Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KEKUATAN MEMANJANG PADA GELADAK KAPAL KONTAINER DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Amalia Ika Wulandari; Suardi Suardi; Dimas Putra Wahid Rusparyansyah
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diterbitkan oleh United Nations Conference on Trade And Development, tercatat jumlah kapal kontainer aktif yang berlayar di seluruh dunia pada tahun 2016 sebanyak 6.086 kapal. Menurut data European Maritime Safety Agency, terdapat 1.101 kasus kecelakaan kapal kontainer di seluruh dunia pada rentang tahun 2011 hingga 2015. Salah satu faktor penyebab kecelakaan tersebut adalah kegagalan struktur pada geladak yang tidak mampu menahan beban yang ada selama kapal beroperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan memanjang pada geladak Kapal Kontainer 409 TEU berbahan baja KI-A36 dengan metode non-linear finite element method. Beban yang diberikan pada penelitian ini adalah beban dinamis berupa gelombang hoggingdan saggingserta jenis pelat pada kapal yang digunakan yaitu AH-36. Hasil penelitian diperoleh tegangan maksimum paling tinggi adalah 288,954 N/mm2 dengan safety factor 1,229 yaitu pada kondisi ketebalan pelat 75% saat sagging, dan tegangan maksimum terkecil adalah 225,216 N/mm2 dengan safety factor 1,576 yaitu pada kondisi ketebalan pelat 100% saat hogging. Momen lentur vertikal yang diperoleh adalah 4,46 x 1011 N.mm pada kondisi hogging dan -4,66 x 1011 N.mm pada kondisi sagging. Kemudian pada kondisi hogging, momen ultimate terbesar adalah 1,196 x 1012 N.mm dengan safety factor 2,68 pada ketebalan pelat 100% dan momen ultimate terkecil adalah 8,687 x 1011 N.mm dengan safety factor 1,95 pada ketebalan pelat 75%. Pada kondisi sagging, momen ultimate terbesar adalah -9,882 x 1011 N.mm dengan safety factor 2,12 pada ketebalan pelat 100% dan momen ultimate terkecil adalah -6,271 x 1011 N.mm dengan safety factor 1,34 pada ketebalan pelat 75%.
KEKUATAN FIBERGLASS REINFORCED PLASTIC (FRP) SEBAGAI BAHAN GADING KAPAL KAYU Alamsyah Alam; Rodlian Jamal Ikhwani; Taufik Hidayat; Suardi Suardi
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 15 No. 1 (2021)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan baja untuk menggantikan kayu Bitti sebagai bahan konstruksi gading kapal kayu dinilai tidak praktis karena melalui proses pembentukan dan pemeliharaan, sehingga penggunaan bahan lain seperti FRP sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran dan bentuk penampang bahan FRP yang sesuai sebagai pengganti gading kayu ditinjau dari segi kekuatan. Metode yang digunakan yaitu elemen hingga (FEM) dan dianalisis menggunakan metode eksperimen numerik pada software. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengoptimalkan bahan FRP dengan bentuk penampang I beam, I beam+flange, box of hole beam, T beam, dan U beam+flange sebagai pengganti bahan kayu Bitti. Hasil penelitian menunjukkan gading kayu Bitti memiliki elastisitas (E) = 9534.02 MPa dan momen inersia penampang (I) = 2197x104 mm4 terjadi tegangan maksimum (?k) = 7.682 N/mm2 dan lendutan maksimum (?) = 0.1 mm, untuk faktor keamanan gading kayu Bitti (Sf) = 1.28, sedangkan bahan FRP pengganti gading kayu dengan nilai (E) = 69000 MPa dapat digunakan penampang I beam dengan nilai I = 316x104 mm4, I beam+flange dengan nilai I = 288x104 mm4, box of hole beam dengan nilai I = 317x104 mm4, T Beam dengan nilai I = 478 x104 mm4, serta U beam+flange dengan nilai I = 375x104 mm4, terjadi tegangan maksimum (?k) = 52.00 N/mm2 dengan lendutan maksimum (?) < 0.082 mm dan faktor keamanan (Sf) = 1.28. Bahan FRP pengganti kayu gading membutuhkan momen inersia penampang sebesar 1/7~1/5 kali lebih kecil dari momen inersia penampang kayu gading dengan elastisitas tujuh kali lebih besar dari kayu gading. Nilai ini dapat dijadikan patokan untuk ukuran kapal di atas ataupun di bawah 70 GT ketika akan menggunakan bahan FRP sebagai pengganti gading kayu.
