Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Pembelajaran Flipped Clasroom dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Kajian Systematic Literature Review: Implementation of Flipped Classroom Learning Model in Indonesian Language Learning: Systematic Literature Review I Putu Gede Sutrisna; I Made Sutama; I Putu Mas Dewantara; Kadek Wirahyuni
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 03 (2024): Research Articles, December 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i03.5105

Abstract

21st-century education requires students not only to understand content but also to be able to think critically and solve problems. Innovation in learning strategies is needed to increase student engagement and understanding. The flipped classroom learning model is here to overcome this. The flipped classroom-based learning model is a student-centered learning model that increases learning effectiveness. Thus, it is necessary to conduct a study on the flipped classroom learning model to improve students' critical thinking skills. This study aimed to determine the results of a literature review study on implementing the flipped classroom model in Indonesian language learning. The SLR (Systematic Literature Review) method was chosen in this study. Data was collected by documenting and reviewing all articles on Indonesian language learning outcomes with the flipped classroom learning model. A total of 10 articles in the last 5 years obtained from Google Scholar and other sources were used in this study. Based on the literature review, there is an increase in students' critical thinking with the application of the flipped classroom model in Indonesian language learning. This is due to supporting factors: using the flipped classroom learning model and interactive learning media. Implementing the flipped classroom learning model can improve students' critical thinking skills in Indonesian language learning. Educators can use this model as a learning innovation to achieve learning objectives quickly.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X DKV SMK ULIL ALBAB NW GEGEK Purnawarman, Purnawarman; Bilal, Arpan Islami; Sutama, I Made; Dewantara, I Putu MAs; Wirahyuni, Kadek
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37576

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  kemampuan  menulis  cerpen  siswa  kelas  SMK  Ulil  Albab  NW  Gegek tahun  pelajaran  2024/2025.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  kualitatif.  Sumber  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  20  karangan  cerpen  siswa  kelas X DKV SMK  Ulil  Albab  NW  Gegek dan  guru  mata pelajaran Bahasa Indonesia.  Metode  pengumpulan  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  lembar  observasi.  Subjek  penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  X  DKV SMK Ulil Albab NW Gegek.  Dari  20  sempel  siswa.  Berdasarkan  hasil  analisis  data  kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  baik  sekali  sebanyak  4  siswa  (20%).  Kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  baik  sebanyak  6  siswa  (30%).  Kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  cukup  sebanyak  8  siswa  (40%).  Kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  kurang  sebanyak  2 siswa  (10%).  Dengan  demikian  sesuai  dengan  perhitungan  rata-rata  nilai,  dapat  disimpulkan  bahwa  kemampuan  menulis  cerpen  siswa  kelas X DKV  SMK  Ulil  Albab  NW  Gegek  dengan  nilai  rata-rata  68,2  berkualifikasi  cukup.
Implementasi Game Edukasi Baamboozle dalam Penguasaan Kosakata Teknis Perairan Mahasiswa Perikanan: Studi Deskriptif Kualitatif Holla Franciska; Yulian Purnama; I Made Sutama; Kadek Wirahyuni; I Putu Mas Dewantara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6797

Abstract

Penguasaan kosakata teknis perairan merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa perikanan dalam mendukung pemahaman literatur, praktik akademik, dan kesiapan kerja di bidang perikanan. Namun, pembelajaran kosakata bahasa Inggris bidang perairan sering menghadapi kendala berupa rendahnya motivasi dan keterlibatan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi game edukasi Baamboozle dalam pembelajaran serta pengaruhnya terhadap penguasaan kosakata teknis perairan mahasiswa perikanan. Penelitian ini adalah studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan mixed-method, dimana subjeknya adalah mahasiswa perikanan yang mengikuti mata kuliah Bahasa Inggris. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pembelajaran, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle mampu meningkatkan keterlibatan aktif mahasiswa, membantu pemahaman makna kosakata teknis perairan, serta menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, Baamboozle dapat dijadikan sebagai media pembelajaran alternatif yang efektif dalam pembelajaran kosakata teknis perairan berbasis ESP.
Integrasi Literasi Digital dalam Pembelajaran Membaca di Sekolah Dasar: Strategi dan Tantangan di Era 4.0 Pelipus Wungo Kaka; I Made Sutama; I Putu Mas Dewantara; Kadek Wirahyuni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6799

