Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH TEKHNIK SOSIODRAMA TERHADAP BERPIKIR POSITIF PADA SISWA MTs. Al-KHAIRIYAH PUTRA NW RAJEK Rindawan, Rindawan
Jipmor: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Pendidikan Alfatah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jipmor.v1i1.5

Abstract

Teknik sosiodrama merupakan pembelajaran bermain peran untuk meningkatkan nilai tanggung jawab dan rasa berpikir positif. Berpikir positif adalah sumber kekuatan dan sumber kebebasan. Individu berfikir positif akan mudah mendapatkan kebahagiaan dan solusi dalam menyikapi masalah dalam hidupnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apakah ada pengaruh teknik sosiodarama terhadap berpikir positif pada siswa kelas VII dan VIII MTs Al-Khairiyah Putra NW Rajak Lombok Tengah. Sehingga tujuan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : untuk mengetahui pengaruh teknik sosisodrama terhadap berpikir positif siswa kelas VII dan VIII MTs Al-Khairiyah Putra NW Rajek Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen one group pre-test post-test. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket sebagai metode pokok sedangkan, wawancara, dokumentasi dan observasi sebagai metode pelengkap. Adapun jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 44 siswa yang terdiri dari kelas VII dan VIII. Analisis data menggunakan rumus t-test. Bedasarkan hasil analisis data dengan taraf signifikan 5% maka diperoleh hasil penelitian yaitu nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel (t-hitung 3,529 > t-tabel 2,021) kenyataan ini menunjukkan bahwa nilai t-hitung yang diperoleh adalah signifikan, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi: Ada pengaruh teknik sosiodarama terhadap berpikir positif pada siswa kelas VII dan VIII MTs Al-Khairiyah Putra NW Rajek Lombok Tengah diterima. Berdasarkan analisis data yang disimpulkan diatas, dilihat dari pengujian hipotesis, maka Ada Pengaruh teknik sosiodarama terhadap berpikir positif pada siswa kelas VII dan VIII MTs Al-Khairiyah Putra NW Rajek Lombok Tengah.
Common Teacher Mistakes in the Learning Outcome Evaluation Process: Implications for Evaluative Competency Development Rindawan, Rindawan; Mujriah, Mujriah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol, 9 No 4 (2024) : JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i4.7888

Abstract

This study aims to analyze and identify the types of evaluation errors commonly made by primary and secondary school teachers in Southwest Praya Sub-district and explore the impact of these errors on student motivation and development. The study also aimed to develop strategic recommendations for developing teachers' evaluative competencies. The main problems identified include difficulties in selecting appropriate evaluation techniques, mismatching questions with students' abilities, and teachers' low understanding in developing Higher-Order Thinking Skills (HOTS)-based questions. The study used a quantitative descriptive method with data collection through a questionnaire involving teachers as respondents. The results of the analysis showed that 75% of respondents experienced difficulties in choosing evaluation techniques, 80% considered the questions made were not in accordance with students' abilities, and 85% expressed a lack of understanding in developing HOTS-based questions. This finding confirms the need to increase teachers' capacity through structured training that focuses on preparing effective learning evaluations that meet students' needs. The contribution of this research is to provide practical recommendations for education policy makers to design more relevant professional development programs. The implications of the results of this study are expected to help improve the quality of learning evaluation at primary and secondary school levels, especially in the study area.  
Pengenalan Permainan Tradisional Lombok Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Untuk Siswa Dasar Di Kecamatan Bayan Edi Kurniawan; Kokom supriyatnak; Maulidin Maulidin; Nazalus Syobri; Lukaman Lukaman; Rindawan Rindawan; Lalu Suprawesta; Mujriah Mujriah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1498

