Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH INOVASI PRODUK DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KONSUMEN GRANDS COFFEE BLITAR Mahendra, Rizal Ihza; Lestari, Baroroh; Murtiyanto, Rizky Kurniawan
Jurnal Aplikasi Bisnis Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jab.v10i2.4245

Abstract

Kajian kuantitatif berfokus pada hubungan antara inovasi produk dan gaya hidup sebagai faktor independen dan belanja konsumen sebagai variabel dependen. Seratus responden di survei menggunakan strategi sampel purposif untuk mendapatkan data. Regresi linier berganda dan uji hipotesis digunakan untuk menganalisis data. Pengujian hipotesis parsial dan serempak menghasilkan temuan serupa, yang menunjukkan dampak menguntungkan dari kebaruan produk dan cara hidup terhadap belanja konsumen. Menurut data, faktor gaya hidup lebih penting dibandingkan pengembangan produk baru. Penelitian ini menunjukkan agar Grands Coffee Blitar berhasil, perusahaan harus memprioritaskan dua faktor: kebaruan produk dan cara hidup pelanggan. Oleh karena itu, pelanggan Grands Coffee Blitar mengantisipasi bahwa perusahaan akan terus mengembangkan produk-produk mutakhir tanpa mengorbankan kualitas.
PENGARUH BRAND AMBASSADOR DAN DIGITAL MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN TOKOPEDIA DI AREA JABODETABEK Amanda, Qisthi Nur; Murtiyanto, Rizky Kurniawan
Jurnal Aplikasi Bisnis Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui apakah brand ambassador dan digital marketing memberikan pengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen Tokopedia di area Jabodetabek dengan studi kasus pada idol K-Pop. Penelitian menggunakan variabel bebas brand ambassador dan digital marketing dengan metode kuantitatif menggunakan sampel penelitian 100 responden sebagai konsumen Tokopedia di area Jabodetabek. Teknik pengolahan dilakukan menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online terhadap konsumen Tokopedia di area Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan variabel digital marketing memiliki kontribusi lebih besar terhadap keputusan pembelian dibandingkan variabel brand ambassador. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial brand ambassador tidak memberikan pengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian, akan tetapi secara simultan brand ambassador dan digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian
PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN GAYA HIDUP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN(Studi Pada Produk The Originote Pada Mahasiswa Kota Malang) Ilma Shofiia; Rizky Kurniawan Murtiyanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i2.1607

Abstract

Pemasaran selalu memainkan peran penting dalam dunia bisnis. Fenomena meningkatnya popularitas produk skincare di kalangan mahasiswa menunjukkan bahwa faktor-faktor rekomendasi seperti electronic word of mouth dan gaya hidup sangat berperan dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh electronic word of mouth dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian skincare the originote pada mahasiswa di kota malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 responden. Analisis data yang dilakukan dengan menguji kuesioner menggunakan teknik analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis determinan, dan uji hipotesis (uji t & uji f). Hasil analisis menunjukkan bahwa electronic word of mouth dan gaya hidup baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan koefisien determinasi sebesar 82.3%, sementara sisanya 17.7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diketahui dan tidak diteliti dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel electronic word of mouth dan gaya hidup berpengaruh terhadap keputusan pembelian skincare the originote oleh mahasiswa di kota malang. Berdasarkan temuan ini, perusahaan disarankan untuk lebih fokus pada strategi pemasaran yang mengoptimalkan word of mouth dan memahami gaya hidup konsumen untuk meningkatkan keputusan pembelian.
PERANCANGAN BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA TOKO LAVA COLLECTION DI KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG Aisah Aulia Fajria; Ayu Sulasari; Rizky Kurniawan Murtiyanto
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/3cg0kh53

Abstract

In the current era of globalization and digital transformation, business competition is becoming increasingly intense. Lava Collection Store, located in Bululawang District, faces significant challenges, particularly a notable decline in sales. This decline is driven by changes in consumer behavior, with a growing preference for the convenience of online shopping, limited utilization of digital technology in marketing and business operations, and a lack of innovative marketing strategies. This study aimed to identify the problems faced by Lava Collection in designing a business model using the Business Model Canvas (BMC) approach, and implementing digital marketing strategies to increase sales, particularly through the Shopee e-commerce platform. The research used a descriptive method with a qualitative approach by collecting data through in-depth interviews with various relevant parties. The results showed that the main weakness of Lava Collection lies in the Channels element, which has not been utilized optimally. The design and implementation of the BMC which emphasized the strengthening of digital distribution Channels, had driven the business toward positive development. The implementation of digital marketing strategies through Shopee has proven to enhance the product visibility, increase consumer interaction, and generate new sales transactions that support the sustainability of the business in the digital era..
Analisis SWOT Sebagai Strategi Pengembangan Usaha Pada Konveksi Wirajaya di Kota Tulungagung Wian Dicky Haulen Aminda; Rizky Kurniawan Murtiyanto; Mohammad Maskan
Journal of Micro, Small and Medium Enterprises Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/umkm.v2i2.937

