Claim Missing Document
Check
Articles

Ethnobotany of robusta coffee (coffea canephora pierre ex a. froehner) as a spiced coffee drink of the indigenous people of bale village on halmahera island M. Nasir Tamalene Tamalene; Bahtiar Bahtiar; Suparman Suparman; Slamet Hariyadi
Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 16 No 2 (2023): Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/biosferjpb.28006

Abstract

A study on inherited local knowledge of spiced coffee ethnobotany in processing coffee by the people of Bale Village is necessary to depict the sub-system coffee processing. Bale Village is situated on Halmahera Island. It is one of the villages in the Oba Sub-district, Tidore Kepulauan Regency. The village is known as a producer of coffee bean and coffee powder. This study on local knowledge is an initiative to acquire information on spiced coffee. The research design is a survey design to investigate and document the knowledge of the utilization of spice plants in coffee drinks as a traditional beverage of people in Bale Village. Data are analyzed in a qualitative-thematic manner to describe respondents’ ethnobotanical knowledge and are independent of the researcher’s assessment. The research results indicate that spiced coffee made by the villagers uses six spice plants, namely clove (Syzygium aromaticum (L.), red ginger (Zingiber officinale Roscoe.), cinnamon (Cinnamomum verum J. Presl.), kara benguk (Mucuna pruriens (L.) DC.), nutmeg (Myristica fragrans Houtt.), and pandan (Pandanus amaryllifoliusRoxb.). Stages in the making of spiced coffee with the 5M method include: 1) determine the composition of spiced coffee, 2) grind spiced coffee beans into powder, 3) prepare water, 4) stir the spiced coffee and 5) enjoy the spiced coffee
Pelatihan Guru IPA MTs Swasta di Kecamatan Ternate Selatan dalam Menerapkan Praktikum Keragaman Genetika Makhluk Hidup Ade Haerullah; Suparman Suparman; Aswal Salewangeng; Bahtiar Bahtiar; Mufti Ali; M Nasir Tamalene
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i1.257

Abstract

Praktikum keragaman genetik makhluk hidup sangat penting bagi siswa MTs tetapi keterampilan guru-guru MTs swasta di Kecamatan Ternate Selatan masih kurang dalam berpraktikum dan jarang mendapatkan workshop sejenis. Pengabdian yang dilakukan dengan metode pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan bagi guru IPA MTs swasta se-Kecamatan Ternate Selatan dalam melaksanakan praktikum keragaman genetik makhluk hidup dengan menggunakan objek tumbuhan sekitar sekolah. Metode yang digunakan ialah pelatihan dan pendampingan mulai dari merencanakan dan pemilihan sampel tumbuhan, menentukan karakter, menghitung persamaan, hingga mendesain dendrogram secara manual dan menggunakan software PAST 4.1. Dua belas guru yang mengikuti pelatihan menunjukan keterampilan membuat dendogram dengan nilai rata-rata 81. Pelatihan praktikum keragaman genetika sangat penting karena dapat membantu para guru MTs dalam menerapkan praktikum di MTs Kota Ternate.
SOSIALISASI DAN DEKLARASI SEKOLAH ANTI BULLYING DI SMP NASIONAL BANAU KOTA TERNATE Bahtiar, Bahtiar
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.19034