Abstract

Permainan tradisional memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan intelektual, sosial, dan karakter anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional khas Lombok, dengan tujuan untuk membangkitkan minat anak-anak dalam bermain permainan tradisional tersebut serta meningkatkan aktivitas fisik mereka. Metodenya melibatkan kegiatan sosialisasi yang mencakup teori dan praktik langsung. Hasil dari kegiatan ini mencakup beberapa hal. Pertama, anak-anak usia sekolah dasar menjadi lebih aktif secara fisik dan terlibat dalam melestarikan permainan tradisional Lombok. Kedua, melalui pengenalan permainan tradisional yang dulu sering dimainkan oleh masyarakat kepada anak-anak, aktivitas fisik mereka meningkat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesehatan dan tingkat kebugaran jasmani. Ketiga, sebagai hasil lainnya, artikel-artikel mengenai program pengenalan permainan tradisional juga dihasilkan. Secara keseluruhan, program ini bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional Lombok kepada anak-anak sekolah dasar melalui sosialisasi dan bermain bersama, yang dapat meningkatkan aktivitas fisik mereka dan mendukung pelestarian permainan tradisional. Introducing The Traditional Lombok Game To Preserve The Culture Of Elementary School Students In Bayan District Traditional games are closely related to children's intellectual, social and character development. Therefore, efforts are needed to reintroduce traditional Lombok games, with the aim of arousing children's interest in playing these traditional games and increasing their physical activity. The method involves outreach activities that include theory and direct practice.The results of this activity include several things. First, elementary school age children become more physically active and involved in preserving traditional Lombok games. Second, through introducing children to traditional games that people used to play, their physical activity increases, which in turn can improve their health and physical fitness levels. Third, as another result, articles regarding traditional game introduction programs were also produced. Overall, this program aims to introduce traditional Lombok games to elementary school children through socialization and playing together, which can increase their physical activity and support the preservation of traditional games.
Penguatan Kapasitas Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Praya Barat Daya Rindawan Rindawan; Johan Irmansyah; Edi Kurniawan; Rusdiana Yusuf; Adi Suriatno
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2043

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar di Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Mitra dalam program ini adalah sepuluh sekolah dasar dengan total partisipasi 50 guru. Metode pelaksanaan melibatkan analisis kebutuhan, perencanaan, pelatihan intensif, pendampingan mentor-mentee, dan evaluasi berkelanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknologi para guru. Sebelum pelatihan, 75% guru kurang percaya diri menggunakan aplikasi pembelajaran, namun setelah pelatihan, lebih dari 85% guru merasa lebih percaya diri dan terampil. Selain itu, partisipasi dan hasil belajar siswa juga meningkat, dengan nilai rata-rata kelas meningkat sekitar 15%. Rekomendasi dari program ini adalah pentingnya penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan institusi pendidikan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Pendekatan holistik dan kolaboratif yang diterapkan terbukti efektif dalam menjembatani kesenjangan keterampilan teknologi di kalangan guru, menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan interaktif bagi siswa. Strengthening Teacher Capacity in Technology-Based Learning in Elementary Schools in Praya Barat Daya District, Central Lombok Regency The purpose of this Community Service (PKM) activity is to improve teacher competence in technology-based learning in elementary schools in Praya Barat Daya District, Central Lombok Regency. Partners in this program are ten elementary schools with a total participation of 50 teachers. The implementation method involves needs analysis, planning, intensive training, mentor-mentee assistance, and ongoing evaluation. The results show a significant increase in teachers' technology skills. Before the training, 75% of teachers were less confident in using learning applications, but after the training, more than 85% of teachers felt more confident and skilled. In addition, student participation and learning outcomes also increased, with the average class score increasing by around 15%. The recommendations of this program are the importance of providing adequate technology infrastructure, ongoing training, and support from educational institutions to ensure the sustainability and effectiveness of the use of technology in learning. The holistic and collaborative approach applied has proven effective in bridging the gap in technology skills among teachers, creating a more dynamic and interactive learning environment for students.  
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR JUGGLING SEPAK BOLA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALAT BANTU PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS LALU TANZILURRAHMAN; ISYANI, ISYANI; RINDAWAN, RINDAWAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i2.421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Juggling Dalam Permainan Sepakbola Dengan Menggunakan Metode Alat Bantu Tastetaey Pada Siswa Kelas X SMAN 1 Pemenang Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 1 Pemenang yang berjumlah 33 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan observasi, serta tehnik analisis data yang digunakan dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan data kondisi awal hasil belajar juggling sepak bola siswa kelas kelas X SMAN 1 Pemenang tahun pelajaran 2022 yang mencapai ketuntasan hasil belajar juggling permainan sepak bola sebanyak (23) siswa atau 69%. Sedangkan jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak (10) siswa atau 30%. Berdasarkan data rekapitulasi ketuntasan hasil juggling sepak bola setelah siklus 1 yang mencapai ketuntasan hasil belajar sebanyak 27 siswa atau 81%, Sedangkan jumlah siswa yang tidak tuntas pada siklus I sebanyak 6 siswa atau 18%. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penerapan pembelajaran penjasorkes materi juggling sepak bola menggunakan alat bantu tastetaey dapat meningkatkan keterampilan juggling dalam bermain sepak bola pada siswa kelas x SMAN 1 Pemenang Tahun 2022.
Ecological Ethics Education Based on Outdoor Physical Activities for Students and Communities Around Campus Rindawan, Rindawan; Mujriah, Mujriah; Sanrijaya, Niqsanding; Zainuddin, Fadli; Muhsan, Muhsan; Irmansyah, Johan
Abdi Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i1.9040

