Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kemampuan Generalisasi Siswa SMK dalam Menyelesaikan Masalah Barisan dan Deret berdasarkan Brain Dominance Putri Nur Azizah; Swasti Maharani; Edy Suprapto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.037 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5809

Abstract

Kemampuan generalisasi adalah kemampuan dalam menyusun serangkaian langkah strategis dengan memperhatikan keteraturan pola dan menemukan bentuk umum dari masalah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan generalisasi siswa SMK dalam menyelesaikan masalah barisan dan deret berdasarkan brain dominance. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik analisis model alir Milles & Huberman, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, paparan penyajian data, verifikasi dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini mengambil 4 siswa kelas X SMKN 1 Geger sebagai subjek penelitian, yaitu 2 siswa yang right dominance, dan 2 siswa yang left dominance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan generalisasi siswa dengan left brain dominance yaitu: (a) mampu menjelaskan permasalahan/situasi dengan dapat menyatakan diketahui dan ditanyakan; (b) mampu menyajikan permasalahan ke dalam bentuk/model/simbol matematika; (c) Mampu dalam menjelaskan langkah-langkah yang akan digunakan dalam pemecahan masalah; (d) Dapat melaksanakan langkah-langkah yang telah direncanakan dan meliterasikan kesimpulan dari jawabannya. Ada pun kemampuan generalisasi siswa dengan right brain dominance yaitu: (a) Tidak menjelaskan permasalahan/situasi dengan dapat menyatakan diketahui dan ditanyakan; (b) mampu menyajikan permasalahan ke dalam bentuk/model/simbol matematika; (c) Menggunakan caranya sendiri dalam menjelaskan langkah-langkah yang akan digunakan dalam pemecahan masalah; (d) Dapat melaksanakan langkah-langkah yang telah direncanakan dan tidak meliterasikan kesimpulan dari jawabannya.
Students’ Error Analysis in solving Contextual Problem of Flat-Sided Geometry Based on Nolting’s Theory Depends on Gender Anissa Teguh Saputri; Edy Suprapto; Swasti Maharani
Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Vol 3 No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Wisnuwardhana University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/jelmar.v3i1.77

Abstract

When students solve math problems with flat-sided geometry, there are still many errors made by students. This is because mathematics has mathematical concepts and principles that students do not understand well, so that it can cause errors in solving mathematical problems of flat-sided geometry. The purpose of this study is to analyze the types of student errors in solving the problem of flat-sided geometry depends on Nolting's Theory. This research uses a qualitative approach. The instrument used is a flat-sided geometry test and interview guidelines. The results of this study can be used as an effort to improve students' ability in solving contextual problems in the material of building a flat side space. Based on the results of the study, information was obtained that there were 5 types of errors, namely reading instructions errors, carelessness errors, conceptual errors, application errors, students' test errors in solving contextual problems based on Nolting's theory. Male student subjects in solving contextual problems of flat-sided wake-up material made a lot of reading errors, carelessness errors, conceptual errors, and test-taking errors. Female student subjects in solving contextual problems with flat-sided geometry make a lot of errors, including carelessness, application errors, and test-taking errors.
Leadership Style and Educational Quality at State Islamic University Evi Muafiah; Nadhif Muhammad Mumtaz; Swasti Maharani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i1.2453

Abstract

This research aims to identify the leadership style of Kyai in monitoring the quality of education at Ma'had Al-Jami'ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, as well as the strategic steps of kiai in improving the quality of the Ma'had Al-Jami'ah institution. This research is qualitative research type using descriptive-analytic method. This research was conducted at Ma'hadal-Jami'ah UIN Malang. The primary sources are Kyai, Murabby, Musyrif, Mu'allim, and Mahasantri Ma'hadalJami'ah UIN Maliki Malang. And secondary sources are books, dissertations, theses, journals, articles, and other related sources. with research. Then the data collection technique uses document review, in-depth interviews, and observation. The results of this research concluded that the leadership style of kiai in Ma'had al-Jami'ah UIN Malang used the Transformasional leadership style. This can be seen from his charismatic figure and his capability for being a role model (uswah) in making any decisions (Idealized Influence), he also very inspiring and always motivating all the academic community of Ma’had al-Jami'ah (inspirational motivation), encouraging musyrif/ah, Murabbi/ah to always do innovation (Intellectual stimulation), He always listen any input and suggestions from the musyrif/ah, Murabbi ah (Individualized reason). This research emphasizes the study of kiai leadership in terms of maintaining the quality of education, This very differ with previous research which is only discuss about quality issues related to institutional transformasional leadership studies without the existence of central figure, which is researched by many scholars such as Ahmad Maki in his thesis under entitled "Leadership Transformasional in fostering tolerance”
Pengembangan E-Lkpd Berbasis Liveworksheets Pada Materi Bilangan Berpangkat Untuk Kelas IX SMP/MTS di Kabupaten Madiun Haidar Ali Asnawi; Swasti Maharani; Reza Kusuma Setyansah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.12009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan e-LKPD berbasis Liveworksheets yang berkualitas dilihat dari kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yaitu belum adanya media pembelajaran yang menarik dan rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi bilangan berpangkat. Penelitian ini dilakukan di MTsN 5 Madiun. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan berpedoman pada model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Hasil penelitian adalah (1) e-LKPD berbasis Liveworksheets dinyatakan valid dengan penilaian rata-rata oleh validator sebesar 88,8% (2) e-LKPD berbasis Liveworksheets dinyatakan praktis berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dari lembar angket respon peserta didik sebesar 85,3% (3) e-LKPD berbasis Liveworksheets dikatakan efektif berdasarkan ketuntasan peserta didik sebesar 87,75%. Dengan demikian e-LKPD berbasis Liveworksheets layak digunakan dalam pembelajaran matematika pada materi bilangan berpangkat.
Efektifitas Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (Air) Terhadap Hasil Belajar Ditinjau Dari Berpikir Kritis Matematis Pada Peserta Didik Kelas VII SMP Tulus Nindi Agustin; Swasti Maharani; Indra Puji Astuti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.12043

