Claim Missing Document
Check
Articles

Penambahan Konsentrat Protein Ikan Nila Terhadap Karakteristik Kimia Dan Organoleptik Biskuit Reni Rahmi Afriani; Nia Kurniawati; Iis Rostini
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan mempelajari penambahan konsentrat protein ikan nila (KPI) terhadap karakteristik kimia dan organoleptik biskuit. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai September 2015 di Laboratorium Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Laboratorium Jasa Uji Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan lima perlakuan penambahan konsentrat protein ikan nila yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% berdasarkan berat tepung terigu. Parameter yang diamati dalam penelitian yaitu rendemen KPI, kadar air, kadar protein, uji kekerasan (kerenyahan), dan karakteristik organoleptik (uji hedonik) yang meliputi kenampakan, aroma, rasa, dan tekstur biskuit. Berdasarkan hasil penelitian terhadap tingkat kesukaan biskuit KPI dapat disimpulkan bahwa penambahan konsentrat protein ikan nila (KPI) untuk semua perlakuan disukai panelis, akan tetapi perlakuan penambahan KPI 5% mempunyai nilai alternatif (7,46) lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya dengan kadar air sebesar 3,22%, kadar protein sebesar 11,09% dan kekerasan sebesar 1207,89(gf/cm2).
AMOUNT AND TYPE OF MICROBES ON THE COMMON CARP (Cyprinus carpio) IN JATILUHUR RESERVOIR WEST JAVA Indah Nurwulan; Eddy Afrianto; Iis Rostini; Intan Pratama
Berkala Perikanan Terubuk Vol 47, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.43 KB) | DOI: 10.31258/terubuk.47.1.112-117

Abstract

This research was conducted in Microbiology Laboratory of Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Padjadjaran University in May 2017. The purpose of  the research was to identify the number and types of microbes contained in carp (Cyprinus carpio) in Jatiluhur Reservoir, West Java. The method used in this research was sample survey method or field survey. The water and common carp sampling stations are divided into 3 stations, station 1 is located in Zone 1 (low density), station 2 is located in Zone 3 (medium density), and station 3 is located in Zone 5 (high density). Determination of sampling location water and fish is done based on Data Recapitulation of Density of Karamba Floating Net from the Department of Animal Husbandry and Fisheries of West Java.Water samples and fish mucus were tested using Total Plate Count (TPC) method using different specific media that is Trypticase Soy Agar (TSA), deMann Ragosa Sharpe Agar (MRSA), Kliger Iron Agaar (KIA), Thiosulphate Citrate Bile salts Sucrose Agar (TCBS), and Xylose Lysine Deoxycholate (XLD). Microbes can be known by species because they just grown on specific media that can directly showed the specific characteristics of certain microbial species based on the color of the colony. The parameter observed were microbiological test (TPC). The result of the research showed that there was Bacillus sp, Escherichia coli, Lactobacillus sp, Vibrio cholerae, Vibrio parahemoliticus, Vibrio spp, dan Shigella sp on the water samples and carp mucus. The result of research on water samples and fishery products in Jatiluhur Reservoir showed that water quality in Zone 1, Zone 3, and Zone 5 is still below the threshold of microbial contamination based on SNI 7388: 2009, while fish located in Zone 3 and Zone 5 is contaminated by Escherecia coli and Vibrio cholerae, exceed the threshold of  SNI 7388: 2009 on microbial contamination in fresh fish.
Penambahan Daging Ikan Asal Waduk Cirata Terhadap Tingkat Kesukaan Kecimpring Singkong Nia Kurniawati; Junianto Junianto; Iis Rostini
Akuatika Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.163 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v2i1.23414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penambahan daging ikan pada kecimpring singkong yang paling disukai panelis. Ikan yang digunakan dalam penelitian adalah ikan nila, ikan bawal, dan ikan patin yang berasal dari Waduk Cirata. Penelitian terdiri dari dua tahap yaitu pembuatan daging lumat dan pembuatan kecimpring. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan tiga perlakuan yaitu penambahan daging ikan nila, bawal, dan patin dengan empat faktor. Kecimpring dibuat dengan berbagai konsentrasi yaitu 0%, 10%, 20% dan 30% berdasarkan berat singkong. Parameter yang diamati meliputi karakteristik organoleptik (warna, kerenyahan, aroma dan rasa) dan uji kimia (kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan kadar abu untuk perlakuan kontrol dan paling disukai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis dan Uji Median, penambahan daging ikan tidak memberikan pengaruh yang  nyata terhadap warna, kerenyahan, aroma, dan rasa kecimpring singkong. Penambahan daging ikan pada kecimpring singkong untuk semua perlakuan disukai panelis, akan tetapi perlakuan penambahan daging ikan patin 10% menghasilkan kecimpring yang paling disukai dibandingkan dengan perlakuan lainnya, dengan nilai alternatif 7,20 ; kadar air 11,45%; kadar protein 5,81%; kadar lemak 1,20% dan kadar abu 4,82%. 
Tipologi Ekonomi Komoditas Perikanan dan Status Sektor Perikanan pada Pembangunan Wilayah di Kabupaten Bandung Barat Achmad Rizal; Iis Rostini; Asep Agus Handaka; Hana Siti Maharani
Akuatika Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.478 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v2i2.23429

