Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PBL BERBANTUAN WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI GUNA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS SISWA Maharani Purba, Putri; Sriartha, I Putu; Ananda Citra, I Putu
Jurnal Spasial Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/js.v13i1.11379

Abstract

This research aims to: (1) describe and analyze the implementation of the Wordwall-assisted Problem-Based Learning (PBL) model in geography education; (2) test the effectiveness of implementing the Wordwall-assisted PBL model in enhancing students' Learning Interest; and (3) test the effectiveness of the Wordwall-assisted PBL model in improving students' Critical Thinking Skills. This study was conducted at SMA Negeri 3 Singaraja using a Quasi-Experimental design, specifically the Non-Equivalent Control Group Design. The selection of experimental and control groups was carried out in classes with equivalent cognitive levels. Data were collected through observation and testing methods, which were then analyzed using descriptive statistics and inferential analysis (N-Gain Score). The results of the study indicate that: (1) the implementation of the Wordwall-assisted Problem-Based Learning model in geography learning was carried out in the ‘Very Good’ category with an average score of 81.91; (2) the N-Gain analysis showed that the Wordwall-assisted PBL model was ‘Moderately Effective’ (69.05%) in increasing students’ Learning Interest; and (3) the N-Gain analysis revealed that the model was ‘Moderately Effective’ (61.01%) In improving students’ Critical Thinking Skills. Based on these findings, the integration of the Problem-Based Learning model with Wordwall media can serve as an innovative alternative strategy to optimize students’ learning interest and critical thinking abilities in geography education.
Studi Komparatif Penerapan Model PJBL dengan TBL Berbantuan Google Maps terhadap Hasil Belajar Geografi di SMA : Penelitian Dihita Melianti; I Putu Ananda Citra; Putu Indra Christiawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5774

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) Mengukur hasil belajar siswa dengan Project Based Learning berbantuan Google Maps. (2) Mengukur hasil belajar siswa dengan Task Based Learning berbantuan Google Maps. (3) Membandingkan hasil belajar kedua model Project Base Learning dan Task Base Learning. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental Design) dengan menggunakan dua kelas sebagai kelas eksperimen yang akan diterapkan kedua model. Penentuan dua Kelas Eksperimen (X2 dan X6) dilakukan secara random setelah dilakukan uji kesetaraan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, kuesioner, pencatatan dokumen, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis inferensial dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan model Project Base Learning yang diintergrasikan dengan Google Maps mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 13,65%, sementara untuk skor observasi implementasi model, kriteria sangat baik 81 (2) pengukuran hasil belajar peserta didik setelah penerapan model Task Based Learning naik 12,45%, skor observasi diperoleh 80,3 (3) perbandingan kedua hasil belajar dengan perhitungan dengan “t-test” yakni 0,041. Hal ini menunjukan kedua model memiliki perbedaan dampak yang cukup signifikan terhadap meningkatkan hasil belajar geografi yang mana penggunaan Project Base Learning lebih efektif.
Pengaruh Model Self Directed Learning terhadap Kemandirian Belajar Siswa Berbantuan Mind Mapping pada Pembelajaran Geografi di SMA : Penelitian Ega Hendriana; I Putu Sriartha; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Self Directed Learning (SDL) berbantuan Mind Mapping serta pengaruhnya terhadap kemandirian belajar siswa pada pembelajaran geografi di SMA Negeri 4 Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model SDL berbantuan Mind Mapping terlaksana dengan sangat baik, yang ditunjukkan oleh skor rata-rata observasi implementasi pembelajaran sebesar 91,74 dengan kategori sangat baik. Selain itu, kemandirian belajar siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol. Nilai rata-rata kemandirian belajar siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 53,10 menjadi 89,03 dengan persentase peningkatan sebesar 68%, sedangkan pada kelas kontrol hanya meningkat dari 34,10 menjadi 55,60 atau sebesar 22%. Temuan ini menunjukkan bahwa model Self Directed Learning berbantuan Mind Mapping berpengaruh positif dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran geografi.
Efektivitas Model Problem Based Learning Berbantuan Konten Digital Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Geografi Siswa di SMA N 4 Singaraja: Penelitian Aldi Maulana; I Putu Sriartha; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendeskripsikan penerapan problem based learning berbantuan konten digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 4 Singaraja (2) Menganalisis efektivitas penerapan problem based learning berbantuan konten digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 4 Singaraja, dan (3) Menganalisis pengaruh penerapan problem based learning berbantuan konten digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 4 Singaraja. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa: (1) Hasil penerapan model PBL berbantuan Konten Digital yang diterapkan pada kelas eksperimen yang dinilai oleh dua pengamat mendapatkan nilai 94,17 tergolong sangat baik. (2) Data menunjukkan bahwa peningkatan terjadi lebih besar dikelas eksperimen (71,8%) dibandingkan kelas kontrol (18,7%) dan (3) Penerapan model PBL berbantuan Konten Digital terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
Modul Penginderaan Jauh untuk Meningkatkan Kemampuan Interpretasi Citra Siswa: Penelitian I Gede Destira Nartayana; I Putu Sriartha; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5173