Perancangan Floating Barge Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) sebagai Optimalisasi Distribusi BBM di Wilayah Pesisir Penajam Paser Utara Hariyono Ismail; Alamsyah; Suardi; Husein Syahab; Chris Jeremy Verian Sitorus
WAVE: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 19 No. 2 (2025)
Publisher : National Research and Innovation Agency (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/wave.2025.13430

Abstract

Distribusi bahan bakar minyak (BBM) bagi nelayan di wilayah pesisir Penajam Paser Utara mengalami berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, aksesibilitas yang rendah, dan tingginya biaya logistik. Konsep Floating Barge Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) menjadi solusi inovatif yang berfungsi sebagai fasilitas terapung dan mudah diakses oleh kapal nelayan. Hasil survei menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah penduduk dari 161.000 jiwa pada tahun 2019 menjadi hampir 200.000 jiwa pada tahun 2024, yang berdampak pada meningkatnya permintaan ikan dan aktivitas nelayan. Desain floating barge yang dikembangkan memiliki ukuran utama panjang 12 m, lebar 6 m, tinggi 1,55 m, dan draft 0,65 m, serta dilengkapi dua tangki berkapasitas 46ton BBM dan dua dispenser pengisian. Analisis hidrodinamika dan seakeeping menunjukkan bahwa ponton memiliki stabilitas yang baik pada berbagai kondisi gelombang, dengan nilai RMS heave tertinggi 0,2465 m, pitch 0,9528°, dan roll 3,3594° pada gelombang setinggi 1 meter. Hasil analisis stabilitas memperlihatkan GMt awal 2,217 m dengan lengan tegak maksimum 0,398 m pada sudut kemiringan 30°, yang memenuhi standar keamanan operasi. Dengan spesifikasi ini, floating barge SPBN diharapkan mampu meningkatkan efisiensi distribusi BBM, mengurangi ketergantungan terhadap SPBU darat, serta mendukung produktivitas sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan.
Co-Authors A, Alamsyah Abdillah, Riza Abdul Basiq Zainal Abidin Abdul Mujib Syadzali Abdurrahman, Luthfi Abidin, Abdul Basiq Zainal Abiyyu Harly Saputra Adhy Rahmat Adila, Imam Rifqi Ahmad Razzan Aknul Ciptiandi Alamsyah Alamsyah Alamsyah Alamsyah - Alamsyah Alamsyah alamsyah alamsyah Alamsyah Alamsyah Alamsyah Alamsyah Alamsyah, Alamsyah Alamsyah, Alamsyah Alfawan Alfawan Alwi, Muhammad Rusdy Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari amalia ika wulandari Amalia Ika Wulandari Amalia Ika Wulandari Andi Mursid Nugraha Arifuddin Andi Mursid Nugraha Arifuddin Andi Nadia Himaya Anggela, Anggela Anggit Dwi Putra Anugerah, Andi Nurwahid Ardhi Hidayatullah Ardhi Hidayatullah Arifuddin, Andi Mursid Nugraha Astin, Widya Yulia Aulia, Ade Putri Rezki Aung Ye Kyaw Aung Ye Kyaw Ayu