Abstract

Konveksi Wirajaya merupakan usaha dengan model bisnis B2B yang memproduksi celana dalam berdasarkan pesanan dua mitra utama, Kasogi dan Inotex. Usaha ini menghadapi tantangan dalam pengembangan, seperti keterbatasan perencanaan produk baru, ketergantungan pada mitra, serta belum optimalnya pemanfaatan peluang pasar. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha melalui identifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja Konveksi Wirajaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terstruktur kepada enam narasumber yang terdiri dari pemilik, karyawan, dan mitra bisnis. Data dianalisis melalui empat tahap: penyajian data berdasarkan kategori SWOT, tabulasi tematik, penyusunan matriks IFAS dan EFAS, serta perumusan strategi alternatif menggunakan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Konveksi Wirajaya terletak pada kualitas produk yang konsisten dan hubungan yang baik dengan mitra. Untuk peluang eksternal yang dimiliki meliputi stabilitas permintaan pasar dan meningkatnya permintaan dari mitra untuk diversifikasi produk. Ancaman eksternal berasal dari fluktuasi bahan baku dan persaingan harga. Berdasarkan hasil skor IFAS (2,62) dan EFAS (2,60), Konveksi Wirajaya berada pada Kuadran I strategi SWOT, yaitu strategi agresif. Berdasarkan hasil penelitian diatas Konveksi Wirajaya perlu menerapkan strategi SO seperti memanfaatkan kualitas produk dan tenaga kerja terampil untuk memenuhi permintaan pembuatan produk baru dari mitra, serta memperluas jaringan kerja sama dengan brand lokal dan UMKM lain. Strategi ini diarahkan untuk mempercepat diversifikasi produk dan memperkuat posisi bisnis secara berkelanjutan.
Analisis Swot Sebagai Strategi Pengembangan Usaha pada Konveksi Wirajaya di Kota Tulungagung Haulen Aminda, Wian Dicky; Murtiyanto, Rizky Kurniawan; Maskan, Mohammad
Journal of Micro, Small and Medium Enterprises Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konveksi Wirajaya merupakan usaha dengan model bisnis B2B yang memproduksi celana dalam berdasarkan pesanan dua mitra utama, Kasogi dan Inotex. Usaha ini menghadapi tantangan dalam pengembangan, seperti keterbatasan perencanaan produk baru, ketergantungan pada mitra, serta belum optimalnya pemanfaatan peluang pasar. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha melalui identifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja Konveksi Wirajaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terstruktur kepada enam narasumber yang terdiri dari pemilik, karyawan, dan mitra bisnis. Data dianalisis melalui empat tahap: penyajian data berdasarkan kategori SWOT, tabulasi tematik, penyusunan matriks IFAS dan EFAS, serta perumusan strategi alternatif menggunakan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Konveksi Wirajaya terletak pada kualitas produk yang konsisten dan hubungan yang baik dengan mitra. Untuk peluang eksternal yang dimiliki meliputi stabilitas permintaan pasar dan meningkatnya permintaan dari mitra untuk diversifikasi produk. Ancaman eksternal berasal dari fluktuasi bahan baku dan persaingan harga. Berdasarkan hasil skor IFAS (2,62) dan EFAS (2,60), Konveksi Wirajaya berada pada Kuadran I strategi SWOT, yaitu strategi agresif. Berdasarkan hasil penelitian diatas Konveksi Wirajaya perlu menerapkan strategi SO seperti memanfaatkan kualitas produk dan tenaga kerja terampil untuk memenuhi permintaan pembuatan produk baru dari mitra, serta memperluas jaringan kerja sama dengan brand lokal dan UMKM lain. Strategi ini diarahkan untuk mempercepat diversifikasi produk dan memperkuat posisi bisnis secara berkelanjutan
Pelatihan Creative Teaching untuk Guru: Kolaborasi Kegiatan antara  Politeknik Negeri Malang dengan Universiti Sains Malaysia Safitri, Isnaini Nur; Zubaidi, Zubaidi; Murtiyanto, Rizky Kurniawan; Nikmah, Farika; Fauzi, Ahmad; Fauzia, Maya Rizki; Hadistya, Dhimas Dwi Nugraha; Nirwana, Karina Ega
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/qv2p2p13

