Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

STUDI EVALUATIF TERHADAP PEMAHAMAN GURU PJOK DALAM MENYUSUN SOAL MULTIPLE CHOICE DI SMA LOMBOK TENGAH Rindawan; Edi Kurniawan; Mujriah
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemahaman dan keterampilan guru PJOK dalam menyusun soal multiple choice di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Populasinya adalah seluruh guru PJOK yang mengajar di SMA Swasta di Lombok Tengah. Metode penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria guru yang memiliki pengalaman mengajar PJOK minimal selama lima tahun dan telah terlibat dalam penyusunan soal multiple choice untuk evaluasi siswa. Sampel yang diambil berjumlah 10 guru PJOK dari berbagai sekolah SMA Swasta yang memenuhi kriteria. Instrumen pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman guru meskipun sebagian besar memiliki pemahaman dasar tentang prinsip penyusunan soal yang baik, juga masih ada kesenjangan dalam penerapannya. Banyak guru yang kesulitan dalam menyusun soal yang dapat mengukur keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa.
METODE PERMAINAN MAN TO MAN MARKING DAN ZONA DEFENSE UNTUK MENINGKATKAN VO2MAX SSB LOMBOK UNITED. Soemardiawan; Fitri Anggraini Hariyanto; Rindawan
Jurnal Ilmiah Mandalika Education (MADU) Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Lembaga PKBM Tunas Harapan Varoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/madu.v2i1.82

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, beberapa pemain SSB Lombok United mempunyai pengetahuan yang kurang latihan Man to Man Marking dan Zona Defense dalam olahraga sepak bola. Pengetahuan merupakan segala sesuatu yang merupakan pengalaman yang telah dicatat dalam otak maupun ingatan manusia. Akan tetapi, rendahnya tingkat pengetahuan pemain Sepak Bola SMPN 15 Mataram. Tujuan penelitian untuk Metode permainan man to man marking dan zona defense untuk meningkatkan vo2max SSB Lombok United. Rancangan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuantitatif dengan menggunakan penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan adalah "two groups pre-test-post-test design. Instrumen penelitian menggunakan tes bleep Maka sampel yang digunakan adalah pemain SSB Lombok United yang berjumlah 18 orang. Masing-masing umur 13-14 tahun dan berjenis kelamin laki-laki, dimana dibagi menjadi II (dua) kelompok 9 orang latihan Man to Man Marking dan 9 orang latihan Zona Defense. Hasil penelitian berdasarkan analisis statistik maka Ada Metode permainan man to man marking dan zona defense untuk meningkatkan vo2max SSB Lombok United, yaitu sebesar pre-test 24,28 dan post-test 26.21, Ada pengaruh latihan Zona Defense terhadap peningkatan Vo2max, yaitu sebesar, pre-test zona defense = 23,86 dan pada post-test zona defense = 25,54. Ada perbedaan Metode permainan man to man marking dan zona defense untuk meningkatkan vo2max SSB Lombok United lebih efektif dan efesien.
Meningkatkan hasil belajar servis atas menggunakan pembelajaran problem based introduction (PBI) dalam permainan bolavoli pada siswa kelas VIII di SMP negeri 15 mataram Nur Maulidiya; Soemardiawan; Rindawan
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v7i1.6391

Abstract

The problem in this research is the lack of interest of students in participating in physical education lessons students feel bored or fed up with the material taught by the teacher because the teacher only provides basic material without games. The aim to be achieved in this research is to improve service learning outcomes using Problem Based Introduction (PBI) learning volleyball for class VIII students at SMP Negeri 15 Mataram. The research method is classroom action research carried out in two cycle, each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection. The population in this study were 11 students who were in class VIII at SMP Negeri 15 Mataramand the sample used in this study was purposive sampling because the sample chosen by the researcher specifically or deliberately chose one class based on the research objectives which were considered representative. The sample in this study was class VIII A students at SMP Negeri 15 Mataram. Data collection techniques were by observation and assessment of the results of learning to service volleyball. The data analysis technique used inthis result is descriptive qualitative with persentage results. Based on the result of data analysis in cycle I, it was found that 11 students (34.37%) had completedtheir studies and 21 students (65.62%) had not yet completed their studies and the result of the second cycle II test showed that 28 students (87.5%) had completed their studies and 4 students (12.5%) have not completed their studies.
PENGARUH LATIHAN IMAGERY INTERNAL DAN EKSTERNAL ERHADAP KETEPATAN PASSING LAMBUNG PEMAIN SEPAK BOLA DI SSB PUTRA BUANA Zulkarnain; Mujriah; Rindawan
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v5i2.6418