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk : (1) mengetahui apakah model pembelajaran AIR lebih baik daripada model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar peserta didik Kelas VII SMP, (2) mengetahui apakah terdapat pengaruh berpikir kritis matematis terhadap hasil belajar peserta didik Kelas VII SMP, dan (3) mengetahui apakah terdapat interaksi antara model pembelajaran AIR dengan berpikir kritis matematis terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sample randomsampling dengan terdapat dua kelas sampel, yaitu model pembelajaran AIR yang akan diberikan perlakuan kepada kelompok eksperimen dan model pembelajaran konvensional yang akan diterapkan kepada kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan taraf signifikan (?) = 0,05 menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh antar model pembelajaran terhadap haisl belajar peserta didik ( dan ), (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis tinggi, sedang dan rendah terhadap hasil belajar ( = 184,27 dan . (3) tidak terdapat interaksi atau pengaruh antar model pembelajaran dan tingkat kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik terhadap hasil belajar ( dan ). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah (1) model pembelajaran AIR lebih baik daripada model pembelajaran konvensional (2) terdapat pengaruh berpikir kritis matematis terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII SMP, dan (3) tidak terdapat interaksi antar model pembelajaran AIR dan model pembelajaran konvensional dengan kemampuan berpikir kritis matematis tinggi, sedang, dan rendah terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII SMP.
SOSIALISASI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA AUDIO PADA GURU SMAN 6 BALIKPAPAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA Maryatin Maryatin; Mutiara Suci Rahmadhani; Laila Apriliana; Lilis Asriani Putri; Syntia Rizki Nur Safitri; Putri Ayu Megawati; Dwi Muklisum; Riski Novitasari; Swasti Maharani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023): Vol 12 No 1 2023 (Article In Press)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The active learning of students at SMAN 6 Balikpapan is still relatively low and needs to be improved. The purpose of this activity is to introduce the snowball throwing learning model to SMAN 6 Balikpapan teachers and its implementation in learning. Method: This socialization activity was carried out through four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. This socialization activity was attended by 20 teachers at SMAN 6 Balikpapan. After the presentation of the socialization material, a trial was carried out on 33 students in class XII IPA 5 in the Indonesian language subject. The instrument used in this trial was the student learning activity observation sheet. Results: The implementation results show that the application of the snowball throwing learning model is effective in increasing the learning activity of class XII IPA 5 SMA Negeri 6 Balikpapan in the subject of Indonesian novel material by 17.67%. So it can be said that the Snowball Throwing learning model can increase student learning activity in Indonesian subjects.
Pelatihan Penggunaan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Bagi Guru SMAN 4 Balikpapan untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Ceramah Peserta Didik Edi Sudarto; Indah Ika Ratnawati; Luwes Handayani; Mufidah Mufidah; Swasti Maharani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023): Vol 12 No 1 2023 (Article In Press)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Writing lectures is a creative-productive activity in which students must have experience and reliable references because lecture texts are informative, educative, and persuasive. Students are carried out through a literacy process. The purpose of this activity is to provide in-depth material to teachers about the CIRC learning model in order to improve students' lecture writing skills at SMAN 4 Balikpapan. Method: The activity was carried out at SMA Negeri 4 Balikpapan, the training was attended by Indonesian language teachers. After the training ended, the model was implemented in one of the classes. Selection is done by simple random sampling. Learning activities with the model are carried out in several meetings with the method used, namely cycles I and II consisting of planning, implementing, observing, and reflecting. Data collection techniques by means of tests, distributing questionnaires, and documentation. Results: Bahasa Indonesia teachers all understand the steps of the CIRC learning model and are willing to apply them to learning in class. As for the results of the implementation of the model, the pre-cycle consists of seven assessment indicators. From the results of the recap, the lowest is the assessment of attitudes in learning, namely 81%. Results of cycle I Of the 35 students, only 16 reached the KKM and 19 were still below the KKM. And cycle II of the 35 students 33 achieved the KKM score and only 2 had not reached the KKM score. The CIRC model can improve students' lecture writing skills at SMAN 4 Balikpapan.
Pengembangan Keterampilan Psikomotorik Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Pelajaran Seni Budaya Dan Prakarya Yehas Affan Kirana; Swasti Maharani; Dwi Ulfa Nurdahlia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1076

