Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PEMANFAATAN VIDEO DIGITAL STORYTELLING DALAM PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI UNTUK PEMEROLEHAN KECAKAPAN INTELEKTUAL SISWA Julianingsih, Denok; Krisnawati, Endang
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.597 KB)

Abstract

Pembelajaran dengan menggunakan metode digital storytelling dapat membuat konsep yang abstrak menjadi lebih nyata. Digital storytelling merupakan suatu metode dengan cara mengemas cerita menjadi bentuk digital. Hal ini sangat membantu siswa yang selama ini menganggap materi trigonometri sulit dan tidak berkesan karena dianggap tidak bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari menjadi lebih bermakna. Dengan memasukkan unsur sejarah yangdikemas dalam bentuk video digital storytelling diharapkan dapat menjadikan pembelajaran lebih menarik, lebih bermakna dan tentunya dapat memperbaiki kecakapan intelektual siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil dan proses pembelajaran dengan menggunakan video digital storytelling pada materi trigonometri. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian eksperimen dengan pendekatan desktiptif kualitatif.Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 4 pada kelas X-IPA 1. Berdasarkan hasil dari pemanfaatan video digital storytelling di kelas X-IPA 1 dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang, didapatkan prestasi belajar siswa yang cukup memuaskan dengan keberhasilan secara individu yang telah mencapai nilai KKM yang telah ditentukan yaitu 80. Dari hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung terlihat sangat baik. Hasil dari pemanfaatan video juga berdampak positif bagi motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari adanya penilaian yang positif melalui angket respon yang diberikan setelah pembelajaran berlangsung terhadap pemanfaatan video digital storytelling ini.
Analysis of Junior High School Teachers’ Mathematical Literacy Skills In Solving High Order Thinking Skills (HOTS) Problems Silwana, Amalia; Julianingsih, Denok
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 9 No 1 (2025): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v9i1.3563

Abstract

This research is a descriptive qualitative research that aims to describe the mathematical literacy skills of junior high school mathematics teachers in solving HOTS problems. Research subject selection is based on the teachers’ work period consisting of four teachers, such as two junior teachers and two senior teachers. The research instruments are HOTS problems at level 5 and level 6, and interview guidelines. The results of the research showed that in solving HOTS problem at level 5, there were junior and senior teachers who were only able to fulfill 3 of the 6 mathematical literacy indicators. In solving HOTS problem at level 6, there was junior teacher who had not fulfilled one of the mathematical literacy indicators well and there was senior teacher who could only able to fulfill just one of the mathematical literacy indicators. However, other junior and senior teachers were able to fulfill the overall mathematical literacy indicators. Hence, there are still both junior and senior teachers who have not been able to solve HOTS problems well, so they have not been able to fulfill the overall mathematical literacy indicators.
Developing teaching professionalism through nearpod.com integration: TPACK framework Efendi, Tri Achmad; Silwana, Amalia; Subaidah; Nurhidayah, Sri; Putri, Nur Aini Saura; Prihantini, Apsari Fajar; Soenarmi, Fransisca R.; Sulistiyani; Widayanti, Evi; Indah, Dewi Rosaria; Julianingsih, Denok; Sari, Dian Purnama
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i1.22442

Abstract

This act of community service in the form of a workshop for senior high school teachers was to enhance the participants’ professionalism in teaching in the 21st century. The integration of technology is unavoidable. Therefore, this workshop is aimed at introducing one of the Learning Management Systems (LMS) named Nearpod that can help teachers teach effectively. The method used in this community service activity is Service Learning (SL) which consists of planning and preparation stage, implementation stage, and evaluation stage. In the planning and preparation stage, there are problem identification activities, distributing questionnaires about teacher’s teaching habits and pretest. The implementation stage consists of material delivery session, demonstration, practice, discussion, and assignments. Then, the evaluation stage through committee discussions that consider the results of the pretest and posttest as well as the satisfaction questionnaire that has been distributed to participants. 96 workshop participants, who are senior high school teachers in various regions of East Java Province, gave a positive response to the implementation of this workshop. There was an increase in the percentage score for the pretest (57,6%) and posttest (85,4%), which shows that there was an increase in teacher understanding and skills after attending the workshop, namely 27,8%. To conclude, this workshop activity is considered very useful for teachers in improving the quality of learning and developing teaching professionalism, especially in designing teaching and learning activities for Gen Z.
PENDAMPINGAN PENCEGAHAN 3 DOSA BESAR PENDIDIKAN MELALUI BUDAYA LITERASI DIGITAL DI SDN WONODADI 2 Denok Julianingsih; Indri Dwi isnaini; Tasi’awati Salsa Kaliwanovia; Nur Cholifah; Ratna Eka Purwaningtyas; Wiwin Savira Aprilia; Nur Karida Putri
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 8 No 02 (2025): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v8.i02.a9696