Abstract

Siswa tingkat SD dan SMP  di saat ini merupakan generasi alpha. Generasi yang tumbuh di era digital yang canggih dengan akses luas terhadap teknologi seperti smartphone, tablet, dan internet sejak usia dini. Sehingga, sudah sepatutnya jika pengajaran yang mereka terima mengacu pada model inovasi yang melibatkan teknologi dan pembelajaran interaktif. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara tim dari Politeknik Negeri Malang, Universiti Sains Malaysia, dan Bakorwil Guru Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, dengan khalayak sasaran adalah guru SD dan SMP. Tujuan kegiatan yaitu memberikan pelatihan creative teaching, kegiatan dilaksanakan dengan beberapa tahap, yaitu diskusi, pelaksanaan kegiatan dan keberlanjutan program. Pelatihan ini memberikan pemahaman dan pengalaman kepada guru bagaimana creative teaching yang sesuai dengan perkembangan siswa saat ini. Pelatihan fokus pada bagaimana memilih media interaktif untuk pembelajaran, tugas berbasis project, serta mendorong siswa untuk bereksplorasi dalam ruang praktik. Harapannya, guru dapat menerapkan creative teaching dan menjadikan pembelajaran interaktif yang berpusat pada siswa.
Pelatihan Pembuatan Label sebagai Dokumen Terekam pada Produk Tujuan Ekspor di UKM MomsChips Kota Batu Jawa Timur Rizky Kurniawan Murtiyanto; Rizka Rahmawati; Erlangga Andi Sukma; Winda Rahmawati
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v1i2.2714

Abstract

Label adalah bagian yang sangat penting dalam packaging atau kemasan sebuah produk, terlebih lagi produk makanan. Label pada produk makanan tidak hanya berisi tentang nama makanan ataupun pembuatnya, tetapi label dalam produk makanan berisi tentang informasi atau kandungan produk, mulai dari bahan-bahan, nilai gizi, tanggal pembuatan dan kadaluarsa. Hal ini menjadikan label sebagai media komunikasi antara konsumen dan pembuat produk, serta sebagai janji produsen kepada konsumen yang terekam/tertulis. Untuk produk makanan tujuan ekspor, selain menyampaikan informasi yang lengkap, label juga harus disesuaikan dengan negara tujuan ekspornya, dengan menggunakan bahasa internasional yaitu bahasa Inggris yang baik dan benar. MomsChips sebagai UKM penghasil makanan ringan (snack) dengan tujuan pasar ekspor, penting untuk diberikan pelatihan terkait dengan pembuatan label yang memenuhi syarat internasional. Diharapkan nantinya UKM MomsChips dapat membuat label sendiri dengan desain dan bahasa yang baik untuk memberikan jaminan kualitas secara lengkap pada produk mulai kemasan sampai dengan isi.
Co-Authors Abdul Waris Abdul Waris Achmad Khusnul Abid Adam Rizaldy Afandi, Yosi Aisah Aulia Fajria Alifia Dyah Puspita Ayu Amanda, Qisthi Nur Amartya Punjungawidya Anjari, Becik Gati Arni Utamaningsih Ayu Sulasari Ayu Sulasari Baroroh Lestari Christin Susilowati Denada Nabila DWI SURYANTO Eko Boedhi Santoso Endyarta Abdul Aziiz Al Fatah Erlangga Andi Sukma Erlangga Andi Sukma Ezar Widiadaya Fakhrurrozi Ibnurrizal Fatchur Rochman Fatchur Rochman Fauzi Ahmad Muda Gardilla, Humaira Fathma Hadistya, Dhimas Dwi Nugraha Hasan, Halid Haulen Aminda, Wian Dicky Hendri Setiawan Ika Fadila Ayu Lestari Ilma Shofiia Imara, Alya Devy Khalidiya Cintya Joko Samboro Kristianingsih, Tatiana Kusuma, Fahrizha Laila Nur Azzizzah LINA BUDIARTI Mahendra, Rizal Ihza Maulana Dimas Said Maya Rizki Fauzia, Maya Rizki Moh. Charits Moh. Charits Charits Mohamad Rafi Mohammad Maskan Mohammad Maskan, Mohammad Musthofa Hadi Musthofa Hadi, Musthofa Nadya Lutfiana Putri Nadya Lutfiana Putri Nikmah, Farika Nilawati Fiernaningsih Nirwana, Karina Ega Novi Dwi Lestari Radhia Jatu Noviarsita Sakti Rahma Namira Mercellina Rahmadhani, Aisyah Ratih, Amara Puteri Wahyuning Rena Feri Rena Feri Wijayanti Rizka Rahmawati Rizka Rahmawati, Rizka Rizqina Awliya Fadlina Rosiana Avinda Febrianti Rosydah, Salma Husna Safitri, Isnaini Nur Sanita Dhakirah Shinta Maharani Trivena Sulaksono, Fatmasari Ramadhania Susanto, Clarisa Christia Suselo Utoyo Tatiana Kristianingsih Tri Yulistyawati Evelina Tri Yulistyawati Evelina Umi Khabibah Vincentius Dwika Arya Wijaya Wian Dicky Haulen Aminda Winda Rahmawati Zubaidi Zubaidi