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tipologi sektor perikanan di Kabupaten Bandung Barat; menganalisis laju pertumbuhan sektor perikanan dalam lima tahun terakhir (2009-2013) Kabupaten Bandung Barat; dan untuk menganalisis peran perikanan sektor pada pembangunan daerah Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan menggunakan beberapa teknik analisis, yaitu analisis Klassen Tipologi, analisis (LQ), analisis Localization Index (LI), analisis Spesialization Index (SI) dan Shift Share (SS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi terbaik dari komoditas di Kabupaten Bandung Barat adalah ikan patin / Pengasius hypophthalmus (jumlah rata-rata LQ komoditas 1,92). Poin keunggulan daerah dengan menggunakan LQ (rata-rata nilai 1,82),  LI (di bawah 0,5), dan SI (0,01 nilai 0,07-0,09 / nilai di bawah 0,5). Titik LQ menunjukkan bahwa sektor perikanan di Kabupaten Bandung Barat adalah sektor basis, tetapi poin lain (LI dan SI) menunjukkan bahwa sektor perikanan bukanlah sektor penggerak pada struktur perekonomian wilayah. Berdasarkan tipologi Klassen dan teknik Shift-Share, sektor perikanan di Kabupaten Bandung Barat merupakan sektor dengan pertumbuhan yang lambat dan kurang kompetitif (pada tipologi klassen berada di kuadran 2).
DISTRIBUSI THERMAL FRONT DAN HASIL TANGKAPAN IKAN TENGGIRI (Scomberomorus commerson) DI PERAIRAN PANGANDARAN Vadhilah Savetri; Mega Laksmini Syamsuddin; Iis Rostini; Izza Mahdiana Apriliani
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 3 No. 2 (2019): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.801 KB) | DOI: 10.29244/core.3.2.217-228

Abstract

Ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) merupakan komoditas ikan pelagis besar unggulan di Kabupaten Pangandaran karena memiliki jumlah dan nilai produksi yang paling tinggi, oleh karena itu perlu dimanfaatkan secara maksimal dengan memperhatikan kelestariannya. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengetahui variabilitas thermal front secara spasial dan temporal serta pengaruhnya terhadap hasil tangkapan ikan tenggiri dalam pendugaan daerah penangkapan potensial ikan di peraira Pangandaran, Jawa Barat. Riset ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan Februari 2018 di Perairan Pangandaran, Jawa Barat. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPL yang berasal dari AquaMODIS dan arus geostrofik dari ECMWF. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis secara spasial dan temporal. Thermal front dideteksi pada data citra raster suhu permukaan laut (SPL) menggunakan algoritma Cayulla Cornilon 1992 dengan kategori kuat dengan perbedaan SPL ≥ 0,5°C dan lemah dengan perbedaan SPL 0,3°C. Hasil riset menunjukan front yang terbentuk di perairan Pangandaran merupakan front sementara dengan kekuatan lemah dan kuat. Sebaran dan frekuensi thermal front paling banyak ditemukan pada bulan Desember (musim barat) dengan total 11 unit kemunculan dengan nilai rata-rata SPL 29,3°C dan sebaran paling sedikit dijumpai pada bulan April (musim peralihan 1) . Kisaran suhu tertinggi thermal front berkisar antara 30-33,8°C dan terendah berkisar antara 22,8-26,5°C. Kejadian thermal front umumnya terjadi di perairan lepas Samudera Hindia. Kata kunci: arus, ikan tenggiri, perairan Pangandaran, SPL, thermal front
THE APPLIED OF ARABICA COFFEE (Coffea arabica) AS A MARINATING ADDITIVE FOR ORGANOLEPTIC CHARACTERISTICS OF CATFISH FILETS (Pangasius sp.) Dwi Oktarahdiana; Rusky Intan Pratama; Rita Rostika; Iis Rostini
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol 5 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.5.1.62-70