Abstract

Sekolah sudah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik dalam menimba ilmu. Namun, tidak kecil kemungkinan bahwa sekolah juga menjadi tempat yang tidak aman bagi peserta didik karena adanya aktivitas kekerasan atau terjadinya 3 dosa besar pendidikan di sekolah seperti bullying (perundungan), intoleransi, dan kekerasan seksual. Dosa besar pendidikan adalah masalah yang saat ini marak terjadi di lingkungan satuan pendidikan yang harus menjadi perhatian utama kita dalam mencegah dan menghilangkannya dari lembaga pendidikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah sebagai bentuk upaya pencegahan segala aktivitas kekerasan di lingkungan SDN Wonodadi 2. Selain itu, kegiatan sosialisasi yang dilakukan bertujuan untuk membantu peserta didik, orang tua dan guru terkait pemahaman 3 dosa besar pendidikan beserta dampak negatif yang ditimbulkan. Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, metode pengamatan, dan metode praktik dalam kegiatan sosialisasi dan workshop terkait 3 dosa besar pendidikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan tingkat pemahaman peserta didik terhadap bahaya dan dampak yang ditimbulkan dari 3 dosa besar pendidikan sebesar 75%. Tingkat pemahaman orang tua dan guru sebesar 77,27%. Sebanyak 85% siswa setuju bahwa penggunaan video animasi dan lagu anak meningkatkan pemahaman mereka terhadap aktivitas 3 dosa besar pendidikan dan memotivasi mereka untuk dapat saling menyayangi antar teman
SOSIALISASI PEMAHAMAN TENTANG PENGHAPUSAN 3 DOSA BESAR PENDIDIKAN MELALUI VIDEO ANIMASIDI SDN WONODADI 2 MOJOKERTO JULIANINGSIH, Denok Julianingsih; Indri Dwi Isnaini; Tasi’awati Salsa Kaliwanovia; Indaria TriHariyani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 9 No 01 (2025): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v9.i01.a10445

Abstract

Dunia Pendidikan di Indonesia kian marak di cemari dengan tiga dosa pendidikan yaitu perundungan, intoleran, dan kekerasan seksual. Dimana tiga dosa pendidikan tersebut menjadi salah satu sumber masalah yang dapat menghambat perkembangan sosial, psikologi, maupun akademik anak. Tetapi hal seperti itu masih dianggap hal yang biasa dilakukan oleh anak-anak. Ini menjadi penting untuk mendapat perhatian dari orang tua dan guru karena dampaknya yang sangat fatal bahkan bisa sampai berdampak pada kematian. Hal tersebut menjadi tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dari STKIP Bina Insan Mandiri. Dimana dengan adanya sosialisasi ini anak menjadi tau bagaimana dan apa saja dampak dari tiga dosa Pendidikan. Pada sosialisasi ini tim pengabdian juga mengajarkan lagu tentang ajakan ayo saling sayang, kemudian tim pengabdian juga menyajikan sebuah video animasi contoh konkritnya bagaimana sikap yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan disekolah dalam menyikapi tiga dosa pendidikan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan sosialisasi tentang pentingnya menghapuskan tiga dosa Pendidikan di sekolah. Langkah-langkah dari pengabdian ini yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, kemudian evaluasi yang dilakukan dengan angket respon siswa. Setelah dilaksanakannya  sosialisasi ini mendapatkan hasil yang positif seperti respon anak-anak yang sangat antusias untuk menghapus 3 dosa Pendidikan di sekolah. 
PENDAMPINGAN ORANG TUA TENTANG POLA ASUH POSITIF DI ERA DIGITAL DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER ANAK ZAMAN Indaria Tri H; Indri Dwi I; Mira Pradipta A; Norma Diana F; Sri Nurhidayah; Sulistiyani, Sulistiyani; Noviardani Kartika P; Denok Julianingsih; Soemarmi, Soemarmi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i11.7628

Abstract

Family is the first place where children can form their character. Technological advances have a significant influence on people's lives, including within the family sphere. Efforts made by parents to form good character in children require positive parenting patterns. This activity aims to provide knowledge regarding positive parenting patterns to shape the character of today's children in Kedungkembar Village, Sidoarjo City, with 30 parents assisting participants who are members of the Parents and Students Association. This research method uses a qualitative descriptive research approach. Service providers provide material related to forming good character for children and how to form good character in children through positive parenting patterns. The results of this research obtained three factors, namely (1) internal factors including: Instinct/instinct, custom/habit, will/desire, inner voice/conscience and heredity), (2) external factors including: (a ) Education, (b) Environment: Family Environment, School Environment, Community Environment, (3) Influence of Technology. The conclusion shows that after mentoring, parents gain new knowledge about character and positive parenting patterns. This activity is beneficial for partners because with this mentoring activity, parents who join the Parents and Students Association gain knowledge about positive parenting styles in forming good character for today's children.
Analysis of the Utilization of Animated Videos About Morals to Prevent Bullying Behavior in Early Childhood Isnaini, Indri Dwi; Hariyani, Indaria Tri; Ariyanti, Mira Pradipta; Julianingsih, Denok; Anjani, Salsya Nabiilah
Al Hikmah Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Vol 9 No 1 (2025): IJECIE
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v9i1.1010