Abstract

Abstract. SMP Nasional Banau Kota Ternate is one of the private schools under Yayasan Pendidikan Nasional (YPN) Maluku Utara, located in Kalumata, South Ternate subdistrict, Ternate City. SMP Nasional Banau Kota Ternate was continues to strive to improve educational services for its students, according to the expectations of the local community. One of the factors that hinders the learning process and educational activities in schools is bullying among students. Bullying of students occurs face-to-face and through social media platforms. The objectives of this community service is to increase positive attitudes in preventing bullying behavior among students at school. The implementation of the socialization and declaration SMP Nasional Banau Kota Ternate  was carried out smoothly and in an orderly manner, all participants were very enthusiastic about participating in this program. Implementation of a series of outreach and declarations as an anti-bullying school is able to build positive attitudes of students in preventing bullying behavior in schools. The bullying prevention socialization and anti-bullying school declarations as a preventive effort against acts of violence in schools be carried out continuous, consistent, well-planned, and involve relevant stakeholders. Abstrak. SMP Nasional Banau Kota Ternate adalah salah satu sekolah swasta di bawah Yayasan Pendidikan Nasional (YPN) Maluku Utara, terletak di kelurahan Kalumata kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. SMP Nasional Banau terus berupaya meningkatkan pelayanan pendidikan kepada peserta didiknya sesuai dengan tuntutan masyarakat di sekitarnya. Salah satu faktor yang masih menghambat proses belajar dan aktivitas pendidikan di sekolah adalah kasus bullying di kalangan siswa. Bullying terhadap siswa tidak hanya terjadi secara face-to-face, juga terjadi pada platform media sosial. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan sikap positif siswa dalam mencegah prilaku bullying pada kalangan siswa di sekolah. Pelaksanaan seluruh rangkaian sosialisasi dan deklarasi SMP Nasional Banau Kota Ternate berlangsung lancar dan tertib, seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Pelaksanaan seluruh rangkaian sosialisasi dan deklarasi sebagai sekolah anti bullying mampu membangun sikap-sikap positif siswa dalam mencegah prilaku bullying di sekolah. Sosialisasi pencegahan bullying dan deklarasi sekolah anti bullying sebagai upaya preventif terhadap tindak kekerasan di sekolah perlu dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten, dan terncana, serta melibatkan stakeholder terkait.  
Nitrate, Phosphate, Silica and Phytoplankton Abundance in the Coastal Waters of Maitara Island, North Maluku Sabar, Mesrawaty; Samman, Ardan; Abubakar, Salim; Sunarti, Sunarti; Rina, Rina; Bahtiar, Bahtiar
Journal Omni-Akuatika Vol 20, No 2 (2024): Omni-Akuatika November
Publisher : Fisheries and Marine Science Faculty - Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.oa.2024.20.2.1147

Abstract

Nitrate, phosphate, and silica are nutrients needed for the growth of phytoplankton populations. The primary objective of the present study was to establish the relationship between the nutrient composition (nitrate, phosphate, and silica) and phytoplankton abundance. Sampling was was conducted at three observation stations located in the tidal zone of Maitara Island coast, North Maluku. Collection of plankton samples in coastal waters using a 25 µm plankton net. Phytoplankton cells were identified and counted in the laboratory using an electric microscope with 100x magnification. Phytoplankton observations were carried out using the field of view method. Testing the concentration of nitrate, phosphate, and silica using spectrophotometer techniques. The research data were analyzed using a correlation test. The research findings indicated that the coastal waters surrounding Maitara Island were classified as oligotrophic waters, based on the nitrate and phosphate, and silica content. Oligotrophic waters have very low nutrient content such as nitrogen and phosphorus, causing low primary productivity. Simultaneously, nitrate, phosphate, and silica concentrations had a very strong correlation (R=0.823) with phytoplankton abundance. Partially, the correlation between nitrate concentration and phytoplankton abundance was classified as very strong (R=0.729). However, the correlation between phosphate concentration and phytoplankton abundance was moderately significant (R=0.577), and the correlation between silica concentration and phytoplankton abundance was weak (R=0.386). High concentrations of nitrate and phosphate in coastal waters lead to increased abundance of phytoplankton. However, high silica concentrations in waters can only increase the abundance of certain phytoplankton groups, for example diatoms and radiolarians. Keywords: Phytoplankton abundance, nitrate, phosphate, silica, Maitara Island
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Media Google Site untuk Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Guru dalam Pembelajaran Salewangeng, Aswal; Suparman, Suparman; Saibi, Ningsi; Rasyid, Magfirah; Bahtiar, Bahtiar; Haerullah, Ade; Yusuf, Yusmar; Tala, W. D. Syarni; Sabar, Mesrawaty; Hidayat, Hapsah Usman
DEDIKASI Vol 26, No 2 (2024): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v26i2.69861