Abstract

Research on catfish filet marinade using Arabica coffee aimed to determine the best concentration of coffee was acceptable to the panelists. This research was carried out in July 2021 at the Fishery Products Processing Laboratory, FPIK Unpad. The method used in this research was an experimental method with four treatments adding different concentrations of coffee to the catfish filets, namely 0%, 5%, 10%, and 15%. The parameters observed consisted of organoleptic tests which included appearance, aroma, texture, and taste. The results of the research showed that the catfish filet which was marinated using Arabica coffee belonged to the category favored by the panelists. The treatment with 15% coffee concentration was preferred with a median value of appearance 7 (preferred), aroma 7, texture 7, and taste 7. Based on the Bayes method for decision making, that the panelists chose taste as an important parameter in receiving the catfish filet which was marinated using coffee, followed by aroma, texture, and appearance
Karakteristik Kimia Kulit Lumpia Basah dengan Fortifikasi Tepung Tulang Ikan Patin (Pangasius pangasius) Junianto, Junianto; Hasibuan, Linda Naomi; Rostini, Iis; Pratama, Rusky Intan
JURNAL AGROTEKNOLOGI Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/j-agt.v18i01.46895

Abstract

Waste from patin fish (Pangasius pangasius) consumption is skin and fish bone. Its waste generally used as a raw material for food and industrial products because of fat, gelatin, collagen, and calcium compounds. Based on its calcium compound, another food application is the fortification of patin fish bone on wet spring roll wrapper. It is important to increase the consumption rate of calcium nutrition. Therefore, this research aimed to improve the proximate composition (especially calcium) of wet spring roll wrapper with 6% catfish bone flour fortification. The method used in this research was experimental with two treatments, i.e. the addition of 6% patin fish bone flour (A1) and 0% patin fish bone flour (A0) as a control. The parameters observed were moisture, ash, fat, protein, carbohydrate, and calcium content. The test procedure for each parameter observed is based on SNI 01-2354:2006. Sample testing was carried out in duplicate. The proximate composition of wet spring roll wrapper fortified with 6% patin fish bone flour consists of moisture, ash, fat, protein, carbohydrate, and calcium content respectively 60.21%, 2.61%, 0,71%, 3.96%, 32.51%, and 19.90 mg/100 g. Wet spring roll wrapper that was fortified with 6% patin fish bone flour (A1) had higher calcium content (19.90 mg/100 g) compared to wet spring roll wrapper with no fortification (control/A0) of the patin fish bone flour (8.22 mg/100 g). The moisture content of this calcium-rich wet spring roll wrapper is included in the Indonesian National Quality Standard (SNI) number 2987-2015 for wet noodles. This wet spring roll wrapper is one of diversified product using fishbone fortification to increase its calcium content. Keywords: fish bone, calsium, consumption, protein, waste
ANALISIS MUTU HEDONIK ABON IKAN PATIN (Pangasius sp.) DENGAN PENAMBAHAN JANTUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L) Febriana, Nisrina; Junianto, Junianto; Maulina, Ine; Rostini, Iis
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 49, No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v49i3.14929

Abstract

The objective of processing catfish into shredded products is to increase consumption patterns and expand the marketing reach. To improve product quality, diversification, competitiveness, quality and efficiency, innovation is required. The addition of fibre to shredded catfish can enhance product quality while maintaining cost-effectiveness. The alternative fibre source used was kepok banana blossom, which has the potential to enhance the organoleptic characteristics of the product. The study implemented a completely randomised design with four treatment levels of banana heart addition (22.5%, 25%, 27.5%) with 20 replicates. The hedonic test include appearance, aroma, flavour, and texture. The optimal treatment was the addition of 25% banana heart, which achieved an appearance value of 6.9, aroma 6.9, flavour 7, and texture 6.7.
THE APPLIED OF ARABICA COFFEE (Coffea arabica) AS A MARINATING ADDITIVE FOR ORGANOLEPTIC CHARACTERISTICS OF CATFISH FILETS (Pangasius sp.) Oktarahdiana, Dwi; Pratama, Rusky Intan; Rostika, Rita; Rostini, Iis
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Research on catfish filet marinade using Arabica coffee aimed to determine the best concentration of coffee was acceptable to the panelists. This research was carried out in July 2021 at the Fishery Products Processing Laboratory, FPIK Unpad. The method used in this research was an experimental method with four treatments adding different concentrations of coffee to the catfish filets, namely 0%, 5%, 10%, and 15%. The parameters observed consisted of organoleptic tests which included appearance, aroma, texture, and taste. The results of the research showed that the catfish filet which was marinated using Arabica coffee belonged to the category favored by the panelists. The treatment with 15% coffee concentration was preferred with a median value of appearance 7 (preferred), aroma 7, texture 7, and taste 7. Based on the Bayes method for decision making, that the panelists chose taste as an important parameter in receiving the catfish filet which was marinated using coffee, followed by aroma, texture, and appearance.
Optimalisasi Teknologi Penanganan Hasil Perikanan: Penyuluhan dan Diskusi di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang Rostini, Iis; Dewanti, Lantun Paradhita; Apriliani, Izza Mahdiana
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60737

