Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Postur Kerja dengan Keluhan Nyeri Otot pada Pekerja Industri Tahu di Wonogiri Wangsit Restu Adi Guritno; Sri Darnoto
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v10i2.25466

Abstract

Muscle pain complaints, characterized by soreness, heaviness, and stiffness in muscles that can be felt from the neck to the feet, often arise from prolonged periods of inappropriate work postures and extended working hours. This quantitative cross-sectional study aimed to analyze the relationship between work posture and muscle pain complaints among tofu industry workers in Wonogiri. The sample included the entire worker population, totaling 48 tofu industry workers in Wonogiri District, Wonogiri Regency. The research instruments used were the Ovako Work Posture Analysis System (OWAS) sheet for measuring work posture variables and the Nordic Body Map (NBM) sheet for muscle pain complaint variables. Data analysis was performed using the Spearman Rank Correlation test. Univariate analysis revealed that 43.8% of respondents had high-risk work postures, and 52.1% experienced moderate levels of muscle pain complaints. Bivariate analysis indicated a robust and significant positive correlation between work posture and muscle pain complaints (Spearman Rank correlation coefficient = 0.839; p-value = 0.000). This study demonstrated a highly significant correlation between work posture and complaints of muscle pain among tofu industry workers in Wonogiri. The study suggests further interventions, necessitating control measures, to reduce the high percentage of muscle pain complaints among these workers.
Posyandu Remaja sebagai Upaya Pencegahan Anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Niken Purnamasari; Anistra Widya Armalia; Dela Kusumaningsih; Like Anggita Destiana Putri; Anisah Firdaus; Besta Ajeng; Aldian Kharis Aditama; Melinia Suci Rahmahdhani; Gina Aulia; Tisya Amelia; Aulia Mir'atus Sholichah; Endang Mulyaningsih; Asty Melanggawati; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan pada remaja adalah anemia. Anemia adalah keadaan dengan kadar hemoglobin, hematokrit dan sel darah merah yang lebih rendah dari nilai normal, yaitu hemoglobin < 12 g/dl untuk remaja. Anemia menyebabkan darah tidak cukup mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kejadian anemia dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktifitas fisik. Selain itu, mereka cenderung menderita anemia dikarenakan mengalami menstruasi setiap bulan. Anemia disebabkan oleh berbagai faktor diantarnya asupan gizi yang tidak optimal, kurangnya aktifitas fisik, menstruasi, serta kurangnya asupan zat besi. Dampak anemia pada remaja yaitu dapat menghambat perkembangan psikomotor, merusak kinerja kognitif, dan kinerja skolastik. Berdasarkan permasalahan tersebut maka program yang dapat dilaksanakan yaitu Posyandu Remaja sebagai upaya pencegahan anemia di Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan Posyandu Remaja ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama remaja akan pentingnya pencegahan ibu hamil resiko tinggi khususnya anemia. Metode pengabdian melalui beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan sasaran remaja Desa Ngemplak sejumlah 22 peserta. Posyandu Remaja meliputi kegiatan pemeriksaan Hb (hemoglobin), pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan, pembagian tablet tambah darah (TTD), edukasi tentang anemia serta pembentukan grup chat whatsapp sebagai sarana monitoring dan diskusi tentang anemia dan pengingat minum tablet tambah darah. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan pengetahuan remaja tentang anemia, peningkatan konsumsi tablet tambah darah, serta terbentuknya pengurus Posyandu Remaja Desa Ngemplak.
Pembentukan Bank Sampah dan Pemanfaatan Sampah di Dusun 1, Tawang, Weru, Sukoharjo Alfida Aulia Rahma Firdausy Nurhaliza; Mila Eka Nurhidayah; Rais Fadhila; Afrian Muhammad Rizal; Jamiatulhita Alfirizqi; Alfiana Sahrina Cahyaningrum; Aura Putri Zahira; Anggita Cinderella Maharani Khosid; Ziddan Arif Darmawan; Yasinta Teeza; Eny Fauziana; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah hingga saat ini masih menjadi kasus yang banyak disoroti di Indonesia. Hal ini lantaran masyarakat masih belum bisa menekan angka laju pertumbuhan sampah akibat pola hidup masyarakat. Berbagai upaya dan cara telah banyak diusung oleh masyarakat guna mengurangi angka peningkatan sampah tiap saatnya. Inisiasi Pembentukan Bank Sampah dan Pemanfaatan Sampah Plastik menjadi Handicraft menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tawang Dusun 1, Weru, Sukoharjo dalam usaha mereka mengurangi sampah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memecahkan permasalahan tentang sampah melalui program pengelolaan sampah dengan menginisiasi masyarakat untuk membentuk Bank Sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik. Pemberian edukasi inisiasi pembentukan bank sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft ini menjelaskan tentang manajemen bank sampah dan demonstrasi pembuatan handicraft berupa bunga plastik dengan metode ceramah melalui media buku pedoman dan PowerPoint. Dari kegiatan tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa sebelum adanya edukasi inisiasi pembentukan bank sampah dan pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft, hasil dari Survei Mawas Diri menunjukkan bahwa terdapat 75 (74%) permasalahan pengelolaan sampah yang masih tidak memenuhi persyaratan akibat cara pengelolaannya yang masih mengandalkan pembakaran sampah. Setelah pemberian sosialisasi terkait inisiasi pembentukan Bank Sampah dan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Nilai pengetahuan sebelum diadakan penyuluhan sebesar 69,2% meningkat setelah dilakukan penyuluhan menjadi 81% dengan p-value 0,048 (<0,05). Meskipun kegiatan baru sekali dilakukan, namun sudah terdapat peningkatan, meskipun masih bertahap baik dalam inisiasi pembentukan Bank Sampah maupun pelatihan pemanfaatan sampah plastik menjadi handicraft.
