Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN GAMBARAN JAMUR Candida albicans PADA URIN PRA-MENSTRUASI MAHASISWI STIKES WIRA MEDIKA BALI Putu Ekawati Ida Ayu; Ni Wayan Desi Bintari; Sri Idayani; Ida Ayu Manik Damayanti
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.499

Abstract

Kandidiasis merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida sp. Salah satunya yaitu jamur Candida albicans.  Keputihan menjadi salah satu faktor predisposisi terjadinya infeksi Candida albicans. Infeksi ini biasanya disertai dengan rasa gatal di area vagina baik dari dalam vagina dan disekitar bibir vagina bagian luar. Keputihan juga merupakan salah satu gejala yang timbul pada saat pra menstruasi karena terjadi peningkatan kadar dan aktivitas hormon estrogen yang disebabkan akibat tidak adanya hormon progesteron secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jamur Candida albicans pada urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 33 urin pra-menstruasi mahasiswi STIKES Wira Medika Bali. Metode pemeriksaan menggunakan kultur pada media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), pewarnaan Gram, dan uji germ tube. Pada penelitian ini didapatkan positif  Candida albicans sebanyak 2 sampel (6%), dan hasil negatif Candida albicans didapatkan sebanyak 31 sampel dengan persentase sebesar 94% dari jumlah 33 sampel urin yang diperoleh. Karakteristik Candia albicans pada SDA terlihat halus licin, sedikit timbul di permukaan, berwarna putih kekuningan , dan menimbulkan aroma seperti ragi. Pada pewarnaan Gram teramati blastospora yang berbentuk oval, serta berwarna ungu secara mikroskopis dan pada uji germ tube menunjukkan hasil positif membentuk kecambah dengan struktur menyerupai raket.  Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan mahasiswi atau remaja perempuan untuk melakukan pencegahan terhadap masalah keputihan dengan selalu menjaga kebersihan diri khususnya di daerah kewanitaan, mengurangi penggunaan pembalut pantyliner, dan mengurangi penggunaan antiseptik yang dapat meningkatkan kelembaban di daerah genetalia. Kata Kunci: Candida albicans, Keputihan, Kandidiasis
Deteksi Kandiduria Pada Wanita Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas I Denpasar Barat Brigita Elsza Liana; Ni Wayan Desi Bintari; Sri Idayani
Jurnal Kesehatan Rajawali Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Rajawali
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54350/jkr.v13i2.168

Abstract

Diabetes mellitus is a disease associated with metabolic disorders in the body with the characteristics of an increase in the body's blood sugar levels. In people with diabetes mellitus, candiduria infection can occur due to excessive growth of Candida fungi in the urinary tract. Patients are declared candiduria if Candida is found in the urine >103 CFU/mL. The study ao aimed to determine whether candiduria occurred in women with diabetes mellitus who were examined at the West Denpasar Health Center I. The sampling technique used purposive sampling. The sample used was 53 urine using the patient's medical record data for December 2022. Sample analysis was carried out at the Parasitology and Mycology Laboratory STIKES Wira Medika Bali. Candiduria was detected by examining the number of colonies per ml of urine on Sabouraud Dextrose Agar. Identification of causative species was carried out by Gram microscopy and germ tube test. Based on the examination results, 2 samples (3.8%) were positive for candiduria and 51 samples (96.3%) were negative. Identification of Candida species known to cause candiduria in both samples was caused by C. albicans. With the characteristics of an oval, gram-positive blastospore, and a germ tube test, the formation of blastospores is like germinating cells. Based on the results of the study, it is expected that respondents maintain body immunity, blood sugar levels, and cleanliness of the genital area so as to reduce the risk of candiduria.
OPTIMALISASI PERAN PETUGAS KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DALAM PENCEGAHAN NARKOBA SERTA PENCATATAN RIWAYAT KESEHATAN Diah Prihatiningsih; Ni Wayan Desi Bintari; Anak Agung Gde Oka Widana; Ika Setya Purwanti; Ni Luh Putu Devhy
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Januari 2023
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v3i1.2405

