Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

The Influence of Novick Constructivism Learning Model on Critical Thinking Skills and Motivation in Online Learning Arafa, Maretania; Dwiastuti, Sri; Fatmawati, Umi; Mahanani, Lina
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 12 No 1 (2021): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v12i1.9613

Abstract

This study aims to determine the influence of the Novick constructivism learning model on 1) critical thinking skills and motivation, 2) the extent of influence of the Novick constructivism model on the aspects of critical thinking skills, 3) the extent of influence of the Novick constructivism model on learning motivation, and 4) the effectiveness of the model on critical thinking skills. The method used was quasi-experimental with a non-equivalent pretest-posttest control group design. The population was the tenth-grade science students. The critical thinking skills were assessed using a cognitive test, and the motivation was assessed using questionnaires. The MANOVA analysis was used to determine the model's influence. The regression analysis was used to determine the extent of the model's influence. The N-gain was used to determine the model's effectiveness. The MANOVA analysis obtained a significant value of 0.02, which was lower than 0. 05. Thus, H0 was rejected. The regression analysis showed the values of critical thinking skills ranged from high to low. The values consisted of strategies and tactics (46.49%), advance clarification (14.02%), basic support (13.96%), elementary clarification (13.62), and inference (11.88%). The motivation aspects ranging from high to low: relevance (26.35%), attention (25.98%), confidence (25.40%), and satisfaction (22.25%). The N-Gain score obtained by the experimental class was 0.437 in the moderate category. Based on the results, it can be concluded that 1) there was an influence of Novick constructivism model on critical thinking skills and motivation on online learning, 2) there was an unequal influence of the model on critical thinking aspects, and 3 ) motivation aspects, and 4) Novick constructivism model was relatively effective to be used in online learning.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan STEM@Home bagi Guru-Guru Sains dan Biologi Ramli, Murni; Dwiastuti, Sri; Sugiharto, Bowo; Prayitno, Baskoro Adi; Mumpuni, Kistantia Elok; Prabowo, Chandra Adi; Putri, Dwika Sarnia; Majid, Alysa Nur Chasanah Alam; Rahayu, Ratna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i2.10456

Abstract

STEM (Science, Technology, Education, and Mathematics) adalah salah satu pendekatan pembelajaran sains terintegrasi yang bermanfaat untuk melatihkan problem solving skills dan keterampilan abad 21, serta menjadi salah satu model pembelajaran inovatif yang disarankan untuk diterapkan di kelas sains. Permasalahannya adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru tentang STEM, sehingga hampir tidak ada yang menerapkannya. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan wawasan pengetahuan dan keterampilan kepada guru bagaimana mendesain dan menerapkan STEM, terutama pada masa pandemi. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru Biologi yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran Biologi Karanganyar, Jawa Tengah dan guru-guru Biologi anggota Persatuan Pendidik Biologi Indonesia Folia (PPBIF) cabang Jawa Tengah (N=53). Kegiatan ini berupa workshop yang dilaksanakan sebanyak 5 pertemuan secara online dengan tema: Pengantar STEM, Problem-based Learning dan Project-based Learning, STEM@Home, Desain STEM, dan Evaluasi STEM. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun Desain STEM dan rencana pembelajarannya. Persepsi guru tentang STEM juga meningkat terkait dengan aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam penerapan STEM@Home pada masa pandemi. Diperlukan implementasi STEM lebih lanjut di kelas pembelajaran jarak jauh untuk melihat keefektifan pendampingan
Instructional Concept Map Techniques in the Planning Stage– Project Based Learning on Student Argumentation Skills Puspitasari, Rizki Putri; Widoretno, Sri; Sugiharto, Bowo; Dwiastuti, Sri; Prabowo, Chandra Adi
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol. 10 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v10i3.24719

Abstract

Argumentation skill is one of the characteristics of HOTS (Higher Order Thinking Skill) that students need in learning. This study aims to identify the effect of applying the concept map instructional technique at the planning an investigation stage of PjBL on students’ argumentation skills. The study used a quasi-experimental research design with a posttest-only nonequivalent group design. The subject of the study is the tenth grade students of Senior High School (SHS). There were 72 students. The research instrument uses 11 numbered argumentative questions in the form of multiple-choice true-false reasoned questions that match the argumentation component. Data analysis used quantitative analysis based on posttest scores. The results showed that the significance value of the t-test on the argumentation skill score was 0.000, meaning that the significance value was <0.05, so it can be stated that there was an effect of applying the concept map instructional technique in the planning and investigation stage in the PjBL model on students’ argumentation skills.
Transformasi metode pembelajaran melalui pendampingan Active Learning bagi guru MTsN 3 Magetan Prayitno, Baskoro Adi; Widoretno, Sri; Sugiharto, Bowo; Prabowo, Chandra Adi; Dwiastuti, Sri
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 4 No 2 (2023): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v4i2.23911

