Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Elemen

TINTA PRINTER SEBAGAI PEWARNA ALUMINIUM OKSIDA YANG STABIL PADA PROSES ANODISASI COLORING Haris Puspito Buwono; Eko Yudiyanto; Mochammad Muzaki; Utsman Syah Amrullah; Pondi Udianto; Syamsul Hadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.884 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.80

Abstract

Pewarnaan pada permukaan aluminium oksida melalui proses anodisasi coloring diperlukan untuk memperbaiki estetika. Proses anodisasi coloring meliputi pembersihan, pembentukan pori-pori, pewarnaan dan penutupan pori-pori aluminium oksida. Proses pembersihan terdiri dari 8 langkah yang semuanya merupakan pembersihan kimiawi. Aluminium AA1100 dianodisasi dalam larutan asam sulfat kemudian diwarnai. Sebagai pewarna digunakan tinta printer (merk Exxxx) yang tersedia secara komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada waktu anodisasi 30 menit, warna yang dihasilkan mempunyai kelekatan yang baik namun kurang merata dan cenderung tipis. Sedangkan pada waktu 45 menit, warna yang dihasilkan mempunyai kelekatan yang baik, dan merata yang cukup memadai. Karenanya waktu proses anodisasi harus lebih lama atau sama dengan 45 menit. Pengaruh kondisi anodisasi lainnya seperti konsentrasi asam sulfat dan rapat arus juga telah diteliti. Warna yang dihasilkan tinta printer pada oksida aluminium yang telah digunakan berulangkali dan mengalami pemanasan dan pendinginan menunjukkan warna yang setara dengan warna pada kondisi awal. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa tinta printer tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pewarna aluminium oksida pada proses anodisasi coloring dan mempunyai stabilitas warna yang baik.
PENGARUH PEMBERSIHAN PERMUKAAN ALUMINIUM SECARA ELEKTROLISIS DAN JENIS KONDUKTOR PADA ANODISASI TERHADAP KUALITAS WARNA DAN KONDUKTIFITAS PERMUKAAN Utsman Syah Amrullah; Muhammad Muzakki; Elfin Lailatun Nur'aini; Haris Puspito Buwono
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v7i2.135

Abstract

Peningkatkan aspek dekoratif pada permukaan aluminium dapat dilakukan melalui proses finishing seperti pewarnaan melalui pewarnaan anodisasi. Proses pewarnaan anodisasi meliputi pembersihan, pembentukan pori-pori, pewarnaan, dan penutupan pori-pori aluminium oksida. Proses pembersihan dapat dilakukan secara mekanik dan kimiawi. Salah satu cara pada pembersihan kimiawi adalah penggunaan proses elektrolisis. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui pengaruh pembersihan secara elektrolisis sebelum proses anodisasi atau disebut sebagai anodisasi multi-langkah. Proses pembersihan elektrolisis dan anodisasi dilakukan dalam larutan 15% asam sulfat. Adapun pewarna yang digunakan adalah pewarna tinta printer (merk Exxx) warna biru yang banyak ditemukan di pasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aluminium yang dibersihkan melalui elektrolisis tersebut dapat diwarnai. Kualitas warna kemudian dibandingkan dengan proses pembersihan tanpa elektrolisis. Pada penelitian ini juga menggunakan kawat konduktor tembaga dan aluminium. Sifat konduktifitas aluminium hasil anodisasi sangat dipengaruhi oleh jenis konduktor yang digunakan tersebut
PENGARUH RAPAT ARUS PADA ANODISASI DENGAN PEWARNA TINTA PRINTER TERHADAP KUALITAS PEWARNAAN PERMUKAAN ALUMINIUM Eko Yudiyanto; Muhammad Akhlis Rizza; Sarjiyana Sarjiyana; Deny Arisandi; Haris Puspito Buwono
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v7i2.136

Abstract

Pewarnaan secara anodisasi memberikan hasil yang menjanjikan pada permukaan aluminium. Cara ini mampu meningkatkan estetika dan mampu mengubah sifat permukaan. Proses anodisasi ini diselenggarakan melalui pembersihan, anodisasi, pewarnaan, dan penyegelan. Proses pembersihan permukaan menggunakan larutan NaOH, HCl, campuran larutan HNO3 dan H3PO4, dan air. Proses anodisasi dilangsungkan dalam larutan asam sulfat, dan proses pewarnaan menggunakan tinta printer komersial seperti biru, cyan, magenta, dan hitam, dan proses penyegelan menggunakan air panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukaan aluminium dapat diwarnai dengan baik oleh pewarna biru dan magenta pada rapat arus 0,01 A/cm2. Kemudian dipelajari pengaruh densitas arus yang meningkat dari 0,01 menjadi 0,03 A/cm2. Pada penggunaan pewarna biru dan cyan, pada rapat arus yang lebih tinggi diperoleh kualitas dan distribusi warna yang lebih baik. Pada pewarna magenta dan hitam, kualitas warna dan distribusi yang baik diperoleh pada kerapatan arus yang rendah. Hal ini menunjukkan dengan jelas bahwa kemampuan permukaan aluminium untuk diwarnai oleh tinta komersial berbeda-beda antar jenis warna dan bergantung pada rapat arus yang digunakan. Lebih lanjut dipelajari pengaruh rapat arus terhadap konduktivitas permukaan aluminium.