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat STIKes Wira Medika Bali di STT Taman Sri Wedari Badung, ini bertujuan untuk meningkatkan peran petugas kesehatan untuk peningkatan mutu pelayanan dalam pencegahan narkoba serta pencatatan Riwayat kesehatan. Peserta pengabdian masyarakat adalah remaja yang berasal dari berbagai sekolah menengah maupun sekolah tinggi yang tergabung di STT Taman Sari Wedari. Kegiatan diawali dengan pengisian kuisioner pre-test pengetahuan baya penyalahgunaan narkoba serta pencatatan Riwayat kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan oleh narasumber dan dilakukan Kembali pengisian kuisioner post-test. Hasil dari pengisian kuisioner setelah dilakukan penyuluhan mengalami peningkatan yaitu sebesar 97,32% siswa memahami tentang bahaya akibat penyalahgunaan dan pemeriksaan narkoba serta mengalami peningkatan sebesar 7,8 mengenai pencatatn Riwayat kesehatan. Selama melakukan penyuluhan siswa sangat antusias dalam mendengarkan pemateri, untuk itu diharapkan kegiatan ini digalakkan khususnya di dunia Pendidikan.
Optimalisasi Peran Usaha Kesehatan Sekolah Dalam Mewujudkan Siswa Bebas Napza Di Smk Kesehatan PGRI Denpasar Ni Wayan Desi Bintari; Prihatiningsih, Diah; Purwanti, Ika Setya; Devhy, Ni Luh Putu; Widana, Anak Agung Gde Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i2.474

Abstract

Peredaran dan penyalahgunaan NAPZA di Bali pada tahun 2018 dilaporkan mencapai 500 orang. Hal tersebut menjadi permasalahan serius yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, sekolah dan orang tua. Dalam mewujudkan siswa bebas NAPZA peran sekolah dalam memberikan promosi kesehatan sangat penting. Promosi kesehatan dapat dilakukan oleh kader kesehatan UKS sebagai contoh (role model) yang mampu menyampaikan terkait bahaya penyalahgunaan NAPZA kepada teman sebayanya. Upaya strategis tersebut dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran Usaha Kesehatan Sekolah atau UKS. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan UKS SMK Kesehatan PGRI Denpasar terhadap bahaya penyalahgunaan NAPZA serta memberikan pengenalan terhadap pemeriksaan narkoba dengan metode strip test sehingga dapat membantu mengoptimalkan peran UKS dalam mewujudkan siswa bebas NAPZA. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi pemeriksaan NAPZA oleh tim penyuluh kepada kader kesehatan SMK Kesehatan PGRI Denpasar sebanyak 20 orang pada 7-9 Desember 2022. Hasil pengabdian masyarakat ini diketahui terdapat peningkatan pengetahuan kader kesehatan UKS terhadap gambaran, dampak penyalahgunaan dan teknik pemeriksaan NAPZA. Berdasarkan hasil analisa statistik dengan uji Wilcoxon diketahui terdapat perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan nilai signifikansi sebesar <0,001. Siswa kader kesehatan UKS SMK Kesehatan PGRI Denpasar juga mampu mempraktekkan secara berkelompok tahapan pemeriksaan NAPZA golongan amphetamine, morfin dan tetrahidrokanabinol dengan metode strip test melalui pendampingan tim penyuluh. Melalui pembekalan materi-materi tersebut kepada siswa diharapkan mampu mendukung optimalisasi peran UKS dalam mewujudkan siswa-siswi bebas NAPZA. Kata kunci : Narkoba, psikotropika, promosi kesehatan, strip test
Edukasi Pemanfaatan Antioksidan Ekstrak Buah Doum (Hyphaena Thebaica) Sebagai Alternatif Minuman Herbal Dalam Upaya Pengendalian Kadar Gula Darah Di Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar Damayanti, Ida Ayu Manik; Antari, Ni Wayan Sukma; Megayanti, Sri Dewi; Wulansari, Nadya Treesna; Dharmapatni, Ni Wayan Kesari; Harditya, Kadek Buja; Bintari, Ni Wayan Desi; Widyas Pranata, Gst. Kade Adi
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i1.498