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0, literasi tidak lagi sekadar kemampuan membaca teks cetak, melainkan kemampuan menavigasi informasi digital secara kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi integrasi literasi digital dalam pembelajaran membaca di Sekolah Dasar (SD) serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi terhadap berbagai literatur terkait pendidikan dasar dan teknologi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi integrasi literasi digital dapat dilakukan melalui pemanfaatan media baca multimodal (seperti e-book interaktif), penggunaan platform gamifikasi untuk evaluasi membaca, dan penerapan kurasi konten digital oleh guru. Integrasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman literal maupun inferensial siswa. Namun, tantangan utama yang ditemukan meliputi kesenjangan infrastruktur digital (digital divide), risiko distraksi pada perangkat elektronik, dan keterbatasan kompetensi pedagogik teknologi guru. Simpulan dari penelitian ini menekankan bahwa integrasi literasi digital harus dibarengi dengan pendampingan guru yang intensif serta penyediaan konten digital yang relevan dengan perkembangan psikologis anak usia sekolah dasar agar proses transisi dari literasi konvensional dapat berjalan optimal.
Kata Ganti Orang Pertama dan Kata Sapaan dalam Tuturan Percakapan Guru dan Siswa di SMP Wisata Sanur: Kajian Sosiolinguistik I Made Dio Oktariadi; I Nyoman Sudiana; I Putu Mas Dewantara
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i1.3167

Abstract

Penggunaan kata ganti orang pertama dan kata sapaan dalam interaksi pembelajaran mencerminkan dinamika relasi sosial antara guru dan siswa yang berlangsung secara kontekstual. Lingkungan sekolah yang dinamis memungkinkan munculnya variasi bahasa yang dipengaruhi oleh peran institusional, kedekatan emosional, dan situasi komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan kata ganti orang pertama dan kata sapaan dalam tuturan percakapan guru dan siswa di SMP Wisata Sanur serta mengidentifikasi kecenderungan penggunaannya berdasarkan konteks peristiwa tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan percakapan alami antara guru dan siswa yang dikumpulkan melalui pengamatan, perekaman, pencatatan, dan wawancara tidak terstruktur. Analisis dilakukan dengan menjadikan peristiwa tutur sebagai unit analisis serta menggunakan model komponen SPEAKING untuk meninjau indikator konteks komunikasi, terutama pada bentuk yang dominan digunakan dalam interaksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan empat kelompok temuan, yaitu penggunaan kata ganti orang pertama oleh siswa, penggunaan kata ganti orang pertama oleh guru, penggunaan kata sapaan oleh siswa, dan penggunaan kata sapaan oleh guru. Siswa cenderung menggunakan bentuk yang menandai kehati-hatian dan penghormatan, sedangkan guru menunjukkan fleksibilitas yang lebih tinggi sesuai situasi kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa pilihan kata ganti dan sapaan merupakan bentuk negosiasi relasi sosial yang dinamis dalam ruang kelas melalui konteks peristiwa tutur.
Meningkatkan Keterampilan Anggah-Ungguhing Bahasa Bali Melalui Metode Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Flash Card Pada Siswa Kelas V SDK Karya Singaraja Putu Suwid Nyana; I Made Sutama; I Putu Mas Dewantara; Kadek Wirahyuni
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v11i1.2541

