Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Berbasis Macromedia Flash Bagi Guru AGSI PGRI Kalbar dan MGMP IPA Kabupaten Bengkayang Nawawi Nawawi; Ivan Eldes Dafrita; Eka Trisianawati; Mustika Sari; Henny Sulistiany
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.173 KB) | DOI: 10.29406/br.v17i1.1588

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dengan pengurus AGSI-KALBAR dan juga guru-guru IPA di kabupaten Bengkayang, diperoleh informasi bahwa banyak guru IPA yang berkeinginan untuk dapat membuat media pembelajaran yang menarik, kreatif dan berbasis teknologi selain power point. Guru-guru MGMP IPA Kab Bengkayang berkeinginan untuk dapat membuat media pembelajaran sesuai dengan karakteristik materi serta dapat digunakan dalam mengajar di kelas. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru IPA dalam pembuatan media pembelajaran Berbasis Macromedia Flash sesuai dengan karakter materi IPA di Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan, yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer IKIP PGRI Pontianak.
Pengembangan Buku Ajar IPA Terpadu SMP berbasis Eksperimen Matsun Matsun; Lia Anggraeni; Eka Trisianawati
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2019): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v10i2.3149

Abstract

Ilmu alam atau Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan ilmu yang mencari tahu tentang alam beserta isinya secara logis sehingga IPA bukan hanya penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan suatu proses penyelidikan dan penemuan (inkuiri). Bahan ajar yang bersifat terpadu (tidak terpisah) sangat bermanfaat untuk menunjang proses pembelajaran IPA Terpadu di SMP/MTs. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bagaimana kelayakan buku ajar IPA terpadu SMP Kelas VII berbasis eksprimen berdasarkan ahli materi, (2) Bagaimana kelayakan buku ajar IPA terpadu SMP Kelas VII berbasis eksprimen berdasarkan ahli media. Penelitian dan pengembangan modul IPA terpadu ini menggunakan prosedur 4-D Models yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap pendistribusian (disseminate). Analisis data yang digunakan selama proses penelitian dan pengembangan adalah analisis deskriptif, analisis kelayakan buku ajar berdasarkan skor criteria. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Buku ajar IPA terpadu SMP berbasis eksprimen yang telah di validasi oleh ahli materi dengan keteria layak digunakan dengan nilai rata-rata 72.17. (2) Buku ajar IPA terpadu SMP berbasis eksprimen yang telah di validasi oleh ahli media dengan keteria layak digunakan dengan nilai rata-rata 75.14. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa pengembangan buku ajar IPA terpadu SMP berbasis eksprimen layak digunakan di sekolah. Buku ajar IPA terpadu SMP berbasis eksprimen telah di ajukan ISBN dan dicetak.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN MAHASISWA BERBASIS MODEL GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA Eka Trisianawati; Handy Darmawan
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2017): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.648 KB) | DOI: 10.31932/ve.v8i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengetahui kualitas Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) materi ekosistem berbasis model guided inquiry menurut ahli materi dan ahli media, dan mengetahui peningkatan keterampilan proses sains mahasiswa setelah menggunakan LKM. Bentuk penelitian yaitu penelitian dan pengembangan (R & D).  Tahapan pengembangan tes yang digunakan mengacu pada prosedur pengembangan dariReiser dan Mollenda yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Berdasarkan hal tersebut maka tahapan-tahapan yang dilaksanakan dalam penelitian ini yaitu: (1) Tahap analisis, pada tahap ini dianalisis kebutuhan praktikum, analisis materi dan analisis kebutuhan peralatan, (2) Perancangan, pada tahap ini dilakukan pembuatan LKM sesuai dengan sintak model guided inquiry, (3) Pengembangan, pada tahap ini dilakukan validasi dan uji coba, (4) Penerapan, tahap penggunaan LKM, (5) Evaluasi, pada tahap ini diberikan tes untuk mengetahui keterampilan proses sains mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data lembar validasi dan tes keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan LKM memiliki kriteria baik dan rerata nilai keterampilan proses sains mahasiswa juga memiliki kategori baik. Kata Kunci :  lembar kerja mahasiswa, keterampilan proses sains, ekosistem
A Development of Biodiversity Module Based on Socioscientific Issues and Local Potential for Department Students of IKIP PGRI Pontianak Eka Trisianawati; Ivan Eldes Dafrita; Handi Darmawan
Indonesian Journal of Biology Education Vol 2, No 2 (2019): Indonesian Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.126 KB) | DOI: 10.31002/ijobe.v2i2.2005

