p-Index From 2021 - 2026
5.055
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

EFEKTIVITAS SEDOT JENTIK (DOTIK) UNTUK PENGENDALIAN JENTIK AEDES AEGIPTY Siregar, Erris; Dahlan, Ahmad
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/scj.v8i1.410

Abstract

Pengendalian vektor dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara kimia dan pengelolaan lingkungan, salah satunya dengan cara pembersihan sarang nyamuk (PSN). Sampai saat ini obat untuk membasmi virus dan vaksin untuk mencegah penyakit DBD belum tersedia. Cara yang tepat untuk menanggulangi penyakit DBD adalah dengan memutus rantai penularan penyakit. Pemutusan rantai penularan penyakit dapat dilakukan dengan memberantas sarang nyamuk dan jentik. Pemberantasan nyamuk dapat dilakukan dengan fogging, sedangkan jentik dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida kimia, misalnya abate atau dengan melakukan eradikasi jentik melakukan pemberantasan jentik dengan menyedot jentik pada kontainer-kontainer yang potensial tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk aedes agypti. Adapun alat sedot yang digunakan adalah Aquarium Power Heads H-280 yang mana alat ini mampu menyedot jentik yang berada di container dengan penggerak dengan menggunkan listrik aliran DC dengan system kerja alat dihidupkan kemudian ujungnya akan diarahkan ke jentik yang akan di sedot kemudian seiring dengan air yang tersedot maka jentikpun akan ikut dalam slang sehingga jentik akan masuk kedalam wadah yang disiapkan dan terperangkap sedangkan airnya akan mengalir kembali ke container dengan prinsip air rotasi dan air tidak terbuang sehingga pada daerah yang sulit air tidak perlu untuk dikuras tetapi dilakukan sedot jentik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui waktu efektif dan kemampuan alat teknologi dalam penyedotan jentik Aedes aegypti dalam setiap kontainer air bersih. Penelitian ini adalah Eksperimen dengan rancangan Postest Group Design, dengan rancangan ini memungkinkan dapat mengukur waktu perlakuan (intervensi) dalam hal ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk penyedotan jentik. Pada eksperimen ini dilakukan laboratorium Entomologi Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Jambi.  Populasi dalam penelitian ini adalah jentik k Aedes aegypti yang dikolonisasi di insektarium Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Jambi.  Jentik nyamuk Aedes aegypti berjumlah 2.500 ekor jentik Aedes aegypti yang diperoleh dari hasil kolonisasi jentik Aedes aegypti, setiap kontainer air bersih dimasukan jentik nyamuk Aedes aegypti sebanyak 100 jentik. Berdasarkan hasil uji Bonferroni seperti pada tabel 4.5, menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan waktu yang diperlukan dalam percobaan terhadap jumlah larva yang tertangkap. Hal ini ditunjukaan dengan nilai p-value <0,005, yang artinya bahwa ada perbedaan waktu terhadap jumlah jentik yang tertangkap. Namun pada waktu 3 menit dan 4 menit tidak terjadi perbedaan yang signifikan, hal ini ditunjukkan pada nilai p=0,454 (p > 0,005)    Simpulan waktu efektif dalam penyedotan jentik Aedes aegypti dalam setiap kontainer air bersih adalah lima menit dengan prosentase penangkapan sebanyak 98,8%; ada perbedaan kemampuan alat dengan berbagai waktu penyedotan larva jentik Aedes aegypti dalam setiap kontainer dengan nilai p = 0,000. Saran  agar masyarakat tetap melaksanakan pengendalian vektor penyakit (ramah lingkungan) khususnya demam berdarah dengan melakukan program 3 M (menguras, menutup dan mengubur), namun ada salah satu alternatif pengendalian larva nyamuk yaitu dengan menggunalan alat penyedot larva.
EFEKTIVITAS PERANGKAP LALAT MUSCA DOMESTICA LAMPU SEBAGAI ALTERNATIVE PENGENDALIAN LALAT DIKANDANG AYAM Ariyani, Susy; Dahlan, Ahmad; Krisdiyanta, Krisdiyanta
