Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Karakteristik Fisik dan Organoleptik Roti Manis dengan Konsentrasi Gula yang Berbeda Sumantry, Nazhara Rahmani; Artanti, Guspri Devi; Cahyana, Cucu
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 4, No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v4i2.63144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik dan organoleptik roti manis dengan konsentrasi gula yang berbeda. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode eksperimen, dengan konsentrasi gula yang digunakan adalah 16%, 18%, 20%, 22%, dan 24%. Penilaian karakteristik fisik dilakukan dengan menggunakan alat ukur di Laboratorium meliputi aspek volume, tinggi dan pori-pori. Sementara penilaian organoleptik dilakukan dengan uji scoring kepada 5 orang panelis terbatas dengan 5 skala tingkatan meliputi aspek eksternal berupa volume, warna kulit dan karakteristik kulit serta aspek internal meliputi warna remah, pori-pori, tekstur remah, aroma, rasa, dan kualitas pengunyahan. Hasil penilaian karakteristik fisik dan organoleptik menunjukan roti manis dengan konsentrasi gula 16%, 18%, dan 20% memperoleh penilaian terbaik dengan kategori penilaian volume agak besar, warna kulit cokelat, karakteristik kulit agak tipis, warna remah putih kekuningan, pori-pori agak besar, tekstur remah agak halus, beraroma khas roti, rasa manis dan kualitas pengunyahan empuk. Analisis karakteristik fisik terbaik diperoleh pada roti manis dengan konsentrasi gula 16%, dengan nilai rata-rata untuk volume sebesar 133,33 cm3, rata-rata tinggi roti 6,24 cm dan area pori yang terbentuk sebanyak 80%. Berdasarkan hasil analisis, konsentrasi gula yang direkomendasikan dalam pembuatan roti manis adalah sebanyak 16%. Kata kunci: Karakteristik fisik, konsentrasi gula, organoleptik, roti manis.
Pengaruh Penambahan Serbuk Bir Pletok terhadap Kualitas Fisik dan Organoleptik Roti Manis Nurunnisa, Jahiska Amalia; Cahyana, Cucu; Ridawat, Ridawat
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 4, No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v4i2.63145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh serbuk bir pletok pada pembuatan roti manis terhadap kualitas fisik dan daya terima konsumen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pastry dan Roti Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah roti manis serbuk bir pletok dengan tiga perlakuan yaitu persentase 10%, 15% dan 20%. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperiman berupa pengujian kualitas fisik yaitu volume dan tinggi serta uji daya terima konsumen kepada 30 orang panelis agak terlatih mahasiswa Pendidikan Tata Boga. Eksperimen berupa pengujian uji fisik dianalisis menggunakan uji Anova dan untuk uji daya terima konsumen dianalisis menggunakan uji Friedman. Hasil menunjukan bahwa secara rata-rata roti yang paling disukai adalah roti manis serbuk bir pletok dengan persentase 10% dengan perolehan nilai rata-rata pada aspek volume sebesar 4,0, warna kulit 4,3, karakteristik kulit 4,2, warna remah 4,3, pori-pori 4,2, tekstur remah 4,2, aroma 4,2, rasa 4,3, dan kualitas pengunyahan 4,3. Kemudian hasil keputusan hipotesis menunjukan bahwa produk dengan persentase 10% pada aspek rasa memiliki pengaruh sementara untuk aspek yang lain sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa produk yang paling disukai dan disarankan untuk diproduksi lebih lanjut adalah roti manis serbuk bir pletok persentase 10%. Kata kunci: Roti manis, serbuk bir pletok, kualtas fisik, daya terima konsumen.
Pengaruh Penggunaan Sari Kluwek pada Pembuatan Bakpao terhadap Kualitas Fisik dan Organoleptik Putiamir, Bella Ariani; Ridawati, Ridawati; Cahyana, Cucu
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 4, No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v4i2.63137