Abstract

Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang memiliki potensi besar dalam bidang perikanan khususnya budidaya ikan, namun pengembangan sektor ini masih belum optimal. Salah satu upaya yang tengah dilaksanakan adalah pembentukan kelompok budidaya ikan dan penerapan sistem biofloc dalam budidaya ikan. Kelompok budidaya ini nantinya sebagai wadah untuk meningkatkan pengetahuan, memberikan pendampingan, dan memotivasi masyarakat setempat dalam menghasilkan produk perikanan yang memenuhi standar kualitas nasional Indonesia. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman masyarakat tentang teknologi penanganan hasil perikanan, mulai dari proses panen hingga distribusi ikan dalam kondisi hidup atau segar kepada konsumen. Metode yang diterapkan adalah penyuluhan dan diskusi mengenai penanganan ikan hidup dan segar kepada anggota kelompok pembudidaya ikan di Desa Sindangsari. Peserta penyuluhan menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan. Kegiatan ini bersifat interaktif, memungkinkan peserta untuk berdiskusi dan bertanya jika ada hal yang belum dipahami. Para peserta berkomitmen untuk menerapkan teknik penanganan ikan sesuai dengan materi yang diajarkan. Pembinaan dan pendampingan lebih lanjut sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan usaha perikanan di Desa Sindangsari.
Co-Authors Achmad Rizal Alexander M. A. Khan Anggreini, Diyah Ayu Arief, R. Mochamad Candra Wirawan Asep Agus Handaka Atikah Nurhayati Aulia Andhikawati Ayi Yustiati Azka Iqbal Beni Guswanto Danella, Amanda Puspa Dede Supriatna Dhita Hapsari Anggraeni Dini Maliha Dwi Oktarahdiana Dwiky Prabowo Eddy Afrianto Eddy Afrianto Eddy Afrianto Emma Rochima Evi Liviawaty Fajrianto, Fiqri Febriana, Nisrina Filardi, Tara Firdaus, Nur Aini Azhar Fitrianto, Nur Hana Siti Maharani Handaka, Asep Agus Hanun, Inas Maya Tamimah Hasani, Fiza Jasmine Hasibuan, Linda Naomi Hendra Nopandi Herman - Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Heti Herawati Ibnu Dwi Buwono Ickman Santi Kusumawardani Indah Nurwulan Ine Maulina Ine Maulina Intan Pratama IRPAN IRPAN, IRPAN Iskandar Iskandar Isni Nurruhwati Iwang Gumilar Izza Mahdiana Apriliani Junianto Junianto - Junianto Junianto Junianto Junianto JUNIANTO JUNIANTO Kiki Haetami Laily Hikmawati Lantun Paradhita Dewanti Lina Karlina M. Firhandy Dwipayana Meida Maulida Mochamad Untung Kurnia Agung Muhammad Yusuf Awaluddin Mutiara Insani Nasrunnisa, Ayuni Nia Kurniawati Nia Kurniawati Nia Kurniawati Nielam Vioni Nur Annisa Diva Rizki Utami Nur Latifah, Atik Oktarahdiana, Dwi Parliamentary, Fazira Pramesti, Adriana Putri Prasetya, Muhamad Diva Pratama, Rusky Pratiwy, Fittrie Meylianawaty Putri, Dinda Lestari Putri, Zaky Yoana Rahayu, Wanda Sri Rahmi Amanah Ratih Wulandari Reni Rahmi Afriani Rita Rostika Riyadi, Reihan Slamet Rohmah, Tuhpatur Rusky I. Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Intan Pratama Rusky Pratama Salsabila, Lulu Santi Amelia Saputra, Fachrul Sari, Elviana Dian Mustika Solihah, Rif'atus sunarto sunarto Syamsuddin, Mega Laksmini Syarifudin Sahlan Syauqibik, Achmad Tiaraningsih, Thania Vadhilah Savetri Wildah, Halyda Aulia Yeni Mulyani Yuli Andriani Yuli Andriani Yuniar Mulyani