Abstract

Abstrak. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni untuk untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi guru dalam pembelajaran mencakup beberapa aspek penting yang bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2024 di SD Al Khairaat 02 Kota Ternate. Terdapat 3 tahap dalam kegiatan ini yakni berupa pelatihan, pendampingan dan evaluasi pencapaian PKM. Hasil evaluasi pada saat kegiatan pelatihan dan pendampingan maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan dapat terlaksana dengan lancar, tertib, guru bersemangat dalam mengikuti kegiatan dan guru dapat menggunakan media pembelajaran google site untuk mendesain media pembelajaran interaktif sehingga siswa menjadi semangat dalam melaksanakan pembelajaran serta meningkatkan percaya diri guru dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran.  Kata Kunci: Google Site, Inovasi, Media Pembelajaran, Teknologi
PENGARUH MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KOTA TERNATE Wahyuni, Ungki; Bahtiar, Bahtiar; Sinyo, Yumima
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2024): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v9i2.9343

Abstract

Model Guided Discovery Learning berbantuan Video pembelajaran merupakan model pembelajaran yang menciptakan situasi belajar yang melibatkan siswa belajar secara aktif dan mandiri dalam menemukan suatu konsep atau teori, pemahaman, dan pemecahan masalah dengan memanfaatkan media video pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa dan hasil belajar kognitif siswa. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis penguruh  model Guided Discovery Learning berbantuan video pembelajaran terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif pada materi Konservasi Keanekeragaman Hayati siswa kelas VII. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi eksperimen, sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen berjumlah 38 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol berjumlah 38 siswa sehingga secara keseluruhan berjumlah 76 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes untuk mengukur hasil belajar kognitif dan angket untuk mengukur keterampilan proses sains. Analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas berbantuan SPSS, sedangkan uji hipotesis menngukanan uji anacova dan uji t (Independent Sampel test). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Negeri 1 kota Ternate yang diajarkan dengan model Guided Discovery Learning berbantuan Video Pembelajaran pada siswa kelas VII SMP Nergeri 1 Kota Ternate.
ANALISIS BIBLIOMETRIK, RISET PRELIMINARI PADA TEMA RISET PISANG LOKAL DI MALUKU UTARA Suparman Suparman; Bahtiar Bahtiar; M. Nasir Tamalene; Magfirah Rasyid
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9290

Abstract

Riset bibliometrik pada tema pisang di maluku utara dilakukan dengan mengambil data penelitian sejak tahun 2013 hingga 2023 dari sumber meta data pada google Scholar. Data yang dikoleksi ialah meta data publikasi pada tiap artikel jurnal yang umumnya terdapat judul, kata kunci, abstrak dan informais dasar lainnya. Peneliti membatasi artikel sebanyak 200 artikel yang diambil dari rekomendasi rangking 200 besar oleh Publish or Perish (PoP). Pengeditan meta data dilakukan dengan software Mendeley yang dieksport ke dalam bentuk file RIS. Konstruksi peta bibliometrik dilakukan dengan VOSviewer. Pada penelitian ini, pilihan pembuatan peta adalah berdasarkan data bibliografik (biblioghrapic data) dengan pilihan sumber data dari file pengelola referensi (references manager file). Tipe analisis pembuatan peta menggunakan co-occurrence kata kunci dengan metode penghitungan full counting. Visualisasi peta menggunakan ketiga jenis penampilan yakni: network visualization, overlay visualization, dan density visualization pada software VOSviewer. Kecendrungan peningkatan jumlah publikasi pada tema pisang selama sepuluh tahun, dengan kata kunci yang memiliki netrowk tinggi dengan yang lain ialah kata ternate, maluku utara dan pisang.
Keterampilan Tradisional Pengolahan Minuman Kopi Rempah Masyarakat Lokal Kelurahan Indonesiana Kota Tidore Kepulauan Safitra Iskandar; Bahtiar Bahtiar; Yusmar Yusuf; M. Nasir Tamalene
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 2: Jurnal Bioedukasi Edisi Oktober 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i2.9256

