Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Pembuatan Olahan Mangga untuk Buah Tangan Khas Desa Bulak Indramayu Cucu Cahyana; Guspri Devi Artanti; Annis Kandriasari; Yeni Yulianti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Indramayu, merupakan salah satu sentra penghasil mangga berkualitas, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan buah segar yang rentan terhadap fluktuasi harga dan pemborosan hasil panen. Di sisi lain, ibu rumah tangga yang memegang peran penting dalam ekonomi keluarga belum memiliki keterampilan yang optimal mengenai kewirausahaan dan peluang usaha. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan produk oleh-oleh berbahan dasar mangga, seperti keripik, manisan, dodol, selai, sirup, serta produk aplikatif lainnya. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pengolahan pangan higienis, pendampingan pemasaran digital, penguatan manajemen usaha, hingga fasilitasi legalitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah mangga menjadi produk bernilai tambah dengan kemasan menarik dan potensi jual yang lebih tinggi. Selain itu, terbentuk kelompok usaha bersama (KUB) yang menjadi wadah kolaborasi untuk produksi dan pemasaran. Program ini tidak hanya mendukung penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat desa, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya kesetaraan gender, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta konsumsi berkelanjutan. Hasil pelatihan menunjukkan 19,48% pengetahuan peserta mengalami peningkatan yang ditandai dengan bertambahnya jumlah jawaban benar pada post test. Hasil nilai gain skor pada pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan nilai gain 0,66 berada pada rentangan 0,3 ≤ g ≤ 0,7 artinya peningkatan pengetahuan tentang pembuatan roti gulung sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan dengan kategori sedang. Angket kepuasan kegiatan pengabdian masyarakat menyatakan 94,7% peserta puas. Abstract Bulak Village, Jatibarang District, Indramayu, is one of the centers of high-quality mango production; however, its utilization is still limited to the sale of fresh fruit, which is vulnerable to price fluctuations and post-harvest waste. On the other hand, housewives, who play an important role in the family economy, don’t have optimal skills in entrepreneurship and business opportunities. This program aims to empower housewives through training in the production of mango-based souvenir products, such as chips, candied fruits, dodol, jam, syrup, and other applicable products. The implementation methods include socialization, technical training on food processing, mentoring in digital marketing, strengthening business management, and facilitating product legality. The results of the activity show an improvement in participants’ skills in processing mangoes to higher market potential. In addition, a joint business group was formed as a collaborative forum for production and marketing. This program supports the strengthening of family and village community economies and also contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). Training results showed a 19,48% increase in participants' knowledge, as indicated by the increase in the number of correct answers on the post-test. The results of the gain score on knowledge before and after training showed a gain value of 0.66 in the range of 0.3 ≤ g ≤ 0.7, meaning that the increase in knowledge about making bread rolls before and after participating in the training was in the moderate category. A community service satisfaction questionnaire indicated that 94.7% of participants were satisfied.
Edukasi Personal Hygiene pada Masyarakat Sekolah Dalam Wirausaha Pengelolaan Kantin di Wilayah Desa Binaan Muara Gembong Kabupaten Bekasi Kandriasari, Annis; Cahyana, Cucu; Fadiati, Ari; Agniya, Balqish Fatra
Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): November: Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/manfaat.v2i4.491

Abstract

This training supports the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), specifically SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), and SDG 12 (Responsible Consumption and Production). The community service activity follows the UNJ Community Service Strategic Plan (PPM Renstra) 2021–2025, focusing on education and environmental initiatives. A needs analysis conducted at SMAN 1 Muara Gembong, particularly in the school canteen, revealed that many food items sold lacked attention to health and hygiene, and did not optimize local food products. Based on this, training on personal hygiene education for the school community is needed to support school entrepreneurship programs. The training uses a practical approach integrated with digital technology through poster creation. Results showed that participants increased their awareness of health and hygiene, which improved the quality of their entrepreneurial products. The training included material on personal hygiene in entrepreneurship, with educational posters as the output. Evaluation was done using questionnaires, with data analyzed descriptively. Expected outcomes include the publication of an article, mass media exposure, YouTube video, partnership recognition, intellectual property rights registration, educational posters, and a profile of personal hygiene education for the school community in canteen management.
Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Jalar Putih Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik Butter Cookies Agniya, Balqish Fatra; Fadiati, Ari; Cahyana, Cucu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung ubi jalar putih terhadap kualitas fisik dan organoleptik butter cookies sebagai upaya diversifikasi pangan lokal guna mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu impor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan substitusi tepung ubi jalar putih, yaitu 25%, 35%, dan 45% dari total tepung. Pengujian kualitas fisik meliputi daya kembang dan kadar air, sementara uji organoleptik meliputi aspek warna, rasa, aroma, kerenyahan, dan kerapuhan oleh panelis agak terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung ubi jalar putih berpengaruh signifikan terhadap beberapa aspek organoleptik, seperti warna bagian bawah, rasa dan aroma ubi jalar putih, aroma mentega, serta kerapuhan. Secara fisik, daya kembang meningkat seiring bertambahnya kadar substitusi, namun tidak berlaku pada penurunan kadar air. Substitusi 25% memberikan hasil terbaik secara keseluruhan dan paling mendekati kontrol, baik dari segi fisik maupun organoleptik. Substitusi hingga 35% masih dapat diterima, namun pada 45% terjadi penurunan kualitas sensori. Oleh karena itu, substitusi tepung ubi jalar putih sebesar 25% direkomendasikan sebagai formulasi optimal pada pembuatan butter cookies
Development of Learning Media Flipbook Digital Japanese Culinary Material in the Asian Food as Literacy Course Digital Thifalli, Amira; Cahyana, Cucu; Kandriasari, Annis
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v1i2.10132

Abstract

This study aims to develop digital learning media in the form of a flipbook containing Japanese cuisine materials for Culinary Education students and to assess its feasibility. The development process implemented the Research and Development (R&D) method with the 4D development model, which consists of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. Data analysis in this development study took the form of qualitative description. The flipbook has been validated by experts in related fields, resulting in a feasibility percentage of 91% for the material aspect, 96% for the media aspect, and 95% for the language aspect, with all three aspects classified as highly feasible. The flipbook media then underwent a trial phase with Culinary Education students, resulting in an assessment percentage of 92% for the one-to-one test, 93% for the small group test, and 95% for the field test. The resulting data calculation of student response scores to the flipbook was 93.5%, classified as very strong and very positively accepted. Based on the results of the study, it can be conclusively stated that the development of digital flipbook learning media for Japanese cuisine materials is feasible for use and publication to the wider community.
Inovasi Media Pembelajaran Melalui Video Stop Motion Pembuatan Hamburger Untuk Iklan Pada Mata Kuliah Seni Kulineri Sholihah, Lisa Ummirotus; Cahyana, Cucu; Yulianti, Yeni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengembangkan dan menilai kelayakan media pembelajaran video stop motion pembuatan hamburger untuk iklan pada mata kuliah Seni Kulineri bagi mahasiswa Pendidikan Tata Boga. Tempat penelitian dilakukan di Universitas Negeri Jakarta. Media ini dikembangkan dengan metode research and development dengan model penelitian yang digunakan adalah DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate). Pada tahap decide, dilakukan penetapan tujuan pembelajaran melalui survei menggunakan google formulir, serta menilai kemampuan prasyarat dan sumber daya. Tahap design melibatkan pembuatan perangkat perencanaan media seperti GBIM, Jabaran Materi, storyboard, dan naskah yang divalidasi oleh ahli. Pada tahap develop, media dibuat sesuai panduan pada storyboard menggunakan aplikasi Canva Pro dan Capcut Pro, lengkap dengan animasi, gambar, video, dan teks. Tahap evaluate melibatkan validasi media oleh ahli materi, media, dan bahasa yang dilanjutkan dengan pengujian kepada mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran video stop motion pembuatan hamburger untuk iklan telah melalui proses validasi oleh para ahli, dengan perolehan skor sebesar 100% dari ahli materi, 83% dari ahli media, dan 95% dari ahli bahasa. Uji kelayakan yang dilakukan terhadap mahasiswa