Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Self Awareness dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas X Purnama, Ila Asyifa; Setiadi, Diding Kelana; Sejati, Amanda Puspanditaning
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45957

Abstract

Pendahuluan : Mahasiswa keperawatan menghadapi tuntutan akademik yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan burnout. Self awareness merupakan kemampuan individu untuk memahami dan menilai diri sendiri secara baik serta mendalam. Pada mahasiswa keperawatan, rendahnya self awareness dapat berdampak pada kesulitan mengelola stres akademik, menurunnya motivasi belajar sehingga menyebabkan pencapaian akademik yang kurang optimal. Metode Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan dua antara self awareness dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 466 mahasiswa angkatan 2022, 2023 dan 2024 dengan jumlah sampel terdiri dari 215 mahasiswa yang dipilih dengan teknik proportionate stratified random sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner self-awareness, sedangkan data IPK diperoleh melalui self-report dan data data akademik kampus. Analisis dilakukan menggunakan JASP. Hasil : self-awareness pada kategori sedang (51,2%), dan mayoritas memiliki IPK dalam kategori cumlaude (82,8%). Uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara self-awareness dan IPK (r = 0,224; p < 0,001), yang berarti semakin tinggi tingkat self-awareness maka semakin tinggi pula IPK yang diperoleh, meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah. Pembahasan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa self-awareness berperan dalam pencapaian prestasi akademik mahasiswa keperawatan, namun masih dipengaruhi oleh faktor lain. Oleh karena itu, institusi pendidikan disarankan untuk mengembangkan program yang dapat meningkatkan self-awareness mahasiswa
Hubungan Konsumsi Kopi dengan Kemampuan SOCA pada Mahasiswa Semester 7 Program Studi S1 Keperawatan Muniifah, Anita Nur Aziizah; Setiadi, Diding Kelana; Nurhidayah, Ida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.335

Abstract

Kopi merupakan minuman berkafein yang umum dikonsumsi oleh mahasiswa untuk meningkatkan konsentrasi dan daya tahan belajar, terutama saat menghadapi tekanan akademik. Dalam konteks pendidikan keperawatan, kemampuan analisis merupakan faktor yang sangat penting, terutama dalam menghadapi ujian Student Oral Case Analysis (SOCA) yang menilai kemampuan berpikir kritis dan klinis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dengan kemampuan analisis mahasiswa semester 7 Program Studi S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional analitik korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 7 yang diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai konsumsi kopi dan Kemampuan SOCA, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson sesuai dimana data dinyatakan normal berdasar uji asumsi Kolmogorov-smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat konsumsi kopi pada kategori sedang (74,1%) dan kemampuan SOCA pada kategori tinggi (48,2%). Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = 0,240 dengan p < 0,004, yang berarti terdapat hubungan positif antara konsumsi kopi dan kemampuan SOCA, meskipun kekuatannya tergolong lemah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konsumsi kopi dalam jumlah wajar dapat membantu meningkatkan konsentrasi, kewaspadaan, dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, namun bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi kemampuan analisis SOCA.
Co-Authors .Widyadhari, Widyadhari Agista, Ria Aidah, Dila Nur Ali, Enjang Yusup Amelia, Lienji Anak Agung Gede Sugianthara Andini, Neng Diana Putri Anjani, Sri Ulan Anugrah, Rikman Astuti, Ayu Prameswari Kusuma Aziz, K. Fajar Azzahirah, Meutya Bahari, Rosyidah Rizki Berliyanti, Dini Chaerina, Laeli Depyanti, Sari Oktavia Erna Safariyah Fauziyah , Roro Nur Hidayah, Hilmi Uly Ul Hidayat, Ahmad Dendy Hikmat Pramajati Hudaya, Ahmad Purnama Indallah, R. Dhiya Azka Inriyana, Ria Irawan Danismaya Iyos Sutresna Jamallulai, Jamallulai Khotimah, Najwa Khusnul Kristiawan, Wianetta Nurramadhanti Kurnia, Ai Lindayani, Emi Maulina, Gerilona Muniifah, Anita Nur Aziizah Nabilla, Sindy Nariswari, Raina Azhari ningrum, dedah - Nurfalah, Aam Linda Nurhasanah, Eka Nurhayati, Tanti Intan Nurhidayah, Ida Nurizkiyah, Riva Nurjanah, Yunisha Husnul Nurmalasari, Hernayanti Nurrahman, Annisa Indah Oman Sukirman, Oman Permadi, Andri Nur Prameswari, Ayu Purnama, Ila Asyifa Puspita, Dini Aulia Putra, Subhan Manggala Putri, Imbaraniati Permana Rahmat, Delli Yuliana Ridwan, Heri Ridwan, Heri Ulan Rifandini, Amelia Rofifah, Khairunnisa Nabilatun Safanah, Ashila Nur Sakinah, Hajar Zulva Sejati, Amanda Puspanditaning Selvia, Dina Septiani, Nisya Aulia Sopiah, Popi Subagja, Syawalia Fitri Sugandi, Trisha Kania Sukaesih, Nunung Siti Suryani, Anggi Nabilla Susanti Susanti Sutaryo, Della Afrilliani Syalistyawati, Putri Syavina, Putri Topik, Muhamad Agung Abdul Tsurayya, Shafa Aghniya Wijdaningtyas, Natasya Wulan Lindasari, Sri Zahra, Siti Fatimah