Articles
Edupreneurship : Pemanfaatan Video Pembelajaran pada Platfom Youtube
Nada, Qothrotun;
Nuriadin, Ishaq
Journal of Educational Management and Strategy Vol. 1 No. 2 (2022): July-December 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Studi Makwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57255/jemast.v1i2.216
Edupreneur ditekankan pada usaha kreatif atau inovatif yang dilakukan oleh sekolah untuk memperoleh prestasi dan menambah income. Melihat realita saat ini, penggunaan media sosial sudah tidak asing di kalangan masyarakat. Salah satunya adalah youtube. Tentu sebagai pendidik diharapkan dapat menyebarkan kebaikan, sehingga sudah selayaknya jika pendidik mewarnai platform youtube dengan konten-konten yang bermanfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi video pembelajaran di youtube sebagai edupreneur bidang pendidikan. Untuk mendapatkan penghasilan di platform youtube, content creator harus memiliki banyak subscriber dan rutin mengunggah video. Top 5 Youtube Channel Indonesia didominasi dari kategori entertain sedangkan yang berkategori pendidikan berada peringkat ke 11 di Indonesia. Peluang para content creator di bidang pendidikan masih cukup besar dan menjadi tantangan tersendiri untuk membuat video pembelajaran yang menarik dan rutin sehingga para views lebih tertarik untuk menonton video di bidang pendidikan. Abstract Edupreneurs are emphasized on creative or innovative efforts made by schools to gain achievements and increase income. Seeing the current reality, the use of social media is no stranger to the public. One of them is youtube. Of course, as educators, they are expected to spread kindness, so it is appropriate for educators to color the YouTube platform with useful content. The purpose of this study was to analyze the potential of learning videos on YouTube as educators in the field of education. To earn on the YouTube platform, content creators must have a lot of subscribers and regularly upload videos. The Top 5 Youtube Channels in Indonesia are dominated by the entertainment category, while those in the education category are ranked 11th in Indonesia. The opportunity for content creators in the field of education is still quite large and becomes a challenge in itself to make interesting and routine learning videos so that viewers are more interested in watching videos in the field of education.
Improvement Of Students' Mathematical Problem Solving Skills With The REACT Model
Alyani, Fitri;
Nuriadin, Ishaq;
Afilah, Nidia
International Journal on Emerging Mathematics Education IJEME, Vol. 4 No. 1, March 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/ijeme.v4i1.15211
The ability to solve mathematical problems is a way of thinking that can be used when trying to solve a problem, it is hoped that students can use it to solve problems in daily life. However, the reality is that students' mathematical problem solving abilities are still low. One effort that can improve students' mathematical problem solving skills is to use the mathematics learning model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT). REACT learning model where the REACT model is a contextual learning approach. Contextual learning itself is learning that can motivate and relate problems in everyday life. The purpose of this study is to improve the ability to solve mathematical problems with the REACT model. The research method used in this research is Quasi-Experimental type Pretest-Posttest Control Group Design. The results of this study indicate that students 'mathematical problem-solving abilities with the REACT model are better than students' mathematical problem-solving abilities with conventional models.
Analysis of the mathematical reflective thinking ability of MTs students in terms of self-regulated learning during the COVID-19 pandemic
Kamalia, Millah;
Nuriadin, Ishaq
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24042/djm.v4i2.9375
This research aims to analyze and describe students' mathematical reflective thinking abilities during online learning in terms of self-regulated learning during the COVID-19 pandemic. The method used is qualitative descriptive. The purposive sampling technique was used to select 3 samples consisting of 1 subject having high self-regulated learning, 1 subject having moderate self-regulated learning, and 1 subject having low self-regulated learning. The instrument in this research used a mathematical reflective thinking ability test and self-regulated learning questionnaires. Data analysis in this research uses the Miles and Huberman model, namely data reduction and categorization, data presentation, drawing conclusion, or verification. The triangulation technique is carried out by comparing the results of the mathematical reflective thinking test with interviews to verify the validity of the data. The conclusion of this research is that subject who have high self-regulated learning is quite reflective, the subject who have moderate self-regulated learning is quite reflective, and the subject who have low self-regulated learning is less reflective.