Abstract

Active Learning is an educational approach that encourages students to actively participate in the learning-teaching process, promoting deep understanding and increasing student engagement in the classroom. Facing challenges in student-centered learning, MTsN 3 Magetan implemented training and mentoring in active learning to enhance student engagement and teacher creativity. This training, attended by 44 teachers from March to October 2023, employed blended learning methods and covered aspects such as active learning theory, literacy, and numeracy. Evaluations through pre-tests and post-tests demonstrated significant improvements in teachers’ understanding and skills. The pre-test showed an average understanding of 65%, which increased to 87% in the post-test. This active learning approach encouraged students to actively engage in the learning process, enhancing their analytical and critical skills, while teachers became more effective in designing and managing actively involved learning activities. The training contributed to improved learning effectiveness at MTsN 3 Magetan by increasing student motivation and participation, as well as teacher creativity in designing interactive learning experiences.
Pengaruh Model Guided Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Biologi Danisa, Valent Sari; Dwiastuti, Sri; Suciati, S
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.798 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran biologi siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment atau eksperimen semu. Desain penelitian adalah posttest only control design dengan menggunakan model guided inquiry pada kelas eksperimen dan model konvensional pada kelas kontrol. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Sampel penelitian ini terdapat dua kelas, yaitu kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t (t-test) untuk menguji hipotesis. Hasil uji hipotesis pengaruh model guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai sig sebesar 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh model guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran biologi siswa kelas X SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali.
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS SAINTIFIK PADA MATERI INTERAKSI MAHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP Dewi, Imega Syahlita; Sunarno, Widha; Dwiastuti, Sri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v8i2.37757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) karakteristik modul IPA berbasis saintifik pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan; 2) kelayakan modul IPA berbasis saintifik pada materi interaksi mahluk hidup dengan lingkungan yang telah dikembangkan dalam pembelajaran IPA;3) keefektifan modul IPA berbasis saintifik pada materi interaksi mahluk hidup dengan lingkungan. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D yang diadaptasi dari Thiagarajan (1974) yang terdiri dari empat tahapan meliputi: pendefinisian (define),perancangan (design),pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Subyek uji coba terbatas dilakukan kepada 9 siswa kelas VII F di SMP Negeri 1 Weru dan uji coba skala luas dimplementasikan kepada 30 siswa di kelas VII D di SMP Negeri 1 Weru. Uji coba pemakaian dilakukan menggunakan pre- experimental design jenis One-Shot Case Study. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) karakteristik modul IPA berbasis saintifik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar pada materi interaksi makhluk  hidup dengan lingkungan telah berhasil dikembangkan menggunakan model pengembangan Four-D, 2)  hasil kelayakan modul yang divalidasi oleh validator ahli, praktisi pendidikan, teman sejawat, serta respon yang diberikan oleh guru dan siswa setelah pembelajaran menggunakan modul maka didapatkan hasil bahwa modul dengan kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran, 3)Keefektifan modul dapat dilihat dari tingkat keterbacaan yang tinggi serta sesuai dengan kemampuan atau penguasaan pemahaman siswa terhadap modul yang dikembangkan, dalam  penelitian ini yang diuji adalah keefektifan modul terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Keefektifan modul dapat dilihat dari rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis siswa yang tinggi pada setiap kegiatan belajar yaituKB I 72,97% dengan kategori cukup, KB II mengalami peningkatan 85,72% dengan kategori baik, dan pada KB III meningkat 89,32% dengan kategori baik. Rata-rata hasil belajar siswa aspek pengetahuan pada KB I- KBIII meningkat dengan rincian pada KB I 80% siswa sudah mencapai KKM, KB II 83,34% siswa sudah mencapai KKM, KB III 96,64% siswa sudah mencapai KKM.Rata-rata hasil belajar siswa aspek sikap meningkat dari KB I– KB III berturut-turut menjadi 3,25; 3,36; 3,47 dengan kriteria baik. Rata-rata hasil belajar siswa aspek keterampilan meningkat dari KB I – KB III berturut-turut menjadi 3,07; 3,30; 3,45 dengan kriteria baik. Dapat disimpulkan bahwa modul IPA berbasis saintifik pada materi makhluk hidup dengan lingkungan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS VII SMP N 1 SUKOLILO Sari, Ratna Kumala; Sunarno, Widha; Dwiastuti, Sri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v8i2.37753