menunjukkan bahwa media ini termasuk dalam kategori layak pada uji coba one to one dengan skor 89%, kategori sangat layak pada uji small group dengan skor 92%, dan kategori sangat layak pada uji field test dengan skor 94%. Uji respon pengguna mendapatkan skor 89% dengan kategori sangat kuat yang menunjukkan bahwa media ini memiliki tingkat kebermanfaatan dan ketertarikan yang sangat tinggi. Oleh karena itu, media pembelajaran video stop motion pembuatan hamburger untuk iklan ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Penggunaan Sari Kedelai (Glycine Max L.) Pada Pembuatan Japanese Milk Bread Terhadap Kualitas Fisik Dan Daya Terima Konsumen Hidayat, Ariij Nisriana; Alsuhendra, Alsuhendra; Cahyana, Cucu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan sari kedelai (Glycine max L.) sebagai substitusi susu sapi dalam pembuatan Japanese Milk Bread terhadap kualitas fisik dan daya terima konsumen. Metode eksperimen digunakan dengan tiga variasi konsentrasi sari kedelai: 1:8, 1:10, dan 1:12, serta satu perlakuan kontrol menggunakan susu sapi. Uji kualitas fisik dilakukan dengan mengukur volume dan tinggi roti, sedangkan uji daya terima melibatkan 30 panelis agak terlatih yang menilai aspek eksternal dan internal secara organoleptik. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa sari kedelai berpengaruh signifikan terhadap peningkatan volume dan tinggi roti, dengan konsentrasi 1:12 menghasilkan nilai tertinggi. Namun, uji Friedman terhadap data sensori menunjukkan bahwa hanya aspek aroma kedelai yang dipengaruhi secara signifikan oleh variasi konsentrasi, di mana sari kedelai 1:12 paling disukai panelis. Aspek lain seperti rasa, tekstur, warna, dan keempukan tidak menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik. Meskipun demikian, tren skor rata-rata tertinggi tetap dimiliki perlakuan 1:12. Kesimpulannya, sari kedelai dengan konsentrasi 1:12 merupakan alternatif terbaik dalam pembuatan Japanese Milk Bread karena memberikan mutu fisik yang optimal serta tingkat kesukaan konsumen yang tinggi, menjadikannya opsi menjanjikan dalam pengembangan produk bakery bebas laktosa.
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN SINGKONG PADA PEMBUATAN KUE DADAR GULUNG TERHADAP KUALITAS FISIK DAN MUTU SENSORIS Hediyanti, Putri; Febriana, Rina; Cahyana, Cucu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 No. 4 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i4.55261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi ekstrak daun singkong pada pembuatan kue dadar gulung terhadap kualitas fisik dan mutu sensoris. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Roti dan Patiseri Program Studi Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah kue dadar gulung dengan konsentrasi ekstrak daun singkong 6:3, 6:4 dan 6:5. Berdasarkan hasil uji hipotesis statistik uji kualitas fisik dengan menggunakan uji Anova menunjukkan bahwa pada aspek daya sebar (diameter adonan mentah dan matang) tidak terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak daun singkong 6:3, 6:4 dan 6:5 pada pembuatan dadar gulung. Sedangkan pada aspek ketebalan kulit kue dadar gulung terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak daun singkong 6:3 dan 6:5. Pada uji mutu sensoris sampel penelitian yang digunakan adalah kue dadar gulung dengan konsentrasi ekstrak daun singkong 6:3, 6:4 dan 6:5, kemudian diuji kepada 45 panelis agak terlatih yang menilai keseluruhan aspek. Berdasarkan hasil uji hipotesis startistik dengan menggunakan uji Kruskal Wallis menunjukkan bahwa pada aspek warna dan aroma terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak daun singkong pada pembuatan kue dadar gulung. Hal ini membuktikan bahwa semakin pekat konsentrasi ekstrak daun singkong maka warna dan aroma yang dihasilkan semakin kuat. Sedangkan pada aspek rasa daun singkong, rasa gurih, dan tekstur tidak terdapat pengaruh konsentrasi ekstrak daun singkong pada pembuatan kue dadar gulung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak daun singkong memberikan pengaruh terhadap kualitas fisik (ketebalan) dan mutu sensoris (warna dan aroma) pada pembuatan kue dadar gulung, konsentrasi yang dipilih pada penelitian ini yaitu konsentrasi 6:3 dengan ketebalan kulit dadar 1,4 dan kategori aspek mutu sensoris meliputi kategori warna hijau tua, beraroma daun singkong, memiliki rasa daun singkong, memiliki rasa gurih dan tekstur yang lembut.