Abstract

This study was conducted due to the low ability of senior high school students to interpret remote sensing imagery, which was caused by the lack of interactive and visual learning media. The purpose of this study was to develop an interactive flipbook -based digital learning module and to examine its validity, practicality, and effectiveness in geography learning. The research employed a Research and Development method using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The results show that the developed module is highly valid based on expert validation in content, media, and language aspects. Practicality testing indicates positive responses from teachers and students. The effectiveness test shows that the module improves students’ learning outcomes significantly. Therefore, the interactive flipbook -based remote sensing module is effective for enhancing students’ image interpretation skills.
Mapping of Dolphin Watching Accommodation and Tourist Facilities in the Lovina Coastal Area: A Study in Temukus, Kaliasem and Kalibukbuk Villages Ni Ketut Catur Wulandari; Ni Nyoman Tri Wulandari; Leli Kasrian Br Gultom; I Made Angga Santika Sangging; I Putu Ananda Citra; Made Dwipayana
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v12i1.120002

Abstract

Lovina Beach in Buleleng Regency, Bali, is a well-known marine tourism destination whose main attraction is dolphin watching. However, disparities in the distribution of tourism facilities, lack of service standardization, and absence of cross-village coordination remain major challenges that threaten service quality and environmental sustainability. Previous studies have highlighted ecological and management issues but have not focused on spatial mapping and facility distribution inequalities. This study aims to map the distribution of dolphin watching accommodations and tourist facilities in Temukus, Kaliasem, and Kalibukbuk Villages, as well as to analyze differences in ticket prices, boat capacity, and management challenges between villages. The research employed a descriptive qualitative method combined with GIS-based mapping, using data from field observations, in-depth interviews with tourism actors, and documentation between May–June 2025. Results show an uneven distribution of facilities, with Kalibukbuk having the most complete infrastructure while Temukus and Kaliasem remain underdeveloped. Ticket prices are uniform at IDR 100,000 despite service disparities, and jukung departure routes converge at the same observation point, increasing ecological risks. Institutional fragmentation and absence of integrated regulations exacerbate management inefficiencies. The study recommends establishing a cross-village coordination forum, implementing service-based tariff standards, applying zoning for departure points, enhancing local human resource capacity, and developing a location-based digital information system. These strategies are expected to promote equitable, sustainable, and environmentally responsible coastal tourism governance.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Webgis Inarisk terhadap Keterampilan Berfikir Spasial Siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Lilis Nuraini; I Putu Sriartha; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v14i2.78243

Abstract

The development of spatial thinking skills is crucial in geography education to equip students with the ability to understand and solve spatial relationships among objects on the Earth's surface. Nevertheless, the currently used learning models do not yet facilitate the enhancement of pupils' spatial abilities. The objective of this research is to examine the impact of the Problem Based Learning approach, supported by the Webgis Inarisk platform, on the development of spatial thinking abilities among high school students. The study was done at SMA Negeri 3 Singaraja. The study used a quasi-experimental research approach, especially the Non-Equivalent Control Group approach. The study sample included of class E as the control group and class G as the experimental group, determined using randomization with previous class matching. The data were gathered via the process of observation and testing. They were then analysed using both descriptive and inferential methods, namely t-tests. The study findings demonstrate that the Problem Based Learning (PBL) model has a substantial impact on students' spatial thinking abilities, as shown by a statistically significant Sig. value (2-tailed) of 0.000, which is less than the accepted threshold of 0.05. The implementation of the PBL model contributes to improving students' spatial thinking skills by 92.66 (very good). Based on the research findings, it is recommended that policymakers and geography teachers promote the Problem Based Learning model assisted by Webgis Inarisk and other digital-based geography media to develop students' spatial skills.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATERI FENOMENA GEOSFER DAN INTERAKSI MANUSIA DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA Raihan Ade Viernaldi; Ida Bagus Made Astawa; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v14i2.120146

Abstract

This study aimed to describe the development process and evaluate the validity, practicality, and effectiveness of a Deep Learning-based Geography instructional video on the topic of Geosphere Phenomena and Human Interaction for senior high school students at SMA Negeri 4 Singaraja. The study employed the ADDIE development model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The findings indicate that the instructional video was systematically developed, incorporating introductory activities, apperception, content presentation, and supporting visuals and animations. The developed media demonstrated excellent validity, was practical for classroom implementation, and effectively enhanced students' learning activities in studying Geosphere Phenomena and Human Interaction.
Pemanfaatan Google Earth dalam Pembelajaran Geografi untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Kelas X SMA Ayodhya Pura Kadek Sri Budiawan; I Gede Astra Wesnawa; I Putu Ananda Citra
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.668