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas perangkap lalat Musca domestica lampu sebagai alternative pengendalian lalat dikandang ayam. Lokasi penelitian di dusun Sidodadi desa Suka Maju Kabupaten Muaro Jambi. Metode penelitian ini quasi eksperimen dengan desain post test only with control group dengan pendekatan uji statistic Anova. Hasil penelitian Jumlah lalat Musca domestica yang terperangkap pada sticky trap tanpa lampu adalah 9 ekor, serta jumlah semua lalat Musca domestica terperangkap adalah 49 ekor dikandang ayam. Sedangkan sticky trap dengan menggunakan lampu LED 3 watt jumlah lalat Musca domestica yang banyak yaitu 63 ekor, untuk perangkap sticky trap ditambah lampu LED 8 watt adalah 53 ekor, serta lampu LED 12 watt dengan sticky trap yaitu lalat Musca domestica jumlahnya 38 ekor lalat. Dan hasil penelitian juga tidak Terdapat perbedaan dengan jumlah F hitung sebesar 2,190 dengan tingkat signifikasinsi Jika p-value ˃0,142 menunjukkan pada tiap perangkap baik pada pengulangan maupun perlakuan di sticky trap jumlah lalat Musca domestica yang terperangkap. Diharapkan penelitian ini dilanjutkan dengan melihat warna –warna lampu LED sebagai untuk menarik lalat dalam jumlah yang lebih banyak mengingat luasnya kandang dan banyaknya jumlah ayam dalam kandang yang luasnya 8 x40 m².
Keberadaan Jentik Aedes sp di Tempat Ibadah di Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi Ariyani Arif, Susy; Fahri, Sukmal; Dahlan, Ahmad
SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat ibadah merupakan salah satu tempat umum yang identik dengan adanya tempat penampungan air yang biasanya baru di kuras lebih dari satu minggu sekali dan dekat dengan pemukiman penduduk. Hal ini dapat menjadi daya dukung lingkungan yang tinggi terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes sp terhadap terjadinya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadan jentik Aedes sp, jenis kontainer yang positif jentik, kebersihan kontainer, mengetahui intensitas pencahayaan, dan Density Figure di Tempat Ibadah Kelurahan Kenali Besar. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan rancangan survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 tempat ibadah di antaranya 30 masjid dan 20 mushallah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kontainer yang paling banyak positif jentik adalah bak wc berbahan keramik berjumlah 53 (79,1%), 35 (15,1%) jarang dibersihkan tapi disikat, 22 (9,5%) sering dibersihkan tapi tidak disikat. Intensitas pencahayaan yang tidak memenuhi syarat < 60 Lux sebanyak 56 (24,1%), Density figure atau kepadatan jentik di Tempat Ibadah Kelurahan Kenali Besar didapatkan HI=70% dikategorikan tinggi dan CI=28,9% juga dikategorikan tinggi. Kesimpulan Kebersihan kontainer dengan frekuensi pembersihan lebih dari 1 minggu sekali, dan tidak dilakukannya penyikatan pada saat pembersihan dan didukung oleh pencahayaan yang tidak memenuhi syarat dapat menjadi perkembangbiakan jentik pada tempat ibadah. Dengan demikian penjaga tempat ibadah hendaknya melakukan pembersihan yang baik minimal 1 minggu sekali dan melakukan penyikatan pada kontainer.
Co-Authors 'Irfaan, Santosa Abdul Haris Agusta, Harini Agustini*, Sri AHMAD MUNIR ahmad yani Ali Abdullah, Ali Amanda, Putrilia Amelia Amelia Andrianti, Dinda Antisah, Fina Aprianto, Naerul Edwin Kiky Ariyani Arif, Susy Ariyani, Susy Aslim, Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Atabik Atabik Atul Aini, Azhari Azizi, Bagus Salam Basri, Nur Akhyar Brahmantio, Athilla Bunga Dara Amin Bunyamin Bunyamin Chin, James Dewi , Wina Kurnia Dewi, Hayuningtyas Pramesti Djuni Farhan Djuni, Erwin Dwi Putri Cahyawati, Dwi Putri Dyan Agustin Edward Mariyani-Squire ELIHAMI, ELIHAMI Evi Ekawati Evi Yulianti Fahmi Poernamawatie Fahriani, Ipak Fajar Hardoyono Fian, Khafifatul Haflin, Haflin Hamdan, Muhammad Sirajuddin Qahtan Hana Catur Wahyuni Hari Setiono, Hari Hertato, Roni Husain Ahmad, Husain I Made Satyawan I Putu Darmayasa Ibrahim Ibrahim Indah Widyawati, Titis Irawan, Ivan Danar Aditya Irma Irma Jeni Susyanti Jum Anggriani Krisdiyanta, Krisdiyanta Kurniawati, Nani Manarfah, Laode Martawijaya, M. Agus Marwan, Aqil Muh Tawil, Muh muh. Tawil Muhammad Wildan Muhiddin, Mutia Alfianti Mustopa, Raden Noor Shodiq Askandar NS, Irmayani Nua, Muh. Tri Prasetia Nur Hazizah Nurfitra Yanto Nurhayati Nurhayati Oyong Lisa Putra, Andry S. Utama Putri, Devi Oktarina Rahmawati, Rahmawati Ratri, Adinda Cahyaning Rina Fauziah Sabarudin Sabarudin Salam, Muslim Sanusi, Dirgah Kaso Sembiring, Rinawati Sentot Kusairi Setyanugraha, Muhammad Simanjuntak, James Perdinan Siregar, Erris Sochimin Sri Agustini Sriyanto Sriyanto Suhendar Suhendar, Suhendar Sukmal Fahri Supriadi Surawan, Tri Syathibi, Ahmad Trisno Setiawan, Trisno Usman Usman Voak , Adam Voak, Adam Widyawati, Titis Indah Yeti Widyawati Yoyo Arifardhani Yulianto, Rudi