Pengaruh Substitusi Tepung Beras Pada Pembuatan Topping Choux Pastry (Choux Au Craquelin) Terhadap Karakteristik Fisik Dan Mutu Sensoris Syahrani, Hanifah; Kandriasari, Annis; Cahyana, Cucu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tepung beras terhadap karakteristik fisik (kekerasan) dan mutu sensoris topping choux pastry (choux au craquelin). Aspek mutu sensoris meliputi warna, aroma tepung beras dan margarin, sebaran, tekstur dan rasa manis pada craquelin. Penelitian dimulai sejak januari 2024 berlokasi pada Universitas Negeri Jakarta dengan menggunakan metode kuantitatif eksperimen terhadap. Perlakuan yang diberikan berupa substitusi tepung beras dengan persentase 30%, 40%, dan 50% pada pembuatan topping choux pastry (choux au craquelin). Pengujian organoleptik mutu sensoris dilakukan oleh 45 panelis agak terlatih. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa substitusi tepung beras 40% memperoleh nilai kekerasan tertinggi. Hasil uji hipotesis statistik dengan metode hitung kruskal-wallis menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh substitusi tepung beras pada pembuatan topping choux pastry (choux au craquelin) terhadap mutu sensoris terhadap lima aspek (warna, aroma tepung beras, sebaran, tekstur dan rasa manis) tetapi memberi pengaruh signifikan pada aspek aroma margarin. Hasil mutu sensoris terbaik pada substitusi 30% untuk aspek aroma tepung beras, aroma margarin dan sebaran. Sedangkan pada substitusi 40% mutu terbaik pada aspek warna, dan rasa manis, serta substitusi tepung beras 50% mutu terbaik pada aspek warna, tekstur dan rasa manis craquelin.
Pengaruh Persentase Penggunaan Larutan Cuka Apel Terhadap Sifat Fisik Dan Kualitas Cream Cheese Sulistiawati, Windi; Cahyana, Cucu; Kandriasari, Annis
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan ini berjutuan untuk menganalisis pengaruh persentase penggunaan larutan cuka apel terhadap sifat fisik dan kualitas Cream Cheese. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan tiga konsentrasi larutan cuka apel yaitu, 5:10,6:10,dan 7:10. Penilaian yang dilakukan dalam penelitian ini yang diawali dengan uji fisik dengan mengukur daya oles Cream Cheese, yang dilajutkan dengan uji organoleptik kepadan 45 orang panelis agak terlatih. Hasil hipotesis uji Kruskall Wallis dengan taraf signifikan α (0,05) menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan larutan cuka apel pada pembuatan Cream Cheese, kecuali pada aspek aroma cuka apel dan tekstur. Berdasarkan hasil uji Tuckey’s menunjukan bahwa yang menggunakan larutan cuka apel 5:10 dan 7:10 memiliki kualitas lebih baik dibandingkan dengan menggunakan larutan cuka apel 6:10. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa Cream Cheese yang menggunakan larutan cuka apel 7:10 merupakan formula terbaik, karena memberikan kualitas yang baik pada Cream Cheese,sehingga menjadikan opsi yang tepat dalam pembuatan Cream Cheese yang menggunakan larutan cuka apel.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Roti French Bagguettes Pada Mata Kuliah Pengolahan Roti Irawan, Shabrina; Cahyana, Cucu; Kandriasari, Annis
