Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MELAYA Ni Made Dwi Cahyani; I Putu Mas Dewantara; Kadek Wirahyuni
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i4.62364

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan pemanfaatan yang ditempuh guru terkait penggunaan media video animasi pada pembelajaran menulis teks eksplanasi di kelas VIII C SMP Negeri 2 Melaya, dan (2) mendeskripsikan hasil yang ditempuh siswa terkait penggunaan media video animasi pada pembelajaran menulis teks eksplanasi di kelas VIII C SMP Negeri 2 Melaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran di SMP Negeri 2 Melaya dilakukan secara tatap muka dan telah menerapkan media video animasi sebagai media pembelajaran dalam tiga tahapan pembelajaran yaitu pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Pembelajaran teks eksplanasi yang dilakukan dengan pemanfaataan video animasi dikatakan berhasil dibuktikan dengan hasil nilai peserta didik di atas rata-rata.
Integrasi Teknologi dan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era New Normal I Putu Mas Dewantara; I Wayan Rasna; Ida Bagus Putrayasa
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan pendidikan karakter di era new normal menjadidiskursus belakangan ini. Berbagai kendala dihadapi oleh guru. Kendala ini juga yang dihadapi olehguru-guru Bahasa Indonesia SMA/SMK di Provinsi Bali. Pelatihan kemudian dilakukan untukmeningkatkan kesiapan guru. Peserta pelatihan berasal dari 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Balidengan jumlah 38 orang. Pelatihan melalui 3 tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru telah mampu menyusun rencana pembelajaran yangmengintegrasikan teknologi dan pendidikan karakter. Dilihat dari kesiapan integrasi teknologi terjadipeningkatan kesiapan, yaitu dari 7,9% yang menyatakan ‘tidak siap’ menjadi 100% menyatakan‘siap’. Pada pernyataan ‘kekurangsiapan’ terjadi hal yang serupa, yaitu dari 47,4% menjadi 15,8%.Pada katagori ‘siap’ dan ‘sangat siap’ terjadi peningkatan, yaitu untuk kategori ‘siap’ dari 44,7%menjadi 63,2% dan dari 0,0% untuk kategori ‘sangat siap’ menjadi 21,1%. Kesiapan integrasipendidikan karakter juga menunjukkan terjadi peningkatan kesiapan. Tidak ada guru yangmenyatakan tidak siap. Kategori ‘kurang siap’ mengalami penurunan, yakni dari 52,6% menjadi10,5%. Sebaliknya, terjadi peningkatan ‘kesiapan’, yakni pada kategori ‘siap’ dari 42,1% menjadi63,2% dan pada kategori ‘sangat siap’ dari 5,3% menjadi 21,1%. Jadi, pelatihan berhasilmeningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan pendidikan karakter. Kata Kunci : integrasi teknologi, pendidikan karakter, pembelajaran bahasa Indonesia, era newnormal
PENGGUNAAN MEDIA TIKTOK HI_ERISA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR Tarigan, Apriyani Br; Dewantara, I Putu Mas; Sriasih, Sang Ayu Putu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i1.64392

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan  pelaksanaan pembelajaran siswa kelas VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja dalam menulis teks prosedur dengan menggunakan media TikTok Hi_erisa, meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja dalam menulis teks prosedur dengan menggunakan media TikTok Hi_erisa, mendeskripsikan respons siswa kelas VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja dengan menggunakan media TikTok Hi_erisa dalam pembelajaran menulis teks prosedur. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan siswa kelas VII SMP Katolik Santo Paulus Singaraja. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, tes, dan angket serta dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang tepat pada penggunaan media TikTok Hi_erisa ditekankan pada pengelolaan kelas dan persiapan media yang baik, penggunaan media TikTok Hi_erisa dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur. Pada pratindakan skor rata-rata siswa sebesar 69 kategori (cukup), siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 73,96 kategori (cukup), sedangkan siklus II nilai rata-rata siswa sebesar 85,2 kategori (baik), siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media TikTok Hi_erisa. Pada siklus I diperoleh rata-rata 25,3 (positif), sedangkan siklus II memperoleh rata-rata 26(positif).
PENILAIAN DALAM MENULIS TEKS BERITA BERIORIENTASI KURIKULUM MERDEKA DI KELAS VII SMP NEGERI 4 SINGARAJA Rinjani, Ida Rifaniah; Wisudariani, Ni Made Rai; Dewantara, I Putu Mas
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i2.64714