Understanding Mathematics Teachers' Perspectives on Deep Learning Oriented to Students' Computational Abilities
Umam, Khoerul;
Nuriadin, Ishaq;
Azhar, Ervin;
Setiadi, Hari
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 9, No. 2: November 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30659/kontinu.9.2.254-266
Good and quality mathematics learning is influenced by mathematics teachers' beliefs about appropriate learning strategies and methods. This study aims to determine the extent to which mathematics teachers prepare, develop, and adapt deep learning in mathematics classrooms. Mathematics teachers were the subjects of this study because the foundation of the strength of mathematics learning in its implementation is highly dependent on their perceptions. Data collection was conducted face-to-face and online, combining in-depth interviews and closed-group discussions. The data were analyzed using thematic analysis, combining themes and categories formed during the analysis process. The results indicate the relevance of deep learning in the context of mathematics learning, the diverse readiness of mathematics teachers in implementing deep learning, and the need for training required by teachers to support the creation of higher-quality learning. The impact of this research will provide input to the government in implementing the program, the need for regular evaluation and structured and massive training so that implementation can be carried out more evenly throughout Indonesia
Penggunaan Model Pembelajaran Grup Investigasi Terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Pokok Bahasan Induksi Matematika
Prasetia, Ihwan Arif;
Nuriadin, Ishaq
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): January - June 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v2i1.379
Tujuan belajar matematika salah satunya supaya siswa mempunyai keahlian memakai penalaran matematis pada pola serta watak, melaksanakan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, mengumpulkan informasi ataupun menjabarkan ide-ide serta menyimpulkan secara matematis. Penetapan keahlian penalaran selaku tujuan serta visi pendidikan matematika ialah suatu fakta kalau keahlian penalaran sangat berarti perlu dipunyai peserta didik. Strategi yang tepat dalam meningkatkan penalaran matematis dalam belajar matematika dengan menggunakan model Grup Investigasi. Perihal ini dikarenakan dalam model Grup Investigasi menekankan keahlian berpikir siswa buat menghubungkan, mengorganisasikan, mendalami, mengelola, serta meningkatkan data yang didapat. Dengan terdapatnya model Grup Investigasi diharapkan bisa memperdalam keahlian penalaran matematis dalam belajar matematika
Peningkatan Kemampuan Numerasi Peserta Didik dengan Model Problem Based Learning dan Pendekatan TPACK
Rachman, Abdul Barry Rachmansyah;
Nuriadin, Ishaq
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2022): July - December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v2i2.522
Kemampuan literasi penting dikembangkan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi berhitung pada pembelajaran matematika, karena salah satu tolak ukur penilaian siswa saat ini salah satunya dengan menggunakan penilaian kompetensi minimal atau AKM, salah satunya adalah mengukur kemampuan literasi berhitung siswa. Dalam penelitian ini menggunakan metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dimana objek yang diteliti adalah siswa kelas 8 SMP Garuda Cendekia dengan melibatkan sebanyak 20 siswa. Pembelajaran ini menggunakan pembelajaran berbasis masalah yang menuntut siswa untuk berpikir kritis dan menggali lebih dalam kemampuan literasi dan numerasi matematika mereka. Pendekatan TPACK memanfaatkan aplikasi geogebra dalam menentukan persamaan kemiringan dan garis selama tiga siklus pembelajaran. Dalam proses pembelajaran diselidiki hasil belajar dan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Pada akhir penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas siswa dalam berpikir kritis seiring dengan hasil belajar siswa dalam menjawab soal literasi berhitung.
Respons Siswa Kelas X dan XI Terhadap Pembelajaran Matematika Mandiri secara Online pada Platform Google Classroom
Fitriani, Rizka;
Nuriadin, Ishaq;
Trisno Wibowo, Indri
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran Matematika Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan google classroom terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dengan sample peserta didik kelas X dan XI SMA 29 Jakarta. Penelitian dilakukan dengan angket dan wawancara mengenai penggunaan google classroom terhadap kemandirian belajar siswa. Hasil dari penelitian ini adalah : (1) penggunaan aplikasi google classroom dinilai efektif terhadap kemandirian belajar peserta didik. (2) aplikasi google classroom direkomendasikan untuk penggunaan pembelajaran matematika secara daring. (3) kekurangan google classroom adalah terkendala dalam jaringan.