Abstract

This study examined the effect of internal and external imagery training on the accuracy of lofted passes among football players at SSB Putra Buana. The study used a two-group pretest-posttest experimental design. From a population of 48 players, 20 players aged 13-14 years who met the attendance and training-history criteria were selected and assigned to two treatment groups. Passing accuracy was measured before and after a six-week intervention using a lofted-passing accuracy test. Data were analyzed descriptively and supported by assumption tests and t-tests. The assumption tests indicated acceptable normality and homogeneity, with all reported p-values above 0.05. Both groups improved after the intervention, but the external imagery group showed a larger increase from 62% to 80% (+18%; p = 0.01) than the internal imagery group, which improved from 60% to 70% (+10%; p = 0.05). These findings suggest that, in this sample, external imagery was more effective for improving lofted-passing accuracy. Structured imagery training can therefore be considered as a complementary method in youth football technical training. Keywords: internal imagery, external imagery, lofted passing accuracy, football, mental training Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan imagery internal dan imagery eksternal terhadap ketepatan passing lambung pemain sepak bola di SSB Putra Buana. Penelitian menggunakan desain eksperimen two-group pretest-posttest. Dari populasi 48 pemain, dipilih 20 pemain usia 13-14 tahun yang memenuhi kriteria kehadiran dan lama mengikuti latihan, kemudian dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Ketepatan passing lambung diukur sebelum dan sesudah intervensi selama enam minggu menggunakan tes ketepatan passing lambung. Data dianalisis secara deskriptif dan didukung oleh uji asumsi serta uji t. Hasil uji asumsi menunjukkan seluruh nilai p yang dilaporkan berada di atas 0,05 sehingga data dinilai memenuhi syarat analisis. Kedua kelompok mengalami peningkatan, namun kelompok imagery eksternal menunjukkan kenaikan yang lebih besar, yaitu dari 62% menjadi 80% (+18%; p = 0,01), dibandingkan kelompok imagery internal yang meningkat dari 60% menjadi 70% (+10%; p = 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pada sampel penelitian ini, imagery eksternal lebih efektif untuk meningkatkan ketepatan passing lambung. Dengan demikian, latihan imagery yang terstruktur dapat dipertimbangkan sebagai metode pelengkap dalam pembinaan teknik sepak bola usia muda.
PENGARUH LATIHAN FRONT COVERAGE DAN BACK COVERAGE TERHADAP KETERAMPILAN CLEAR LOB PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BULU TANGKIS M. ARDI PRATAMA PUTRA; LALU SAPTA WIJAYA KUSUMA; RINDAWAN, RINDAWAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i1.954

Abstract

Permainan bulutangkis adalah salah satu ekstrakurikuler yang banyak digemari oleh siswa di sekolah. Oleh karena pada penelitian ini telah dilakukan bagaimana pengaruh latihan front coverage dan back coverage terhadap keterampilan clear lob permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMAN 2 Taliwang tahun pelajaran 2022/2023. Adapun tujuannya untuk mengetahui pengaruh latihan front coverage dan back coverage, dan latihan manakah yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan clear lob permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMAN 2 Taliwang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah two group pretest posttest design. Teknik analisis data menggunakan analisis uji-t, melalui uji prasyaratan uji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan keterampilan clear lob pada latihan front coverage dan back coverage diperoleh nilai signifikan yang sama yakni sebesar 0,000. Oleh karena itu nilai sig < dari 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat peningkatan yang signifikan. Adapaun hasil perbandingan perhitungan dari kedua kelompok diperoleh nilai mean kelompok front coverage sebesar 49,5 sedangkan kelompok back coverage sebesar 51,3 dan diperoleh nilai signifkan sebesar 0,328 sehingga dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok front coverage dengan back coverage terhadap keterampilan clear lob permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMAN 2 Taliwang tahun pelajaran 2022/2023.
PENGARUH LATIHAN SPINNING SHOOTING DAN PERMAINAN TARGET TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING PADA ATLET SEPAK BOLA ARDIONO, ARDIONO; MUHAMMAD SALABI; RINDAWAN, RINDAWAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i3.958