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit kronis yang akan diderita seumur hidup apabila penderitanya tidak mendapatkan pengobatan yang tepat. Komplikasi yang ditimbulkan menjadikan diabetes melitus sebagai penyakit penyerta yang menyebabkan tingginya tingkat keparahan dan kematian selama pandemi COVID-19. Salah satu kota yang mengalami kasus tersebut adalah Kota Denpasar, tepatnya di kawasan Denpasar Timur. Angka kejadian DM di kelurahan Denpasar Timur masih cukup tinggi diantara penyakit tidak menular lainnya. Penggunaan insulin dan obat antidiabetes oral seringkali memberatkan pasien karena mahalnya biaya dan efek sampingnya. Buah doum merupakan buah alternatif yang jarang diketahui memiliki berbagai macam senyawa aktif seperti flavonoid dan polifenol. Tujuan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah peningkatan kadar glukosa darah pada masyarakat dengan memanfaatkan ekstrak buah doum antioksidan sebagai alternatif minuman herbal di Desa Sumerta Kelod Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah model praktik pendidikan dengan penyuluhan menggunakan leaflet dan diskusi. Lokasi kegiatan di Desa Sumerta Kelod Denpasar Timur pada bulan Juli - Agustus 2022. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretes adalah 4,81 dan nilai rata-rata postes adalah 7,58. Terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 50% tentang pemanfaatan antioksidan buah doum dalam upaya pengendalian kadar gula darah. Kata kunci : Antioksidan, Kadar Gula Darah, Buah Doum, Diabetes mellitus
Analisa Hubungan Nilai Positivitas Glukosuria Dengan Kejadian Kandiduria Pada Pasien Diabetes Melitus Bintari, Ni Wayan Desi; Sudarma, Nyoman
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.513

Abstract

Kandiduria merupakan kondisi ditemukannya jamur Candida pada urine diatas batas normal. Risiko kandiduria dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya diabetes melitus (DM). Pada pasien DM dapat terjadi glukosuria atau ditemukannya glukosa dalam urine. Keadaan tersebut diduga akan memberikan nutrisi lebih bagi jamur patogen sehingga meningkatkan risiko kolonisasi secara retrograde ascending. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis hubungan nilai positivitas glukosuria dengan kejadian kandiduria pada pasien DM. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di Lab. Parasitologi dan Mikologi STIKES Wira Medika Bali pada Maret – Mei 2023. Populasi penelitian ini adalah pasien DM wanita yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas 1 Denpasar Barat pada Maret – Mei 2023. Sampel penelitian sebanyak 62 pasien DM wanita yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 22,59% responden menunjukkan hasil positif glukosuria. Hasil pemeriksaan kandiduria diketahui sebanyak 16,13% positif dan 83,87 negatif. Analisa hubungan dengan Fisher’s Exact Test menunjukkan terdapat hubungan nilai positivitas glukosuria dengan kejadian kandiduria (p-value <0,05). Meskipun demikian penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan menggunakan responden dengan kategori kadar gula darah tidak terkontrol untuk menghindari bias dari hasil uji statistik. Kata Kunci: Diabetes melitus, glukosuria, kandidiasis
Hasil Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (Genexpert) Pasien Suspek Tuberkulosis Paru Di RSUD Kabupaten Buleleng Rejito, Ahmad; Bintari, Ni Wayan Desi; Idayani, Sri
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v8i2.616