Abstract

Kopi rempah merupakan potensi khas yang bisa dijadikan produk unggulan. Rempah-rempah banyak dikombinasikan dengan minuman kopi untuk menambah cita rasa yang khas dan efek menyegarkan. Keterampilan tradisional merupakan  kemampuan atau keahlian dalam menggunakan cara dan alat yang sudah ada sejak dahulu sampai sekarang (turun temurun). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui jenis-jenis rempah lokal yang dicampurkan pada kopi sehingga menjadi minuman kopi rempah (2) mendeskripsikan metode pengolahan kopi rempah oleh masyarakat Kelurahan Indonesiana, Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Jenis tumbuhan rempah yang digunakan sebagai tambahan pada minuman kopi adalah jahe, kayu manis, pala, cengkih, pandan, serta serei, dan teknik Pengolahan minuman kopi rempah terdiri dari tahap persiapan, tahap pembuatan dan tahap penyajian.
KEANEKARAGAMAN JENIS SERANGGA PADA TANAMAN CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) DI KECAMATAN PULAU TERNATE Karmila Wahid; Suparman Suparman; Bahtiar Bahtiar; Taslim D. Nur
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i1.7891

Abstract

Serangga mempengaruhi keseimbangan dalam ekosistem dan dijadikan sebagai bioindikator suatu ekosistem. Serangga dapat menimbulkan kerugian misalnya penyebab kerusakan tanaman budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data jenis serangga pada tanaman cengkeh dan keanekaragaman jenis serangga. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitafif dengan mengunakan eksplorasi. Hasil penelitian ditemukan 15 jenis serangga yaitu semut rangrang (Oecophylla smaragdina), semut hitam kebun (Dolichoderus thoracicus), semut api (Solenopsis invicta), semut hitam kecil (Monomorium minimum), semut kecoklatan (Anoplolepis gracilipes), semut kayu (Polyrhachis pruinosa), lalat (Musca domestica), belalang (Atractomorpha crenulata), kupu-kupu coklat (Melanitis leda), kupu-kupu hitam (Troides hypolitus), kupu-kupu kuning (Eurema candida), rayap (Macrotermes gilvus), kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros), kumbang merah (Coccinella sexmaculata), dan undur-undur (Myrmeleon formicarius). Keanekaragaman jenis pada stasiun I Kelurahan Bula  ditemukan sebesar H’= 0.45 dikategorikan keanekaraganan jenis serangga rendah, stasiun II Kelurahan Togafo sebesar H’=0,678 dikategorikan keanekaraganan jenis serangga rendah dan stasiun III Kelurahan Kastela sebesar H’= 0,424 keanekaraganan jenis serangga rendah.
PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP METAKOGNISI SISWA Julfadli Wahab; Bahtiar Bahtiar; Abdu Mas’ud
JURNAL BIOEDUKASI Vol 7, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2024
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v7i1.8056

Abstract

Peningkatan kemampuan metakognisi dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Group Investigation (GI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi model Group Investigation berbantuan peta konsep terhadap kemampuan metakognisi siswa SMA Negeri 6 Halmahera Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas Xa dengan jumlah siswa 24 orang sebagai kelas Eksperimen, dan kelas Xb dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang sebagai kelas kontrol. Kemampuan metakognisi siswa diukur menggunakan instrumen tes essay, selanjutnya dianalisis dengan uji anakova dengan program SPSS 19.0. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (˂ α=0,05), ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Group Investigation berbantuan peta konsep berpengaruh terhadap kemampuan metakognisi siswa. Kombinasi peta konsep dengan model pembelajaran kooperatif Group Investigation memiliki efek positif pada kemampuan metakognisi siswa, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar siswa secara keseluruhan.