Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

THE PSYCHOLOGICAL IMPACT OF SURVIVORS OF THE EARTHQUAKE, TSUNAMI, AND LIQUEFACTION: A QUALITATIVE STUDY Arifah, Nur; Ismunandar, Ismunandar; Gustini; Sukmawati; Yuwono, Dian Kurniasari; Galenso, Nitro; Pangaribuan, Helena
Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa) Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pnj.v6i2.48029

Abstract

Introduction: Natural disasters in the form of earthquakes, tsunamis, and liquefactions in Central Sulawesi in 2018 had several impacts on disaster survivors' psychology. These psychological problems have developed as an effect from serious injuries or loss of family members of the survivors. Psychological disorders, such as anxiety, depression, to Post traumatic stress disorder, can affect long-term quality of life. This study aims to explore the psychological impacts experienced by survivors of the earthquake, tsunami, and liquefaction in Central Sulawesi. Method: A qualitative study with a phenomenological approach. In-depth interviews were conducted using semi-structured guideline, observation and voice recording of 18 survivors of the earthquake, tsunami, and liquefaction disasters. The determination of the sample is using a purposive sampling technique based on inclusion criteria. The results of the interviews were transcribed, member checking, and analyzed using the Van Mannen method. Results: This study produced four themes and fifteen sub-themes. The research themes consist of the grieving phase, post-traumatic stress disorder, social support and health services support. Conclusions: Further screening of disaster survivors who experienced psychological disorders is needed, not only as a preventive measure but also as a psychological support to improve their quality of life.
Determinant of Non-pregnant Women's Anemia in Banggai Regency Yuwono, Dian Kurniasari; Monoarfa, Yustianty; Otoluwa, Anang S.; Galenso, Nitro; Mulyani, Mulyani; Tiwow, Marlinne; Dewi, Rita Kartika; Narsi, Ni Ketut; Lalusu, Erni Yusnita
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 19 No. Supp.2 (2024)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jgp.2024.19.Supp.2.304-313

Abstract

This study purpose is to seek the determinant factors of anemia in non-pregnant women in Banggai Regency. With a cross-sectional design, we collect data from 308 non-pregnant women through non-probability sampling. Variables collected were age, Body Mass Index (BMI), Middle Upper Arm Circumference (MUAC), abdominal circumference, education, ownership of a healthy latrine, water source for cooking, and daily consumption of iron-source food such as legumes, green vegetables, also fish or meat. Bivariate and logistic regression was used to identify variables that correlate with anemia. The mean age and hemoglobin levels were 30±6.2 years and 12.7±1.5 g/dL, respectively. About 80 (25.97%) of the subjects were anemic. Bivariate analysis shows that water from standardized sources/facilities for cooking, ownership of a healthy latrine, MUAC, daily consumption of legumes, and daily consumption of fish or meat were variables that significantly correlated with anemia (p<0.05). Moreover, after we performed logistic regression, non-pregnant women who did not use standardized clean water for cooking (OR 2.19; p=0.09) and did not consume fish or meat daily (OR 2.28; p=0.02) were at higher risk of having anemia. Determinant factors that significantly correlate with anemia in Banggai Regency's non-pregnant women were water utilization from not-standardized sources/facilities for cooking and not consuming of fish or meat daily. Local governments should include these variables in their new reformulated and innovative stunting-reducing programs. Thus, perhaps they can achieve their expected targets, such as non-anemic pregnant women, which, in the long run, can reduce stunting.
Edukasi nutrisi bagi remaja pada pelajar sekolah menengah atas di Luwuk Kabupaten Banggai: Nutrition Education for Adolescents for High School Students in Luwuk, Banggai Region Mangemba, Dg; Kurniasari Yuwono, Dian; Galenso, Nitro; Amyadin, Amyadin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 4 No. 1 (2024): September 2024
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v4i1.3951

