Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN TINGKAT STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK DI DESA TUTULING JAYA KABUPATEN HALMAHERA TIMUR Yuni Sartika; Bahtiar Bahtiar; Tamrin Robo; Risky Nuri Amelia
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 2, No 2 (2020): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v2i2.4555

Abstract

Sumber daya manusia yang berkualitas mampu mengembangkan potensi yang dimiliki untuk kemajuan bangsa dan Negara, salah satu upaya membina SDM yang berkualitas adalah melalui pendidikan, baik pendidikan yang diberikan melalui pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan non formal dilingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar anak. Populasi dalam penelitian ini yaitu kepala keluarga (KK) yang mempunyai anak masih duduk dibangku SMP, di Desa Tutuling Jaya, Kabupaten Halmahera Timur. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptis dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah (simple random sampling), sampel yang diperoleh sebanyak 75 kepala keluarga (KK) yang tercatat di Desa Tutuling Jaya, Kabupaten Halmahera Timur. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi liaener sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi orang tua berpengaruh positif terhadap prestasi belajar anak, hal ini dapat di lihat dari hasil uji regresi liaener sederhana dengan uji F dengan nilai singnifikannya <0.05.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING BERBASIS ANIMASI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DAN KEAKTIFAN SISWA PADA POKOK BAHASAN STRUKTUR LAPISAN KULIT BUMI DAN FEDOSFER DI KELAS X-3 MAN MODEL KOTA TERNATE Budhyawan S. Bandjar; Bahtiar Bahtiar; Jumaris Jumaris
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 3, No 1 (2021): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v1i1.4611

Abstract

MAN Model Kota Ternate merupakan salah satu sekolah menengah atas yang menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), sehingga dalam proses pembelajarannya dituntut untuk lebih kreatif dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran. Kelas X MAN Model Kota Ternate terdiri dari 4 kelas yaitu kelas X1, X2, X3, dan X4. Dari ke empat kelas tersebut kelas X3 merupakan kelas yang mempunyai hasil belajar dan keaktifan siswa yang masih kurang. Hal ini ditunjukkan dengan nilai semester 1 siswa kelas X3 bahwa masih ada beberapa siswa yang belum memenuhi batas ketuntasan belajar individu. Adapun batas ketuntasan belajar individu pada mata pelajaran geografi di MAN Model Kota Ternate adalah 65. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek pada penelitian ini adalah peneliti yang bertindak sebagai guru. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X3 MAN Model Kota Ternate dengan jumlah siswa adalah sebanyak 24 anak yang terdiri dari 12 siswa putri dan 13 siswa putra. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan tes dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model pembelajaran Ingkuiri terbimbing berbasis video animasi dapat meningkatkan hasil belajar pada struktur lapisan bumi dan pedosfer. Hal ini dapat ditunjukan dengan perolehan rata-rata skor hasil belajar 25% meningkat 79,2%. Penerapan Pembelajaran ingkuiri terbimbing berbasis video animasi juga dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa yaitu jumlah siswa yang tuntas belajar pada siklus I adalah 6 siswa meningkat menjadi 19 siswa pada siklus II dari jumlah siswa 24 orang.
PENGGUNAAN MEDIA POWER POIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA ALHILAAL SANANA. Ilham M. Umawaitina; Bahtiar Bahtiar; Tamrin Robo
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 3, No 2 (2021): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v1i2.4617

Abstract

Tahapan observasi awal data hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Alhilaal sanana terdapat dari 20 siswa yang mengikuti ujian hanya 3 siswa yang tuntas jika dipresentasekan secara klasikal yaitu 15%. Sedangkan 17 siswa di katakan belum berhasil jika dipresentasekan secara klasikal yaitu 85%. Hal ini karena proses pembelajaran di sekolah masih bersifat konvensional, di mana pembelajaran masih kurang minimnya penggunaan metode yang berfariasi sehingga dalam proses belajar siswa hanya mendengar, mencatat penjelasan guru, kemudian mengerjakan soal, pertanyaan, gagasan dan pendapat dari siswa jarang muncul sehingga siswa menjadi pasif dan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar dengan menggunakan Media power point pada kelas XI IPS SMA Alhilaal Sanana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian PTK dengan subjek penelitian adalah siswa kela XI sebanyak 20 siswa terdiri dari 10 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. pengumpulan data dengan cara tes, dokumentasi dan observasi dan analisis data yang digunakan rumus persentase. Hasil yang diperoleh yaitu dengan menggunakan media pembelajaran (Power Point), hasil belajar siswa dapat meningkat dari siklus I ke siklus II dimana pada siklus I dari 20 jumlah siswa yang mengikuti proses pembelajaran siswa yang tuntas atau hasil belajarnya mencapai kreteria ketuntasan minimal hanya terdapat 3 siswa (15%) yang masih kurang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam menyelesaikan konsep pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan. Sedangkan pada perlakuan setelah siklus I ke siklus II hasil belajar siswa yang mengikuti proses pembelajaran siswa yang tuntas atau berhasil belajarnya mencapai kreteria ketuntasan minimal berjumlah 15 siswa (75%).
ANALISIS KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DESA KOITITI KECAMATAN GANE BARAT KABUPATEN HALMAHERA SELATAN Akson Ishak; Bahtiar Bahtiar; Endang Purwati
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 3, No 2 (2021): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v1i2.4619