Nastiti, Yulia Bancin, Sutomo Baratau, Irentya Anugra Basri Said Baya, Nur Bima Jagad Saksana, Febrillian Burliyanto, Decky Cahyani, Alviana Eka Chris Jeremy Verian Sitorus Desinta Larasati Ashar Devy Setiorini Sa’adiyah Dimas Putra Wahid Rusparyansyah Dimas Putra Wahid Rusparyansyah Dwiyanti, Diva Syahirah Elfin Zulmi Azhar Erifive, Pranata Erskine Simei Tonda Fabila, Nova Fachrul Jaya, Muhammad Reza Fahmi Zahrotama Fahrizul Hasmi, Achmad Faisal Mahmuddin Faisal Mahmuddin Fajar, Achmad Feston Sandi Paribang Fiesta Olivia Firman Bagja Juangsa Firmansyah, Mohammad Bagus Fitri, Ade Gad Gunawan Gom Gom Mulia Yehezkiel Tambunan Guskarim Rompon Habibi Habibi Habibi Handayani, Windah Hariyono Ismail Hariyono, Hariyono Haryawan, Hafiz Hendry Hermayanti, Nabila Ayu Hidayat, Taufik Hijriah Hijriah Hijriah, Hijriah Hijriah, Hijriah Husein Syahab Ikhwani, Rodlian Jamal Imawan Santosa, Pramudya Irvan Setiawan Jumalia, Jumalia Jumardi, Jumardi Klara, Syerly Kustiwansa, Harlian Kyaw, Aung Ye Lista Putri Adinda Rahmi Lumbantoruan, Hendra Eliakim Lumenteri, Fido Fortunatus M. Uswah Pawara Mahmuddin, Faisal Mambang Rezalut T Mamola, Randi Maulana, Mohammad Khafid Moch Purwanto mubarak, azhar aras Muhammad Rusdy Alwi Muhammad Yusuf Ismail Muhdar Tasrief Myistro, Evan Naufal, Daffa Ahmad Naval Architecture, Diva Nugraha Arifuddin, Andi Mursid Nugraha, Andi Mursid Orientius Paseru, Ricko Paribang, Feston Sandi Pradityana, Atria Prahmana, Rico Aditia Pranatal, Erifiive Pratama, Brian Yoga Pratama, Raditya Hendra Prihasto, Bima Qalbi AM, Chaerul Raditya, Muhammad Yogi Raditya, Muhammad Yogi Rajagukguk, Pernando Anju Ramadana, Andi Najwa Ramadhani, Rizky Rara Gusnia Nurulhaini Ratna Septati Yani Rifai, Muhammad Rijal Surya Rahmany Rio Hermawan Risaldo, Rizky Rizky Risaldo Rizqi Fahrezi, Dimas Rodlian Jamal Ikhwani Rodlian Jamal Ikhwani Rodlian Jamal Ikhwani Ryanda Bayu Laksana S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Samsu Dlukha N Samsu Dlukha Nurcholik Sarani Nigrat Nai Pos-Pos Setiawan, Wira Setiawan, Wira Setiorini Sa’adiyah, Devy Sherina Fitri Hariani Sherly Clara Siagian, Firman Veryvicasi Vernando Simanjuntak, Lowry Gabriel Simatupang, Gusrawati, Sander V S Sitanggang, Syahrul Gunawan Sitorus, Chris Jeremy Verian Stofani, Dhio Suanggana, Doddy Sultan Mahmud Cakasana Syadzali, Abdul Mujib Syahab, Husein Syaiful Umara, Muhammad Syerly Klara Syerly Klara Tasrief, Muhdar Tasrief, Muhdar Taufik Hidayat Taufik Hidayat Wardina Suwedy Wati, Gusra Widya Yulia Astin Wijaya, Vibra Wira Setiawan Wira Setiawan Wira Setiawan Wira Setiawan Wira Setiawan Wulandari, Amalia Ika Wulandari, Amalia Ika wulandari, amalia ika Yosefan, Andreyano Zaed Yuliadi, Mochamad Zulkarnaen, Zen