Abstract

Substansi dari pembelajaran tari adalah gerak. Gerak merupakan unsur utama dalam perkembangan keterampilan motorik, kenyataan dilapangan, guru harus mempertimbangkan materi yang akan difasilitasi dan dikomunikasikan kepada ABK. Maka dari itu perlu adanya peran guru sebagai penyambung ilmu kepada peserta didik ABK sesuai dengan tingkat kebutuhannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Guru sebagai fasilitator dan komunikator dalam mengembangkan keterampilan psikomotorik anak berkebutuhan khusus melalui pelajaran seni budaya dan prakarya materi seni tari di salah satu SLBN di Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Hasil Penelitian menunjukan guru sebagai fasilitator memiliki tugas memfasilitasi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan motorik ABK melalui latihan seni tari dengan melihat kemampuan peserta didik melakukan gerakan tarian sesuai dengan unsur wiraga, wirasa, dan wirama sehingga tercipta sebuah karya yang sesuai harapan, dan Guru sebagai komunikator dapat mengkomunikasikan materi gerak tari secara langsung ( tatap muka) dan secara tidak langsung (tayangan video). Peserta didik ABK mengalami perkembangan psikomotorik meliputi perkembangan kemampuan keterampilan bergerak, kemampuan keseimbangan gerak, kemampuan mengkondisikan gerak anggota tubuh, kemampuan keinginan bergerak, kemampuan kesadaran menghafal pola gerak dan ketepatan gerak dengan musik iringan. Karena seni tari melatih kepekaan serta pengembangan potensi, juga cara mengkondisikan kemampuan psikomotorik pada peserta didik ABK.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Kemampuan Siswa Chika Yuliana; Sanusi; Swasti Maharani
Educatif Journal of Education Research Vol 1 No 1 (2019): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.456 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v1i1.3

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan kemampuan tingkat tinggi, tingkat sedang dan tingkat rendah yang dimiliki siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII G SMP Negeri 1 Wungu, kemudian untuk menentukan subjeknya dilihat dari nilai hasil Ujian Tengah Semester (UTS) yang diperoleh dari guru matematika. Peneliti menggunakan 6 siswa untuk digunakan sebagai subjek.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi waktu yaitu membandingkan data hasil tes dan wawancara tahap 1 dengan data hasil tes dan wawancara tahap 2. Pada penelitian ini analisis data menggunakan 3 tahap yaitu reduksi data, data display dan verivikasi/penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: 1) subjek berkemampuan tinggi tidak melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal. 2) subjek berkemampuan sedang memiliki tingkat kesalahan sedang, subjek tidak menuliskan kesimpulan dari soal yang telah dikerjakan. 3) subjek berkemampuan rendah memiliki tingkat kesalahan tinggi, subjek tidak dapat mentransformasikan soal, subjek tidak mengetahui prosedur yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal tersebut dan subjek tidak dapat menuliskan kesimpulan dari soal yang telah dikerjakan. Dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan Lembar Kerja Siswa atau media pembelajaran yang menarik agar siswa paham dengan materi yang diajarkan untuk meminimalisir kesalahan yang dilakukan siswa.
Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Dengan Informasi yang Kontradiksi Berdasarkan Gender Febrina Ridha Amalia; Sanusi; Swasti Maharani
Educatif Journal of Education Research Vol 1 No 1 (2019): July
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.217 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v1i1.4

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu komponen yang penting untuk siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini disebabkan karena dengan menggunakan konsep berpikir kritis secara tepat dapat mengarahkan siswa dalam berpikir serta mempermudah siswa untuk memecahkan masalah matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam memecahkan masalah matematika dengan informasi yang kontradiksi berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis data terdiri dari tiga komponen, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kauman, Ponorogo. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 siswa yaitu siswa laki-laki dan siswa perempuan. Teknik pengumpulan data terdiri dari tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa laki-laki mampu menerapkan tahap analisis dan tahap evaluasi. Hasil tes tulis pada tahap interpretasi subjek tidak menuliskan yang diketahui maupun yang ditanyakan pada soal. Sedangkan tahap inferensi subjek tidak menuliskan kesimpulan dari penyelesaian soal. Siswa perempuan mampu menerapkan tahap interpretasi, tahap analisis, tahap evaluasi dan tahap inferensi. Penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan profil kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika dengan informasi yang kontradiksi berdasarkan gender dengan menggunakan latar belakang siswa yang lainnya misalkan ditinjau berdasarkan kemampuan kognitif atau afektif.