Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis GeoGebra Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Representasi Matematis Siswa di SMA Negeri 1 Lembar Mawarni, Mawarni; Ahmad Muzaki; Ade Kurniawan
Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Kependidikan Ki Hajar Dewantara (Jurnal KHD)
Publisher : Lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jurnalkhd.v1i1.89

Abstract

This research This research aims to produce a product in the form of valid, practical and effective media from GeoGebra-based learning media in increasing students' learning motivation and mathematical representation at SMA Negeri 1sheet. This type of research is development research with the ADDIE model. The population used in this research was class XI MIPA 3 students, namely 31 students with a total sample of 6 students. Research data was obtained using learning media validation questionnaires, validation of test instruments, teacher and student responses, as well as students' mathematical representation tests in the form of pre-test and post-test questions. Based on the assessment results from media experts and material experts, it shows that the media developed is included in the "Very Valid" criteria because it meets the requirements of media experts and material experts. The validity of learning media based on the results of media expert assessments is in the very good category with an average value of 43.5 and a percentage of 87%. The validity of the test instrument based on the results of the material expert's assessment is at very high criteria with an average of 43 and a percentage of 96%. The practicality of the learning media developed based on the results of teacher response questionnaire analysis is in very good criteria with an average score of 4.67 and a percentage of 93.33% and student responses are in very good criteria with an average score of 49.4 and a percentage of 98% . The effectiveness of the learning media developed based on limited trial activities with 6 students, obtained that students' classical completeness in answering post test questions after using the learning media was 84.72% with a KKM of 75. From the results of this research, it can be concluded that GeoGebra-based learning media is very valid , practical and effective in increasing students' learning motivation and mathematical representation at SMA Negeri 1 Lembar.
Optimalisasi Limbah Kulit Semangka sebagai Produk Manisan untuk Meningkatkan Nilai Tambah dan Kemandirian Ekonomi Keluarga Amalia, Karina Nine; Ferdiansyah Putra Manggala; Abdurohman; Ahmad Muzaki; Ahmad Rofiki; Brian Rizqi Paradisiaca Darnoto; Dony Bahtera Firmawan; Tri Agustina Nugrahani; Katarina Leba; Muhammad Andryan Wahyu Saputra
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 (2026): DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v2i1.60033

Abstract

Semangka merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat karena rasanya yang manis, menyegarkan, serta memiliki kandungan air yang tinggi. Namun, pemanfaatan buah semangka umumnya hanya berfokus pada bagian daging buah, sedangkan kulit semangka masih dianggap sebagai limbah rumah tangga yang belum memiliki nilai ekonomi optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pengolahan limbah kulit semangka menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kulit semangka menjadi produk manisan, sekaligus memberikan edukasi mengenai strategi pemasaran produk secara daring maupun luring. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi pembuatan manisan kulit semangka, serta pendampingan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai potensi pemanfaatan limbah kulit semangka dan kemampuan peserta dalam menghasilkan produk olahan yang layak konsumsi dan memiliki nilai jual. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan terkait pengemasan dan pemasaran digital sebagai upaya pengembangan usaha berbasis pangan lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengurangan limbah pangan melalui pemanfaatan produk hortikultura secara berkelanjutan.
The use of technical chlorine for seawater sterilization in the rearing of barramundi larvae Lates calcarifer Ni Wayan Widya Astuti; Indah Mastuti; I Made Sedana; Sunarto Sunarto; Mustakim Mustakim; I Nyoman Suwitra; Mujiono Mujiono; Kurdi Kurdi; Luh Yuliani Dewi; Kadek Mas Tantra; Katimin Katimin; Ja'far Shadiq; Ahmad Muzaki
Depik 2025: Special Issue ICMF
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.0.0.46920

Abstract

Disease prevention is very important in the rearing of barramundi larvae, one of which is by sterilizing the seawater using technical chlorine. This study aimed to determine the effect of seawater sterlization use technical chlorine for rearing barramundi larvae on growth, survival, and water quality. The treatment in this study was different seawater used for water exchange during larval rearing. Seawater was sterilized with 25 ppm technical chlorine for 24 hours. Before use, the water was neutralized using 12.5 ppm sodium thiosulfate. As a control in this study, direct seawater or untreated sea water was used for water exchange. The study was conducted with 3 replications. The parameters observed in this study were growth, survival, virus monitoring, growth variation, and water quality. Sterilization of seawater with 25 ppm technical chlorine used for rearing larvae of barramundi has no significant effect on growth, survival, growth variation and water quality of rearing larvae. The use of filtered seawater is recommended in the sterilization of seawater for rearing larvae of barramundi. Increasing the dose of chlorine or using chlorine which has a high active substance could increase effectiveness of water sterilization.Keywords:Technical chlorineSterilizationRearing larvaeBarramundiLates calcarifer
Manipulation of the aquatic environment to optimize the natural spawning of sunu grouper (Plectropomus leopardus) in controlled tanks M. Deni Feraro Mubarrak; Ima Kusumanti; Wiyoto Wiyoto; Ahmad Muzaki
Depik Vol 13, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.1.32394

Abstract

Aquaculture within culture techniques is needed to support the optimization of a number of juveniles which sunu grouper natural spawning techniques. To optimize the natural spawning of Sunu Grouper (Plectropomus leopardus) its is needed to know in details about the environment condition. Random design method by using several treatments consisted of one factor, temperature, and consisted of four treatments which are 26, 28, 30, and 32 which were repeated five times. Five steps were conducting start with the preparation, acclimatization of the eggs, stocking, and hatching of the eggs, and larval maintenance. Good quality feed is required to support gonad development and egg quality during brood stock-rearing. Environmental management of culture within culture techniques is needed to support the optimization of the number of juveniles. Temperature changes made by raising and lowering the temperature are a form of stimulation that trigger spawning to occur naturally.Keywords:aquacultureaquatic environmentsunu grouper
RANCANG BANGUN ALAT PEMIPIL JAGUNG OTOMATIS MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK BERKAPASITAS 80 KG/JAM Danang Yunianto; Ahmad Muzaki; Dika Andri Saputra; Indra Haerun Nizar; M Sagaf
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Indonesia yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan maupun pakan ternak. Salah satu tahapan penting dalam penanganan pascapanen jagung adalah proses pemipilan. Pada umumnya, proses pemipilan jagung masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama, tenaga kerja yang besar, serta berpotensi menimbulkan kelelahan dan risiko cedera kerja. Oleh karena itu, diperlukan suatu alat bantu yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pemipilan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pemipil jagung otomatis menggunakan motor listrik dengan kapasitas kerja ±80 Kg/jam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quality Function Deployment (QFD), yang berfungsi untuk mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan pengguna, khususnya petani dan pelaku industri kecil menengah (IKM), serta menerjemahkannya ke dalam spesifikasi teknis alat. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis terhadap alat pemipil jagung yang telah ada. Selanjutnya, data kebutuhan pengguna diolah menggunakan matriks House of Quality (HoQ) sebagai dasar perancangan alat. Hasil dari penelitian ini berupa alat pemipil jagung otomatis berbasis motor listrik yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek ergonomi, keselamatan kerja, kemudahan pengoperasian, serta perawatan alat. Alat yang dirancang diharapkan mampu mempercepat proses pemipilan, mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual, serta menghasilkan biji jagung pipilan dengan kualitas yang lebih baik. Dengan demikian, alat pemipil jagung otomatis ini diharapkan dapat menjadi solusi tepat guna dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses pascapanen jagung bagi petani dan pelaku IKM. Kata kunci: jagung, alat pemipil jagung, motor listrik, Quality Function Deployment (QFD), ergonomi.