Abstract

Tuberkulosis adalah infeksi pada paru-paru yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis. Prevalensi tuberculosis di Kabupaten Buleleng pada tahun 2021 masih tinggi dengan lebih dari 700 kasus. Tingginya angka kejadian tersebut mendorong perlunya pemeriksaan tuberculosis yang cepat dan akurat melalui Tes Cepat Molekuler (GeneXpert). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan TCM pada pasien suspek Tuberkulosis paru di RSUD Kabupaten Buleleng pada Januari – Maret 2024. Penelitian dilakukan di Instalasi Laboratorium Klinik RSUD Kabupaten Buleleng. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dan besaran sampel dihitung dengan rumus Krejcie dan Morgan. Spesimen sputum pasien suspek tuberculosis dilakukan pemeriksaan dengan TCM GeneXpert. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil TCM GeneXpert dari 204 pasien ditemukan MTB Rif sensitif Low (7,4%), MTB Rif Medium (2,9%), MTB Rif Sensitif High (5,9%), MTB Rif Resisten Low (0,5%), dan MTB Rif Resisten High (0,5%). Sementara itu sebagian besar sampel terdeteksi MTB not detected (82,8%). Berdasarkan distribusi frekuensi jenis kelamin dapat disimpulkan bahwa kejadian tuberkulosis paru pada pasien suspek di RSUD Kabupaten Buleleng pada Januari – Marey 2024 lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan wanita.   Kata Kunci: GeneXpert, Rifampisin, Tes Cepat Molekuler, Tuberkulosis, Mycobacterium tuberculosis
KAJIAN KADAR TIMBAL (Pb) DARAH DAN PROFIL DARAH PADA PEKERJA BENGKEL DI BANJAR KARANGSARI KARANGASEM-BALI Sudarma, Nyoman; Bintari, Ni Wayan Desi
CAKRA KIMIA (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry) Vol 11 No 2 (2023): Cakra Kimia (Indonesian E-Journal of Applied Chemistry)
Publisher : Graduate Program of Applied Chemistry, Udayana University, Bali-INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Timbal (Pb) adalah salah satu logam berat yang terdapat di udara yang berasal emisi gas buangan kendaraan bermotor yang berbahan bakar minyak yang tercampur dengan timbal (Pb). Salah satu pekerjaan yang terkena paparan timbal cukup besar adalah pekerja bengkel, proses pekerjaan yang berpaparan langsung dengan timbal yang berasal dari emisi gas buangan kendaraan bermotor yang kemungkinan terhirup melalui hidung ataupun menempel pada jaringan kulit serta pada rambut pekerja bengkel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar timbal darah serta profil darah pekerja bengkel di Banjar Karangsari. Penelitian ini menggunakan 9 sampel darah responden yang telah memenuhi kriteria inklusi. Kadar timbal darah diukur dengan Spektrofotometer Serapan Atom Shimadzu AA-7000 dan profil darah diukur dengan Hematology Analyzer Mindray bc 2800. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata kadar timbal dalam darah adalah 0,63 ppm. Seluruh responden memiliki kadar timbal darah melebihi ambang batas yang diperbolehkan yaitu 0,1-0,25 ppm. Profil darah diperoleh jumlah sel darah putih (WBC) rata-rata sebesar 7.15×103/µL, jumlah sel darah merah (RBC) rata-rata sebesar 4,92×106/µL dan jumlah hemoglobin (HGB) rata-rata 15,87 g/Dl. Nilai sel darah putih, sel darah merah, dan hemoglobin masih dalam nilai normal. Red Blood Cell Distribution Width Standart Deviasi (RDW-SD) diperoleh rata-rata 50.68 µm/L atau dalam kategori tinggi. RDW yang meningkat dapat mengindikasikan terjadinya jenis anemia seperti anemia defisiensi besi. Implikasi klinis terhadap peningkatan RDW adalah terjadi anemia makrositik dan dalam penelitian ini diperoleh 33,3% responden terindikasi makrositosis. ABSTRACT: Lead (Pb) is one of the heavy metals found in the air from exhaust gas emissions from motorized vehicles fueled with oil mixed with lead (Pb). One of the occupations that are exposed to large amounts of lead exposure is workshop workers, the work process of which is directly exposed to lead from motor vehicle exhaust emissions that may be inhaled through the nose or attached to the skin tissue and hair of workshop workers. This study aims to analyze blood lead levels and blood profiles of workshop workers in Banjar Karangsari, Karangasem Region in Bali. This study used 9 respondents' blood samples that met the inclusion criteria. Blood lead levels were measured using a Shimadzu AA-7000 Atomic Absorption Spectrophotometer and blood profiles were measured using a Mindray bc 2800 Hematology Analyzer. Based on the results, the average blood lead level was 0.63 ppm. All respondents had blood lead levels exceeding the permissible threshold of 0.1-0.25 ppm. The blood profile obtained an average white blood cell count (WBC) of 7.15×103/µL, an average red blood cell count (RBC) of 4.92×106/µL, and an average hemoglobin (HGB) count of 15.87 g/Dl. The white blood cells, red blood cells, and hemoglobin values are still within normal values. Red Blood Cell Distribution Width Standard Deviation (RDW-SD) obtained an average of 50.68 m/L or in the high category. An elevated RDW may indicate a type of anemia such as iron deficiency anemia. The clinical implication of increasing RDW is macrocytic anemia and based on this study 33.3% of respondents were indicating of macrocytosis.
PERBANDINGAN KADAR TIMBAL (Pb) DARAH YANG DISIMPAN PADA BERBAGAI TABUNG VACUTAINER Nyoman, Sudarma; Bintari, Ni Wayan Desi
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol 12 No 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4249

