Claim Missing Document
Check
Articles

Flood-Prone Area Mapping Using the Integration of Hydrological Data and Google Earth Engine (GEE) Firman Pindria; Jonni Mardizal
Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS Vol 4 No 3 (2026): Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/mikailalsys.v4i3.11957

Abstract

Flood susceptibility mapping that integrates hydrological and geospatial information remains limited at the sub-watershed scale, particularly in rapidly developing coastal urban areas. This study maps flood susceptibility in the Batang Kandis Sub-watershed, Padang City, by integrating hydrological data through Google Earth Engine (GEE). A quantitative spatial approach was employed using six parameters: rainfall, elevation, slope, soil texture, land cover, and proximity to rivers. Each parameter was classified, scored, and weighted using the Analytic Hierarchy Process (AHP), after which a weighted overlay was applied to generate the Flood Susceptibility Index (FSI). The results indicate that 58.77% of the study area is classified as having very high flood susceptibility, while 21.39% is classified as highly susceptible. These zones are concentrated primarily in downstream areas characterized by low elevations, gentle slopes, extensive built-up surfaces, and close proximity to river networks. Validation against historical inundation data from Ina-Geoportal demonstrated 97.10% spatial correspondence with areas classified as having high or very high susceptibility. These findings confirm that integrating hydrological and geospatial parameters through GEE provides a reliable approach to identifying flood-prone areas at the sub-watershed scale. The resulting susceptibility map provides an evidence-based foundation for prioritizing flood mitigation, strengthening watershed management, and supporting adaptive spatial planning in rapidly developing coastal urban areas.
Analisis Pengaruh Penggunaan Media Digital dan Keterampilan Teknologi terhadap Pemahaman Konsep Siswa dalam Pembelajaran Virtual Fadlul Amdhi Yul; Refdinal Refdinal; Rijal Abdullah; Jonni Mardizal
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.4089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media pembelajaran digital dan keterampilan teknologi siswa terhadap pemahaman materi dalam lingkungan pembelajaran virtual, mengingat pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan. Fokus utamadari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan serta pengaruh kedua variabel tersebut terhadap pemahaman materi siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 50 siswa kelas X di SMK 6 Kota Bengkulu, yangdipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran digital dan keterampilan teknologi siswa terhadap pemahaman materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital serta keterampilan teknologi siswa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman materi. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkuat model konstruktivisme dalam konteks pembelajaran digital dan memberikan implikasi praktis bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan keterampilan teknologi siswa sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran digital. Penelitian ini juga memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih mendukung penerapan teknologi dalam pembelajaran.