Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : aptek

Analysis of Traffic Accidents Characteristics in Rural Roads of Riau Province Khairul Fahmi; Jamaludin Mat; Muhidin Bin Arifin
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 12, No. 02, Juli 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to analyze the characteristics of traffic accidents rural roads in Riau Province. The data was obtained from Directorate of Traffic of the Riau Police from year 2014 to 2018. Statistical analyze were conducted using the SPSS software version 20. Mann-whitney and Kruskal Walls analysis were used to analyze the data. There was no significant difference in the number of victims seen from the aspect of the gender of the vehicle that was hit. Based on the the road geometry, there were significant differences in the number of victims, speed, and density of traffic flows. There were significant differences in the traffic speed and density, the number of victims is not significantly different. There were significant differences in traffic speed and density based on road surface conditions, but the number of victims was not significantly different. Based on the pavement conditions, there was no significant difference in density and the number of victims. While, there was a significant difference on vehicle speed. Based on weather conditions, there was no difference in traffic density and the number of victims, but significantly different in terms of speed. Based on the type of road shoulder, there are differences in speed, traffic density, and the number of victims. There are significant differences in speed, traffic density, and the number of victims on the three observed lines. Rantau Berangin- Pasir Pengaraian route was lower than the speed in the other two routes. The average ADT rating for each group on Pekanbaru- Teluk Kuantan route was lower than the vehicle speed on the other two lines. The average rating for each number of victims per group, on Rantau Berangin- Pasir Pengaraian route, was lower than the speed on the other two routes. There are significant differences in speed, traffic density and the number of victims on the three observed lines
Analisis Peran Pendamping Desa Dalam Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Rokan Hulu Arifal Hidayat; Khairul Fahmi; Rismalinda
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 17, No. 02, Juni 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Pendamping Desa TeknikInfrasturktur (PDTI) dalam menjalankan tugasnya sebagai pendamping desa menurutpersepsi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD)Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian dilakukan dengan cara wawancara dankuesioner sebanyak 21 responden dari pihak dinas DPMPD Kabupaten Rokan Hulu. Data kuesioner di uji dengan rumus indeks kepentingan dan uji data statistik denganrumus korelasi produk moment dan rumus Crosbach Alpha. Kesimpulan akhir daripenelitian yaitu bahwa peran PDTI dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutandi Kabupaten Rokan Hulu menurut persepsi dinas DPMPD memiliki nilai kinerjayang BAIK. Peran PDTI yang harus ditingkat kedepannya adalah sebagai berikut : (1) Melaporkan semua masalah yang timbul dan upaya penanganannya; (2) Koordinasimenjalin hubungan baik dengan birokrasi dan tokoh masyarakat; (3) Membantupenanganan masalah yang berhubungan dengan kegiatan infrastruktur desa; (4)Membimbing pembuatan RAB infrastruktur desa.
Analisis Penerapan Penggunaan Paving Block Geopolimer Abu Sawit Dengan Tambahan Ordinary Portland Cement (OPC) dan Portland Composite Cement (PCC) di Lahan Gambut yang Berbasis Eco-Green Syarif, Harriad Akbar; Danang Saputra; Khairul Fahmi
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1429

Abstract

Penumpukan material Abu Sawit/Palm Oil Fuel Ash merupakan permasalahan di industri pabrik kelapa sawit yang akan berdampak mencemarkan kelestarian lingkungan dikarenakan abu sawit termasuk limbah. Tapi dalam dunia konstruksi, abu sawit dapat digunakan dalam konstruksi perkerasan jalan raya dalam bentuk paving block. Penelitian ini dilakukan bertujuan menganalisis penerapan penggunaan paving block geopolimer abu sawit dengan variasi penambahan Ordinary Portland Cement (OPC) dan Portland Composite Cement (PCC) di lahan gambut berbasis Eco-Green. Penelitian diawali dengan menguji karateristik material campuran paving block seperti abu sawit, semen, dan pasir. Variasi pengujian sampel terdiri dari 20%, 25%, 30% OPC dan PCC dari komposisi campuran abu sawit. Jenis pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan dan mikrostrukstur FTIR dengan umur pengujian 28 hari. Dari hasil yang didapat, kuat tekan variasi OPC 25% memiliki kuat tekan tertinggi 23,82 MPa dari variasi OPC lainnya, sedangkan untuk variasi PCC 30% menghasilkan kuat tekan tertinggi 25,81 MPa dari variasi PCC lainnya. Dari sampel serpihan kuat tekan diuji mikrostruktur FTIR untuk mendapatkan ikatan kimia yang terjadi akibat penambahan variasi OPC dan PCC. Dari data hasil pengujian mikrostruktur FTIR terlihat adanya senyawa Natrium Karbonat, Kalsium Karbonat dan Ziolite yang merupakan reaksi geopolimer antara OPC dan PCC. Reaksi tersebut membentuk ikatan antar butiran sehingga menghasilkan pasta semen pada campuran paving block geopolimer abu sawit. Sedangkan ditinjau dari Konsep Eco-Green, paving block geopolimer lebih murah dibandingkan dengan paving block konvensional semen dan menghasilkan mutu yang sama (Mutu B).
Pengembangan Job Mix Design Beton Struktural Untuk Peningkatan Efisiensi Dan Kualitas Arifal Hidayat; Khairul Fahmi; Rismalinda
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4149

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang paling umum digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Kualitas beton yang baik sangat penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan komposisi campuran beton struktural fc' 30 MPa menggunakan metode DoE (Departemen of Environment) untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas beton. Tahapan penelitian meliputi pengujian saringan agregat, berat jenis dan penyerapan agregat, berat isi agregat, kadar lumpur, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi campuran beton metode DoE untuk beton fc' 30 MPa per meter kubik secara teoritis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas betonadalah: Semen = 513,16 kg (11 sak semen), Agregat halus = 426,88 kg, Agregat kasar= 1214,97 kg, dan Air = 195 liter
EVALUASI SALURAN DRAINASE JALAN POROS DESA KOTO RANAH KECAMATAN KABUN KABUPATEN ROKAN HULU Rusdianto Anto; Bambang Edison Bambang; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 02, Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i2.4557

Abstract

Pada musim hujan, air limpasan sering tidak teralirkan secara optimal karena saluran yang ada belum terencana dengan baik atau dimensinya tidak mencukupi untuk menampung debit rencana.Penelitian ini menggunakan analisis frekuensi dengan metode Gumbel. Saluran yang diteliti sepanjang 142 m. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui debit limpasan (Runoff) maksimum saluran drainase di Jalan Poros Desa Koto Ranah dan Untuk menganalisis Kapasitas penampang saluran drainase jalan poros desa Koto Ranah berdasarkan debit maksimum.Debit maksimum limpasan (run off) dengan curah hujan maksimum 24 jam (R24) periode ulang 100 tahun sebesar 194,09 m³/dtk. Dimensi drainase bagian kiri dengan dimensi sebagai berikut: b1 = 0.7 meter ,b2 = 0.25 meter, h = 0,5 meter , fb = 0,2 meter (tinggi jagaan), e = 0,58 meter , m = 0,65 meter. Debit rencana = 0,16 m³/dtk > Debit saluran = 0,19 m³/dtk (Aman). Sedangkan saluran drainase sisi kanan dengan dimensi sebagai berikut : b1 = 0,75 meter, b2 = 0,25 meter, h = 0,6 meter , fb = 0,2 meter (tinggi jagaan), e = 0,58 meter , m = 0,7 meter. Debit rencana = 0,25 m³/dtk > Debit saluran = 0,32 m³/dtk (Aman).