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penilaian menulis teks berita beriorientasi Kurikulum Merdeka dari berbagai aspek, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam penilaian menulis teks berita beriorientasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru Bahasa Indonesia, salah satu kelas yang diajar oleh guru bersangkutan yaitu kelas VII Melati dengan jumlah 40 siswa dan objek penelitian mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan kendala yang dihadapi oleh guru dalam penilaian menulis teks berita beriorientasi Kurikulum Merdeka di kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul diolah secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini berupa perencanaan penilaian menulis teks berita beriorientasi Kurikulum Merdeka dapat membantu guru dalam menentukan strategi pembelajaran yang akan digunakan agar tujuan tercapai, pelaksanaan penilaian menulis teks berita beriorientasi Kurikulum Merdeka menggunakan tiga tes yakni teks diagnostik, formatif, dan sumatif, dan kendala yang dihadapi oleh guru Bahasa Indonesia pada saat melaksanaan penilaian menulis teks berita beriorientasi Kurikulum Merdeka yaitu kondisi kelas yang kurang kondusif, minimnya partisipasi siswa dalam diskusi kelompok, dan jumlah siswa yang terlalu banyak yang menyebabkan penilaian sedikit lebih sulit.
PENGGUNAAN VIDEO YOUTUBE KONTEN KREATOR (JEROME POLIN) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI TEKS BIOGRAFI KELAS X A PERHOTELAN SMK N 1 SINGARAJA Dewi, Ketut Ayu Suriantini; Wirahyuni, Kadek; Dewantara, I Putu Mas
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i1.65143

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan. Penggunaan video YouTube konten kreator (Jerome Polin) sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya kaidah kebahasaan dalam teks biografi menggunakan media pembelajaran video YouTube konten kreator (Jerome Polin). Tanggapan guru dan siswa dalam penggunaan video YouTube konten kreator (Jerome Polin) sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya kaidah kebahasaan dalam teks biografi di SMK Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah penggunaan media YouTube konten kreator (Jerome Polin) sebagai media dalam pembelajaran teks biografi khususnya mengenai kebahasaaan. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penggunaan media video youtube konten kreator “Jerome Polin” dalam pembelajaran kaidah kebahasaan teks biografi berjalan dengan cukup baik 2) Pembelajaran kaidah kebahasaan dalam teks biografi menggunakan media video youtube konten kreator Jerome Polin cenderung meningkatkan niat, ketertarikan, serta pemahaman siswa dalam kaidah kebahasaan 3) Guru menilai video youtube konten kreator Jerome Polin sangat membantu dalam meningkatkan atensi dan perhatian siswa untuk fokus pada materi yang disampaikan kepada siswa oleh guru utamanya pada kaidah kebahasaan.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI : DIFFERENTIATED LEARNING ON TEXT MATERIAL REPORTING OBSERVATION RESULTS Widiastari, I Gusti Agung Mas; Tantri, Ade Asih Susiari; Dewantara, I Putu Mas
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i1.75290

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pembelajaran berdiferensiasi pada materi teks laporan hasil observasi di kelas X SMA Negeri Bali Mandara. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia dan peserta didik kelas X sedangkan yang menjadi objek penelitian adalah proses pembelajaran, kendala yang dialami, dan respons peserta didik dalam pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengetahui keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan proses pembelajaran materi teks laporan hasil observasi dengan pembelajaran berdiferensiasi dilaksanakan dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan yang dilaksanakan guru adalah merancang perangkat pembelajaran yang akan digunakan sebagai panduan, bahan, dan media ajar. Pelaksanaan pembelajaran dimulai dari kegiatan awal, inti, dan penutup sesuai dengan komponen atau strategi diferensiasi proses, konten, produk, dan lingkungan belajar. Evaluasi yang dilaksanakan dalam pembelajaran adalah evaluasi tes dan non tes. Kendala pembelajaran dialami oleh guru dan peserta didik. Respons yang diberikan peserta didik terdapat pembelajaran termasuk tanggapan positif dengan persentase 96,66%.
ANALISIS GAYA BAHASA PADA KUMPULAN CERPEN TAK ADA ASU DI ANTARA KITA DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA : ANALYSIS OF LANGUAGE STYLE IN THE SHORT STORY COLLECTION TAK ADA ASU DI ANTARA KITA AND ITS RELEVANCE TO INDONESIAN LANGUAGE LEARNING Maulana, Ibnu; Dewantara, I Putu Mas; Indriani, Made Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i1.78875

