Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN STRES DAN POLA MAKAN TERHADAP KEKAMBUHAN PENDERITA GASTRITIS DI UPTD PUSKESMAS WIROSARI 1 Eva Indriani; Suryani; Christina Nur Widayati; Sri Temu
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 9 No 02 (2024): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gastritis yang secara umum dikenal sebagai penyakit tidak menular yangsering didengar dalam kehidupan sehari-hari. Penyakit ini masih dianggap sepele karenakurangnya kepekaan Masyarakat terhadap dampak dari penyakit ini. Penyakit gastritis dapat membbuat seseorang meninggal jika penyakit tersebut sudah akut. Banyak faktor yang menyebabkan kejadian gastritis. Adapun faktor yang menyebabkan gastritis antara lain mengkonsumsi asetaminofen, selain itu aktifitas fisik, kebiasaan merokok, minum kopi, mengkonsumsi alkohol, stres dan pola makan juga dapat memicu gastritis. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Stres Dan Pola Makan Terhadap Kekambuhan Penderita Gastritis Di UPTD Puskesmas Wirosari 1. Metode: Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian case control dengan menggunakan pendekatan retrospective. Hasil: Hasil uji chi square, stres diperoleh hasil bahwa p value = 0,000 < α (0,05) dan yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, oods ratio 9. 730 dan hasil uji chi square pola makan diperoleh hasil bahwa p value = 0,000 < α (0,05) yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, odds ratio 0,154. Kesimpulan: Ada hubungan stres terhadap kekambuhan penderita gastritis di UPTD Puskesmas Wirosari 1 dan ada hubungan pola makan terhadap kekambuhan penderita gastritis di UPTD Puskesmas Wirosari
CORRELATION BETWEEN KNOWLADGE OF SMOKING HAZARD AND SMOKING BEHAVIOR AMONG ADOLESCENTS at SMK PEMBANGUNAN NASIONAL PURWODADI Mika Agustiana; Christina Nur Widayati; Fatchullah
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 11 No 01 (2026): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background; smoking hes a negative impact on individual habits. The addictive nature of cigrattes makes smoking a habit that is difficult to eliminate. According to the Ministry of Healt (2024), the number of active smokers has reached 70 milion people,accounting for 7,4%. Based on data from BPS (2018), the smoking rate iun Indonesia reached 22,46%. According to Riskesdas (2018), central Java is the province with a smoking prevelance pf 23,19%. One of the causes of smoking behavior is a lack of knowledge about its dangers. The aim of this study was to determine the relationship between knowledge about the dangers of smoking and smoking behavior in adolescents at the Purwodadi National Development Vocational School. Method; this study was a quantitative researtch using a restroperctive approach and a case-control design. The sample consisted of 176 respondent out of a total population og 676 students. Data were collected using a questionnaire to measure knowledge and smoking behavior. Result; Respondents with low knowledge and smoking behavior totaled 58 (33,0%). A comparative test using the chi-square menthod with computer assistance showed a p-value of 0,000 < α (0,05), meaning Ho is rejected and Ha is accepted. Conclusion; There is a relationship between the level of knowledge about the dangers of smoking behavior. The Odds ratio was found to be 13.533, meaning respondents with poor knowledge are 13.533 times more likely to engage in smoking behavior.
EDUKASI PHBS (PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT) DAN PENYALURAN AIR BERSIH BAGI MASYARAKAT DESA TEMON GROBOGAN Yuwanti; Anita Lufianti; Fitriani; Rahmawati; Yesita Ragil K; Christina Nur Widayati; Mika Agustina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/jpkm.v3i2.45

Abstract

 Background: Clean and healthy living behavior is a collection of behaviors that are practiced on the basis of awareness as a result of accepted learning and make individuals, families, groups or communities able to help themselves. Behavior in society can be influenced by various things, including knowledge and attitudes. Purpose: this community service aims to provide PHBS (Clean and Healthy Living Behavior) education and Water Distribution for the people of Temon Grobogan village. Method: This community service uses lecture and discussion methods   Results: The results of this community service are known that there is an increase in public knowledge about PHBS before and after education.   Conclusion: PHBS education (clean and healthy living behavior) can increase public knowledge.  