Abstract

A Pendahuluan: Masa remaja merupakan masa peralihan dari fase anak ke fase dewasa. Ini menjadikan masa remaja sebagai mata rantai utama yang menentukan status kesehatan dan status gizi seorang individu pada usia dewasanya. Asupan gizi yang tidak adekuat akan mengganggu perkembangan kognitif, mengganggu kapasitas memori, penurunan sel-sel otak, bahkan mengganggu kemampuan remaja dalam meregulasi  emosinya. Oleh karena itu pembentukan pola makan yang benar serta pendidikan gizi sangat tepat untuk diinisiasi pada masa ini sehingga diharapkan pola yang sehat ini akan bertahan hingga masa dewasa. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai gizi seimbang yang dapat mempengaruhi perilaku remaja dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu ceramah dan tanya jawab menggunakan media PPT dan leaflet. Sasaran dalam kegiatan ini yaitu para pelajar SMA di Luwuk Kabupaten Banggai berjumlah 87 orang yang dilakukan pada tanggal 12 Juni 2024. Hasil kegiatan diperoleh terjadi peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi tentang nutrisi bagi remaja dari 35% menjadi 85% dalam kategori baik. Kesimpulan Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kegiatan lanjutan pihak sekolah untuk melakukan edukasi secara berkelanjutan dengan melakukan kerjasama dengan puskesmas setempat agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di sekolah.
Optimalisasi Pemanfaatan TOGA Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Ponpes darussalam Toili Kabupaten Banggai: Optimizing the Utilization of Family Medicinal Plants in the Prevention of Non-Communicable Diseases at the Darussalam Toili Islamic Boarding School, Banggai Regency Subchan, Djadid; Wijianto; Sukmawati; Sri Musriniawati Hasan; Dg. Mangemba; Nurarifah; Hana Yulianti Muhammad; Nitro Galenso; Irawati Tampuyak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 4 No. 2 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v4i2.4123

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, penyakit gagal ginjal dan penyakit jantung semakin menjadi ancaman serius yang merupakan penyebab kematian di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk mencegah dan penanggulangan penyakit tidak menular yaitu dengan pemanfaatan TOGA, Yang menjadi masalah pada alternatif ini adalah masih rendahnya pengetahuan Masyarakat khususnya para santri tentang berbagai jenis TOGA dan pemanfaatnnya. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah edukasi penggunaan TOGA dalam upaya pencegahan PTM pada santri di Ponpes Darussalam Toili. Sasaran yang terlibat pada kegiatan ini 76 orang santriwan dan santriwati. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan yaitu periapan pelaksanaan dan penutup. Pada tahap pelaksanan selain dilakukan edukasi melalui penyuluhan juga dilakukan demontrasi tentang berbagai jenis TOGA dan pemanfatannya, Hasil peniliaian pre-test dan pos-test terhadap peserta menunjukkan adanya peningkatan nilai tes sebelum dan sesudah mendapat penyuluhan. Rerata nilai pre-test peserta adalah 75.5 dengan SD 0.202 pada pengukuran kedua melaui pos test rata rata nilainya adalah 87.2 dengan SD 0.521. Dari hasil tersebut terlihat ada peningkatan skor sebesar 11.7 point. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,000, yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor sebelum (pre test) dan setelah edukasi (post test). Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan langkah promotif dan preventif yang penting untuk dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, melalui pemanfaatan TOGA dalam upaya pencegahan PTM
Penerapan Mirror Therapy untuk Mengatasi Gangguan Mobilitas Fisik pada Lansia dengan Kasus Stroke Non-Hemoragik : Application of Mirror Therapy to Overcome Physical Mobility Disorders in the Elderly with Non-Hemorrhagic Stroke Cases Yuwono, Dian Kurniasari; Sandagang, Windy Syafitri; Dg.Mangemba; Nurarifah, Nurarifah; Sukmawati, Sukmawati; Galenso, Nitro; Hasan, Sri Musriniawati; Mangundap, Selvi Alfrida; Umar, Nurlailah
Lentora Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v5i2.4144

Abstract

Background: According to the Indonesian Health Survey, 35.4% of people between the ages of 65 and 74 had a stroke. A non-pharmacological technique called "mirror therapy" uses the cerebral cortex's mirror neuron system to assist stroke victims recover. Purpose: This study aims to investigate the use of mirror therapy in older adults who have had non-hemorrhagic stroke. Method: A case study design of a single elderly patient in the Simpong Health Center area who suffered a non-hemorrhagic stroke in February 2025. Physical examinations, interviews, and observation were used to gather data, which were then processed and presented using a nursing care method. Results: The patient experienced headaches, dizziness when walking 8 meters, trouble sleeping, and frequent awakenings. He also had trouble using his left limbs. blood pressure 173/97 mmHg, rotational movement ability 90 degrees, and upper left extremity’s muscle strength is 3. Ineffective cerebral perfusion, decreased physical mobility, and irregular sleep patterns are among the nursing diagnosis. Vital sign monitoring, medication instruction, mobilization help using mirror therapy twice daily for 30 minutes for five days, and sleep support were among the therapies offered. Upper left extremity’s muscle strength increased by 4 with 180-degree rotating movements on the sixth day of examination. In conclusion, older adults who have had a non-hemorrhagic stroke may benefit from using mirror therapy to strengthen their muscles. Further research is needed to explore the effectiveness of this method on a wider scale
Implementation of The draivCare App on Maternal Health Services Yuwono, Dian Kurniasari; Monoarfa, Yustianty; Galenso, Nitro
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v7i2.4049