Abstract

The low learning outcomes of students in the Balinese language subject on the Balinese language anggah-ungguhingmaterial are a challenge for Balinese language teachers, especially at SDK Karya Singaraja. Therefore, learning innovations are needed. This study aims to analyze: (1) the application of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in improving the Balinese language anggah-ungguhingability of class V students at SDK Karya Singaraja. The type of research conducted is classroom action research (CAR). (2) the learning outcomes of students' anggah-ungguhingthrough the application of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in class V students at SDK Karya Singaraja. (3) students' opinions about the application of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in improving the Balinese language anggah-ungguhingability. The subjects of this study were 28 class V students. The data collection methods used were tests, interviews, and observation sheets. Data analysis in classroom action research involves observation and research of each step from preparation to final activities. This classroom research was conducted in two cycles which included four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The results of this data analysis will be used to assess students' Balinese language anggah-ungguhingabilities. The results of the study are as follows: (1) the implementation of learning in accordance with the planning consists of an opening, core, and with two learning cycles. (2) the learning outcomes of anggah-ungguhingbahasa Balinese assisted by flash cards for grade V students increased in cycle I, namely 73.35 and cycle II, namely 80.71, and (3) students' opinions about the implementation of the jigsaw type cooperative model assisted by flash cards in learning anggah-ungguhingbahasa Balinese in cycle I, namely 21.93 and cycle II, namely 24.10, are in the very good category. This shows that there are very significant implications for students, namely creating active and collaborative learning where students are able to work together and be responsible for each other. In addition, the implementation of the jigsaw type cooperative model can develop social and emotional skills that can improve student learning outcomes.
Coretax dan Krisis Kepercayaan Digital: Analisis Wacana Kritis terhadap Narasi Modernisasi Pajak di Media Online Mohd Bahaudin Ihsan; I Nyoman Sudiana; I Nengah Suandi; I Putu Mas Dewantara
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9981

Abstract

This article examines the discourse of Coretax as a digital tax modernization project in Indonesia by focusing on the tension between official narratives of integration, efficiency, and transparency and public/media narratives of disruption, error, data mismatch, and digital trust crisis. Using a qualitative approach with Critical Discourse Analysis, this study reviews selected online media texts, official public documents, press releases, and academic literature published between 2025 and 2026. The analysis employs Fairclough's three-dimensional model, supported by van Dijk's socio-cognitive perspective and van Leeuwen's legitimation framework. The findings show that Coretax is discursively constructed through three competing formations: modernization as technological necessity, disruption as administrative vulnerability, and recovery as institutional legitimation. The study argues that the crisis surrounding Coretax should not be interpreted merely as a technical problem, but as a discursive event that reveals the fragility of public trust in digital fiscal governance. Therefore, successful tax digitalization requires not only system stability but also transparent communication, accountable transition management, inclusive taxpayer assistance, and recognition of taxpayers as active civic subjects rather than passive users of technology.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Video Youtube Maudy Ayunda :Kajian Sosiolinguistik Tamara Ginting; Ida Bagus Putrayasa; I Putu Mas Dewantara
Jurnal Komposisi Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL KOMPOSISI
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jk.v11i1.3061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode dalam video YouTube Maudy Ayunda melalui pendekatan sosiolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan yang terdapat dalam video YouTube Maudy Ayunda. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan pencatatan, serta dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk alih kode yang digunakan oleh penutur adalah alih kode eksternal yang melibatkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sementara itu, bentuk campur kode yang ditemukan dalam data meliputi bentuk kata, frasa, dan klausa. Di antara bentuk-bentuk tersebut, campur kode pada tingkat klausa merupakan yang paling dominan. Dominasi ini mengindikasikan bahwa penyisipan unsur bahasa asing tidak hanya terjadi pada tingkat kata atau frasa, tetapi juga telah berkembang ke struktur kebahasaan yang lebih kompleks, yang memungkinkan penutur mengintegrasikan unsur bahasa lain ke dalam satuan tuturan yang lebih luas.
Analisis Framing Pemberitaan Media Detik.com Mengenai Kasus Pagar Laut di Bekasi Ni Kadek Yunita Melansari; Ida Ayu Made Darmayanti; I Dewa Gede Budi Utama; I Putu Mas Dewantara; I Nengah Martha
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan framing media Detik.com terhadap pemberitaan kasus pagar laut di Bekasi serta mengetahui kecenderungan posisi media tersebut dalam memberitakan kasus tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Data penelitian berupa delapan teks berita Detik.com yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan empat struktur framing, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Detik.com membingkai pemberitaan melalui penyusunan fakta, pemilihan narasumber, penggunaan bahasa, dan penyajian visual yang saling mendukung. Pada struktur sintaksis, seluruh berita memuat unsur headline, lead, kutipan sumber, latar informasi, dan penutup, meskipun terdapat tiga berita tanpa latar informasi dan satu berita tanpa unsur pernyataan. Struktur skrip menunjukkan seluruh berita telah memenuhi unsur 5W+1H. Pada struktur tematik ditemukan unsur detail yang menunjukkan tindakan pemerintah dalam menangani kasus pagar laut, serta didukung penggunaan koherensi sebab-akibat dan kronologis. Struktur retoris memperlihatkan penggunaan idiom, leksikon yang menegaskan tindakan pemerintah, serta penyertaan gambar pada setiap berita. Secara keseluruhan, Detik.com cenderung membingkai pemerintah sebagai pihak yang tegas dan serius dalam menangani kasus pagar laut di Bekasi melalui penekanan pada proses penyelidikan, penegakan hukum, penetapan tersangka, dan pengungkapan bukti.
Relevansi Kalimat Imperatif Dalam Video Memasak Guntur I Wayan Sebagai Media Pembelajaran Teks Prosedur di SMP Sri Darmawati Ni Wayan; Ida Bagus Putrayasa; I Putu Mas Dewantara
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v9i1.1599