SMART-WOOD SPLINT: INOVASI BIDAI KAYU ERGONOMIS UNTUK PENANGANAN FRAKTUR DI SITUASI DARURAT Christina Nur Widayati; Galuh Iriantono; Wa Ode Vita Sumarta; Aric Vranada
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 10 No 2 (2025): The Shine Cahaya Dunia D III Keperawatan
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Fraktur merupakan kasus kegawatdaruratan yang membutuhkan imobilisasi cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi. Keterbatasan sumber daya, terutama di daerah terpencil dan saat bencana, sering menghambat ketersediaan alat bidai standar. Penelitian pengembangan ini bertujuan mengembangkan Smart-Wood Splint sebagai inovasi bidai ergonomis berbahan kayu multipleks ringan yang dilapisi busa anti air dan dilengkapi sistem pengikat velcro/webbing. Metodologi: Metode pengembangan meliputi analisis kebutuhan lapangan, kajian ergonomi, pemilihan material, dan desain modular. Hasil: pengembangan menunjukkan Smart-Wood Splint mampu meningkatkan kecepatan pemasangan, mengurangi risiko trauma sekunder, serta mendukung prinsip keberlanjutan melalui penggunaan ulang. Inovasi ini berpotensi meningkatkan kapasitas tanggap darurat berbasis komunitas dan menjadi solusi praktis bagi pelayanan kegawatdaruratan di fasilitas dengan sumber daya terbatas. Kesimpulan: Smart-Wood Splint merupakan bentuk kontribusi inovatif perawat dalam meningkatkan pelayanan kegawatdaruratan berbasis kebutuhan lapangan dan sumber daya lokal. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis, efisien, dan berkelanjutan untuk penanganan fraktur di lapangan, terutama dalam konteks bencana.  
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI PADA BALITA DI KELURAHAN KURIPAN, KECAMATAN PURWODADI,KABUPATEN GROBOGAN Fitriani; Christina Nur Widayati
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2016): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar belakang; Background - Masalah gizi merupakan masalah serius di sebagian besar kabupaten / kota di Indonesia. Gizi memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia dan kualitas hidup. Konsumsi zat - zat berkhasiat penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh yang akan mempengaruhi keadaan gizi seseorang (Depkes RI 2006). Nutrisi yang baik sangat penting untuk anak-anak terutama pada usia 4 hingga 5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi status gizi pada balita di Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan.   Metode; Penelitian ini berjenis descriptive analytic study dengan pendekatan cross sectional untuk 40 respondents yang memiliki anak balita di Kelurahan Kuripan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan.   Hasil; Ada hubungan antara faktor konsumsi zat gizi dalam makanan dengan status gizi, (Asymp. Sig (2 sided) X2 (0,01) < α (0,05) dengan df 1); Tidak ada hubungan antara faktor pemberian makanan tambahan dengan status gizi, (Asymp. Sig (2 sided) X2 (0,06) > α (0,05) dengan df 1); Ada hubungan antara faktor kebiasaan makan dengan status gizi, (Asymp. Sig (2 sided) X2 (0,005) < α (0,05) dengan df 1); ada hubungan antara faktor pemeliharaan kesehatan dengan status gizi (Asymp. Sig (2 sided) X2 (0,003) < α (0,05) dengan df 1); ada hubungan antara faktor lingkungan fisik dan sosial dengan status gizi (Asymp. Sig (2 sided) X2 (0,04) < α (0,05) dengan df 1) dan tingkat status gizi balita tidak semua sama, dengan kesimpulan status gizi balita yang ada di Kelurahan Kuripan mayoritas mempunyai status gizi baik.   Kesimpulan; Faktor yang mempengaruhi status gizi balita adalah faktor konsumsi gizi seperti kebiasaan makan, faktor pemeliharaan kesehatan fisik dan lingkungan sosial. 
GAMBARAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN TENTANGKEPATUHAN DIET PENDERITA GOUT ARTHRITISDI DESA TARUB KABUPATEN GROBOGAN Christina Nur Widayati; Nurulistyawan Tri Purnanto; Muhammad Supardi
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2019): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang; Penyakit Gout Arthritis sering terjadi pada laki-laki 7% dan wanita 2% terutama berumur 40 tahun ke atas (Apriyana, 2014). Data di Jawa Tengah prosentase lansia menderita penyakit sendi di Indonesia adalah 24,7 % sehingga dibutuhkan dukungan tenaga kesehatan tentang diet Gout Arthritis (Riskendes, 2013). Penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan tenaga kesehatan tentang kepatuhan diet penderita Gout Arthritis di Desa Tarup Kabupaten Grobogan.   Metode: Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif melalui Pendekatan Cross sectional. Populasi adalah penderita Gout Arthritis sebanyak 65 responden.   Hasil: Dukungan tenaga kesehatan baik sebanyak 15 orang (53,6%) dan dengan dukungan tenaga kesehatan tidak baik sebanyak 6 orang (16.2%).   Simpulan: Dukungan gout arthritis di dusun trisik desa tarub kecamatan tawangharjo kabupaten grobogan. 