Abstract

Background: Banggai Regency government collaborated with a local start-up, Draiv, to develop a health service app specialized for pregnant women, called draivCare. This study aims to evaluate the effect of draivCare utilization on maternal health services. Methods: This is a case-control method to identify the differentiation of ANC services utilization during the pregnancy period between groups. We use secondary data and conducting interview with midwives. A total 39 pregnant women who use draivCare app in their pregnancy were administered to the intervention(case) group, whereas 156 pregnant women who did not use draivCare app in their pregnancy belong to the control group. Antenatal care (ANC) frequency and components were the variables studied using chi-square. Results: The proportion of mother who received the fetal examination and the proportion of mothers who received tetanus toxoid immunization are significantly differ between groups. Despite the barriers such as android-based mobile phone ownership of the mothers, the communication between pregnant women and midwives is quite intense. Conclusion: The implementation of draivCare app has yet to affect pregnant women’s health care quality and quantity significantly. However, the intense communication between pregnant women and midwives shows a potential effect of the app on improving antenatal care.
Edukasi Gizi Seimbang Pada Organisasi Profesi Kesehatan dan Mitra Dunia Usaha di Kabupaten Banggai Yuwono, Dian Kurniasari; Galenso, Nitro; Mangemba, Dg.; Sukmawati, Sukmawati; Nurarifah, Nurarifah
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i1.3356

Abstract

Kebiasaan makan masyarakat di Sulawesi Tengah didominasi oleh pola makan yang tidak sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Di sisi lain, tenaga kesehatan dan dunia usaha berkewajiban membantu pemerintah dalam promosi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk menyegarkan kembali topik mengenai ukuran/porsi setiap kelompok makanan yang sesuai dengan standar gizi seimbang pada organisasi profesi kesehatan dan dunia usaha melalui metode ceramah menggunakan media foto makanan. Kegiatan berlangsung di Luwuk, Kabupaten Banggai pada Agustus 2022 dengan peserta sebanyak 15 orang yang terdiri dari perwakilan organisasi profesi kesehatan dan organisasi mitra usaha/korporat. Peningkatan pengetahuan hanya terjadi pada 2 kelompok makanan, yaitu makanan pokok dan sayur, namun dilihat dari indikator keaktifan peserta, kegiatan ini cukup berhasil. Selanjutnya kegiatan edukasi terkait gizi perlu tetap dilakukan secara periodik bagi tenaga kesehatan mengingat fungsi tenaga kesehatan sebagai agen promosi kesehatan bagi masyarakat
TANGGUNGJAWAB RUMAH SAKIT TERHADAP PENGAMBILAN DAN PENYEBARLUASAN GAMBAR DIRI PASIEN YANG MELANGGAR KESUSILAAN Galenso, Nitro; Yuwono, Dian Kurniasari
The Juris Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL ILMU HUKUM : THE JURIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/juris.v7i2.972

Abstract

Prioritizing patient privacy is a characteristic of Hospital services. However, sometimes, it is violated intentionally or unintentionally. The violation act is such as taking the image of a patient in a certain unethical condition without the patient's consent. This study is a law normative study with a statuta approach, held in August 2023. It aims to analyze the laws and regulations related to the Government's responsibility to provide safety and patient privacy in hospital services. The spreading of unethical patients' self-images shows that the implementation of related laws and regulations needs to be improved. The recording/photographing of patients is the Hospital's responsibility by the Act/Law No. 17 of 2023, which points out the patient's/family's/Hospital's consent and the Health Ministerial Regulation no.24, 2016 on technical requirements for hospital buildings and infrastructure that divide privacy zones of patient service. Meanwhile, distributing/spreading unethical images of the patients through media is the responsibility of a person/party in accordance with act/law no. 19 of 2016 on the amendment to act/law no. 8 of 2008 on information and electronic transactions. If these laws and regulations were implemented optimally by all parties, the chance of recording/photographing patient in unethical conditions without their consent or violating their privacy, could be prevented. Implementations of related laws and regulations should be conducted of all parties. Regarding this matter, Hospitals’ responsibilities are providing information, education, forbidden signs, and security guarantees to the patient and their family.
Pola Makan Dan Status Gizi Perokok Di Sulawesi Tengah: Analisis Data Riskesdas 2018: Pola Makan dan Status Gizi Perokok di Sulawesi Tengah: Analisis Data Riset Kesehatan Dasar 2018 Kurniasari, Dian; Galenso, Nitro; Hafid, Fahmi
Amerta Nutrition Vol. 8 No. 1 (2024): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v8i1.2024.8-16