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan sari kluwek pada pembuatan bakpao terhadap kualitas fisik dan organoleptik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan tujuan untuk mendapatkan formula bakpao dengan penambahan sari kluwek terbaik. Dalam penelitian ini dilakukan eksperimen dengan formulasi yang berbeda yaitu 7,5%, 10% dan 12,5%. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Fisik dan Organoleptik. Kualitas fisik bakpao yang meliputi aspek volume dan morfologi pori-pori serta organoleptik bakpao yang meliputi aspek pori-pori, permukaan atas, warna, aroma, tekstur, rasa manis dan rasa getir. Hasil uji validasi penggunaan sari kluwek terhadap kualitas fisik dan organoleptik bakpao menyatakan bahwa persentase sari kluwek 7,5% menghasilkan bakpao dengan kualitas paling bagus terhadap aspek permukaan atas, aroma, tekstur, rasa manis dan rasa getir. Sedangkan pada aspek pori-pori persentase sari kluwek 10% memiliki nilai tertinggi. Pada aspek warna, persentase sari kluwek 12,5% memiliki nilai tertinggi. Untuk hasil uji fisik dengan uji ANOVA single factor terdapat perbedaan yang nyata pada aspek volume dan morfologi pori-pori. Persentase 12,5% memiliki nilai yang unggul pada pengukuran volume dengan hasil rata-rata volume 86,67 cm3. Hasil uji fisik morfologi pori-pori menunjukkan bahwa bakpao dengan persentase 12,5% memiliki nilai yang unggul pada pengukuran banyaknya pori-pori di setiap 1 cm2 bagian bakpao dengan hasil rata-rata 2192,33. Sedangkan pada hasil penilaian organoleptik persentase sari kluwek 7,5%, 10% dan 12,5% terhadap kualitas organoleptik pada aspek pori-pori, permukaan atas, warna, aroma, tekstur, rasa manis dan rasa getir tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kata kunci : Sari Kluwek; Kualitas Fisik; Organoleptik
PENGARUH PENGGUNAAN RAGI ALAMI EKSTRAK BUAH PEPINO (SOLANUM MARICATUM AITON) PADA PEMBUATAN KUE BIKA AMBON MEDAN TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN Riana, Annisa; Cahyana, Cucu; Ridawati, Ridawati
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 1, No 1 (2021): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.371 KB) | DOI: 10.24114/jnc.v1i1.22541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan ragi alami ekstrak buah pepino (Solanum Maricatum Aiton) pada pembuatan kue bikaambonmedan terhadap daya terima konsumen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan perbedaan persentase ragi yang digunakan dalam pembutan kue bika ambon medan yaitu persentase ragi 20%, 30%, dan 40%.Analisis organoleptik dilakukan menggunakan uji mutu hedonik terhadap warna, tekstur, aroma, rasa, dan serat dengan 5 skala penilaian dan dilakukan oleh 3 panelis terlatih. Berdasarkan hasil uji penggunaan ragi alami ekstrak buah pepino pada pembuatan kue bika ambon medan memiliki nilai rata-rata tertinggi pada aspek warna kulit bagian atas 4.3 warna kuning kecoklatan dan pada warna bagian dalam 2,6 warna kuning, Penilaian aspek tekstur kekenyalan dan kelembutan nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kue bikaambon medan dengan ragi alami ekstrak buah pepino yaitu 3 dan 2,6 yaitu dalam katagori kenyal dan lembut. Penilaian aspek aroma memiliki nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kue bika ambon medan dengan ragi alami ekstrak buah pepino yaitu 2,6 dan 4 berada pada kategori beraroma daun jeruk dan tidak beraroma serai. Penilaian aspek serat nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kue bika ambon maedan dengan ragi alami ekstrak buah pepino yaitu 3,3 berada pada kategori berserat halus. Hasil kue bika ambon medan yang diolah menggunakan adonan asam dari ragi ekstrakbuah pepino menunjukkan hasil uji hipotesis statistik signifikan tidak berbeda nyata (α=0,05). Secara statistik hasil uji organoleptik pada tingkat kesalahan 0,05 tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada aspek warna, tekstur, aroma, rasa, dan serat dari kue bika ambon medan yang diolah menggunakan adonan asam dari ragi ekstrak buah pepino.