Abstract

Terkait fokus masalah penelitian ini adah shooting pada club sepak bola menemukan masih kurangnya akurasi, kemampuan shooting banyak meyebabkan pada saat bermain tedangan ke gawang selalu meleset ke samping kiri dan kanan, maupun banyak bola melenccng ke atas maka penelitin sangat termotibasi untuk melakukan penelitian tentang shooting. Tujuan penelitian Untuk Mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan spaining shooting dan permainan target terhadap kemampuan shooting pada Club Sepak Bola Gerung United FC Tahun 2023. Adapun rancangan penelitiannya adalah menggunakan One group pretest–posttest design. Dalam penelitian ini Populasi tidak menggunakan sampel akan tetapi seluruh populasi dijadikan sampel penelitian yaitu seluruh pemain Club Sepak Bola Geerung United FC Tahun 2023, berjumlah 20 orang. Jadi penelitian ini merupakan penelitian studi populasi. Berdasarkan data yang diperoleh, dari hasil uji coba lapangan dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Terdapat perbandingan angka yang menunjukan hasil dari tes awal dan tes akhir mengalami perkembangan, pada kelompok sapining shooting hasil output dengan menggunakan SPSS 17 bahwa nilai rata-rata hasil sebelum diberikan latihan spining shooting adalah 78.00 dan setelah diberikan perlakuan dengan latihan spining shooting 108.50 artinya bahwa nilai rata-rata shooting sepakbola adanya peningkatan. Pada kelompok permainan target Berdasarkan hasil output dengan menggunakan SPSS 17 bahwa nilai rata-rata hasil sebelum diberikan latihan permainan target adalah 90.00 dan setelah diberikan perlakuan dengan latihan permainan target 120.50 artinya bahwa nilai rata-rata shooting sepakbola adanya peningkatan.
PENGARUH LATIHAN SHUTTLE CONTROL DAN AGILITY EXERCISE TERHADAP KETEPATAN NETTING PADA ATLET BULU TANGKIS AUFA DHEA URROHMAN; LALU SAPTA WIJAYA KUSUMA; RINDAWAN, RINDAWAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i3.960

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah ada beberapa atlet yang kurang baik dalam melakukan pukulan netting. Salah satu teknik dasar permainan bulutangkis yang perlu dirperhatikan adalah teknik netting. Perkenaan pada shuttlecock kurang tepat, misalnya perkenaan antara shuttlecock dengan raket kurang tepat, sehingga shuttlecock out atau tidak masuk.Tujuan Penelitian untuk mengetahui Pengaruh latihan shuttle control dan agility exercise terhadap ketetpatan netting bulutangkis PB. Sakra Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan atau desain dengan metode eksperimen. Adapun rancangan penelitiannya adalah menggunakan Two group pretest–posttest design. Dalam penelitian ini seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian karena jumlahnya tidak terlalu besar yaitu pemain PB. Sakra Tahun 2023. berjumlah 12 Orang. Jadi penelitian ini merupakan penelitian studi populasi. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen kemampuan Netting dalam permainan bulutangkis yang disusun Tohar. Berdasarkan data Jadi dari hasil penelitian X1 latihan shuttle control sebesar Nilai thitung 2.490 dan X2 latihan agility exercise Nilai thitung 2.178 terhadap hasil Y ketetpatan netting bulutangkis jauh lebih besar dari ttabel, 1.812 hal ini menunjukkan bahwa hipotesis “Ha” (diterima) ada perbedaan ada Pengaruh latihan shuttle control dan agility exercise terhadap ketetpatan netting bulutangkis PB. Sakra Tahun 2023, maka penelitian ini signifikan.
Meningkatkan hasil belajar servis atas menggunakan pembelajaran problem based introduction (PBI) dalam permainan bolavoli pada siswa kelas VIII di SMP negeri 15 mataram Nur Maulidiya; Soemardiawan; Rindawan
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 5 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v5i7.6406

Abstract

The problem in this research is the lack of interest of students in participating in physical education lessons students feel bored or fed up with the material taught by the teacher because the teacher only provides basic material without games. The aim to be achieved in this research is to improve service learning outcomes using Problem Based Introduction (PBI) learning volleyball for class VIII students at SMP Negeri 15 Mataram. The research method is classroom action research carried out in two cycle, each cycle consisting of planning, implementation, observation and reflection. The population in this study were 11 students who were in class VIII at SMP Negeri 15 Mataramand the sample used in this study was purposive sampling because the sample chosen by the researcher specifically or deliberately chose one class based on the research objectives which were considered representative. The sample in this study was class VIII A students at SMP Negeri 15 Mataram. Data collection techniques were by observation and assessment of the results of learning to service volleyball. The data analysis technique used inthis result is descriptive qualitative with persentage results. Based on the result of data analysis in cycle I, it was found that 11 students (34.37%) had completedtheir studies and 21 students (65.62%) had not yet completed their studies and the result of the second cycle II test showed that 28 students (87.5%) had completed their studies and 4 students (12.5%) have not completed their studies
Pengaruh Latihan Wall Passing terhadap Kemampuan Passing Atas dan Bawah Siswa Ekstrakurikuler Bola Voli SMKN 5 Mataram Bai, Farhan Mahmud; Irmansyah, Johan; Rindawan, Rindawan
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.5928

