak ada interaksi terhadap prestasi belajar aspek kognitif ; (5) ada interaksi antara pembelajaran model GI menggunakan MM dan CM dengan motivasi terhadap prestasi belajar kognitif dan tidak ada interaksi pada prestasi belajar afektif dan psikomotor; (6) tidak ada interaksi antara kemampuan memori dan motivasi terhadap prestasi belajar; (7) tidak ada interaksi antara pembelajaran model GI melalui MM dan CM, kemampuan memori, dan motivasi terhadap prestasi belajar.