Abstrak: Masalah rendahnya kesadaran dan partisipasi wanita usia subur (WUS) dalam skrining kanker serviks masih menjadi tantangan di Kelurahan Lambara, Kota Palu, yang ditunjukkan oleh sebagian besar masyarakat belum pernah melakukan deteksi dini. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi WUS dalam deteksi dini kanker serviks berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi pengkajian awal, edukasi kesehatan, Focus Group Discussion (FGD), serta skrining IVA dan HPV DNA dengan mitra masyarakat setempat. Sasaran kegiatan terdiri dari 101 kepala keluarga (KK), 30 peserta FGD dari tiga RT, dan 12 WUS yang mengikuti skrining. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, keterlibatan diskusi, dan capaian jumlah peserta skrining sebagai indikator output kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang kanker serviks, meningkatnya kesadaran deteksi dini, serta keterlibatan 12 WUS dalam skrining setelah edukasi dan pendampingan berbasis komunitas. Simpulan: pendekatan edukasi dan skrining berbasis komunitas efektif meningkatkan kesadaran dan partisipasi WUS dalam deteksi dini kanker serviks di tingkat masyarakat.Abstract: Low awareness and participation of women of reproductive age (WRA) in cervical cancer screening remain a public health challenge in Lambara Village, Palu City, as indicated by the majority of women who have never undergone early detection. This community service program aimed to improve knowledge and participation of WRA in community-based cervical cancer early detection. The methods included an initial community assessment, health education, Focus Group Discussions (FGDs), and screening using Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) and HPV DNA tests in collaboration with local community partners. The target participants consisted of 101 households, 30 FGD participants from three neighborhood units, and 12 WRA who underwent screening. Evaluation was conducted through observation of participation, engagement during discussions, and the number of women who participated in screening as output indicators. The results showed increased community understanding, improved awareness of early detection, and participation of 12 WRA in screening after education and community-based assistance. In conclusion, community-based education and screening approaches were effective in improving awareness and participation in cervical cancer early detection at the community level.