Abstract

This study aims to investigate: (1) The feasibility of biodiversity module based on Socioscientific issues and local potential according to the expert of material and the expert of media; (2) The students learning outcomes or achievements after using the biodiversity module based on Socioscientific issues and local potential. The method used in this study is a research and development (R & D) method with Hannafin and Peck's model. The subject of this study is the third-semester students of Mathematics Education Department of IKIP PGRI Pontianak who take the General Biology lesson in the academic year 2018/2019 that consist of one class, namely Class A Afternoon. The technique of collecting data used in this study is an indirect communication technique with the data collection tool in the form of a validation questionnaire and a test to gain the data of students learning achievement. The result of this study are: (1) The biodiversity module based on Socioscientific issues and local potential that is developed and worthy to be used with the indexed percentage of 75.91%; (2) Students learning achievement after using the biodiversity module based on Socioscientific issues and local potential that is developed is increasing with the normalized gain value of 0.6 that belongs to the medium category.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI DAN MASYARAKAT PADA MATERI KALOR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 EMBALOH HULU KEC. EMBALOH HULU KABUPATEN KAPUAS HULU Agustina Friastuti haryanti; Handy Darmawan; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.1982

Abstract

Pelajaran IPA (Fisika) kurang disukai oleh siswa karena dianggap sulit apalagi berhubungan dengan hitung-menghitung sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA rendah. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan Quasi Experimental Design dengan rancangan penelitian Non-Equivalen group posstest only. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VII A dan VII B dengan jumlah siswa yang sama yaitu 30 siswa. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cluster random sampling. Analisis deskripsi data posstest dengan menggunakan uji statistik inferensial, sedangkan untuk menganalisis data untuk uji normalitas data menggunakan uji Liliefors, uji homogenitas menggunakan uji F dengan membandingkan varians terkecil dan varians terbesar, dan uji hipotesis menggunakan uji polled varians. Berdasarkan pengolahan dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum dapat ditarik kesimpulan dengan menerapkan model pembelajaran sains teknologi dan masyarakat dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan menggunakan model pembelajaran konvesional.
ANALISIS KELENGKAPAN ALAT DAN BAHAN LABORATORIUM IPA SEKOLAH DI KOTA PONTIANAK Eka Trisianawati; Ita Ita; Kristiana Fitria
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.2245

