Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN MALARIA METODE RDT DENGAN PENGGUNAAN MIKROPIPET DAN PIPET TETES DALAM PENUANGAN SPESIMEN Saputro Panca Sakti; Moh. Fairuz Abadi; Ni Wayan Desi Bintari
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2025): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Malaria merupakan penyakit menular yang tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, sehingga dibutuhkan metode diagnosis yang cepat dan akurat. Rapid Diagnostic Test (RDT) banyak digunakan sebagai metode deteksi, namun keakuratannya dapat dipengaruhi oleh alat yang digunakan dalam penanganan spesimen darah, seperti mikropipet dan pipet tetes. Tujuan: membandingkan hasil pemeriksaan malaria metode RDT menggunakan kedua alat tersebut. Penelitian pra-eksperimental ini dilakukan di Puskesmas Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, dengan 30 spesimen darah pasien bergejala klinis malaria yang dipilih melalui purposive sampling. Metode: Analisis data menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi perbedaan hasil antara penggunaan mikropipet dan pipet tetes. Hasil: analisis menunjukkan nilai p = 1,000 (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode. Meskipun demikian, penggunaan mikropipet cenderung menghasilkan tampilan garis merah muda pada strip RDT yang lebih jelas dan konsisten dibandingkan pipet tetes. Kesimpulan: pentingnya pemilihan alat yang tepat guna mendukung keakuratan interpretasi hasil pemeriksaan malaria.
Perbedaan Kadar Bilirubin Total Sebelum Dan Sesudah Fototerapi Pada Neonatus Di RSU PRIMA MEDIKA Pande Made Arie Santika Putri Raweg; Ni Wayan Desi Bintari; Didik Prasetya
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v9i2.748

Abstract

Abstrak Hiperbilirubinemia pada neonatus merupakan kondisi klinis yang umum terjadi dan memerlukan penanganan segera untuk mencegah komplikasi neurologis. Fototerapi dikenal sebagai metode yang efektif untuk menurunkan kadar bilirubin dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar bilirubin sebelum dan sesudah fototerapi yang diberikan selama 24 jam secara kontinu menggunakan alat fototerapi LED. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 44 neonatus yang menjalani fototerapi dari Januari hingga Maret 2025. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS, diawali dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji paired sample t-test. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05). Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kadar bilirubin total sebelum dan sesudah fototerapi (p < 0,001). Rata-rata kadar bilirubin menurun dari 16,24 mg/dL menjadi 9,45 mg/dL, dengan penurunan rata-rata sebesar 6,78 mg/dL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fototerapi terbukti efektif secara statistik dalam menurunkan kadar bilirubin pada neonatus. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan fototerapi sebagai salah satu intervensi utama dalam penanganan hiperbilirubinemia pada neonatus.   Kata kunci : Fototerapi, Hiperbilirubinemia, Neonatus
PENGENALAN PERAN REKAM MEDIS SEBAGAI PENYEDIA INFORMASI KESEHATAN KEPADA KALANGAN PELAJAR Ika Setya Purwanti; Diah Prihatiningsih; Ni Wayan Desi Bintari; A.A Gde Oka Widana
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i2.2622

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan. Salah satu implementasi transformasi digital kesehatan di Indonesia adalah pemanfaatan aplikasi SatuSehat Mobile yang terintegrasi dengan sistem rekam medis elektronik. Namun, tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mengenai peran rekam medis dan pemanfaatan aplikasi kesehatan digital masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai peran rekam medis sebagai penyedia informasi kesehatan serta pentingnya menjaga kerahasiaan data kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SMA PGRI 4 Denpasar dengan melibatkan 25 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi persiapan, pre-test, sosialisasi, edukasi menggunakan pendekatan Community Based Interactive Approach (CBIA), post-test, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan rekam medis elektronik, kerahasiaan data kesehatan, manfaat rekam medis, risiko kebocoran data, serta pemanfaatan aplikasi SatuSehat Mobile. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan yang masih terbatas dengan nilai dominan pada rentang 6–7 dari skor maksimal 10. Setelah diberikan sosialisasi dan edukasi, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana seluruh peserta memperoleh nilai maksimal 10. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan digital, pemahaman tentang rekam medis, serta kesadaran siswa terhadap pentingnya perlindungan data kesehatan pribadi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan literasi kesehatan digital di kalangan pelajar dan mendorong pemanfaatan teknologi kesehatan secara optimal dalam mendukung transformasi digital kesehatan nasional.
Comparison of the Membrane Filter and Most Probable Number (MPN) Methods for the Detection of Escherichia coli in Borehole Groundwater Ni Made Suryantari; I Gusti Putu Agus Fery Sutrisna Putra; Ni Wayan Desi Bintari
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 3 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v3i3.455