Abstract

Masyarakat di kawasan pesisir Indonesia sebagian besar berprofesi sebagai nelayan yang diperoleh secara turun-temurun dari nenek moyang mereka. Karakteristik masyarakat nelayan terbentuk mengikuti sifat dinamis sumber daya yang digarapnya, sehingga untuk mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal, nelayan harus berpindah-pindah. Selain itu,resiko usaha yang tinggi menyebabkan masyarakat nelayan hidup dalam suasana alam yang keras yang selalu diliputi ketidakpastian dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Karakteristik Sosial ekonomi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penenlitian ini adalah penelitian kuatitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang mengacu pada aliran positivisme atausuatu kegiatan yang memiliki hasil yang berupa kesimpulan yang memiliki sifat jelas dan pasti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Nelayan Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan yang bekerja sebagai nelayan. Jumlah masyarakat yang bekerja sebagai nelayan adalah 40 orang yang bekerja sebagai nelayan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif, pada penelitian ini menggunakan prosedur perhitungan presentase dengan menggunakan rumus presentase P=f/n x 100%. Berdasaarkan data yang diperoleh melalui kuesioner hasil pendapatan nelayan dapat dilihat bahwa pendapatan perbulan yang diperoleh dengan melakukan penangkapan ikan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari yang di tanggung,berupa biaya pendidikan, biaya kesehatan pola konsumsi, dan gizi, dengan pedapatan tersebut dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan untuk kebutuhan para nelayan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE(CLIS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 KABUPATEN HALMAHERA BARAT PADA KONSEP PEMANFAATAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP Safril Hi Nurdin; Bahtiar Bahtiar; Tamrin Robo
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 3, No 1 (2021): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v1i1.4609

Abstract

Pendekatan model pembelajaran Children Learning In Science ( CLIS ) merupakan suatu proses pembentukan pengetahuan yang dilakukan melalui kegiatan aktif berpikir, menyusun konsep tentang hal-hal yang dipelajari. Pembelajaran kooperatif Children Learning In Science (CLIS) juga memungkinkan siswa untuk lebih aktif berinteraksi dengan siswa lain melalui kegiatan diskusi kelompok Tanya jawab, maupun menyusun kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini itu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran children learning in scienci ( CLIS ) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk mengetahui penigkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Children learning In Scienci (clis). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu suatu penelitian yang berisi tindakan– tindakan sebagai serangkaian langkah-langkah sistematis.Setiap langkah memiliki empat tahap, yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting)), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan Model Pembelajaran Children Learning In Science ( CLIS ) pada siswa kelas VI dalam dua siklus.al ini terbukti pada setiap siklus seluruh indikator dapat tercapai dengan baik sesuai RPP yang dibuat. Penggunaan model ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil belajar siswa dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 27,27% pada siklus I meningkat menjadi 85,5% pada siklus II.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI MADRASAH ALIYAH WAIKYON KEC. PULAU MAKIAN PADA POKOK BAHASAN SIKLUS HIDROLOGI DENGAN MODEL BELAJAR WORD SQUARE Marlina Hamisi; Said Hasan; Bahtiar Bahtiar; Vrita Tri Aryuni
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 2, No 2 (2020): Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v2i2.4554

Abstract

Aktivitas dan hasil belajar siswa pada Madrasah Aliyah Waikyon Kec. Pulau Makian terlihat masih sangat rendah. Ditandai dengan nilai siswa yang masih jauh dari standar KKM yang ditentukan Sekolah. Oleh karena itu penelitian terkait metode pembelajaran yang cocok untuk diaplikasikan di sekolah menjadi sangat penting. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas melalui dua siklus. Dengan subejek penelitian berjumlah 25 orang. Adapun jenis instrument yang digunakan adalah tes dan non tes untuk mengetahui hasil belajar dan aktivitas siswa dan guru. Hasil penelitian dianalisis secara deskripstif kualitatif. Alhasil, terjadi peningkatan aktivitas siswa dan guru maupun dari segi ketuntasan belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Word Square pada materi siklus hidrologi.
Investigasi Pengetahuan Dasar Tentang Bahaya Sampah Plastik pada Siswa Sekolah Dasar di Pulau Maitara, Maluku Utara Bahtiar Bahtiar; Yusmar Yusuf; M. Nasir Tamalene; Mesrawaty Sabar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 20 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.456 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7232670