Abstract

Pengujian logam berat timbal (Pb) dengan menggunakan spesimen darah perlu memperhatikan pada pemilihan tabung vacutainer. Kandungan koagulan dalam tabung vacutainer memungkinkan mempengaruhi kadar logam timbal (Pb) darah yang diperiksa. Jenis tabung vacutainer yang sering digunakan dalam pemeriksaan logam timbal darah yaitu tutup merah, tutup ungu, dan tutup biru gelap. Tabung vacutainer tutup merah tidak mengandung koagulan sedangkan tutup ungu mengandung koagulan EDTA, dan tutup biru mengandung koagulan bebas logam. Pemilihan jenis tabung vacutainer yang tepat merupakan tahap pra analitik yang mempengaruhi hasil pemeriksaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar timbal (Pb) darah yang disimpan pada tabung vacutainer melalui uji akurasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, yaitu melakukan perbandingan kadar timbal darah yang disimpan pada tabung vacutainer tutup merah, ungu, kuning, dan biru gelap. Perbandingan dianalisis berdasarkan validasi persen perolehan kembali. Masing-masing sampel darah pada tabung vacutainer dilakukan proses destruksi basah, dan analisis kadar timbal dilakukan dengan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) dengan penambahkan standar internal. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, persen perolehan kembali pada tabung vacutainer tutup merah, ungu, biru gelap dan kuning berturut-turut 110%, 36,33%, 110%, dan 21,6%. Persen perolehan kembali yang baik berada dalam rentang 80% - 110% sehingga dapat disimpulkan bahwa tabung vacutainer tutup merah dan tutup biru gelap memiliki kadar timbal dengan persen perolehan kembali yang baik yaitu sebesar 110%.
Optimalisasi Kesehatan Remaja Melalui Deteksi Dini Infeksi Saluran Kemih Di Smk Kesehatan Bali Medika Bintari, Ni Wayan Desi; Prihatiningsih, Diah; Ika Setya Purwanti, Ika Setya Purwanti; Ni Luh Putu Devhy, Ni Luh Putu Devhy; Widana, A.A. G. Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.586

Abstract

Kelompok usia remaja merupakan periode masa transisi sehingga mempunyai permasalahan yang cukup kompleks. Adanya perubahan fisiologis serta perubahan hormon yang fluktuatif pada remaja menimbulkan adanya peningkatan resiko infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih merupakan masalah kesehatan karena kebiasaan yang kurang baik dan bisa menjadi faktor terjadinya infeksi saluran kemih, seperti kurang menjaga personal hygiene yang baik khususnya pada sistem urogenitalia. Berdasarkan analisa situasi tersebut pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMK Kesehatan Bali Medika pada Desember 2023 dengan tujuan memberikan edukasi terkait deteksi dini ISK pada remaja. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui edukasi berupa ceramah dengan media audiovisual dan demonstrasi terkait deteksi ISK dengan pemeriksaan rapid test dipstick urine. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa terkait gambaran umum, faktor resiko dan pencegahan kejadian ISK pada remaja yang ditunjukkan melalui peningkatan nilai post test siswa. Berdasarkan hasil pre test sebanyak 15% memiliki pengetahuan yang baik, 31% cukup dan 14% kurang. Setelah peserta diberikan edukasi terjadi peningkatan hasil post test dimana sebanyak 88% siswa telah memiliki pengetahuan yang baik dan 12% memiliki pengetahuan yang cukup. Selain itu siswa juga mendapatkan pengetahuan dan pengalaman terkait pemeriksaan screening ISK beserta pengelolaan spesimen yang baik untuk pemeriksaan tersebut. Kata kunci : Infeksi saluran kemih, Personal hygiene, Uji dipstick