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis gaya bahasa dalam kumpulan Cerpen Tak Ada Asu di Antara Kita, mendeskripsikan relevansi kumpulan Cerpen Tak Ada Asu di Antara Kita sebagai pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori, gaya bahasa, cerpen dan relevansi pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka yaitu dengan membaca keseluruhan teks kumpulan cerpen Tak Ada Asu di Antara Kita karya Joko Pinurbo. Dalam penelitian ini instrumen pengumpulan data menggunakan perangkat bantu yaitu kartu data yang digunakan untuk mengelompokkan gaya bahasa. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dari 15 cerpen yang diteliti, hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat 76 data yang ditemukan dalam kumpulan cerpen Tak Ada Asu di Antara Kita karya Joko Pirnubo diperoleh tiga data jenis gaya bahasa yaitu gaya bahasa perbandingan 43 data, pertentangan 25 data dan perulangan 8 data. Hasil penelitian ini memiliki relevansi dalam pembelajaran sastra Indonesia di SMA yaitu pada kelas XI dengan TP  1 Mencari inspirasi untuk puisi dari karya sastra prosa, yakni cerpen, berdiskusi mengenai tema dan pesan yang merupakan dua dari empat struktur batin puisi, berdiskusi mengenai inspirasi untuk menggubah puisi dengan mentransformasikan cerpen melalui tema dan pesan yang terkandung di dalamnya. TP 2 Membaca sebuah puisi untuk memahami unsur-unsur puisi dan mengenal puisi yang ditulis berdasarkan cerpen.
Indonesian Textbooks Oriented on Social Integration and 21st Century Skills in Higher Education: Validity, Practicality, and Effectiveness Susrawan, I Nyoman Adi; Suandi, Nengah; Sudiana, I Nyoman; Dewantara, I Putu Mas
International Journal of Language Education Vol. 8, No. 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v8i1.60910

Abstract

This research problem is how to overcome the need for Indonesian textbooks that integrate social and 21st century skills. This research aims to develop valid, practical, and effective textbooks to improve students' Indonesian understanding. The research design uses Research and Development (R&D) methods. The research was conducted at the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Mahasaraswati University, Denpasar. Data was collected through documentation techniques, Focus Group Discussions, questionnaires, and test administration. The instrument involves documentation sheets, validation, questionnaires, and self-evaluation. Data analysis focuses on the validity, practicality, and effectiveness of textbooks with parameters of (1) level of validity, (2) level of practicality, and (3) level of effectiveness. The results suggest the need for continuous development of appropriate and effective textbooks to meet students' needs and educational development. Research reveals that the textbook meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness. The results suggest the need for continuous development of appropriate and effective textbooks to meet students' needs and educational development.
Diskriminasi dan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Bidara Biduri karya Gde Artawan: Kajian Feminisme Sastra Wisiani, Ni Luh Putu; Yasa, I Nyoman; Dewantara, I Putu Mas
Lingua Susastra Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ls.v5i2.323

Abstract

This research examines discrimination and violence against female characters in Gde Artawan's novel 'Bidara Biduri', focusing on how these issues are portrayed and experienced by the characters. The study aims to analyze and critically evaluate the representation of discrimination and violence against female characters in the novel. Employing Simon de Beauvoir's feminist theory within a descriptive qualitative framework, the research utilizes literary analysis methods for data collection. Findings are organized and analyzed through identification, description, explanation, and classification to address the research questions. The analysis reveals multiple forms of discrimination and violence against female characters, including stereotyping, subordination, neglect, and various types of abuse (psychological, physical, verbal, and domestic). Key examples include Westri, who faces stereotyping and verbal abuse due to her profession as a dancer; Leny, who experiences neglect and verbal/psychological violence related to infertility; and Luh Can/Luh Sandat, who suffers domestic violence encompassing psychological, verbal, and physical abuse. This research contributes to the understanding of gender-based discrimination and violence in Indonesian literature, highlighting the need for further exploration of these themes in contemporary works.
Pemanfaatan Aplikasi Genially dalam Pembelajaran Berbasis Game Based Learning dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik MIS Ma'arif Borong Kapala Hasbul, Wahyuni; Sutama, I Made; Dewantara, I Putu Mas; Wirahyuni, Kadek
TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 3 (2024): Taksonomi Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur peningkatan keaktifan belajar peserta didik setelah penerapan aplikasi genially dalam metode pembelajaran Game Based Learning di Ma'arif Borong Kapala. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen tipe deskriptif dengan desain One Shot Case Study. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen tipe deskriptif dengan desain One Shot Case Study. Penelitian ini dilaksanakan di MIS Ma’arif Borong Kapala kecamatan Tompobulu kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Adapun subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas VI yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, lembar kuesioner dan wawancara. Adapun indikator keaktifan belajar peserta didik yaitu, partisipasi dalam kelas, kemampuan memecahkan masalah, dan mengeluarkan pendapat.. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan dalam bentuk deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi genially dalam pembelajaran berbasi game based learning dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di MIS Ma’arif Borong Kapala, yang pada awalnya keaktifan peserta didik berada pada kategori sedang namun setelah diterapkannya game based learning terjadi peningkatan keaktifan belajar peserta didik tersebut.