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Dermatitis pada Tenaga Kerja Lingkungan Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan Alfreda Parisya Saputro; Sri Darnoto; Dwi Astuti
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan penyakit dermatitis menduduki peringkat kedua dari lima besar penyakit akibat kerja. Prevalensi penyakit ini di seluruh dunia diperkirakan sekitar 25 -66 kasus dari 1000 pekerja per tahun dengan tingkat insidensi berkisar antara 4-7%. Lingkungan industri kulit dan produk kulit Magetan merupakan sebuah tempat untuk melakukan aktivitas penyamakan. Industri ini dalam proses produksi hampir 90% menggunakan bahan kimia yang dapat menyebabkan terjadinya iritasi kulit salah satunya Dermatitis. Salah satu faktor terjadinya dermatitis adalah kurangnya kesadaran para pekerja untuk menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan dermatitis di lingkungan industri kulit dan produk kulit Magetan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 105 responden dengan teknik pengambilan sampel teknik proportional sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah teruji valid dan reliabel. Analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan dermatitis (p-value = 0,000) (CC = 0,409) yang menunjukkan bahwa tingkat keeratan dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa semakin banyak pekerja yang tidak patuh menggunakan alat pelindung diri maka semakin tinggi risiko mengalami dermatitis. Perlu adanya pelatihan keselamatan kesehatan kerja dan edukasi pada para pekerja mengenai pentingnya menggunakan alat pelindung diri lengkap saat melakukan pekerjaan agar dapat terhindar dari penyakit akibat kerja.
Analisis Jenis Pekerjaan, Beban Kerja, dan Kelelahan Kerja pada Anggota Membangun Keluarga Utama (MKU) di Kabupaten Magelang Fahwa Nyssa Insyiroh; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membangun Keluarga Utama (MKU) merupakan suatu komunitas yang beranggotakan ibu rumah tangga yang bekerja untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui berbagai jenis usaha. Seorang ibu rumah tangga yang bekerja harus menyeimbangkan tanggung jawab domestik dan pekerjaannya yang bisa mempengaruhi beban kerja dan tingkat kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik ibu rumah tangga yang bekerja berdasarkan jenis pekerjaan, beban kerja, dan kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan total sampel sebanyak 70 orang anggota MKU di Kabupaten Magelang. Variabel jenis pekerjaan dan kelelahan kerja diukur menggunakan Kuesioner IFRC. Variabel beban kerja diukur menggunakan fingertip pulse oximeter untuk menghitung Cardiovascular Load (%CVL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden bekerja di sektor informal, dengan wiraswasta sebagai pekerjaan dengan frekuensi tertinggi (32,9%). Seluruh responden mengalami beban kerja ringan (100%) dengan tingkat kelelahan bervariasi yaitu (52,9%) mengalami kelelahan kerja rendah, (45,7%) mengalami kelelahan kerja sedang, dan (1,4%) mengalami kelelahan kerja tinggi. Meskipun beban kerja ringan, penting bagi ibu rumah tangga agar mengelola pekerjaannya untuk mencegah peningkatan kelelahan kerja.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu tentang Hipertensi melalui Edukasi dan Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Teh Herbal di Desa Karangmojo Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo Mochammad Faiq Abdillah; Alda Nabila Permata Sari; Amalia Natasyafira; Rahma Nur Amalia; Pumaya Vintarnuari Tria Choirinnisa; Ghefira Nazma Arroyan; Tazky Aulia Faradina; Wilansari Asih; Dhea Destiana; Halimah Muhtar; Yossa Windira; Sri Darnoto
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi, merupakan kondisi ketika tekanan darah meningkat secara tidak normal. Hipertensi dikenal sebagai "Silent Killer" karena sering kali tidak menimbulkan gejala, namun dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak terdeteksi. Secara global, hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di dunia. Metode: Intervensi dilakukan melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan teh daun kelor sebagai upaya non-farmakologis pencegahan hipertensi menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan kader tentang hipertensi serta tindak lanjut penerapan hasil edukasi di masyarakat. Hasil: Dengan adanya edukasi tentang hipertensi serta pemanfaatan daun kelor ini para kader akan mendapatkan pengetahuan tentang faktor risiko hipertensi dan bagaimana mengenali hipertensi, serta meningkatkan keterampilan kader dalam mengolah daun kelor menjadi teh herbal. Melalui edukasi dan praktik pengolahan daun kelor menjadi teh herbal, kegiatan ini memperkuat kesadaran masyarakat dalam mengelola faktor risiko hipertensi, mencegah komplikasi, dan menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sehat. Dari kegiatan tersebut diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang hipertensi dari 53,8 % meningkat menjadi 91,9 %. Simpulan: Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dalam mengelola faktor risiko hipertensi dan melakukan pencegahan secara mandiri dan berkelanjutan melalui konsumsi teh daun kelor serta pengelolaan pola hidup sehat.