Pengembangan Pembelajaran Materi Lingkaran Berbasis Mobile dengan Siswa SMP Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah
Nuriadin, Ishaq;
Siraj, Muhammad Najib;
Safahi, Lutphi
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran Matematika Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pentingnya matematika bagi perkembangan pemikiran siswa, pembelajarann matematika harus dilakukan dengan cara yang menarik agar siswa tidak menganggap susah terhadap matematika. Namun kemampuan berpikir siswa dipengaruhi oleh banyak factor, baik internal maupun dari mata Pelajaran itu sendiri. Oleh karena itu, peneliti dapat merumuskan permasalahan yaitu bagaimana merancang aplikasi pembelajaran matematika berbasis mobile yang menarik dan mudah di pelajari. Tujuan peneliti mengambil judul ini yaitu untuk mengembangkan keterampilan pengembangan perangkat pembelajaran yang memiliki kualifikasi valid, praktis, dan efektif yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Jenis penelitian pengembangan ini focus pada pengembangan produk. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran matematika berupa aplikasi media pembelajaan matematika berbasis mobile pada lingkaran. Model pengembangan yang digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran ini adalah model pengembangan ADDIE. Analisis penelitian dan pengembangan ini melibatkan analisis potensi dan permasalahn potensial untuk merancang Solusi yang sesuai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakanlah pengembangan media Figma sebagai media pembelajaran untuk mengatasinya. Desain media pembelajaran berbasis mobile dengan materi lingkaran ini harus disesuaikan dengan silabus yang digunakan guru dalam mengajar. Proses pengembangan melibatkan penggunaan teori media dan storyboard, figma, dan aplikasi lain seperti pinterest untuk pembuatan background. Tujuannya adalah untuk memahami pembelajaran sebelum proses pembelajaran dan untuk menciptakan media yang dapat digunakan.
The Influence Of The Contextual Teaching And Learning Approach On Learning Out-comes In Multiples And Factors Of Integers Among 5th Grade Students At SDN Baru 06
Reza Fahlevi, Muhammad;
Nuriadin, Ishaq
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 6 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59188/eduvest.v4i6.1329
This study aims to examine the impact of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach using concrete media, specifically the Snakes and Ladders game, on the learning outcomes of fifth-grade students in the topic of multiples and factors of whole numbers at SDN Baru 06. The research employed a quasi-experimental method involving two groups: an experimental group using the Snakes and Ladders game and a control group using traditional methods. Data were collected through pre-tests and post-tests and then analyzed using normality tests, linear regression, T-tests, and F-tests. The results showed that the CTL approach with the Snakes and Ladders game significantly improved students' learning outcomes compared to traditional methods. The average score of the experimental class was higher than that of the control class, with statistical analysis indicating a significant impact between the scores and the students' grades. This study suggests that the use of CTL with concrete media can make mathematics learning more engaging and effective, helping students better understand the material and relate knowledge to real life.
Analysis of Students' Statistical Literacy Ability Based on Learning Anxiety : A Phenomenological Study in High School Students
Rahmania, Fadhilah;
Nuriadin, Ishaq
Jurnal Paedagogy Vol. 12 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33394/jp.v12i2.15210
This study aims to analyze students' mathematical literacy skills based on learning anxiety aspects. The research method used is phenomenology with a qualitative approach. Data collection techniques through mathematical literacy tests, learning anxiety questionnaires, observation and in-depth interviews. The subjects of this study are 7 students of MAN 2 East Jakarta who were selected based on purposive sampling techniques from the aspect of learning anxiety. The data analysis used is an interactive model from Miles and Huberman which has four main stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that learning anxiety, especially in cognitive and behavioral aspects, has a significant effect on statistical literacy ability. Learners with low anxiety showed better literacy achievement, while those with high anxiety tended to have difficulty understanding and applying statistical concepts. These findings emphasize the importance of anxiety management in mathematics learning to improve students' statistical literacy. Therefore, adaptive learning approaches and psychological support are needed to help learners overcome anxiety and improve their literacy skills.