PELATIHAN PEMBUATAN SNACK SEHAT BERBAHAN SINGKONG DENGAN TAMBAHAN IKAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PANTAI MEKAR, KECAMATAN MUARA GEMBONG BEKASI Cucu Cahyana; I Gusti Ayu Ngurah Singa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The development of healthy food is a great opportunity as an effort to improve the quality of snacks for children. French Fries made from cassava which are processed with the addition of fish are one of the contemporary foods that have great opportunities for development. Another aim is to stimulate the productivity of household culinary businesses which are carried out by many housewives in the village of Pantai Mekar Muara Gembong Bekasi, West Java. The methods used in this activity are providing materials, direct practice, and assistance in making products. The training results show that the results of the gain score on knowledge with an average pre-test score of 67.84 and an average post-test score of 89.13 show a gain value of 0.66 in the range 0.3 ≤ g ≤ 0.7, meaning an increase knowledge is in the medium category. The results of the level of participant satisfaction show that in the material aspect 83.87% said it was very clear and 16.13% said it was clear; delivery of explanations of materials, tools and product manufacturing processes: 54.84% said it was very clear, 35.48% said it was clear and 9.68% said it was quite clear; time or duration of training video viewing: 54.84% said it was very suitable, 35.48 said it was suitable and 9.86% said it was quite suitable; suitability of the material to community needs: 54.84% said it was very suitable, 35.48 said it was suitable and 9.86% said it was quite suitable; Participants' interest in practicing the product showed that 55.5% said they were very interested, 35% said they were interested and 10% said they were quite interested; interest in the product to be made showed that 61.29% said they were very interested, 25.81% said they were interested and 12.90% said they were quite interested; and satisfaction with training activities showed that 84% said they were very satisfied and 16% said they were satisfied. Conclusion: In the training, participants were satisfied with the increase in their level of knowledge because they gained skills that could be used for entrepreneurship and family income generating.Abstrak Pengembangan makanan sehat menjadi peluang yang sangat besar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas jajanan bagi anak-anak. French Fries berbahan dasar singkong yang diolah dengan penambahan ikan menjadi salah satu makanan kekinian yang memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan. Tujuannya lainnya adalah untuk memicu produktivitas usaha kuliner rumah tangga yang banyak digeluti oleh ibu-ibu rumah tangga di desa Pantai Mekar Muara Gembong Bekasi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi, praktek secara langsung, dan pendampingan pembuatan produk. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Hasil nilai gain skor pada pengetahuan dengan rata-rata nilai pre test 67,84 dan nilai rata-rata post test 89,13 menunjukkan nilai gain 0,66 berada pada rentangan 0,3 ≤ g ≤ 0,7 artinya peningkatan pengetahuan berada pada kategori sedang. Hasil tingkat kepuasan peserta menunjukkan bahwa pada aspek materi 83,87% menyatakan sangat jelas dan 16,13% menyatakan jelas; penyampaian penjelasan bahan, alat dan proses pembuatan produk 54,84% menyatakan sangat jelas, 35,48% menyatakan jelas dan 9,68% menyatakan cukup jelas; waktu atau durasi tayangan video pelatihan 54,84% menyatakan sangat sesuai, 35,48 menyatakan sesuai dan 9,86% menyatakan cukup sesuai; kesesuaian materi dengan kebutuhan Masyarakat 54,84% menyatakan sangat sesuai, 35,48 menyatakan sesuai dan 9,86% menyatakan cukup sesuai; ketertarikan peserta untuk mempraktekkan produk menunjukkan 55,5% menyatakan sangat tertarik, 35% menyatakan tertarik dan 10% menyatakan cukup tertarik; kemarikan produk untuk dibuat menunjukkan 61,29% menyatakan sangat tertarik, 25,81% menyatakan tertarik dan 12,90% menyatakan cukup tertarik; dan kepuasan terhadap kegiatan pelatihan menunjukkan sebanyak 84% menyatakan sangat puas dan 16% menyatakan puas. Kesimpulan dalam pelatihan peserta puas dengan kenaikan tingkat pengetahuan sedang karena mendapatkan keterampilan yang dapat digunakan untuk berwirausaha dan menambah income generating keluarga.
Pengaruh Substitusi Tepung Mocaf terhadap Kualitas Organoleptik Kulit Pastel Nuari Sulam Sari; Annis Kandriasari; Cucu Cahyana
Journal of Creative Student Research Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus : Journal of Creative Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsr-politama.v2i4.3971