Abstract

This community service project aims to raise ecological awareness among students of physical education and surrounding campus communities through educational initiatives rooted in outdoor physical activities and ecological ethics. The main problem faced by the target group is the lack of environmental awareness and sustainable behavior in daily life. The method employed combines training sessions, ecological physical activity simulations, and reflective group discussions based on real-world environmental cases. Data were collected through questionnaires, behavioral observations, and in-depth interviews. Indicators of success include improved understanding of ecological ethics, active participation, and behavioral changes in waste management and environmental preservation practices. The results demonstrate that activities such as nature trekking, eco-literacy exercises, and tree-planting projects significantly improved participants’ awareness and behavior towards environmental care. Data analysis revealed a strong positive correlation between experiential-based learning and the internalization of ecological values. These findings support previous studies highlighting the importance of hands-on learning in environmental education. The program contributes directly to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 13 (Climate Action) and Goal 15 (Life on Land). Furthermore, this initiative has succeeded in building a replicable model of community-based ecological education for higher education institutions. 
Evaluasi Dimensi Afektif Mahasiswa terhadap Etika Ekologis dalam Kegiatan Pendidikan Jasmani Luar Ruang Rindawan, Rindawan; Niqsanding Sanrijaya; Satria Mulya Jaya
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.5077

Abstract

Outdoor physical education plays a vital role not only in enhancing physical fitness and motor skills but also in fostering students’ affective dimensions, particularly in promoting ecological ethics. This study aims to evaluate students’ affective dimension regarding ecological ethics and to analyze the relationship between participation intensity in outdoor activities and the development of ecological attitudes. A quantitative descriptiveevaluative approach was employed with 210 active students from the Physical Education Program at Universitas Pendidikan Mandalika selected through purposive sampling. Data were collected using a five-point Likert scale questionnaire encompassing four affective indicators: ecological awareness, environmental concern, emotional involvement, and moral responsibility. Findings indicate a generally high level of affective dimension (mean = 4.21), with ecological awareness and moral responsibility as the highest indicators. One-way ANOVA revealed a significant difference across outdoor activities, with hiking having the most substantial impact. The study recommends integrating ecopedagogy into the outdoor PE curriculum and developing a systematic affective evaluation model to foster students’ ecological character.
Evaluasi Penerapan Strategi Refleksi Terpandu dalam Pembelajaran PJOK untuk Meningkatkan Kesadaran Nilai-Nilai Moral pada Siswa MA NWDI Keruak Muhsan; Rindawan; Sri Erny Muliyani
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.5252