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Google Earth dalam pelajaran Geografi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X SMA Ayodhya pura. (1) Dadalm Metode pembelajaran ini mengunakan, penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain siklus rencana, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Partisipan penelitian adalah 30 siswa kelas X. Instrumen yang digunakan adalah angket (2) motivasi belajar dan observasi aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan Google Earth di kelas geografi meningkatkan minat dan motivasi siswa. (3) Google Earth membantu siswa terlibat dalam studi mereka dengan menyediakan gambar dunia nyata langsung mengenai topografi dan geografi area yang mereka pelajari. Peningkatan motivasi belajar juga tercermin dari peningkatan skor kuesioner motivasi sebelum dan sesudah penggunaan media. Secara ringkas, penggunaan Google Earth dalam pembelajaran geografi memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa SMA Ayodhya pura dan dapat menjadi alternatif inovatif dalam proses pembelajaran di sekolah. (1) Rata – rata nilai dari hasil belajar dengan menggunakan media Aplikasi Google Earth 83,33, sedangkan dengan mengunakan metode ceramah 75,45. (2) Dalam peningkatan hasil belajar ditunjukan dengan ketercapaian nilai peningkatan 0.67 pada kelas eksperimen dan 0.57 pada kelas control. (3) Untuk nilai p hasil belajar 0,01 < 0,05, maka Ha diterima dengan H0 ditolak. Dalam hal ini menunjukan bahwa dalam pemanfaatan media pembelajaran Google Earth dalam pembelajaran geografi.
Co-Authors A Sediyo Adi Nugraha A Sedyo Adi Nugraha A. Sedyo Adi Nugraha Agustina, Ira Yunita Ahmadi, Tomy Aldi Maulana Amirul Ikram Anak Agung Gede Sugianthara Arga Bahana Agung Irawan Dewa Made Atmaja Dhea Vier Nanda Dewi Dihita Melianti Dwipayana, Made Dwiyasa, Ida Bagus Putra Dwiyasa, Ida Bagus Putra Ega Hendriana Eka Suryana, I Gede Putu Elfrida Saul Etti Suriasih Fahyumi Rahman Fikrrotul Hasanah Gata Sangasya Wiwekananda Gusti Putu Desya Surya Pratiwi Hadi, Ismail Hasan, Muhammad Zainul Hasanah, Fikrrotul Hidayat, Irul I Gde Pitana, I Gde I Gede Astra Wesnawa I Gede Budiarta I Gede Destira Nartayana I Gusti Ayu Adi Rahayuni I Kadek Alit Wiguna I Made Angga Santika Sangging I Made Ngurah Oka Mahardika I Made Sarmita I Made Windu Antara I Putu Sriartha I Putu Wiradyana Ananda Putra I Wayan Treman Ida Bagus Made Astawa Ida Bagus Putra Dwiyasa Ikram, Amirul In, Nurul - Irawan, Arga Bahana Agung Julia Vironika Julia Vironika Juliawan, Kadek Kadek Diah Arita Dewi Kadek Sri Budiawan Khoirunnisa, Arini Kuat, Senator Sopan Leli Kasrian Br Gultom Lilis Nuraini Made Arie Wahyuni Made Dwipayana Made Suryadi Made Suryadi Maharani Purba, Putri Manalu, Sara Hotnida Muhammad Khoirul Mujahid Ni Ketut Catur Wulandari Ni Luh Putu Trisna Ika Putri Ni Nyoman Tri Wulandari Ni Wayan Handayani Ni Wayan Handayani Ni Wayan Ratna Sriwijaya Ningsih Ningsih, Ni Wayan Ratna Sriwijaya Niyah, Dina Rifqo Nur Mas Ula Nyoman Tri Wahyuningsih Pandiangan, Raymond Pratiwi, Gusti Putu Desya Surya Putra, I Made Widnyana Pramana Putri, Ni Luh Putu Trisna Ika Putu Indra Christiawan Rahman, Fahyumi Raihan Ade Viernaldi Rinaldi, Ahmad Riyadh Riyadh Riyadh, Riyadh Ruhilatul Janah Sara Hotnida Manalu Septiani, Rosi Sriartha, I Putu Ananda Suriasih, Etti Suryana, I Gede Putu Eka Tomy Ahmadi Ula, Nur Mas Uswatun Hasanah Wahyuningsih, Nyoman Tri Wahyuningsih, Nyoman Tri Wiguna, I Kadek Alit Wulandari, Ni Nyoman Tri Zakaria , Abd Razak