Abstract

Mewujudkan revolusi industri 4.0 di era milenial ini, kesiapan laboratorium sekolah untuk melakukan praktikum terutama pada kelengkapan alat dan bahan laboratorium IPA perlu diperhatikan untuk mendukung proses pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan laboratorium terutama dalam hal kelengkapan alat dan bahan yang ada di laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama di kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi pada Sekolah Menengah Pertama yang ada di kota Pontianak melalui wawancara terstruktur, dan dokumentasi alat dan bahan serta dokumentasi ruangan Laboratorium IPA yang kemudian dianalisis. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini berdasarkan persentase kelengkapan alat dan bahan laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama yang berada di kota Pontianak dapat diketahui bahwa laboratorium SMP BRUDER Pontianak memiliki jumlah  total alat dan bahan dengan rata- rata persentase  kesiapan laboratorium 83,3% dengan kategori siap, SMP N 05 Pontianak memiliki total alat dan bahan dengan rata-rata persentase kesiapan laboratorium 100% dengan kategori siap, dan SMP N 08 Pontianak memiliki total alat dan bahan dengan rata-rata persentase kesiapan laboratorium 62.5% dengan kategori cukup siap.Kata kunci : Laboratorium IPA, alat dan bahan, Kota Pontianak. 
pengembangan bahan ajar fisika berbasis buku fabel berkarakter pada materi gerak lurus beraturan Deti Novianti Wulandari; Anita Anita; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) mengembangkan dan menilai kelayakan ahli media dan ahli materi dari bahan ajar berbasis buku fabel berkarakter pada materi gerak lurus beraturan, dan (2) respon siswa yang baik terhadap bahan ajar fisika berbasis buku fabel berkarakter. Jenis penelitian adalah penelitian Research Development (RD) dengan mengacu pada model 4D. subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas  MTs Nurul Islam Pontianak dengan jumlah 40 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data ahli materi, data ahli media dan respon siswa. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi ahli materi, angket ahli media dan angket respon siswa. Data yang diperoleh dari angket dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif, data kualitatif berupa komentar dan saran yang ada pada lembar angket validasi ahli sedangkan data kuantitatif berupa angka-angka yaitu 4,3,2, dan 1 berdasarkan skala likert yang kemudian dirata-rata. Hasil uii coba terbatas yang dilakukan, diperoleh bahwa : (1) Kualitas bahan ajar berbasis buku fabel berdasarkan ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak, dengan skor rata – rata 82%, Sedangkan berdasarkan ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan rata-rata skor 86% yang menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis buku fabel pada materi gerak lurus beraturan yang dikembangkan sudah memenuhi syarat dan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar, (2) hasil uji coba lapangan terhadap bahan ajar fisika berbasis buku fabel pada materi gerak lurus beraturan dengan menyebarkan angket respon siswa. Adapun rata-rata skor persentase yang diperoleh bahan ajar berbasis buku fabel ini adalah sebesar 80% yang berarti kriteria interpretasi respon siswa termasuk dalam kriteria setuju.Kata Kunci : Bahan Ajar, Buku Fabel, Berkarakter, Gerak Lurus Beraturan.
IDENTIFKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI KALOR DAN PERPINDAHANNYA DI KELAS VII SMP NEGERI 5 SUNGAI KAKAP Nofani Sholy Safitri; Tomo Djudin; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi kalor dan perpindahannya di kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Kakap. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Kakap yang terdiri dari 30 siswa dari 119 target populasi yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling (acak). Alat pengumpul data berupa Tes diagnostik 10 soal pilihan ganda dengan 3 alternatif jawaban disertai alasan terbuka. Dari enam konsep yang diungkap miskonsepsinya, soal nomor 1,2,3,4,7,8,9 dan 10 mengalami miskonsepsi sebesar 100%. kecuali untuk konsep soal nomor 5 tentang pengaruh kalor jenis terhadap kalor siswa mengalami miskonsepsi sebesar 83% dan untuk soal nomor 6 tentang menjelaskan peristiwa Asas Black siswa mengalami miskonsepsi sebesar 97%. Ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan proporsi miskonsepsi antara siswa laki-laki dan perempuan pada materi kalor dan perpindahannya.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MEREMEDIASI HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATERI MOMENTUM nopi intarti; Dwi Fajar Saputri; Eka Trisianawati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i1.1581

Abstract

Tujuan dari penelitian ini secara umum adalah untuk mendapatkan informasi secara objektif mengenai pengaruh setelah diterapkan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Bentuk yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk Pre-experimental Design dan rancangan yang digunakan dalam peenelitian ini adalah One group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 1. Teknik pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran. Adapun alat pengumpul data pada penelitian ini adalah tes. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan uji t. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar siswa sebelum diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 55,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong kurang; (2) Rata-rata hasil belajar siswa setelah diterapkan metode eksperimen pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah 70,62 berdasarkan kriteria nilai yang telah ditentukan tergolong baik; (3) Terdapat pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur; (4) Besar pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi momentum di SMA Negeri 1 Sungai Laur adalah sebesar 0,756 dengan kriteria tinggi.
IMPLEMENTASI ELEARNING PADA MATA KULIAH FISIKA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA Anita Anita; Eka Trisianawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 5 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.49 KB) | DOI: 10.21009/0305010401

Abstract

This study aims to determine how the implementation of elearning learning to critical thinking skills and independent learning on environmental physics. This research is descriptive research. Subjects in this study were students in environmental physics at IKIP PGRI Pontianak in 2015/2016. The techniques used in this study is documentation techniques, indirect communication, and measurement techniques. The result showed that the planning Elearning based APKG I is in excellent condition with a value of 3.25. Implementation of eLearning based APKG II is in excellent condition with a value of 3.40. Elearning evaluation based APKG II classified angat well with the value of 3.40. Critical thinking ability of students is low with an average value of 51.00. A total of 11 students have the ability to think critically low of 18 students. Student learning independence quite well with the percentage of positive answers and negative answers 72.78% 27.22%. Keywords: implementation, enviromental physics, e-learning, critical thiking skills, independent learning.