Abstract

Maitara Island is a small island with an area of ​​206 hectares, located between the islands of Tidore and Ternate islands, and to the west of the island of Halmahera in North Maluku, Indonesia. The behavior of throwing garbage in any place, especially on the shores of beaches, rivers, and ditches is a concern for the degradation of coastal ecosystems (mangrove forests, seagrasses and coral reefs). The tendency of people's behavior to throw plastic waste in any place is influenced by the low level of public knowledge about the negative impact of plastic waste. Elementary schools (SD) are one of the largest producers of plastic waste in addition to markets, shops, offices and households. Basic knowledge of elementary school students (as future generations in the region) about the negative impact of plastic waste is important to investigate. It is also important to see the extent to which elementary schools function as educational institutions that impart non-curricular knowledge that is beneficial to students. The results showed that the basic knowledge of elementary school students on the island of Maitara about the dangers of plastic waste was categorized as sufficient. Based on the assessment of individual knowledge, there are still 34.62% of students with basic knowledge about the dangers of plastic waste are categorized as lacking. Students do not have sufficient knowledge about the properties of plastic waste (score 33.33) and the dangers of microplastics (score 55.13), but have good knowledge about the impact of waste and plastic waste (macroplastic) on human health (score 76.92). Students' knowledge about the negative impact of plastic waste on damage to aquatic ecosystems and decreasing soil productivity is in the sufficient category (scores 71.15 and 58.33, respectively). Cognitive domains related to the nature of plastic waste, the negative impact of plastic waste on decreasing soil productivity, damage to aquatic ecosystems, and the dangers of microplastics still need to be developed among elementary school students on Maitara Island.
Pengaruh Pembelajaran Biologi Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Nilai Iskam Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Halmahera Selatan Roni Daud; Ade Haerullah; Bahtiar Bahtiar; Rauf Yusuf
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.306 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7549275

Abstract

Problem Based Learning integrated with Islamic values ​​in biology learning is one of the innovative contextual learning designs that can encourage students in learning biology related to Islamic values ​​to train students' mindsets to be more critical in solving problems in learning biology. The purpose of this study was to determine the effect of Biology teaching materials based on Problem Based Learning integrated with Islamic values ​​on the critical thinking skills of class X students at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 South Halmahera. This research is a quasi-experimental research (Quasy Experiment). The research sample consisted of two classes, namely class X-A as the experimental class and X-B as the control class with a total of 43 students. The instrument used is a test to measure students' critical thinking skills. Data analysis used SPSS-assisted normality and homogeneity tests while hypothesis testing used the Anacova test. The results showed that problem-based learning-based biology learning integrated with Islamic values ​​had an effect on the critical thinking skills of students of class X at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 South Halmahera with a significant grade of 0.003 > 0.05.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK SISWA SMA NEGERI 5 KOTA TERNATE Jalmia Larahidu; Bahtiar Bahtiar; Abdu Mas&#039;ud; Aswal Salewangeng; Magfirah Rasyid; WD Syarni Tala
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i1.4272

Abstract

Perangkat pembelajaran yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi model atau contoh bagi guru dan dapat memberikan rangsangan bagi kreativitas guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran lain yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pencapaian prestasi belajar yang tinggi memerlukan perangkat yang menunjang keterlaksanaan proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi: Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian ini bertujuan (1). Menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak digunakan sebagai acuan mengajar bagi guru untuk mencapai suatu pembelajaran yang valid; (2). Mengetahui kualitas perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Kota Ternate dan dibatasi pada materi keanekaragaman hayati serta dilaksanakan pada November tahun ajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan Model Learning Cycle  5e Pada Materi Keanekaragaman Hayati Untuk Siswa SMA Negeri 5 Kota Ternate dengan nilai validasi untuk Silabus rata-rata 4,31 dengan kategori sangat valid, hasil validasi RPP dengan rata-rata 1,14 kategori kurang valid, dan hasil validasi Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan rata-rata 22,1 kategori cukup valid. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran ini layak digunakan dalam proses belajar-mengajar.
KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MAN 1 HALMAHERA SELATAN DENGAN PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Roni Daud; Ade Haerullah; Bahtiar Bahtiar; Dharmawaty M Taher
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i1.5888

Abstract

Pembelajaran biologi di sekolah menuntut siswa agar tidak hanya memahami suatu konsep, prinsip, teori, hukum dan postulat yang berkait dengan kehidupan makhluk hidup beserta interaksinya dengan lingkungan, namun juga memahami bagaimana menghadapi persoalan hidup dan menghadapi fenomena alam yang terjadi di sekitar karena kekuasaan Tuhan sehingga seseorang mampu mengarahkan diri menuju manusia seutuhnya dalam mengembangkan kecerdasan spiritual secara holistik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) mampu membangun kecerdasan spiritual siswa kelas X pada MAN 1 Halmahera Selatan. Penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design, dilaksanakan di kelas X-A. Instrumen tes digunkan untuk mengukur kecerdasan spritual. Analisis data menggunakan statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran biologi berbasis PBL dapat berpengaruh terhadap kecerdasan spiritual siswa sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PBL dapat membangun kecerdasan spritual siswa kelas X MAN 1 Halmahera Selatan.