HUBUNGAN VAKSIN BOOSTER DENGAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN (5M) PADA MASYARAKATDI DESA KARANGANYAR Christina Nur Widayati; Yesita Ragil Kusumaningrum; Putri Ayu Wulandari; Bernadeta Novita Septiani
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Corona Virus Disease disebut dengan istilah COVID 19. Virus ini menyerang tanpa memandang usia dan jenis kelamin hingga menyebabkan banyaknya kematian. Menurut WHO, (2022) berdasarkan data WHO pada tanggal 15 juni 2022 menunjukkan kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 542.414.839. Negara paling banyak terkonfirmasi positif Covid 19 adalah Amerika Serikat dengan jumlah positif Covid 19 adalah sebanyak 87.754.174 kasus. Upaya penanganan Covid-19 salah satunya dengan vaksin Booster dan menerapkan protokol kesehatan 5M berdasarkan data dari UPTD Puskesmas Purwodadi Untuk di Desa Karanganyar yang sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga sebanyak 1.105 (23.92%) dengan jumlah penduduk 4.619. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Vaksin Booster terhadap perilaku masyarakat dalam pelaksanaan Protokol Kesehatan (5M) pada Masyarakat Di Desa Karanganyar. Metodologi;.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kuantitaif desain Korelasi (Corelation study) metode pendekatan Crossectional. Populasi penelitian ini yaitu responden yang sudah vaksin booster dalam menerapkan protokol kesehaatan 5M di desa karanganyar dengan tekhnik pengambilan purposive sampling sebanyak 92. Analisis data menggunakan menggunakan uji statistik spearman rho.   Hasil; Analisis Bivariat menunjukkan ada hubungan Vaksin booster sengan pelaaksaanaan protokol Kesehatan (5M) di desa Karanganyar dengan dengan nilai p value = 0.005<0.05 Kesimpulan; Ada hubungan vaksin booster dengan pelaksanaan protokol kesehatan di desa karanganyar dengan nilai p value = 0.005<0.05 dengan korelasi Negatif dan kekuatan hubungannya sedang (0,462). 
HUBUNGAN PERILAKU IBU TENTANG PERAWATAN GIGI  ANAK DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA SISWA KELAS II SDN NGADILUWIH KABUPATEN BOJONEGORO Christina Nur Widayati; Nurulistyawan Tri Purnanto; Roisul Anam
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2020): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut memiliki peranan besar dalam kehidupan manusia. Merawat gigi dengan benar bukan hanya membuang bakteri dan plak, tetapi juga menyingkirkan semua masalah gigi. Disini dibutuhkan perilaku ibu yang baik dalam perawatan gigi anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu tentang perawatan gigi anak dengan kejadian karies gigi pada siswa kelas II SDN Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.Metode: Desain penelitian Korelasional dengan pendekatan Crossectional. Populasi adalah siswa kelas II dan seluruh ibu dengan sampel 27 responden dengan cara Total Sampling. Analisa menggunakan uji Lambda dengan α= 0,05.Hasil: Perilaku ibu tentang perawatan gigi anak menunjukkan perilaku kurang sebanyak 15 (55,6%) responden, sedangkan yang mengalami karies gigi siswa kelas II sebanyak 16 (59,3%) responden. Hasil uji statistik menunjukkan nilai ρ = 0,010.Kesimpulan: Terdapat hubungan perilaku ibu tentang perawatan gigi anak dengan kejadian karies gigi pada siswa SD kelas II SDN Ngadiluwih Kabupaten Bojonegoro.
PENGARUH LAMANYA PENGOBATAN TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA PENDERITA TUBERKULOSIS (TB) PARU DI WILAYAH PUSKESMAS GROBOGAN KABUPATEN GROBOGAN Christina Nur Widayati; Mika Agustiana; Duhita Niken Tri Aksiwi; Ariefatun Nisa; Fatchulloh
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 10 No. 1 (2025): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang; Tuberkulosis (TB) Paru merupakan penyakit infeksi yang menular disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penderita TB paru di Indonesia sebanyak 8,4%, dengan Jawa Tengah mencapai 23.919 jiwa. Pada Kabupaten Grobogan ada 6.001 penderita TB paru, dan di Puskesmas Grobogan terdapat 56 jiwa. Pengobatan jangka panjang dengan obat-obatan yang cukup banyak menyebabkan penderita TB Paru mengalami depresi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lamanya pengobatan terhadap tingkat depresi pada penderita tuberkulosis (TB) paru.   Metodologi; Rancangan penelitian case control dengan pendekatan retrospektif. teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Responden yang diteliti sebanyak 52 orang yaitu penderita TB paru yang depresi dan tidak depresi. Analisis data menggunakan Chi Square Test.   Hasil; Analisis bivariat menunjukan adanya pengaruh lamanya pengobatan terhadap tingkat depresi pada penderita tuberkulosis (TB) paru dengan hasil p value sebesar 0,000 < α (0,05) dengan hasil Oods Ratio sebesar 25,000.   Kesimpulan; Ada pengaruh lamanya pengobatan terhadap tingkat depresi pada penderita tuberkulosis (TB) paru dengan p value sebesar 0,000 < α (0,05), serta Oods Ratio sebesar 25,000 artinya lama pengobatan fase lanjutan berisiko 25 kali untuk mengalami depresi 