Abstract

This study aimed to analyze the organoleptic quality of pastel skins with mocaf flour substitution. The study took place at the Food Processing Laboratory of the Culinary Education Study Program at Jakarta State University from January 2024 to March 2024, using experimental methods. The study samples were pastel skins with mocaf flour substitutions at 20%, 30%, and 40%. The experimental method involved testing the organoleptic quality by 3 limited panelist using a 5-point hedonic scale. The organoleptic test results assessed by panelist showed that pastels with 40% mocaf flour substitution received the highest ratings for skin color, skin surface texture, crispness, thinness, aroma, skin flavor, and overall flavor, while pastels with 20% mocaf flour substitution received the highest ratings for content. Descriptive test of the organoleptic quality recommended pastel products with a 40% mocaf flour substitution.
Pengaruh Substitusi Tepung Beras Merah Pada Pembuatan Roti Hot dog Terhadap Sifat Fisik Dan Daya Terima Konsumen Putra, Fahri Artha; Cahyana, Cucu; Artanti, Guspri Devi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 2.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of brown rice flour substitution in making hot dog buns on physical properties and consumer acceptability. The method in this research is experimental method with brown rice flour substitution as much as 10%, 20%, and 30%. Tests include physical properties tests from the aspects of volume and height of bread and consumer acceptance tests in the aspects of volume, skin color, skin characteristics, pore crumb color, crumb texture, bread aroma, sour aroma, taste, chewing quality. The test was conducted on 30 semi trained panelists, namely Tata Boga students. The results of the physical properties test showed that the volume of 10% substitute hot dog buns was closest to the volume of control hot dog buns with an average of 165 cm3. The results of the height of hot dog buns with 10% brown rice flour substitution were closest to the height of the control hot dog buns with an average of 4.9 cm. The results of the Friedman test on the aspects of volume, skin color, crumb color, pores, crumb texture, and chewing quality show that there is an effect of brown rice flour substitution on consumer acceptance. While in the aspects of skin characteristics, bread aroma, sour aroma and taste, it shows that there is no effect of brown rice flour substitution on consumer acceptance. The results of the tuckey test in the aspects of volume, skin color, crumb color, pores, crumb texture and chewing quality show that hot dog bread with 10% substitution treatment is the most preferred by panelists, based on the results of the research that has been done, it can be recommended that hot dog bread products with 10% brown rice flour substitution be produced.
Perbandingan Kualitas Bolu Kukus Mekar Gula Aren dan Gula Kelapa Serly Riyanti; Cucu Cahyana; Annis Kandriasari
Garina Vol. 16 No. 2 (2024): Desember : Garina : Jurnal Pengembangan IPTeks Seni Kuliner, Tata Rias, dan De
Publisher : Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69697/garina.v16i2.123

Abstract

This research aims to identify and analyze the quality comparison between steamed cakes made with palm sugar and those made with coconut sugar. The research employs an experimental method and involves 40 moderately trained panelists as the sample. Based on the quality analysis test results, the highest average scores in all aspects were achieved by the steamed cakes made with palm sugar. Specifically, for the color aspect, a score of 4.6 was in the range of brown to very dark brown categories. The blooming aspect received a score of 4.4, which was in the range of bloomed to very bloomed categories. The volume aspect received a score of 4.45, falling within the large to very large categories. The aroma aspect scored 4.5, ranging from a palm sugar aroma to a very strong palm sugar aroma. The texture aspect scored 4.5, which was in the range of soft to very soft categories. The taste aspect scored 4.4, within the sweet to very sweet categories. Based on the statistical hypothesis test with the Mann-Whitney U test at a significance level of α=0.005, it was found that there is a quality difference between the steamed cakes made with palm sugar and those made with coconut sugar in terms of color and aroma. However, there was no quality difference in the aspects of blooming, volume, texture, and taste
Pengaruh Metode Pembuatan yang Berbeda terhadap Mutu Sensoris Roti Bluder Felicia Andriani; Cucu Cahyana; Ridawati Ridawati
Garina Vol. 16 No. 2 (2024): Desember : Garina : Jurnal Pengembangan IPTeks Seni Kuliner, Tata Rias, dan De
Publisher : Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69697/garina.v16i2.125