Abstract

Introduction: Mastectomy is one of the main therapies performed on breast cancer patients. Mastectomy can cause permanent physical changes that impact the patient's body image disturbance. Self-compassion and resilience are psychological factors that are thought to play a role in helping patients accept body changes and form a more positive body image. Objective: This study aims the relationship between self-compassion and resilience with body image in post-mastectomy patients at Dr. Mohammad Hoesin Hospital, Palembang. Method: This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample in this study were female post-mastectomy patients undergoing treatment or control, with a consecutive sampling technique. The instruments used included the Self-Compassion Scale (SCS), the Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), and the Body Image Scale (BIS). Data analysis was performed using the Chi-Square test. Results: The results showed a significant relationship between self-compassion and body image in post-mastectomy patients (p < 0.05). A significant relationship was also found between resilience and body image (p < 0.05). Conclusion: There is a significant relationship between self-compassion and resilience and body image in post-mastectomy patients. Enhancing self-compassion and resilience can be an approach in nursing interventions to help develop a more positive body image.
Gambaran Hasil Pemeriksaan Telur Cacing Soil Transmitted Helminths dari Sediaan Feses dan Kuku dengan Metode Flotasi pada Pengangkut Sampah di TPS 3R Padangsambian Ni Made Dwi Erikayani; Sri Idayani; Ni Wayan Desi Bintari
Jaringan Laboratorium Medis Vol 7 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlm.v7i2.13207

Abstract

Helminthiasis is a disease caused by parasitic worms that infect the human body. Transmission can occur through contaminated food and water, as well as through skin penetration via soil as the intermediate medium. Soil-Transmitted Helminths (STH) are a group of parasitic worms transmitted through soil and can cause infections, particularly among populatihons with poor hygiene, including waste collectors. This study aims to describe the findings of STH egg examinations from fecal and nail samples using the flotation method among waste collectors. Samples were collected using purposive sampling from waste collectors at TPS 3R Padangsambian based on inclusion and exclusion criteria. This descriptive study employed a qualitative approach. Data analysis was conducted descriptively, and the examination results were presented in tables and narratively explained using univariate analysis to illustrate the frequency and percentage distribution of each research variable. A total of 11 respondents participated in the examination. Fecal and nail specimens were analyzed using the flotation method at the Parasitology and Mycology Laboratory of STIKES Wira Medika Bali. The results showed that 6 fecal samples (54.6%) were positive for STH eggs, while 5 samples (45.5%) were negative. In nail samples, 1 sample (9.1%) tested positive and 10 samples (90.9%) were negative. The identified worm species included Ascaris lumbricoides and Trichuris trichiura. Examination of fecal samples was found to be more effective than nail samples; however, nail examination can serve as an additional detection method for individuals at high risk of STH exposure.
Analisis Hubungan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di RSUD Kabupaten Buleleng Bintari, Ni Wayan Desi; Rejito, Ahmad; Idayani, Sri; Prasetya, Didik
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v10i1.863