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis video pada materi roti French Baguette di mata kuliah Pengolahan Roti, Program Studi Pendidikan Tata Boga, Universitas Negeri Jakarta. Pengembangan dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 53,8% mahasiswa mengalami kesulitan mempelajari roti French Baguette dan 72,5% memilih video sebagai media pembelajaran yang diharapkan. Media dikembangkan melalui tahapan sistematis mulai dari analisis kebutuhan, desain instrumen dan dokumen pendukung, produksi video tutorial, hingga validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa, serta uji coba secara individual, kelompok kecil, kelompok besar, dan uji respon mahasiswa. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak digunakan, dengan nilai kelayakan 98,75% dari ahli materi, 87,5% dari ahli media, dan 85% dari ahli bahasa. Uji coba pada mahasiswa juga menunjukkan kelayakan sangat tinggi, yaitu 95% (one to one), 91,6% (small group), 92,45% (field group), dan 93,8% (respon mahasiswa). Media video yang dikembangkan dinilai efektif meningkatkan pemahaman dan antusiasme mahasiswa, serta dapat digunakan secara fleksibel dan berulang dalam pembelajaran praktikum roti French Baguette.
Co-Authors Adhwa, Daffa Syifa Amadea Adilla, Salma Qonitatun Agniya, Balqish Fatra Alif Putri Diajengsari Alsuhendra Alsuhendra Ana Rahmi Andini, Dinda Andri Suryapraja Annis Kandriasari Ari Fadiati Astri Mutia Muztniar Aulia, Cordoba Bella Ariani Putri Amir Clarisa Naftali Dahlia, Mutiara Diajengsari, Alif Putri Efrina, Efrina Emilia, Esi Fadiati, Ari Fadli Ikhram Farhansyah Muhammadien Fatima Tertia Ariza Fatma Tresno Ingtyas Febby Safitri Felicia Andriani Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Gusti Devi Artanti Hediyanti, Putri Herianti, Yeyen Hidayat, Ariij Nisriana I Gusti Ayu Ngurah Singa I Gusti Ayu Ngurah Singa Icha, Yarisya Ferika Innika Nurhabiba Simatupang Irawan, Shabrina Kandriasari, Annis Laily, Setiani Nur Lara Fridani Linawati Azizah Mahdiyah Mahdiyah , Mahdiyah Mahdiyah Mahdiyah Mahdiyah, Mahdiyah Mariani Mariani Mutiara Dahlia Nasution, Abdul Majid Ngurah, I Gusti Ayu Nuari Sulam Sari Nurunnisa, Jahiska Amalia Putiamir, Bella Ariani Putra, Fahri Artha Putri, Fildzah Rudyah Rachmat Mulyana Rahayu, Sindy Ratna Nur Hidayati Reza Syarif Hidayat Riana, Annisa Ridawat, Ridawat Ridawati Ridawati Ridawati Ridawati, Ridawati Ridhwan Syarif Rina Febriana Rosalinda, Irma Roziyah, Pipit Rusilanti Rusilanti Sabrina, Fildzah Zharifah Nur Sachriani Sachriani , Sachriani Sachriani Salwina Maharani Suryanto Serly Riyanti Shifwah, Najmah Fasyama Sholahuddin Al Ayyubi Sholihah, Lisa Ummirotus Silvi Nur Fadilah Siti Nasya Nurhayati Siti Nurwahidah, Siti Sulistiawati, Windi Sumantry, Nazhara Rahmani Syahrani, Hanifah Thifalli, Amira Tuzahra, Siti Patimah Wahyudi, Savina Putri Wartiningsih, Alia Yeni Yulianti Yufiarti Yulianti, Yeni Yusa, Adisty Naila