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the guided reflection strategy in enhancing students’ moral awareness through Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at MA NWDI Keruak. The research employed a quantitative approach using a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 30 students from class XI IPS 1, selected through purposive sampling. The main instrumentwas a 25-item Likert scale questionnaire based on five core moral values: honesty, responsibility, cooperation, sportsmanship, and discipline. The results showed a significant increase in students’ moral awareness scores, from a pretest mean of 84.67 to a posttest mean of 101.93. A paired sample t-test revealed a significance level of p = 0.000 (p < 0.05), and the effect size (Cohen’s d) was 1.56, indicating a large effect. Qualitative data from students’ reflective journals and teacher observations supported the quantitative findings. This study contributes a novel perspective on the application of guided reflection strategies grounded in moral values within Islamic-based madrasah settings, which have been underexplored in physical education literature.
Evaluation of Affective Aspects in the Implementation of Integrated Islamic Values Learning Model in Senior High Schools Rindawan, Rindawan; Mujriah, Mujriah; Muhsan, Muhsan
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9588

Abstract

This study aims to describe the affective domain of students in the implementation of an integrated Islamic value-based learning model at Rahmatullah Al Ma'arif Darek High School. The background of this study is based on the importance of education in shaping students' character through internalizing the values of honesty, responsibility, empathy, and discipline, which often receive less attention than the cognitive domain. The research method uses a quantitative descriptive approach with an evaluative design. Data were collected through a Likert scale questionnaire, teacher observations, and interviews with educators. The results showed that most affective indicators were in the Good to Very Good category, with the highest scores in the aspects of trustworthiness, politeness, and respect for teachers. Teacher observations reinforce these findings by demonstrating consistent positive student behavior within the learning context. However, empathy still needs to be strengthened through a collaborative and contextual approach. This conclusion suggests that Islamic values-based learning can significantly improve students' affective domains. This research has important implications for the development of a more systematic values-based curriculum and emphasizes the need for valid and standardized affective evaluation instruments. Recommendations for further research include the development of longitudinal evaluation instruments and more effective learning exploration strategies to foster students' social empathy.
Evaluasi Manajemen Pembelajaran Madrasah Aliyah Manhalul Ma’arif Darek Menggunakan Evaluasi Model CIPP Rindawan, Rindawan; Supriadin, Supriadin; Muhsan, Muhsan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses manajemen pembelajaran di MA Manhalul Ma’arif Darek, peranan manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MA Manhalul Ma’arif Darek, dan Untuk mengetahui evaluasi konteks, input, proses, dan produk manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek. Penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala MA Manhalul Ma’arif Darek, Wakil kepala MA Manhalul Ma’arif Darek, dan Guru MA Manhalul Ma’arif Darek. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Manajemen Pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah-NTB. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, karena dalam penelitian ini untuk mempertajam hasil penelitian peneliti sendiri menjadi instrumen yang langsung menggali data/ informasi, baik data primer maupun data skunder yang mendasar pada aspek-aspek penelitian yang berkaitan dengan manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Manhalul Ma’arif Darek, sebagai pendukung peneliti dalam penelitian ini dibantu juga dengan data-data (dokumentasi). Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah observasi atau pengamatan dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/verification). Dari data hasil penelitian diperoleh Proses manajemen pembelajaran di MA Manhalul Ma’arif Darek terdiri dari proses perencanaan, proses pengorganisasian, proses pelaksanaan pembelajaran, dan proses penilaian atau evaluasi pembelajaran. Peranan manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MA Manhalul Ma’arif Darek antara lain: Pertama, penentuan standar mutu pendidikan, Kedua pengadaan buku-buku pelajaran, Ketiga mengelola kegiatan pembelajaran. Evaluasi konteks manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek bahwa kurikulum yang digunakan adalah kurikulum K-13. Evaluasi input manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek menggunakan metode ceramah. Evaluasi proses manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek telah menggunakan beberapa media pembelajaran yang dirancang oleh guru sendiri maupun media yang tergolong lumayan canggih, seperti LCD. Evaluasi produk manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek secara umum, bentuk evaluasi yang digunakan guru MA Manhalul Ma’arif Darek tidak ada yang berbeda dengan yang digunakan oleh guru lainnya yaitu menggunakan tes tertulis dan lisan.