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, keefektifan dan studi kelayakan untuk modul keterampilan proses sains yang terintegrasi dengan isu pencemaran lingkungan (SPSM-EP). Ini adalah penelitian dan pengembangan dengan studi kasus one-shot sebagai desain pra-eksperimental. Model Four-D (Thiagarajan, 1974) yang terdiri dari pendefinisian, perancangan, pengembangan dan diseminasi yang digunakan untuk pengembangan SPSM-EP. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Sukolilo dan data dikumpulkan dan dianalisis dengan deskripsi kualitatif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPSM-EP memiliki kontribusi dan efektif untuk meningkatkan berpikir kritis siswa dan hasil belajar. Efektivitas SPSM-EP menunjukkan peningkatan berpikir kritis dan hasil belajar. Efektivitas SPSM-EP terhadap berpikir kritis siswa ditentukan oleh persentase siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal tes berpikir kritis. Pikiran kritis siswa meningkat relatif tinggi dalam setiap aktivitas belajar dengan 77,57%, 83,83%, 93,45%. Efektivitas SPSM-EP terhadap hasil belajar siswa ditentukan oleh persentase siswa yang mencapai nilai kognitif, psikomotor dan hasil afektif. Hasil belajar siswa meningkat cukup tinggi yaitu 83,60%, 88%, 92% untuk kognitif, 86%, 92%, 92,2% untuk psikomotor dan 89%, 93%, 96% untuk hasil belajar afektif. Para ahli, teman sejawat, mahasiswa, pascasarjana dan guru sarjana bertekad untuk melakukan studi kelayakan untuk SPSM-EP. Para ahli melakukan studi kelayakan untuk SPSM-EP berdasarkan konten, desain dan bahasa. Hasil studi kelayakan dari para ahli adalah 92,5% untuk materi, 92% untuk desain dan 100% untuk bahasa. Hasil studi kelayakan dari teman sejawat, mahasiswa, pascasarjana dan sarjana adalah 96%, 98%, 96% dan 88%. Hasil studi kelayakan menunjukkan bahwa SPSM-EP layak untuk digunakan bagi siswa.
Kontribusi Naungan Pohon terhadap Kepadatan Cacing Tanah DWIASTUTI, SRI; SAJIDAN, SAJIDAN
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 7, No 2 (2014): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v7i2.2940

Abstract

This research aims at exploring the contribution of the shade of treetowards the density of earthworms. The convertionof forest into a farmland causeda change in the shade of tree from a closed into an open ecosystem that was predicted to be followed by the decrease of earthworms density. The kinds of land thatis used for research are forest, complex agroforestry, simple agroforestry, teak monoculture, teak-accacia polyculture, and peanut crops. The data were analyzed quantitatively using statistical methods by SPSS 0.16. The results show that the wide oftree shade contributes to the density of earthworms on rainy season as much as 71.5% and also contributes to the density of earthworms on dry season as much as 52.2%. From the results, it can be concluded that the shade of tree has a strong role towards the density of earthworms.
Implementation of Blended Learning to Improve Critical Thinking Skills and Motivation Dwiastuti, Sri; Widoretno, Sri; Ramli, Murni; Prabowo, Chandra Adi
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2021): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v14i1.44223

Abstract

The aims of this research are to 1) know the differences of Critical Thinking Skills from blended learning in Diversity dan Classification of Invertebrate course, 2) find out the result of the blended learning implementation concerning study motivation in Diversity dan Classification of Invertebrate course at Biology Education program, 3) know the effect of blended learning on critical thinking in solving problems. Blended learning-based learning is a combination of face-to-face and online learning. Online learning is learning through various learning facilities such as using material sharing via PowerPoint, WAG, email, recitation of downloading material from various journals without the need for a face-to-face meeting. The research subject were students of the second-semester Biology education program. Data collection on critical thinking skills was taken from test scores after learning eight times, learning motivation data was taken through a questionnaire. Different test analyses using One Way ANOVA with a prerequisite test consist of normality test (Saphiro-Wilk Test) and homogeneity with Levene Test. The questionnaire analysis uses Rasch analysis with the help of Winsteps version 4.6. From the results of the study, it can be concluded that 1) there is a significant difference in critical thinking skills in blended learning and online learning, 2) there is a difference in learning motivation from blended learning and online learning, 3) there is a positive effect on critical thinking skills in solving problems given in blended learning