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan teknik passing atas dan passing bawah siswa ekstrakurikuler bola voli, sehingga diperlukan metode latihan yang efektif untuk meningkatkan keterampilan dasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan wall passing terhadap peningkatan kemampuan passing atas dan passing bawah siswa ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 5 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain One-Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 30 siswa yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Perlakuan berupa program latihan wall passing diberikan selama enam minggu (18 pertemuan). Instrumen penelitian menggunakan Brady Volleyball Test yang telah memenuhi validitas isi melalui penilaian ahli dan memiliki reliabilitas yang baik (Cronbach's Alpha > 0,70). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene's Test, paired sample t-test, gain score, dan effect size (Cohen's d) dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan wall passing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing atas dan passing bawah (p < 0,001). Rata-rata kemampuan passing atas meningkat sebesar 38,08%, sedangkan passing bawah meningkat sebesar 39,73%, dengan nilai effect size masing-masing 2,46 dan 2,70 yang termasuk kategori efek sangat besar. Dengan demikian, latihan wall passing terbukti efektif sebagai metode latihan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar bola voli pada siswa ekstrakurikuler.   The Effect of Wall Passing Training on the Overhand and Underhand Passing Skills of Volleyball Extracurricular Students at SMKN 5 Mataram Abstract This study was motivated by the low proficiency in overhead and underhand passing techniques among students in the volleyball extracurricular program; consequently, an effective training method was required to enhance these fundamental skills. The study aimed to analyze the impact of wall-passing training on improving the overhead and underhand passing abilities of volleyball extracurricular students at SMK Negeri 5 Mataram. A quantitative approach was employed using an experimental method and a one-group pretest-posttest design. The study population consisted of 30 students, all of whom were included in the sample via total sampling. The intervention involved a six-week (18-session) wall-passing training program. The research instrument used was the Brady Volleyball Test, which met content validity requirements through expert assessment and demonstrated good reliability (Cronbach's Alpha > 0.70). Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, Levene's test for homogeneity, paired sample t-tests, gain scores, and effect size (Cohen's d) with the aid of IBM SPSS Statistics 26 at a significance level of 0.05. The results indicated that wall-passing training had a significant effect on improving overhead and underhand passing abilities (p < 0.001). Mean overhead passing ability increased by 38.08%, while underhand passing ability increased by 39.73%; the effect sizes were 2.46 and 2.70, respectively, falling into the "very large effect" category. Thus, wall-passing training proved to be an effective method for enhancing fundamental volleyball technical skills among extracurricular students.
Pengaruh Body Weight Training dan Core Stability terhadap Kelincahan Siswa Ekstrakurikuler Bulutangkis MTs NW Assyatariah Tahun 2026 Yusup, Safari Muhammad; Soemardiawan, Soemardiawan; Rindawan, Rindawan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/hfmkmj32

Abstract

Kelincahan merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang sangat penting dalam permainan bulutangkis karena berhubungan dengan kemampuan mengubah arah gerak secara cepat dan tepat. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian siswa ekstrakurikuler bulutangkis MTs NW Assyatariah masih mengalami keterlambatan dalam melakukan perpindahan posisi dan perubahan arah saat mengejar shuttlecock. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh body weight training dan core stability terhadap kelincahan siswa ekstrakurikuler bulutangkis MTs NW Assyatariah Tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling, kemudian dibagi secara acak menjadi dua kelompok perlakuan. Instrumen penelitian menggunakan Illinois Agility Test untuk mengukur kelincahan. Instrumen telah divalidasi oleh ahli dengan nilai Aiken’s V > 0,80 dan memiliki reliabilitas sangat tinggi berdasarkan uji Intraclass Correlation Coefficient (ICC = 0,91). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, dan Independent Sample t-Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan mampu meningkatkan kelincahan siswa, namun body weight training memberikan peningkatan yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan core stability. Dengan demikian, body weight training dapat direkomendasikan sebagai metode latihan yang lebih efektif untuk meningkatkan kelincahan siswa ekstrakurikuler bulutangkis MTs NW Assyatariah. Agility is a crucial component of physical fitness in badminton, as it relates to the ability to change direction quickly and accurately. Preliminary observations indicated that some students in the MTs NW Assyatariah badminton extracurricular program were slow to shift positions and change direction when chasing the shuttlecock. This study aimed to analyze the effects of body weight training and core stability training on the agility of these students. A quantitative approach was employed using an experimental method with a pretest-posttest control group design. The study involved 40 students selected via total sampling and randomly assigned to two treatment groups. The Illinois Agility Test was used to measure agility; the instrument was validated by experts (Aiken’s V > 0.80) and demonstrated very high reliability based on the Intraclass Correlation Coefficient (ICC = 0.91). Data analysis involved descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, Levene’s test for homogeneity, and an independent sample t-test at a significance level of 0.05. The results showed that both training methods improved student agility; however, body weight training yielded a significantly greater improvement than core stability training. Consequently, body weight training is recommended as a more effective method for enhancing the agility of MTs NW Assyatariah badminton extracurricular students.