Abstract

Background: According to the National Basic Health Research of Indonesia (Riskesdas) in 2018, the prevalence of non-communicable diseases (NCDs) in Central Sulawesi Province surpassed the national rate. This province is also home to 31.3% of active smokers. The main risk factor for NCDs is an unhealthy lifestyle such as physical inactivity, smoking, alcohol consumption, and unhealthy diet pattern. Objectives: This study aims to investigate diet patterns and nutritional status of adults in Central Sulawesi based on their smoking status. Methods: This is a cross-sectional study using data from Riskesdas 2018. Smoking status, diet pattern and nutritional status were the variables assessed from 12,211 respondents. The statistical analyses used in this study were chi-square test and Generalized Linear Model (GLM). Results: Thirty-six-point two per cent of the respondents were active smokers. The prevalence of overweight (BMI ≥25 kg/m2) and central obesity in smokers were significantly lower than that in the non-smoker group (p<0.05). The smoker group consumed sweetened drinks at least once a week, which increased the prevalence ratio as the weekly consumption frequency increased (PR=1.17 to 1.49; p<0.05). They also had a lower prevalence ratio of consumption a maximum of 3-4 portions/day of vegetable and consuming salty food (high sodium) 1-2 times a week. Conclusions: Although the prevalence ratio of overweight and central obesity are lower in smokers, they have unhealthy diet patterns, which are shown in lower consumption of vegetables and high in salty food. In the future, an advanced longitudinal study with representative number of respondents is needed to explore the causality of these variables.
Pendampingan Masyarakat dalam Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Galenso, Nitro; Dg.Mangemba; Yuwono, Dian Kurniasari; Sukmawati, Sukmawati
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v5i1.4206

Abstract

Keberhasilan pengobatan penyakit seringkali bergantung pada kepatuhan pasien dalam melakukan kunjungan ulang (follow-up) ke fasilitas kesehatan. Data dari UPT Puskesmas Biak menunjukkan bahwa rendahnya kunjungan ulang berdampak pada pencapaian target program kesehatan dan menyebabkan pengobatan yang tidak tuntas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan dan memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Awu guna meningkatkan perlindungan melalui informasi yang komprehensif, pelayanan langsung, dan penatalaksanaan peraturan desa. Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025 di Balai Desa Awu, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap: (1) Inisiasi berupa observasi dan koordinasi awal; (2) Pelaksanaan berupa forum diskusi terpandang yang melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan Puskesmas Biak; dan (3) Penutupan berupa perumusan rekomendasi tindak lanjut. Berhasil teridentifikasi beberapa masalah utama pelayanan kesehatan yang dirasakan masyarakat, khususnya terkait akses informasi dan kepatuhan kunjungan ulang. Forum diskusi menghasilkan potensi solusi yang partisipatif. Rekomendasi utama adalah perlunya perancangan Peraturan Desa yang mengatur keterlibatan pemerintah desa dalam mendukung pelayanan kesehatan primer. Kegiatan ini efektif dalam merumuskan akar masalah dan solusi terkait kunjungan ulang di Desa Awu. Usulan perancangan Peraturan Desa diharapkan dapat menjadi landasan hukum untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkelanjutan dan pada akhirnya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Co-Authors Abd Farid Lewa Abda Abda Agusrianto Aminudin Aminudin Amsal Amyadin, Amyadin Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Aswati Aswati Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Daniel Happy Putra Dedi Mahyudin Syam Dewi, Rita Kartika Dg. Mangemba Dg. Mangemba Dg.Mangemba Diah Ayu Hartini Dian Kurniasari Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Ekawati Riyanto Elfyrah Faisal Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Firdaus Hi Jahja Kunoli Gusman Gustini Gustini Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hana Yulianti Muhammad Hana Yulianti Muhammad Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman I Wayan Supetran Indro Subagyo Irawati Tampuyak Irsanty Collein Ismunandar Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Lalusu, Erni Yusnita Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Mangemba, Dg Mangemba, Dg. Mangundap, Selvi Alfrida Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Monoarfa, Yustianty Muliani Narsi, Ni Ketut Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nirva Rantesigi Novarianti Novarianti NUR ARIFAH Nurarifah Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurlailah Umar Olkamien J. Longulo Otoluwa, Anang S. Pangaribuan, Helena Raoda Rina Tampake Ros Arianty Rugaya Said Rugayah Sahid Rusneni Salman Saman Sandagang, Windy Syafitri Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri M. Hasan Sri Murniawati Hasan Sri Musriniawati Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Subchan, Djadid Sudarman H Melangka, Yulianus sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Tiwow, Marlinne Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wijianto Wijianto Wijianto Yasmin H Yasmin H Yuwono, Dian Kurniasari Zainul