Abstract

Good moral habits are mandatory for children to have from an early age. The most appropriate time to develop children's morals is when they are 0-6 years old. Where all aspects develop very rapidly, especially through very enjoyable media such as animated videos used in this study. The animated videos used in this study are sourced from the YouTube channel Kartun ini Budi. The purpose of utilizing animated videos about morals is to prevent bullying which is increasingly disturbing in the children's environment . The research method used in this study is descriptive qualitative using primary data analysis techniques (observation, interviews, documentation) and secondary (articles and reference books) . The results of this study were obtained from data reduction which stated that children who previously did not know what morals were found it easier to understand because they saw or watched animated videos directly. In the animated video, it tells various kinds of good and bad behavior and their consequences. By children seeing it directly, they know and are afraid to do bad things such as bullying by teasing friends or not respecting each other.
Peran Satuan Pendidikan Dalam Penguatan Literasi dan Numerasi Siswa Melalui Permainan Tradisional Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Indonesia Hariyani, Indaria Tri; Julianingsih, Denok; Sunarmi, Fransisca R
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v14i3.32270

Abstract

Schools should be a place of learning in literacy and numeracy for students in gaining knowledge. However, it is not unlikely that schools are also less effective places for students to learn because of the weak activities of educators' abilities in literacy and numeracy in schools. The implementation of community service activities at MI Raden Rahmat Prambon Sidoarjo is based on the low reading, writing and arithmetic skills of students. Therefore, what is needed from this community service activity is to be able to accompany educational units and parents in efforts to minimize student literacy and numeracy that occurs in schools, namely the low ability to read, write and count through android-based games, and traditional games based on local wisdom as an effort to preserve Indonesian culture. With the assistance of strengthening literacy and numeracy in schools, it is also hoped that it can create an effective and efficient learning atmosphere so that learning objectives will run smoothly to create a generation of intelligent and noble nation.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SPLTV Julianingsih, Denok; Cholifah, Nur; Hariyani, Indaria Tri; Isnaini, Indri Dwi
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.8604

Abstract

ABSTRACT The low level of students’ critical thinking skills is partly influenced by the selection of inappropriate learning models in the instructional process. This study aims to develop a mathematics learning module based on Problem-Based Learning (PBL) that meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness for the topic of Systems of Linear Equations in Three Variables (SLETV) for Grade X students. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were 20 Grade X students of SMK Wijaya Putra Surabaya. The research instruments included validity sheets, practicality sheets, and effectiveness sheets. Based on the results of the mathematics learning module trial, the module was declared (1) valid based on expert validation with a percentage score of 95.5%, categorized as very valid; (2) practical based on teacher and student response questionnaires with a percentage of 83.75%, categorized as very good; and (3) effective, as evidenced by a limited trial involving 20 students at SMK Wijaya Putra, which showed an increase in test scores from 50.6 to 77.1. These results indicate that the developed learning module meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness and can be used in teaching the topic of SLETV. ABSTRAK Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik salah satunya dipengaruhi oleh pemilihan model pembelajaran yang kurang sesuai dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul pembelajaran matematika berbasis Problem-Based Learning (PBL) yang memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) untuk siswa kelas X. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas X SMK Wijaya Putra Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kevalidan, lembar kepraktisan, dan lembar keefektifan. Berdasarkan hasil uji coba modul pembelajaran matematika, modul dinyatakan (1) valid berdasarkan penilaian validator dengan hasil persentase sebesar 95,5% yang berkategori sangat valid; (2) praktis berdasarkan angket respon guru dan siswa  sebesar 83,75%  yang berkategori sangat baik dan (3) efektif sebagaimana dibuktikan oleh uji coba terbatas pada 20 siswa di SMK Wijaya Putra, yang menunjukkan peningkatan skor tes dari 50,6 menjadi 77,1. Hasil ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif yang dapat digunakan dalam pembelajaran pada materi SPLTV.
Pelatihan Tes Toefl Dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Di SMK Nur Medika Surabaya Sulistiyani Sulistiyani; Dewi Rosaria Indah; Apsari Fajar; Denok Julianingsih
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 3 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v3i1.8533

Abstract

Kemampuan bahasa Inggris, khususnya dalam menghadapi tes TOEFL, menjadi salah satu kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi dunia kerja dan pendidikan lanjutan. Namun, masih banyak siswa SMK yang memiliki keterbatasan dalam memahami struktur dan strategi pengerjaan TOEFL. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi tes TOEFL melalui pelatihan intensif yang meliputi listening, structure, dan reading. Metode yang digunakan adalah ceramah, latihan soal, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi TOEFL serta peningkatan skor latihan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa SMK dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja dan pendidikan.