Abstract

Infeksi menular tuberculosis paru memiliki angka kejadian yang cukup tinggi di masyarakat. Adanya riwayat kontak khususnya dengan anggota keluarga serumah dilaporkan beresiko dapam peningkatan penularan TB paru. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melakukan analisa terhadap hubungan riwayat kontak serumah dengan kejadian TB paru pada pasien suspek TB di RSUD Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian adalah analitik observasional secara cross sectional. Penentuan besaran sampel menggunakan simple random sampling, dimana sampel berjumlah 204 responden suspek TB paru. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, wawancara serta pemeriksaan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) Gene Xpert. Data dilakukan analisa melalui uji univariat serta bivariat. Uji bivariat dilakukan melalui uji Chi-Square. Berdasarkan uji univariat diketahui bahwa dari 204 responden penelitian menunjukkan hasil positif TB paru melalui pemeriksaan TCM. Sementara itu sebanyak 169 responden (82,84%) negatif TB paru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 34 responden (16,67%) mimiliki resiko riwayat kontak serumah beresiko sedangkan tidak berisiko sebanyak 170 orang (83,33%). Hasil analisis bivariat melalui uji Chi-Square didapatkan besaran nilai p-value < 0,05 sehingga disimpulkan terdapat hubungan bermakna terkait adanya riwayat kontak paparan serumah dengan kejadian TB paru pada pasien di RSUD Kabupaten Buleleng. Upaya skrining kontak serumah, edukasi kesehatan, dan penguatan program contact tracing diperlukan untuk menurunkan risiko penularan TB di masyarakat. Kata Kunci: Gene Xpert, Kontak serumah, Mycobacterium tuberculosis, Test Cepat Molekuler
Co-Authors A.A Gde Oka Widana A.A Gde Oka Widana A.A Gde Oka Widana5 Oka Widana A.A. Gede Oka Widana AA Gde Oka Widana Abadi, Moh. Fairuz Adelia, I Gusti Ayu Devi Anak Agung Ayu Eka Cahyani Anak Agung Gde Raka Dalem Anak Agung Oka Widana Anggraeni Suarsana Aryasa, I Nyoman Ayu Eka Febiani Ayu Trisnawati Ayudin Ayudin Ayudin, Ayudin Brigita Elsza Liana Brigita Elsza Liana Diah Prihatiningsih Diah Prihatiningsih Didik Prasetya Ferry Sutrisna Putra I Gusti Putu Agus I Gusti Putu Agus Fery Sutrisna Putra I Nyoman Sudarma Ida Ayu Manik Damayanti Idayani , Sri Ika Setya Purwanti Kadek Buja Harditya M. FAIRUZ ABADI, M. FAIRUZ Meitini Proborini Wahyuni Moh. Fairuz Abadi Nadya Treesna Wulansari Ni Luh Putu Devhy Ni Luh Putu Devhy Ni Luh Putu Devhy, Ni Luh Putu Ni Luh Putu Devhy, Ni Luh Putu Devhy Ni Made Dwi Erikayani Ni Made Krisna Ayu Lestari Ni Made Septi Ariani Ni Made Sudiari Ni Made Suryantari Ni Putu Yuli Purnama Sari Ni Wayan Evi Damayanti Ni Wayan Kesari Dharmapatni Ni Wayan Sukma Antari Noviawati, Dewa Ayu Sri Nyoman Sudarma Pande Made Arie Santika Putri Raweg Parwati, Putu Ayu Pradnyawati, Ni Luh Mona Prasetya, Didik Putri, Luh Putu Devani Maeyta Putu Ayu Parwati Putu Ayu Parwati Putu Ekawati Ida Ayu Putu Rina Wahyuni Ray Clara Cendy Regina Rejito, Ahmad Retno Kawuri Sakti, Saputro Panca Saputro Panca Sakti Sri Dewi Megayanti Sri Idayani Sri Idayani Sri Idayani Sri Idayani Sri Idayani Sri Idayani, Sri Sudarma Nyoman Sudarsana, I Dewa Agung Ketut Widana, A.A. G. Oka Widana, A.A.G. Oka Widana, Anak Agung Gde Oka Widyas Pranata, Gst. Kade Adi