PENGARUH AKTIFITAS FISIK JALAN KAKI TERHADAP PENURUNAN INDEKS MASSA TUBUH PADA REMAJA DI DUSUN KRAJAN DESA JAMBON KECAMATAN PULOKULON KABUPATEN GROBOGAN Suryani; Christina Nur Widayati; Merica Rusma Setianda
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2020): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang: Indeks masa tubuh merupakan metode sederhana yang digunakan untuk menilai status gizi seorang individu. Pengukuran IMT merupakan metode yang murah dan mudah dalam mengukur status gizi namun tidak  dapat mengukur lemak tubuh secara langsung. Berdasarkan dari hasil Riset Kesehatan Dasar (2018), kejadian berat badan berlebihsaat ini dibuktikan dengan adanya prevalensi nasional berdasarkan data riset kesehatan dasar 2018. Seseorang yang mengalami kelebihan berat badan yaitu 7,3% yang terdiri dari 5,7% overweight dan 1,6% mengalami obesitas hasil ini jauh lebih meningkat dibanding tahun2010 yang hanya sebesar 1,4%  seseorang mengalami kelebihan berat badan didapatkanprevalensi overweight untuk tingkat provinsi jawa tengah menunjukan 6% meningkat dibandingkan tahun 2010 yang hanya 0,7%. Tujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik jalan kaki terhadap penurunan indeks massa tubuh remaja  di Dusun Krajan Desa Jambon Kecamatan Pulokulon Kabupten GroboganMetode; Penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperiment menggunakan One group prepost test design. Tekhnik sampling yang digunakan  probability sampling dengan teknik simple random sampling didapatkan sampel berjumlah 35 responden.Hasil; Berdasarkan analisis menggunakan komputerisasi dengan uji Wilcoxon pada pengaruh aktivitas fisik jalan kaki terhadap penurunan IMT pada remaja   menunjukkan p value 0,000 < 0,005, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga pada penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh pengaruh aktivitas fisik jalan kaki terhadap penurunan IMT pada remaja.Simpulan; Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh  aktivitas fisik jalan kaki terhadap penurunan IMT pada remaja   
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agustiana, Mika Alfiyatur Rohmaniyah Amelia Linthang Febrianti Andri Triyono Andri Triyono Anita Lufianti Anita Lufianti Anita Lufianti Ardita Putri Utami Aric Vranada Ariefatun Nisa Asriyani Bernadeta Novita Septiani Chanif Dewi Novitasari Dinda Fatimah Duhita Niken Tri Aksiwi Dyah Winarni Eka Aprilian Widayanto Eva Indriani Fatchullah Fatchulloh Febrianto Dwi Putra Hadju Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Galuh Iriantono Hadi Sulistyanto Hidayatur Rozikin Iffani Khoirunisa, Nur Ika Putri Rahmawati Ika Putri Rahmawati Putri Rahmawati Intan Lutfi Sari Juwita Rini Eka Utami Karyanti Karyanti Kumalasari, Nurya Kusumaningrum, Yesita Ragil Laily Himawati Leli Rezky Dwi Oktavia Lely Resky Dwi Oktavia Lufianti, Anita Meity Mulya Susanti Meity Mulya Susanti Merica Rusma Setianda Mika Agustiana Mika Agustiana Mika Agustina Miyarti Miyarti Monika Novia Maharani Muhammad Supardi Muhammad Supardi Ninik Puji Nofita Sari Nur Widi Pramesthi Nurul Fitriyani Nurulistyawan T.P Purhadi Purhadi Purhadi Purhadi Purwono Puspita Rini, Dea Putri Ayu Wulandari Radate Radate Radate Ragil Kusumaningrum, Yesita Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Renditya Abtian Hidyatama Renditya Abtian Hidyatama Rini Eka Utami Riska Badriyatun Nisak Rohmat Suprapto Roisul Anam Sahara, Rizki Satriya Pranata Seno Karyanto Siti Aisah Sri Handayani Sri Temu Suhermi Sukasmi Sukasmi Sulistiyarini Sulistiyarini Sulistiyarini Sulistiyarini Sulistiyarini Sulistiyarini Suryani Suryani Suryani Suryani Suryani sutiyono Sutiyono Sutiyono Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Tamara Putri Santi Tamara Wahyu Apik Nurhali Titin Suryani Titin suryani Ulfa Rukanah Ulfa Rukhanah Wa Ode Vita Sumarta Weny Murni Widodo, Wahyu Unggul Yesita Ragil K Yesita Ragil Kusumaningrum Yesita Ragil Kusumaningrum Yustina, Endang Wahyati Yuwanti Yuwanti Yuwanti, Yuwanti