Co-Authors Acintya Wedaning Agni Janametri Adriska, Fella Afrian Muhammad Rizal Agneli, Yunika Agus Widodo Alda Nabila Permata Sari Aldian Kharis Aditama Alfiana Sahrina Cahyaningrum Alfida Aulia Rahma Firdausy Nurhaliza Alfreda Parisya Saputro Alif Noor Anna Al’tsani, Tsabitha Amalia Natasyafira Ambarwati Amini, Fani Aisyah Andariiani, Fera Anggita Cinderella Maharani Khosid Anisah Firdaus Anistra Widya Armalia Arfiyanti Diah Witjaksani Arini, Maya Intan Ash Shidiq, Rosyid Asty Melanggawati Aulia Mir&#039;atus Sholichah Aulia, Afifah Zakiyatul Aura Putri Zahira Besta Ajeng Bunga Tiara Adsa Dela Kusumaningsih Devia Nadia Kirana Dewi Novita Sari Dewi, Ayu Rusdiana Dhea Destiana Dinar Syarifah Septiningrum Dini Ayu Pinasti Dipta Hiqmal Wirananta Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Astuti dwi, annisa Em Sutrisna Endang Mulyaningsih Enggar Praditya Eny Fauziana Ernawati, Dwi Arini Eti Poncorini Pamungkasari Fahwa Nyssa Insyiroh Faradea Nasywa W Fauziana, Eni Ghefira Nazma Arroyan Gina Aulia Hafipah, Nurul Halimah Muhtar Hatmanti, Wirya Ima Aryani Inez Ramadhana Saputri Jamiatulhita Alfirizqi Jumadi Kartika, Tiara Kelik Wardiono Komala, Indah Kristiani, Shinta Kusuma Estu Werdani Kusumaningrum, Eka Dyahayu Larasati, Ulima Fadhilah Latifa Putri Cindana Like Anggita Destiana Putri Lina Agustina Mahdi Ramadhani Idris Marasabessy Marcella Sulistyowati Maulina, Devita Melinia Suci Rahmahdhani Mila Eka Nurhidayah Minati, Nilna Mitoriana Porusia Mochammad Faiq Abdillah Muchlison Anis Muhammad Halim Maimun Muhammad Hamdani Pratama Mustara, Mustara Nadiyah Kumalasari Niken Purnamasari Ninis Wahyu Arifah Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Nurul Sukmawati Oktaviani oktaviani Praditya, Enggar Praemordhia Ratna Maulina Pratiwi, Betty Intan Pratiwi, Zita Digna Prihatini, Mulatsih Pumaya Vintarnuari Tria Choirinnisa Putri, Trias Rahma Nur Amalia Rahmi, Anggraita Nur Rais Fadhila Ratih Puspita Febrinasari Retno Sintowati Rezania Asyfiradayati Ridhila, Istikhomah Rifai, Nur Rajar Rifki, Nafisa Rika Putri Kinasih Rizkia Lisma Melinda Rizky Nandhika Wulan Sari rudiyanto Santhyami SATRIYAS ILYAS Seella Sakti Dwi Leksono Leksono Septiani, Widya Sesarina Rahma Yasinta Setiyadi, Noor Alwas Setiyadi, Noor Alwas Sharla Apsarini Luthfiah Sherly Oktafiani Sholehah, Mar'atus Siti Kartika Sari Siti Zulaekah Sugiyono Sugiyono Sugiyono Sugiyono Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Tarwaka Tarwaka Tazky Aulia Faradina Tisya Amelia Titik Suryani Vivi Aprilia, Vivi Wahyu Fitrianingrum Wahyu, Biaga Wangsit Restu Adi Guritno Werdany, Kusuma Estu Widananda, Clarisa Wilansari Asih Windi Wulandari Witjaksani, Arfiyanti Diah Wulandari, Yeni Wulandari, Yeni Yanuarini, Triatmi Andri Yasinta Teeza Yeni Indriyani Yossa Windira Yuli Kusumawati Yuniar, Siska Zahra Dhiya’an Almas Putri K Ziddan Arif Darmawan Zuhroh, Fadillah Zumrotus, Aulia