Abstract

Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif yang secara khusus meneliti terkait relevansi konten video di Kanal YouTube Guntur IWayan sebagai media pembelajaran teks prosedur di SMP. Subjek dalam penelitian ini berupa konten video YouTube Guntur I Wayan tentang masakan khas Bali. Objek dalam penelitian ini adalah relevansi video memasak dengan pembelajaran teks prosedur di SMP. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak. Selanjutnya, data disajikan dalam bentuk tabel dan kata-kata sesuai dengan uraian-uraian yang menjawab rumusan masalah. Ditemukan sebanyak 6 (enam) kalimat imperatif dalam video memasak Guntur I Wayan dan video-video tersebut memiliki relevansi terhadap pembelajaran teks prosedur di SMP.
Co-Authors Ade Asih Susiari, Tantri Ayu Putu Purnami, Ida Bilal, Arpan Islami Br Hutagalung, Lilis Christina Purwanti Dewi, Ketut Ayu Suriantini Engel Bertha Halena Gena Fajri Sidqi, Dias Gede Wira Bayu Hasbul, Wahyuni Holla Franciska I Dewa Gede Budi Utama I Gede Nurjaya I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I Made Dio Oktariadi I Made Sutama I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Yasa I Putu Gede Sutrisna I Putu Gede Sutrisna . I Wayan Artika I Wayan Widiana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Sutresna Jayanti, Gusti Made Dwi Kadek Pera yani Kadek Wirahyuni Kinanti, Dewa Ayu Novera Komang Agus Setiawan Larasati, Putti M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Aryawan Adijaya Made Sri Indriani Mariyati, I Gusti Ayu Maulana, Ibnu Mohd Bahaudin Ihsan Muliana, I Kadek Eka Nengah Martha Ni Kadek Mega Ratnawati Ni Kadek Yunita Melansari NI Ketut Widiani Ni Made Dwi Cahyani Ni Made Novia Lestari Ni Made Rai Wisudariani Pelipus Wungo Kaka Pramesti, Wikan Ayu Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Purnawarman Purnawarman, Purnawarman Putu Suwid Nyana Ratnawati, Ni Kadek Mega Rinjani, Ida Rifaniah Sang Ayu Putu Sriasih Santini, Ni Made Ayu Putri Sari, Ni Putu Diana Sri Darmawati Ni Wayan Suandi, Nengah Suryaningsih, Ketut Susianti, Hartanti Woro Suwija, I Nyoman Rai Tamara Ginting Tantri, Ade Asih Susiari Tarigan, Apriyani Br Widiastari, I Gusti Agung Mas Wisiani, Ni Luh Putu Yulian Purnama