Abstract

This research aims to identify the effect of different manufacturing methods on the sensory quality of bloeder bread. The method used is experimental. This research was conducted at Jakarta State University with a sample of 45 Culinary Education students who were somewhat trained panelists. Based on the Kruskal Wallis test, it can be concluded that there is an influence of different methods of making bloeder bread on the volume and crust aspects of the bread. Meanwhile, there was no real influence on aspects of upper skin color, skin characteristics, aroma, crumb pores, crumb color, crumb texture, taste and chewing quality.
Pengaruh Penggunaan Sari Kluwek pada Pembuatan Bakpao Terhadap Kualitas Organoleptik Bella Ariani Putri Amir; Ridawati Ridawati; Cucu Cahyana
Garina Vol. 16 No. 2 (2024): Desember : Garina : Jurnal Pengembangan IPTeks Seni Kuliner, Tata Rias, dan De
Publisher : Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69697/garina.v16i2.127

Abstract

The aim of this research was to analyze the effect of using kluwek juice on organoleptic quality of bakpao. This research used an experimental method, with the aim of obtaining the best bakpao formula with the addition of kluwek juice. In this research, experiments were carried out with different formulations, 7.5%, 10% and 12.5%. This research was carried out with the aim of determining the influence of Organoleptic Quality on the organoleptics quality of bakpao which includes aspects of pores, top surface, color, aroma, texture, sweetness and bitterness. The results of the organoleptic assessment, the percentage of kluwek juice was 7.5%, 10% and 12.5% regarding organoleptic quality in the aspects of pores, top surface, color, aroma, texture, sweetness and bitterness, there were no significant differences.
Co-Authors Adhwa, Daffa Syifa Amadea Adilla, Salma Qonitatun Agniya, Balqish Fatra Alif Putri Diajengsari Alsuhendra Alsuhendra Ana Rahmi Andini, Dinda Andri Suryapraja Annis Kandriasari Ari Fadiati Astri Mutia Muztniar Aulia, Cordoba Bella Ariani Putri Amir Clarisa Naftali Dahlia, Mutiara Diajengsari, Alif Putri Efrina, Efrina Emilia, Esi Fadiati, Ari Fadli Ikhram Farhansyah Muhammadien Fatima Tertia Ariza Fatma Tresno Ingtyas Febby Safitri Felicia Andriani Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Gusti Devi Artanti Herianti, Yeyen I Gusti Ayu Ngurah Singa I Gusti Ayu Ngurah Singa Icha, Yarisya Ferika Innika Nurhabiba Simatupang Kandriasari, Annis Laily, Setiani Nur Lara Fridani Linawati Azizah Mahdiyah Mahdiyah , Mahdiyah Mahdiyah Mahdiyah Mahdiyah, Mahdiyah Mariani Mariani Mutiara Dahlia Nasution, Abdul Majid Ngurah, I Gusti Ayu Nuari Sulam Sari Nurunnisa, Jahiska Amalia Putiamir, Bella Ariani Putra, Fahri Artha Putri, Fildzah Rudyah Rachmat Mulyana Rahayu, Sindy Ratna Nur Hidayati Reza Syarif Hidayat Riana, Annisa Ridawat, Ridawat Ridawati Ridawati Ridawati Ridawati, Ridawati Ridhwan Syarif Rosalinda, Irma Roziyah, Pipit Rusilanti Rusilanti Sabrina, Fildzah Zharifah Nur Sachriani Sachriani , Sachriani Sachriani Salwina Maharani Suryanto Serly Riyanti Shifwah, Najmah Fasyama Sholahuddin Al Ayyubi Silvi Nur Fadilah Siti Nasya Nurhayati Siti Nurwahidah, Siti Sumantry, Nazhara Rahmani Tuzahra, Siti Patimah Wahyudi, Savina Putri Wartiningsih, Alia Yeni Yulianti Yufiarti Yulianti, Yeni Yusa, Adisty Naila